Suatu mata kuliah mempunyai jumlah mahasiswa yang cukup banyak (misalnya satu angkatan karena mata kuliah wajib), maka kelas dibagi menjadi beberapa kelas (paralel) sampai 8 kelas, dimana jumlah dosen kelasnya pun banyak, bisa lebih dari 8 orang, dimana bidang keahlian dosen tersebut bisa berbeda-beda karena mata kuliah tersebut juga mengandung materi untuk beberapa bidang keilmuan. Bila kelas tersebut antara yang satu dengan yang lain bila dosennya tidak dibuat bergilir, dimana setiap kelas mendapatkan kesempatan dosen tersebut bisa menyampaikan materinya dengan jumlah dan materi yang sama, sehingga semua kelas materinya sama, namun kenyataannya di lapangan, masih terdapat dosen kelas yang tetap, sehingga materi di kelas yang satu berbeda dengan kelas yang lainnya sesuai keahlian dosen tersebut dan harus menyampaikan materi kuliah di luar bidangnya.
Salah satu solusinya adalah dengan HYBRID LEARNING, dimana semua kelas dapat mengakses materi yang sama untuk semua dosen. Hanya saja fasilitas kelas harus memadai, antara lain koneksi internet yang lancar, infocus dan sound system-nya juga ada dan kondisi memadai, sehingga mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan secara serempak pada perkuliahan paralel dengan berbeda-beda tempat, dengan baik.
Semoga saja kedepan HYBRID LEARNING dapat dilaksanakan lagi dengan lebih baik di UNPAD ini.

