Pulau Pari di Kepulauan Seribu dikenal sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan keindahan pantai, tetapi juga kekayaan kuliner khas pesisir yang menggoda selera. Salah satu daya tarik utama di pulau ini adalah hidangan laut segar yang langsung diolah setelah ditangkap. Ikan, cumi, kerang, hingga udang menjadi menu favorit yang hampir selalu tersedia di berbagai warung makan maupun homestay.
Kamu bisa menikmati ikan bakar dengan berbagai pilihan bumbu seperti sambal beranyut atau saus khas pesisir yang memiliki cita rasa segar, pedas, dan sedikit asam. Hidangan ini biasanya disajikan dengan nasi hangat dan sambal yang menggugah selera. Menariknya, bahan utama yang digunakan berasal langsung dari laut sekitar, sehingga kualitas kesegaran sangat terjamin dan rasanya jauh lebih nikmat dibandingkan seafood di kota besar.
1. Cafe Tepi Laut yang Instagramable dan Enak
Salah satu tempat makan yang cukup populer di Pulau Pari adalah Cafe Tepi Laut. Tempat ini menawarkan suasana santai dengan pemandangan langsung ke laut yang indah, terutama saat matahari terbenam. Selain cocok untuk bersantai, menu yang ditawarkan juga cukup beragam mulai dari seafood hingga makanan ringan bergaya western.
Menu andalan di sini seperti kerang hijau saus tiram menjadi favorit wisatawan karena rasanya yang gurih dan teksturnya yang lembut. Selain itu, kamu juga bisa menikmati minuman segar sambil duduk di pinggir pantai. Dengan harga yang relatif terjangkau dan suasana yang nyaman, tempat ini sangat cocok untuk kamu yang ingin menikmati kuliner sekaligus suasana romantis khas pulau.
2. Kuliner Khas Unik yang Wajib Kamu Cicipi
Selain seafood, Pulau Pari dan Kepulauan Seribu juga memiliki berbagai makanan khas yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Salah satunya adalah “selingkuh”, makanan berbahan dasar beras yang diisi abon ikan dan dibungkus daun pisang. Rasanya gurih dengan aroma khas yang sangat menggugah selera, cocok untuk sarapan atau camilan ringan.
Selain itu, ada juga puk cue, sejenis makanan yang memiliki tekstur kenyal dengan rasa manis dan gurih. Kuliner ini biasanya dijual di warung lokal dan menjadi favorit wisatawan yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda. Keunikan nama dan cita rasanya menjadikan makanan ini sebagai salah satu daya tarik tersendiri saat berkunjung ke Pulau Pari.
3. Jajanan Tradisional yang Kaya Rasa dan Nostalgia
Tidak lengkap rasanya jika ke Pulau Pari tanpa mencicipi jajanan tradisional khas daerah ini. Salah satu yang wajib kamu coba adalah kue maco, yang sekilas mirip onde-onde tetapi memiliki isian ikan yang gurih. Perpaduan rasa manis dan asin membuat kue ini terasa unik dan berbeda dari jajanan pada umumnya.
Selain itu, ada juga sengkulun dan kue blibar yang memiliki tekstur kenyal dan rasa manis legit. Jajanan ini biasanya dibuat dari bahan dasar tepung ketan, kelapa, dan gula merah, sehingga memberikan sensasi rasa yang khas. Cocok banget untuk kamu yang suka camilan tradisional dengan cita rasa autentik khas pesisir.
Sambal Beranyut, Pelengkap Wajib yang Bikin Ketagihan
Salah satu ciri khas kuliner di Pulau Pari adalah penggunaan sambal beranyut. Sambal ini dibuat dari cabai yang diulek dengan tambahan air jeruk limau sehingga menghasilkan rasa pedas segar yang berbeda dari sambal biasa. Biasanya sambal ini disajikan sebagai pelengkap ikan bakar atau seafood lainnya.
Rasa pedas yang menyegarkan membuat nafsu makan meningkat, apalagi jika disantap bersama nasi hangat dan ikan segar. Banyak wisatawan yang justru jatuh cinta pada sambal ini karena sensasinya yang unik dan sulit ditemukan di tempat lain. Kombinasi sederhana ini justru menjadi kekuatan utama kuliner di Pulau Pari.
4. Pengalaman Makan di Pinggir Pantai yang Tak Terlupakan
Salah satu pengalaman terbaik saat kulineran di Pulau Pari adalah makan langsung di pinggir pantai. Banyak penginapan dan warung makan menyediakan paket makan dengan konsep outdoor yang menghadap laut. Kamu bisa menikmati hidangan sambil mendengar suara ombak dan merasakan angin laut yang sejuk.
Suasana ini membuat pengalaman makan menjadi lebih berkesan dibandingkan makan di restoran biasa. Apalagi saat malam hari, suasana menjadi lebih romantis dengan pencahayaan sederhana dari lampu-lampu kecil. Inilah yang membuat banyak wisatawan ingin kembali lagi ke Pulau Pari, bukan hanya karena pantainya, tetapi juga karena pengalaman kulinernya yang unik.
5. Tips Menikmati Kuliner di Pulau Pari agar Lebih Maksimal
Agar pengalaman kuliner kamu di Pulau Pari semakin maksimal, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan. Pertama, cobalah untuk makan di warung lokal karena biasanya menawarkan rasa yang lebih autentik dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, jangan ragu untuk bertanya kepada warga sekitar mengenai rekomendasi tempat makan terbaik.
Kedua, datanglah saat waktu makan utama seperti siang atau malam agar kamu mendapatkan makanan yang masih segar. Terakhir, jangan lupa untuk mencoba berbagai jenis makanan, mulai dari seafood hingga jajanan tradisional. Dengan begitu, kamu bisa merasakan kekayaan kuliner Pulau Pari secara lebih lengkap dan memuaskan.