Cara memperbaiki baterai laptop yang tidak mengisi daya
Jadi baterai laptop Anda dicolokkan tetapi tidak mengisi daya. Sekarang bagaimana? Sebagian besar baterai laptop biasanya bertahan hingga empat jam dengan sekali pengisian daya, tetapi setelah beberapa tahun, mereka dapat mulai menyerah. Jangan khawatir; Jika laptop Anda tidak lagi mengisi daya, ada beberapa solusi sederhana.
Di Asurion, para ahli kami membantu 300 juta pelanggan kami (dan terus bertambah) mendiagnosis dan menyelesaikan masalah perangkat mereka dan mendapatkan hasil maksimal dari teknologi favorit mereka. Berikut adalah tips mereka untuk memperbaiki baterai laptop Anda dan mengisi daya sebagaimana mestinya.
Mengapa baterai laptop saya tidak terisi?
Selain baterai yang menua, ada dua alasan umum lainnya laptop Anda mungkin tidak lagi mengisi daya:
1. KONEKSI KABEL PENGISI DAYA BURUK
Pakar Asurion sering menemukan masalah ini, dan itu bisa menyebabkan masalah bagi baterai laptop Anda dalam beberapa cara:
- Kabel pengisi daya Anda bisa longgar, dicabut, atau rusak.
- Kabel pengisi daya Anda mungkin memiliki koneksi yang lemah karena tidak dibuat oleh produsen laptop Anda.
- Port pengisian daya Anda dapat tersumbat oleh kotoran atau kotoran yang mencegahnya menyala dengan benar.
2. LAPTOP TERLALU PANAS ATAU TERLALU BANYAK BEKERJA
Baterai laptop Anda menciptakan dan mengeluarkan panas, tetapi bisa jadi terlalu panas dan tidak lagi berfungsi atau mengisi daya secara normal. Bahkan laptop yang lebih baru terkadang bisa terlalu panas, meskipun lebih sering terjadi pada laptop lama dengan baterai yang menua dan sistem pendingin yang lebih lemah. Coba tweak ini untuk mendinginkan laptop yang terlalu panas.
Bagaimana Langkah-langkah untuk memperbaiki baterai laptop yang tidak dapat diisi dayanya?
Apa pun merek atau model perangkat Anda, ada beberapa cara untuk meningkatkan baterai Anda. Inilah yang direkomendasikan oleh para ahli kami:
1. MATIKAN LAPTOP ANDA
Matikan perangkat Anda dan tunggu 30 menit sebelum Anda menyalakannya kembali. Kemudian sambungkan kabel pengisi daya dan lihat apakah laptop Anda mendapat jus. Ini juga dapat membantu perangkat Anda mendingin jika terlalu panas.
2. PERIKSA PORT PENGISIAN DAYA, KABEL, DAN OUTLET
- Periksa port pengisian daya laptop Anda dan lihat apakah ada debu atau kotoran. Perlu membersihkannya? Anda dapat menggunakan kapas yang sedikit dibasahi dengan alkohol isopropil atau udara bertekanan.
- Pastikan Anda membiarkan port benar-benar kering sebelum mencolokkan kabel kembali.
Jika port pengisian daya Anda longgar atau rusak, jangan coba-coba memperbaikinya sendiri. Sebagai gantinya, bawa laptop Anda ke toko uBreakiFix® by Asurion atau Asurion Tech Repair & Solutions™ terdekat untuk perbaikan cepat. - Lihatlah kabel Anda dan pastikan kabel dicolokkan dengan benar. Hindari menggunakan kabel pengisi daya tidak resmi dan tetap berpegang pada yang dirancang untuk laptop spesifik Anda, terutama jika Anda perlu membeli kabel baru.
- Uji stopkontak dinding atau pelindung lonjakan arus dan pastikan berfungsi. Jika tidak, coba colokkan laptop Anda ke laptop lain untuk melihat apakah itu memperbaiki masalah.
3. LEPASKAN BATERAI
Keluarkan baterai laptop Anda—jika dapat dilepas—lalu masukkan kembali. Coba nyalakan laptop, dan jika tidak mulai, lepaskan baterai lagi dan tahan tombol daya selama 10 detik untuk menguras sisa jus dari laptop Anda. Kemudian, colokkan kabel pengisi daya dan lihat apakah perangkat Anda mengisi daya dan menyala.
4. Tahan tombol power 30 detik
Walau terdengar cukup aneh, tips yang satu ini juga kerap dicoba dan berhasil, lho! Seperti tips sebelumnya, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mematikan PC lalu melepas baterainya.
Setelah itu, pasang kembali baterai ke PC dan tekan tombol power lalu tahan selama 30 detik. Kemudian lepas, lalu nyalakan PC sambil tekan tombol power seperti biasa.
5. Dinginkan PC
Apakah laptopmu sering menyala terlalu lama dalam sehari? Jika iya, mungkin laptopmu overheat dan berpengaruh terhadap baterainya.
Baterai PC sendiri sangat rentan pada suhu panas dan dapat memengaruhi kinerja sensornya. Temperatur yang panas dapat membuat sensor baterai membaca bahwa baterai sudah terisi penuh sehingga bermasalah saat mengisi daya.
Untuk mengatasinya, istirahatkanlah laptopmu, matikan beberapa saat hingga suhunya mendingin. Pastikan juga ventilasi atau sistem cooling pada PC bersih dan nggak berdebu.
6. Update driver
Tips yang satu ini bisa diterapkan bagi kamu yang laptopnya menggunakan Windows 10. Caranya: bukalah menu “Gadget Administrator” lalu pilih opsi “Batteries” di bagian bawah.
Di opsi “Batteries” ini terdapat beberapa entri, yaitu untuk baterai, charger, dan Microsoft ACPI Consistent Control Technique Battery. Klik kanan pada setiap entri, lalu pilih “Properties”.
Setelah itu, pilih “Driver” dan klik “Update Driver” di bagian bawah. Kemudian restart laptopmu dan cobalah charge kembali.
7. Uninstall programming the board power
Sudah cek kondisi baterai dan PC, tapi masih belum bisa juga mengisi daya? Mungkin masalahnya berkaitan dengan programming, nih!
Ceklah jika laptopmu memiliki programming yang berhubungan dengan manajemen power. Misalnya, seperti di PC Lenovo biasanya sudah ter-introduce Lenovo Energy The executives dari bawaannya.
Jika laptopmu memilikinya, uninstall programming tersebut lalu restart. Jika berhasil, indikator baterai akan menunjukkan angka kenaikan daya.
