SKÖVDE WEATHER

Site menu:

Categories

Archives

Site search

Links:

Peta La Rochelle France

la Rochelle google satellite maps

Peta Skovde Swedia

Setiawan Hadi's map homepage

Peta Kampus UNPAD

Universitas Padjadjaran Main Campus satellite map
Instagram
Free Website Translator
Flag Counter

OBE atau PBL

OBE atau PBL merupakan paradigma lama yang sedang ramai dibicarakan dalam bidang pendiidkan dewasa ini. Paradigma lama dimana dosen menyampaikan secara satu arah dan tidak peduli mahasiswa mengerti atau tidak dan yang penting lulus dalam 4 komponen : Tugas, Kuis, UTS, dan UAS, sedang beralih kepada proses pembelajaran interaktif yang tidak hanya menilai faktor kognitif saja tetapi juga faktor afektif dan psikomotorik yang tercakup dalam HOTS. Ilustrasi berikut mungkin kurang pas tetapi paling tidak mewakili kondisi sekarang.

Sebagai dosen, tugas kita tidak hanya mengajar tetapi mendidik dan yang penting membuat mahasiswa menjadi bisa sesuai dengan bidang ilmu yang kita ajarkan. Bisa memprogram, bisa membuat sistem, bisa membangun sistem informasi, bisa … bisa .. bisa dalam artian menerapkan ilmu tersebut untuk penyelesaian masalah dalam kehidupan manusia yang bervariasi, banyak, dan multidimensi. Jadi bukan cuman bisa saja … tetapi mampu menerapkan.

Memang tidak mudah merubah paradigma lama ke paradigma OBE, tetapi ini kenyataan yang harus dihadapi dalam rangka mempersiapkan SDM kita yang siap menghadapi berbagai kendala dan persolahan, serta harus muncul dengan solusi yang jitu untuk kesejahteraan semua fihak.

Kira-kira demikian. Bagi yang mau tahu OBE adalah Outcome Based Education, dan PBL adalah Pembelajaran Berbasis Luaran. HOTS adalah singkatan dari Higher Order Thinking Skills.

Industry 4.0 dan Society 5.0

Tahun 2021 ini kita berada pada era Industri 4.0 dan Society 5.0. Lhoooo apa bedanya? Berikut ini perbedaannya.

Industri 4.0 atau juga dikenal sebagai Revolusi Industri 4.0 merupakan perubahan besar berdurasi ratusan tahun pada industri, diawali dengan Revolusi Industri 1.0, 2.0, dan 3.0. Industri 1.0 berlangsung tahun 1784 dimana terjadi mekanisasi dan penggunaan mesin uap dalam industri. Sekitar seratus tahun kemudian, muncullah era Industri 2.0 yang terjadi tahun 1870 dimana terjadi penggunaan listrik untuk proses industri. Industri 3.0 berlangsung tahun 1969 dimana komputer dan alat elektronik lainnya digunakan dan mulai dikenal apa yang disebut dengan otomatisasi. Nah, Industri 4.0 yang terjadi pada abad 20 adalah pemanfaatan IoT, sistem cyberphysical dan optimalisasi networks untuk mendukung industri.

Berbeda dengan Industri X.0, maka Society X.0 melihat perkembangan dari sisi manusia yang menggunakan teknologi. Diawali dengan Society 1.0 yang disebut Hunting Society, lalu Society 2.0 yang disebut Agrarian Society, lalu Society 3.0 yang disebut Industrial Society, lalu Society 4.0 yang disebut Information Society, dan Society 5.0 yang disebut Super Smart Society. Masyarakat industri yang disebut Society 3.0 itulah yang menjadi awal dari Industry 1.0.

Sudah jelas kan bedanya? Bukan Industri 5.0… setidaknya belum. Semoga bermanfaat.

Apa itu MaxPooling

MaxPooling adalah suatu teknik pengurangan dimensi yang biasa diterapkan pada citra digital dan sekarang dikenal dalam dunia CNN (Convolutional Neural Network). Tekniknya sederhana dan dapat diilustrasikan sebagai berikut. Jika diketahui sebuah citra ‘virtual’ dengan komposisi piksel 4×4 sebagai berikut

12 20 30 0
8 12 2 0
34 70 37 4
112 100 25 12

apabila dilakukan Maxpooling 2×2 maka hasilnya adalah

20 30
112 37

Bagaimana caranya? Mudah saja.
Kita ambil subcitra 2×2 lalu pilih nilai maksimal, kemudian jadikan itu elemen dari citra yang baru. Lalu geser ke subcitra berikutnya, dan lakukan sepanjang dan selebar citra.

Ada varian dari pooling ini yaitu AveragePooling, MinPooling, GlobalMaxPooling, GlobalMinPooling, dan GlobalAveragePooling. Bagi yang ingin memahami lebih dalam melalui program aplikasi, silakan download program PoolingLayer disini.. Video penjelasannya bisa dilihat via YouTube dengan searching “Visualisai Pooling Layer”, atau langsung akses link ini.

Skripsi Berbasis Capstone

Untuk menyesuaikan perkembangan dunia pendidikan berorientasi internasional. Pada tahun 2017 telah diusulkan sebuah Skripsi berbasis Capstone. Secara sederhana skripsi Capstone bisa didefinisikan sebagai skripsi yang dikerjakan bersama untuk mengukur berbagai aspek mulai dari aspek pengetahuan hingga teamwork. Berikut adalah perbedaan antara Skripsi berbasis Capstone dan Skripsi Mandiri

Log#05-15 September 2018: Samedi

Log#04-14 September 2018:

  • Cek ruangan dan akses internet universitas
  • Diskusi tentang studi Erick, persiapan Skype meeting: Michael Emerich (Leiden), Jean-Christophe
  • Akses PPI La Rochelle Group WA ,Windu

Log#03-13 September 2018:

  • Pertemuan dengan Prof Burie
  • Perkenalan dengan Beberapa Staf L3i (Laboratorium)
  • Pemberian Kunci Kamar Kerja Bureau 012 dan kunci
  • IBertemu rekan2 lain: Muzamil, Dominique
  • Pendaftaran akses internet dan email resmi: [email protected]
  • Mengikuti Defence Ph.D, bertemu dengan Antoine, Mikael
  • Penerimaan password akses Internet dari DSI

Log#02-12 September 2018: Tiba Perancis

Catatan kegiatan:

  • Tiba di airport CDG jam 6.00 pagi
  • Menuju bisa LE BUS ke stasiun Montparnasse
  • Menuju KBRI Perancis untuk lapor dan ttd SPPD
  • Kembali ke Montparnasse,menggunakan TGV berangkat menuju La Rochelle ville jam 19.30
  • Tiba di stasiun La Rochelle jam 22.15, dijemput Prof Burie dan diantar ke Less Minimes Apparthotel

Log#01-11 September 2018: Berangkat Ke Perancis

Informasi perjalanan menuju Perancis :

  • Berangkat ke Jakarta menggunakan kereta api Parahyangan ke Gambir
  • Ke Bandara menggunakan bis bandara
  • Check-in di SQ terminal 2
  • Menunggu di lounge Premiere
  • Boarding dan take-off jam 17.00

SAME 2018

Lebih tidak mudah memutuskan untuk mengikuti kegiatan SAME pada tahun 2018 dibandingkan pada tahun 2013. Selain kesibukan dan tanggung jawab yang semakin berat, faktur “U” dan “S” juga sangat mempengaruhi. Selain itu pengalaman mengajukan SAME di tahun 2015 cukup mengganggu karena peraturannya tetap sama sampai tahun 2018 ini. Namun semangat untuk mengikuti cukup besar, setelah melalui berbagai tekanan dan beban baik dari pekerjaan rutin maupun pekerjaan penelitian dan juga tugas-tugas lainnya (lihat setiawanhadi.blogspot.com), akhirnya pada tanggal 11 September 2018 saya berangkat ke University of La Rochelle Perancis dalam rangka menunaikan tugas dalam kerangka program Scheme for Academic Mobility and Exchange tahun 2018. Sejak ini dimulailah perjuangan saya untuk meraih apa yang diinginkan. Semoga Tuhan menolong saya.