Pengalaman alih prodi ke Humas Unpad menjadi titik balik besar bagi Nova. Pengalaman ini membawanya menemukan kembali bidang yang sesuai dengan minat dan tujuan hidupnya.Kini, ia resmi menjadi mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Fikom Unpad. Nova mengambil keputusan berani untuk meninggalkan bangku Jurusan Matematika demi mengejar passion sejatinya di dunia komunikasi. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa terjebak di jurusan yang salah bukanlah akhir dari segalanya.

Foto Profil Nova - Mahasiswa Hubungan Masyarakat Universitas Padjadjaran

Nova, mahasiswa Program Studi Hubungan Masyarakat Angkatan 2025 yang sukses alih prodi di Unpad (Dok. pribadi)

Sebelumnya, Nova merupakan mahasiswa jalur SNBP di prodi Matematika Universitas Padjadjaran. Nova mengambil keputusan tersebut tanpa riset mendalam dan hanya bermodalkan nilai rapor SMA yang tinggi. Namun, realita dunia perkuliahan eksakta ternyata berjalan jauh dari ekspektasi awal.

Awal Pengalaman Alih Prodi ke Humas Unpad

Memasuki semester kedua, tekanan akademik di jurusan matematika mulai terasa begitu mengikat. Nova mengaku sangat kesulitan membagi waktu antara organisasi, kepanitiaan, dan tuntutan perkuliahan yang kaku. Akibat materi yang sulit dipahami, ia bahkan sering begadang dan mengorbankan waktu tidur.

Kondisi tersebut lambat laun mulai mengganggu kesehatan fisik dan stabilitas mentalnya. Nova menjadi sering sakit-sakitan, mengalami penurunan berat badan, hingga sempat mengidap penyakit tipes selama dua bulan. Di rumah, ia lebih banyak mengurung diri di kamar karena merasa tertekan.

Melihat teman-teman lain yang cepat tanggap, saya tersadar bahwa ada yang salah dengan diri saya. Saya merasa yakin bahwa saya telah salah jurusan dan tidak kuat lagi menjalani ini,” ungkap Nova saat mengenang masa-masa sulitnya.

Titik Balik dan Perburuan Informasi

Meskipun berada di situasi yang menyesakkan, Nova menolak untuk sekadar diam dan mengeluh tanpa tindakan. Ia membulatkan tekad untuk bangkit dan mencari solusi demi menikmati masa kuliah yang bahagia. Melalui internet, Nova mulai mencoba berbagai tes minat bakat gratis yang ternyata mengarahkan potensinya ke bidang komunikasi.

Setelah melakukan riset mendalam mengenai prospek kerja dan mata kuliah, pilihannya jatuh pada Hubungan Masyarakat. Nova sempat mencoba mendaftar ke universitas swasta dengan target beasiswa penuh. Sayangnya, ia hanya dinyatakan lulus reguler tanpa bantuan dana beasiswa.

Keterbatasan ekonomi keluarga sempat menghapus harapan Nova seketika. Namun, api semangatnya tidak padam begitu saja. Di tengah keputusasaan, ia menemukan secercah harapan berupa regulasi alih prodi internal di Universitas Padjadjaran.

Proses Pengalaman Alih Prodi ke Humas Unpad yang Dilalui Nova

Jalur alih prodi ini bukanlah sebuah jalan pintas yang mudah untuk dilalui. Unpad menerapkan prosedur yang sangat ketat untuk memastikan kesungguhan mahasiswa. Melalui informasi dari sekretaris prodi, Nova mengetahui kisah anonim seorang mahasiswa yang mencoba alih prodi tanpa mengikuti aturan resmi. Akibatnya, mahasiswa tersebut harus menjalani proses yang sangat lama, repot, dan hampir gagal. Proses ini memang mengharuskannya turun angkatan, tetapi beberapa mata kuliah umum tetap bisa dikonversi dengan aman.

Ia memulai langkah pertama dengan menyusun surat permohonan resmi bermaterai, lalu meminta tanda tangan orang tua serta dosen wali. Tantangan berikutnya muncul karena untuk bertemu dengan Kepala Program Studi (Kaprodi) Matematika jadwalnya selalu bentrok. Setelah berminggu-minggu menunggu, Nova akhirnya berhasil menghadap dan menjelaskan niatnya secara langsung.

Pihak prodi memberikan restu dengan satu syarat mutlak. Nova wajib mengikuti tes psikologi resmi untuk membuktikan kondisi salah jurusan tersebut. Sesuai prosedur yang berlaku, Sekretaris Prodi Matematika memfasilitasi hal ini dengan mengirimkan surat permohonan tes resmi langsung via email ke pihak P2K2 Unpad. Nova juga mengurus proses administrasi ini secara mandiri. Ia melakukan pendaftaran dengan mengisi Google Form resmi dari akun Instagram P2K2 Unpad.

Validasi Resmi dan Rumah Baru

Nova menjalani rangkaian tes psikologi sebanyak tiga sesi di hari yang berbeda sesuai kesepakatan bersama, baik secara online maupun offline di Jatinangor. Sembilan hari pasca-tes, hasil resmi dari psikolog akhirnya keluar via email. Surat tersebut menyatakan secara tertulis bahwa Nova memang salah jurusan dan prodi Humas adalah tujuan yang sesuai.  

Bermodalkan salah satu surat validasi tersebut, pihak universitas kemudian memproses berkas alih prodi Nova secara berjenjang. Berkas mengalir dari fakultas asal (FMIPA), pihak rektorat, hingga akhirnya sampai di Fakultas Ilmu Komunikasi. Setelah rajin melakukan follow-up mandiri, Nova akhirnya resmi diterima di prodi Hubungan Masyarakat.  

Nova menyelesaikan proses akhir melalui konfirmasi ke Unit Layanan Terpadu (ULT) Unpad untuk registrasi ulang. Nova sukses mengalihkan administrasi UKT dan berhak mendapatkan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) yang baru. Perjuangan selama kurang lebih tujuh bulan tersebut terbayar lunas dengan rasa lega yang luar biasa.  

Menata Arah Baru di Dunia Kehumasan

Awal perkuliahan di Humas tidak langsung berjalan mulus karena Nova masuk di minggu ketiga semester dua. Ia sempat kesulitan mencari kelompok belajar untuk mengejar ketertinggalan tugas membuat paper. Beruntung, keramahan ketua murid dan teman-teman sekelasnya membuat proses adaptasi berjalan sangat cepat.  

Suasana interaktif perkuliahan mahasiswa program studi Humas Unpad di kelas

Suasana ceria perkuliahan kelas Humas Fikom Unpad yang interaktif dan dinamis,
menjadi ruang baru bagi Nova untuk berkembang. (Dok. pribadi)

Setelah beberapa bulan menjalani perkuliahan, Nova mengaku sangat menikmati setiap materi humas yang ia pelajari. Keluarganya bahkan menyadari perubahan positif ini ketika melihat Nova menjadi jauh lebih segar dan ceria. Lingkungan Fikom yang dinamis dan dosen-dosen Humas yang gaul memberikan warna baru dalam hidupnya.  

Kini, Nova telah merancang peta masa depannya secara matang agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Sebagai langkah awal, ia memilih bergabung dengan organisasi Perhumas Muda Bandung untuk mengasah praktik kehumasan secara nyata.  

Jangan takut mencari jalan lain ketika merasa berada di tempat yang tidak tepat. Kenali diri dan kapasitasmu, lalu berani mengambil keputusan terbaik dengan penuh tanggung jawab. Sebab, salah jurusan bukan berarti salah masa depan,” tutup Nova dengan penuh semangat.

Bagi mahasiswa yang sedang mempertimbangkan langkah serupa, pengalaman alih prodi ke Humas Unpad yang dialami Nova menunjukkan bahwa perubahan jurusan dapat menjadi awal dari masa depan yang lebih baik. Namun, keputusan tersebut tidak boleh diambil secara tergesa-gesa. Kenali diri sendiri, pahami seluruh prosedur yang berlaku, dan pastikan memiliki komitmen untuk menjalani setiap tahap prosesnya.

 

Focus Keyphrase: alih prodi; Fikom; Unpad; 

Meta Description: Pengalaman alih prodi ke Humas Unpad dari Nova. Kisah perjuangan keluar dari salah jurusan hingga menemukan jalur yang tepat.

Written by: Nova Aulia Sitanggang

E-mail: [email protected]

Posted by Aulnova_15