
{"id":32,"date":"2010-06-01T20:34:45","date_gmt":"2010-06-01T13:34:45","guid":{"rendered":"https:\/\/sites.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/?p=32"},"modified":"2012-10-14T06:30:43","modified_gmt":"2012-10-13T23:30:43","slug":"ilmu-komputer-informatika-teknik-informatika-dan-teknologi-informasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/?p=32","title":{"rendered":"Ilmu Komputer, Informatika, Teknik Informatika dan Teknologi Informasi"},"content":{"rendered":"<p>Inilah frasa yang sering membingungkan sebagian orang. Kalau kita <em>searching<\/em> di internet, ada berbagai pandangan mengenai istilah-istilah tersebut.  Belum lagi dengan adanya tambahan kata teknik di depan kata informatika dan munculnya istilah yang sekarang ngetop yaitu  teknologi informasi (dari kata <em>Information Technology<\/em> atau biasa disingkat IT) membuat sebagian orang menjadi bingung.<\/p>\n<p><!--more-->Berdasarkan hasil <em>browsing<\/em> di Internet dan pengalaman yang dimiliki, istilah ilmu komputer atau computer science bisa diidentikan dengan  informatika (dari Eropa, <em>informatique<\/em>). Jadi pada dasarnya sepadan. Namun dengan adanya penambahan kata teknik di depan kata informatika, dimana hal ini menjadi elemen dalam kodifikasi program studi S1 yang diterbitkan DIKTI, membuat asumsi mendasar bahwa informatika adalah ilmu teknik (yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dari kata bahasa Inggris <em>Engineering<\/em>).<\/p>\n<p>Dibandingkan dengan frasa Teknologi Informasi, jelas Ilmu Komputer atau Informatika memiliki cakupan yang lebih luas dan mendalam. TI sendiri merupakan implementasi praktis dari  Ilmu Komputer\/Informatika. Dalam sebuah ilustrasi disebutkan bahwa orang yang belajar TI adalah praktisi atau tukang yang melakukan aktivitasnya berdasarkan sistem dirancang, sedangkan orang yang belajar Ilmu Komputer adalah perancang sistem. Di bawah ini adalah kutipan dari <em>WikiAnswers<\/em>:<\/p>\n<blockquote><p>&#8220;Computer Science&#8221; is the mixture and application of &#8220;Applied Mathematics&#8221;, &#8220;Electrical Engineering&#8221;, and &#8220;Complexity Theory\/Algorithms&#8221; to understand and\/or model information. In otherwords, the &#8220;field of computation&#8221;. Computer science, in every school I&#8217;ve ever seen, is programming. So its the study of algorithms, data structures, complexity theory, all the way down to learning what makes an operating system work.<\/p>\n<p>&#8220;Information Technology&#8221; is the mixture and application of &#8220;Programming&#8221;, &#8220;Hardware Administration&#8221;, &#8220;Software Administration&#8221;, &#8220;Networking&#8221;, &#8220;Network Security&#8221; and &#8220;Technical Support&#8221;. In otherwords, the &#8220;management of computers&#8221;. Information technology is learning to use computers in business or in any practical application. While most schools require at least some basic programming courses for information technology, they don&#8217;t become programmers. It is simply so they understand, at a very basic level, what is involved behind the scenes.<\/p>\n<p>Put simply, computer science is learning to program applications and the theory behind that. Information technology is learning to use technology in business.<\/p><\/blockquote>\n<p>Jadi dari penjelasan di atas, Ilmu Komputer = Informatika dan memiliki subset Teknologi Informasi. Sedangkan Teknik Informatika (jika diterjemahkan dari <em>Informatics Engineering<\/em>), selain tidak dicakup dalam <em>Computing Curricula<\/em> 2005, juga jarang ditemui penjelasannya di internet.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Inilah frasa yang sering membingungkan sebagian orang. Kalau kita searching di internet, ada berbagai pandangan mengenai istilah-istilah tersebut. Belum lagi dengan adanya tambahan kata teknik di depan kata informatika dan munculnya istilah yang sekarang ngetop yaitu teknologi informasi (dari kata Information Technology atau biasa disingkat IT) membuat sebagian orang menjadi bingung.<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,3],"tags":[],"class_list":["post-32","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-pendidikan","category-penelitian"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=32"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":139,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/32\/revisions\/139"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=32"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=32"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/setiawanhadi\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=32"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}