Riset Tanaman Hanjeli dengan Perlakuan Radiasi Radio Frekuensi terhadap Perkecambahan dan Hasil

Riset akan dillaksanakan pada bulan Desember 2025 dengan perlakuan radiasi Frekuensi Radio terhadap perkecambahan dan hasil serta pasca panennya, dimana dengan benih yang terpapar radio frekuensi dengan besaran tertentu dapat melunakkan kulit biji sehingga lebih mudah berkecambah, dan di fase akhir vegetatif dapat meningkatkan hormon-hormon pertumbuhan sehingga dapat meningkatkan hasil serta kualitas pascapanen, yaitu nilai gizinya.

Lahan siap tanam untuk ditanam hanjeli, 54 petak @ 3 m X 2.4 m :

Kecambah hanjeli umur 10 hari :

Lahan hanjeli setelah dipupuk dengan pupuk organik (kohe sapi) :

Benih hanjeli telah berkecambah, umur 14 hari :

Peralatan dan benih untuk perlakuan :

Generator 2 : pembangkit RF untuk frekuensi Low Frek. :

Sedang dilakukan treatment pada hanjeli pulut yang akan diuji :

Detail perlakuan radiasi RF pada frekuensi rendah pada hanjeli pulut :

Generator dan timer yang digunakan pada riset ini :

Skema alat pengukur kekuatan radiasi RF :

 

Video lokasi riset di Ciparanje Unpad Jatinangor :

Foto personal Kebun Percobaan + Prof Warid

Contoh  radio komunikasi yang saya  gunakan sampai saat ini di HF :

Departemen Budidaya Pertanian Unpad :

Biji hanjeli putih :

Mesin prototipe 1 : Penyosoh Hanjeli,  Unpad