{"id":164,"date":"2026-01-08T16:17:04","date_gmt":"2026-01-08T16:17:04","guid":{"rendered":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/?p=164"},"modified":"2026-01-09T10:18:34","modified_gmt":"2026-01-09T03:18:34","slug":"monolog-dan-jika-aku-tak-pernah-datang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/2026\/01\/08\/monolog-dan-jika-aku-tak-pernah-datang\/","title":{"rendered":"Monolog: Dan Jika Aku Tak Pernah Datang"},"content":{"rendered":"<blockquote><p>Dan jika aku tak pernah datang padamu, bukan karena aku tak mencintaimu.<br \/>\nTapi karena aku takut: Kepergianku justru akan menyakitimu lebih dalam.<br \/>\nJika aku hanya menuliskanmu dalam bait-bait puisi, bukan berarti aku menghindar.<br \/>\nKarena hanya lewat kata-kata, aku bisa dekat padamu tanpa membuat hatimu terbebani oleh bayangku.<br \/>\nDan jika suatu hari nanti kamu membuka buku ini, ketahuilah: aku pernah ada.<br \/>\nPernah menunggumu di persimpangan waktu. Pernah menyebut namamu dalam setiap doa yang kusebut lirih.<br \/>\nTapi jika takdir menuliskan bahwa kita tak satu tujuan, tak apa. Aku takkan memaksakan akhir yang kupilih.<br \/>\nKarena aku tahu, cinta yang paling ikhlas&#8230; adalah yang tetap mendoakan, meskipun akhirnya tak saling memiliki.<\/p><\/blockquote>\n<p>Lanjut ==&gt; <a href=\"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/2026\/01\/08\/epilog\/\">Epilog<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dan jika aku tak pernah datang padamu, bukan karena aku tak mencintaimu. Tapi karena aku takut: Kepergianku justru akan menyakitimu lebih dalam. Jika aku hanya menuliskanmu dalam bait-bait puisi, bukan berarti aku menghindar. Karena hanya lewat kata-kata, aku bisa dekat padamu tanpa membuat hatimu terbebani oleh bayangku. Dan jika suatu hari nanti kamu membuka buku [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":10758,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"aside","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[14,15],"class_list":["post-164","post","type-post","status-publish","format-aside","hentry","category-novel","tag-cinta","tag-penantian","post_format-post-format-aside"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10758"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=164"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":169,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/164\/revisions\/169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/mahabbatularabiyah\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}