{"id":159,"date":"2016-10-26T06:22:56","date_gmt":"2016-10-26T06:22:56","guid":{"rendered":"http:\/\/farmasi.unpad.ac.id\/nasrulwathoni\/?p=159"},"modified":"2016-10-26T06:22:56","modified_gmt":"2016-10-26T06:22:56","slug":"cara-mudah-membuat-bagian-alat-bahan-dan-metode-untuk-publikasi-di-jurnal-internasional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/2016\/10\/26\/cara-mudah-membuat-bagian-alat-bahan-dan-metode-untuk-publikasi-di-jurnal-internasional\/","title":{"rendered":"Cara Mudah Membuat Bagian Alat, Bahan dan Metode Untuk Publikasi di Jurnal Internasional"},"content":{"rendered":"<p>Kumamoto (26\/10\/2016). Setelah sebelumnya sedikit membahas terkait bagaimana cara membuat <a href=\"https:\/\/nazroel.id\/2016\/10\/20\/cara-membuat-abstrak-bahasa-inggris-untuk-publikasi-jurnal-internasional\/\">abstrak<\/a> dan <a href=\"https:\/\/nazroel.id\/2016\/10\/21\/tips-membuat-artikel-ilmiah-bagian-pendahuluan-untuk-publikasi-di-jurnal-internasional-bereputasi\/\">pendahuluan\/latar belakang<\/a> berbahasa inggris untuk publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi. Di artikel kali ini akan mencoba berbagi pengalaman bagaimana membuat bagian bahan dan metoda penelitian (materials and methods).<\/p>\n<p>Sepengetahuan saya, ada 2 tipe penempatan bagian bahan dan metoda, yakni setelah pendahuluan atau di bagian akhir papernya sebelum daftar pustaka. Untuk alat instrumen yang digunakan, biasanya dicantumkan seketika dijelaskan di metode.<\/p>\n<h3>Hal yang perlu diperhatikan di bagian bahan adalah<\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #0000ff\">Sumber didapatkan bahan penelitian, termasuk kota dan negara<\/span><\/li>\n<li><span style=\"color: #ff00ff\">Gunakan kalimat bentuk pasif dengan past tenses (lampau)<\/span><\/li>\n<li>Kata kerja yang digunakan cari kata sinonim seperti\u00a0<span style=\"color: #ff0000\">afforded, purchased, obtained, acquired, procured<\/span> dan lainnya<\/li>\n<li>Satu kata kerja\u00a0satu bahan yang sejenis.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berikut adalah contohnya<\/p>\n<blockquote><p>Materials<\/p>\n<p>The sacran used in this study <span style=\"color: #ff00ff\">was<\/span> kindly <span style=\"color: #ff0000\">provided<\/span> by <span style=\"color: #0000ff\">Green Science Material (Kumamoto, Japan)<\/span> while a-CyD, b-CyD, and g-CyD <span style=\"color: #ff00ff\">were<\/span> a kind <span style=\"color: #ff0000\">gift<\/span> from <span style=\"color: #0000ff\">Nihon Shokuhin Kako (Tokyo, Japan)<\/span>. \u00a0NIH3T3 cells, a murine fibroblast cell line,\u00a0<span style=\"color: #ff00ff\">were<\/span>\u00a0<span style=\"color: #ff0000\">procured<\/span> from <span style=\"color: #0000ff\">Riken Bioresource Center (Tsukuba, Japan)<\/span>. \u00a0Dulbecco\u2019s modified Eagle\u2019s medium (DMEM) and fetal bovine serum (FBS) <span style=\"color: #ff00ff\">were<\/span> <span style=\"color: #ff0000\">purchased<\/span> from <span style=\"color: #0000ff\">Nissui Pharmaceuticals (Tokyo, Japan)<\/span> and <span style=\"color: #0000ff\">Nichirei (Tokyo, Japan)<\/span>, respectively.<\/p><\/blockquote>\n<h3>Hal yang perlu diperhatikan di bagian alat dan metode penelitian<\/h3>\n<ol>\n<li><span style=\"color: #ff0000\">Produsen atau model, kota dan negara pembuat\u00a0alat instrumennya<\/span><\/li>\n<li>Metode penelitian harus singkat, padat, dan jelas<\/li>\n<li>Cantumkan <span style=\"color: #0000ff\">referensi<\/span> jika merujuk dan memodifikasi ke penelitian sebelumnya<\/li>\n<li>Metode penelitian yang sama dan telah dipublikasikan sebelumnya, <span style=\"color: #008000\">tidak harus dijelaskan secara detil<\/span><\/li>\n<li>Tenses yang digunakan adalah bentuk lampau (<span style=\"color: #ff00ff\">past tenses<\/span>)<\/li>\n<li>Cari dan pelajari gaya penulisan pada metode yang mirip di berbagai jurnal yang telah dipublikasikan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berikut adalah contohnya<\/p>\n<blockquote><p>Methods<\/p>\n<p>Sacran hydrogel film <span style=\"color: #ff00ff\">was prepared<\/span> by a solvent-casting method referred to <span style=\"color: #0000ff\">Okajima <em>et al <\/em>[22]<\/span>. \u00a0Briefly, sacran (0.5% (w\/v)) <span style=\"color: #ff00ff\">was mixed<\/span> and <span style=\"color: #ff00ff\">dissolved<\/span> in 50 mL of distilled water as shown in Fig. 1. \u00a0Sacran solutions were placed for 24 h at 80\u00b0C. \u00a0Then, sacran solutions <span style=\"color: #ff00ff\">were poured<\/span> into the polypropylene boxes (5 x 5 x 4 cm<sup>3<\/sup>) and <span style=\"color: #ff00ff\">dried<\/span> for 48 h at 60\u00b0C (<span style=\"color: #ff0000\">EYELA SLI-600ND, Tokyo, Japan<\/span>). \u00a0After forming the films, they <span style=\"color: #ff00ff\">were heated<\/span> for 2 h at 110\u00b0C (<span style=\"color: #ff0000\">EYELA NDO-401, Tokyo, Japan<\/span>) to obtain sacran hydrogel films. \u00a0A Na-alginate (0.5% (w\/v)) hydrogel film <span style=\"color: #0000ff\">was also prepared<\/span> as comparison with the same protocol.<\/p>\n<p>The cell viability was assayed using the water-soluble tetrazolium (WST)-1 method using a cell counting kit (CCK) from <span style=\"color: #ff0000\">Wako Pure Chemical Industries (Osaka, Japan)<\/span>, as reported previously and <span style=\"color: #008000\">the details are described in our previous study [24]<\/span>.<\/p><\/blockquote>\n<p>Tentunya, karena artikel ilmiah termasuk karya seni, gaya kalimat dalam penulisan metode penelitian tergantung kreativitas dari penulisnya. Terpenting, maksud menginformasikan alat, bahan, dan metode penelitian yang digunakan tersampaikan dan menarik untuk dibaca.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kumamoto (26\/10\/2016). Setelah sebelumnya sedikit membahas terkait bagaimana cara membuat abstrak dan pendahuluan\/latar belakang berbahasa inggris untuk publikasi ilmiah di jurnal internasional bereputasi. Di artikel kali ini akan mencoba berbagi pengalaman bagaimana membuat bagian bahan dan metoda penelitian (materials and methods). Sepengetahuan saya, ada 2 tipe penempatan bagian bahan dan metoda, yakni setelah pendahuluan atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":16231,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[7,10,21,28,32],"class_list":["post-159","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tutorial","tag-alat-dan-bahan","tag-bahan-dan-metode","tag-jurnal-internasional","tag-metode-penelitian","tag-publikasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16231"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=159"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/159\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=159"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=159"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/nasrul\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=159"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}