{"id":18,"date":"2023-04-05T05:49:52","date_gmt":"2023-04-05T05:49:52","guid":{"rendered":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/?p=18"},"modified":"2023-04-05T05:49:52","modified_gmt":"2023-04-05T05:49:52","slug":"jelaskan-mengenai-listrik-statis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/2023\/04\/05\/jelaskan-mengenai-listrik-statis\/","title":{"rendered":"Jelaskan Mengenai Listrik Statis"},"content":{"rendered":"<p>Jelaskan mengenai listrik statis \u2013 Listrik statis adalah salah satu jenis listrik yang terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media. Listrik statis terjadi ketika muatan listrik terkumpul pada permukaan benda yang tidak dapat mengalirkan listrik dan menghasilkan medan listrik yang kuat di sekitarnya. Fenomena ini sering terlihat pada benda-benda seperti rambut, kain, dan plastik.<\/p>\n<p>Listrik statis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik antara dua benda yang bersentuhan atau berdekatan. Ketika kedua benda tersebut terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain. Akibatnya, terjadi tegangan listrik atau medan listrik yang kuat yang dapat menyebabkan benda tersebut terasa seperti berenergi.<\/p>\n<p>Contoh sederhana dari listrik statis adalah ketika seseorang menyentuh gagang pintu setelah berjalan di lantai karpet. Karpet sering kali membuat kaki seseorang menjadi terisolasi dari tanah, sehingga muatan listrik dapat terkumpul pada tubuh seseorang. Ketika seseorang menyentuh gagang pintu, muatan listrik tersebut dapat mengalir melalui tubuh dan menyebabkan kejutan listrik yang tidak menyenangkan.<\/p>\n<p>Selain kejutan listrik, listrik statis juga dapat menyebabkan bermacam-macam efek yang tidak diinginkan. Misalnya, pada industri elektronik, listrik statis dapat merusak komponen elektronik seperti mikrochip dan transistor. Oleh karena itu, para pekerja di industri elektronik sering memakai peralatan khusus seperti gelang anti-statis untuk mencegah terjadinya listrik statis.<\/p>\n<p>Namun, listrik statis juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi. Misalnya, pada mesin fotokopi, listrik statis digunakan untuk menarik toner dari drum foto, sehingga dapat diangkut ke kertas dan menghasilkan hasil cetakan yang jelas. Listrik statis juga digunakan dalam mesin pencetak inkjet untuk mengalirkan tinta ke kertas.<\/p>\n<p>Selain itu, listrik statis juga dapat digunakan dalam aplikasi medis. Misalnya, pada mesin elektrokardiogram (EKG), listrik statis digunakan untuk merekam sinyal listrik yang dihasilkan oleh jantung, sehingga dokter dapat mendiagnosis kondisi jantung pasien.<\/p>\n<p>Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya listrik statis. Salah satunya adalah dengan menghindari bahan-bahan yang dapat memicu terjadinya listrik statis seperti karpet dan pakaian yang terbuat dari bahan sintetis. Selain itu, penggunaan penghilang listrik statis seperti lembaran anti-statis dan gelang anti-statis juga dapat membantu mengurangi terjadinya listrik statis.<\/p>\n<p>Dalam kesimpulannya, listrik statis adalah salah satu jenis listrik yang terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media. Listrik statis sering terlihat pada benda-benda seperti rambut, kain, dan plastik. Listrik statis dapat menyebabkan kejutan listrik dan merusak komponen elektronik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi seperti mesin fotokopi dan mesin pencetak inkjet. Terdapat beberapa cara untuk mencegah terjadinya listrik statis, salah satunya adalah dengan menghindari bahan-bahan yang dapat memicu terjadinya listrik statis dan menggunakan penghilang listrik statis.<\/p>\n<p><strong>Penjelasan: Jelaskan mengenai listrik statis<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li><strong> Listrik statis terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media.<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Listrik statis adalah salah satu jenis listrik yang terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media. Fenomena ini terjadi ketika muatan listrik terkumpul pada permukaan benda yang tidak dapat mengalirkan listrik dan menghasilkan medan listrik yang kuat di sekitarnya.<\/p>\n<p>Ketika dua benda bersentuhan atau berdekatan, muatan listrik pada kedua benda tersebut dapat berinteraksi dan menghasilkan perbedaan muatan. Ketika kedua benda tersebut terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain. Akibatnya, terjadi tegangan listrik atau medan listrik yang kuat yang dapat menyebabkan benda tersebut terasa seperti berenergi.<\/p>\n<p>Contoh sederhana dari listrik statis adalah ketika seseorang menyentuh gagang pintu setelah berjalan di lantai karpet. Karpet sering kali membuat kaki seseorang menjadi terisolasi dari tanah, sehingga muatan listrik dapat terkumpul pada tubuh seseorang. Ketika seseorang menyentuh gagang pintu, muatan listrik tersebut dapat mengalir melalui tubuh dan menyebabkan kejutan listrik yang tidak menyenangkan.<\/p>\n<p>Listrik statis juga dapat terjadi di dalam benda yang terbuat dari bahan isolator seperti plastik dan karet. Ketika benda tersebut digosok-gosokan dengan benda lain, seperti kain atau rambut, muatan listrik dapat terkumpul pada permukaannya dan menimbulkan medan listrik yang kuat.<\/p>\n<p>Meskipun listrik statis dapat menyebabkan efek yang tidak diinginkan seperti kejutan listrik dan kerusakan komponen elektronik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi seperti mesin fotokopi dan mesin pencetak inkjet. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana listrik statis terjadi dan cara mencegah terjadinya listrik statis yang tidak diinginkan.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li><strong> Listrik statis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik antara dua benda yang bersentuhan atau berdekatan.<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Listrik statis terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media. Hal ini terjadi karena muatan listrik terkumpul pada permukaan benda yang tidak dapat mengalirkan listrik dan menghasilkan medan listrik yang kuat di sekitarnya. Fenomena ini sering terlihat pada benda-benda seperti rambut, kain, dan plastik.<\/p>\n<p>Listrik statis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik antara dua benda yang bersentuhan atau berdekatan. Ketika dua benda tersebut bersentuhan atau berdekatan, elektron pada benda yang memiliki kelebihan elektron akan bergerak menuju benda yang memiliki kekurangan elektron. Hal ini akan menghasilkan perbedaan muatan listrik antara kedua benda.<\/p>\n<p>Ketika kedua benda tersebut terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain. Akibatnya, terjadi tegangan listrik atau medan listrik yang kuat yang dapat menyebabkan benda tersebut terasa seperti berenergi.<\/p>\n<p>Misalnya, ketika seseorang memisahkan kain yang digosok dengan plastik, muatan listrik yang terkumpul pada kain dan plastik akan tetap berada di sana. Hal ini menyebabkan kain dan plastik menjadi bermuatan listrik yang berbeda. Ketika seseorang menyentuh kain atau plastik yang bermuatan listrik tersebut, muatan listrik tersebut dapat mengalir melalui tubuh dan menyebabkan kejutan listrik yang tidak menyenangkan.<\/p>\n<p>Dalam industri elektronik, listrik statis dapat merusak komponen elektronik seperti mikrochip dan transistor. Oleh karena itu, para pekerja di industri elektronik sering memakai peralatan khusus seperti gelang anti-statis untuk mencegah terjadinya listrik statis.<\/p>\n<p>Dalam kesimpulannya, listrik statis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik antara dua benda yang bersentuhan atau berdekatan. Ketika kedua benda tersebut terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya tegangan listrik atau medan listrik yang kuat yang dapat merusak komponen elektronik dan menyebabkan kejutan listrik. Oleh karena itu, perlu adanya langkah-langkah pencegahan seperti menghindari bahan-bahan yang dapat memicu terjadinya listrik statis dan menggunakan penghilang listrik statis.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li><strong> Ketika kedua benda tersebut terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain.<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Poin ketiga dari topik \u201cJelaskan mengenai listrik statis\u201d adalah ketika kedua benda terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain. Ini terjadi karena muatan listrik yang terkumpul pada permukaan benda yang tidak dapat mengalirkan listrik dan menghasilkan medan listrik yang kuat di sekitarnya.<\/p>\n<p>Muatan listrik dapat terkumpul pada permukaan benda ketika benda tersebut bersentuhan dengan benda lain yang memiliki muatan listrik yang berbeda. Misalnya, ketika Anda menggosokkan balon pada rambut Anda, muatan listrik akan terkumpul pada permukaan balon dan rambut. Ketika balon dan rambut terpisah, muatan listrik tersebut tidak dapat mengalir melalui udara, sehingga terjadi listrik statis.<\/p>\n<p>Ketika kedua benda terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain. Hal ini disebabkan oleh sifat isolator dari bahan tertentu yang terdapat pada permukaan benda yang tidak dapat mengalirkan listrik. Sebaliknya, pada bahan konduktor, seperti logam, muatan listrik dapat mengalir melalui bahan tersebut.<\/p>\n<p>Efek dari listrik statis dapat bervariasi, tergantung pada muatan listrik yang terkumpul pada permukaan benda dan medan listrik yang dihasilkan. Beberapa efek yang mungkin terjadi adalah kejutan listrik, percikan listrik, atau bahkan ledakan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah terjadinya listrik statis, terutama pada industri elektronik atau di lingkungan yang mudah terbakar.<\/p>\n<p>Dalam kesimpulannya, listrik statis terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media. Listrik statis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik antara dua benda yang bersentuhan atau berdekatan. Ketika kedua benda terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain karena sifat isolator dari bahan tertentu. Efek dari listrik statis dapat bervariasi, tergantung pada muatan listrik yang terkumpul pada permukaan benda dan medan listrik yang dihasilkan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mencegah terjadinya listrik statis, terutama pada industri elektronik atau di lingkungan yang mudah terbakar.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li><strong> Listrik statis dapat menyebabkan kejutan listrik dan merusak komponen elektronik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi seperti mesin fotokopi dan mesin pencetak inkjet.<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Poin keempat dari penjelasan tentang listrik statis adalah bahwa listrik statis dapat menyebabkan kejutan listrik dan merusak komponen elektronik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi seperti mesin fotokopi dan mesin pencetak inkjet.<\/p>\n<p>Kejutan listrik yang dihasilkan oleh listrik statis dapat sangat tidak nyaman dan bahkan berbahaya dalam beberapa kasus. Ketika seseorang menyentuh benda yang terkumpul muatan listrik statis, muatan listrik tersebut dapat masuk ke dalam tubuh manusia, menyebabkan kejutan listrik. Kejutan listrik biasanya tidak berbahaya dalam kasus-kasus ringan, tetapi jika kejutan listrik cukup kuat, dapat menyebabkan cedera atau bahkan kematian. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mencegah terjadinya listrik statis dan penggunaan peralatan khusus seperti gelang anti-statis.<\/p>\n<p>Di sisi lain, listrik statis juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi. Misalnya, pada mesin fotokopi, listrik statis digunakan untuk menarik toner dari drum foto, sehingga dapat diangkut ke kertas dan menghasilkan hasil cetakan yang jelas. Listrik statis juga digunakan dalam mesin pencetak inkjet untuk mengalirkan tinta ke kertas.<\/p>\n<p>Selain itu, listrik statis juga dapat digunakan dalam aplikasi medis. Misalnya, pada mesin elektrokardiogram (EKG), listrik statis digunakan untuk merekam sinyal listrik yang dihasilkan oleh jantung, sehingga dokter dapat mendiagnosis kondisi jantung pasien.<\/p>\n<p>Dalam kesimpulannya, listrik statis dapat menyebabkan kejutan listrik dan merusak komponen elektronik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi seperti mesin fotokopi dan mesin pencetak inkjet. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara mencegah terjadinya listrik statis dan penggunaan peralatan khusus seperti gelang anti-statis.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li><strong> Para pekerja di industri elektronik sering memakai peralatan khusus seperti gelang anti-statis untuk mencegah terjadinya listrik statis.<\/strong><\/li>\n<\/ol>\n<p>Penjelasan lengkap mengenai \u2018Jelaskan mengenai listrik statis\u2019 dengan poin \u20185. Para pekerja di industri elektronik sering memakai peralatan khusus seperti gelang anti-statis untuk mencegah terjadinya listrik statis\u2019:<\/p>\n<p>Para pekerja di industri elektronik sering bekerja dengan komponen elektronik yang sangat sensitif terhadap listrik statis. Ketika pekerja mengalami listrik statis, muatan listrik dapat merusak komponen elektronik dan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Oleh karena itu, para pekerja di industri elektronik sering memakai peralatan khusus seperti gelang anti-statis untuk mencegah terjadinya listrik statis.<\/p>\n<p>Gelang anti-statis adalah perangkat keamanan yang dirancang untuk menghilangkan muatan listrik dari tubuh pekerja. Gelang ini terbuat dari bahan konduktif yang dapat mengalirkan muatan listrik ke tanah, sehingga mencegah terjadinya listrik statis saat pekerja berinteraksi dengan komponen elektronik.<\/p>\n<p>Selain gelang anti-statis, pekerja di industri elektronik juga menggunakan lembaran anti-statis untuk melindungi komponen elektronik dari muatan listrik yang tidak diinginkan. Lembaran anti-statis terbuat dari bahan konduktif yang dapat mengalirkan muatan listrik ke tanah, sehingga mencegah terjadinya listrik statis saat pekerja memindahkan atau mengemas komponen elektronik.<\/p>\n<p>Penggunaan gelang anti-statis dan lembaran anti-statis merupakan langkah penting dalam mencegah kerusakan komponen elektronik akibat listrik statis. Para pekerja di industri elektronik juga harus memahami risiko listrik statis dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat untuk melindungi komponen elektronik dari kerusakan yang tidak diinginkan.<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li><strong> Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya listrik statis, salah satunya adalah dengan menghindari bahan-bahan yang dapat memicu terjadinya listrik statis dan menggunakan penghilang listrik statis.<\/strong><\/li>\n<li>Listrik statis terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Listrik statis terjadi ketika muatan listrik terkumpul pada permukaan benda yang tidak dapat mengalirkan listrik dan menghasilkan medan listrik yang kuat di sekitarnya. Fenomena ini terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media. Contohnya sederhana adalah ketika seseorang menyentuh gagang pintu setelah berjalan di lantai karpet. Karpet sering kali membuat kaki seseorang menjadi terisolasi dari tanah, sehingga muatan listrik dapat terkumpul pada tubuh seseorang. Ketika seseorang menyentuh gagang pintu, muatan listrik tersebut dapat mengalir melalui tubuh dan menyebabkan kejutan listrik yang tidak menyenangkan.<\/p>\n<ol start=\"2\">\n<li>Listrik statis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik antara dua benda yang bersentuhan atau berdekatan.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Listrik statis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik antara dua benda yang bersentuhan atau berdekatan. Ketika dua benda tersebut bersentuhan atau berdekatan, muatan listrik yang terkumpul pada salah satu benda dapat pindah ke benda lainnya, menyebabkan perbedaan muatan listrik antara kedua benda tersebut. Akibatnya, terjadi tegangan listrik atau medan listrik yang kuat di sekitar benda-benda tersebut.<\/p>\n<ol start=\"3\">\n<li>Ketika kedua benda tersebut terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ketika kedua benda tersebut terpisah, muatan listrik yang terkumpul pada permukaan salah satu benda akan tetap berada di sana dan tidak mengalir ke benda lain. Hal ini menyebabkan terjadinya listrik statis pada benda tersebut. Muatan listrik yang terkumpul pada permukaan benda tidak dapat mengalir melalui benda tersebut karena benda tersebut tidak dapat mengalirkan listrik, sehingga muatan listrik tersebut tetap berada di sana.<\/p>\n<ol start=\"4\">\n<li>Listrik statis dapat menyebabkan kejutan listrik dan merusak komponen elektronik, namun juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi seperti mesin fotokopi dan mesin pencetak inkjet.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Listrik statis dapat menyebabkan kejutan listrik dan merusak komponen elektronik seperti mikrochip dan transistor. Oleh karena itu, para pekerja di industri elektronik sering memakai peralatan khusus seperti gelang anti-statis untuk mencegah terjadinya listrik statis. Namun, listrik statis juga dapat dimanfaatkan dalam beberapa aplikasi. Misalnya, pada mesin fotokopi, listrik statis digunakan untuk menarik toner dari drum foto, sehingga dapat diangkut ke kertas dan menghasilkan hasil cetakan yang jelas. Listrik statis juga digunakan dalam mesin pencetak inkjet untuk mengalirkan tinta ke kertas.<\/p>\n<ol start=\"5\">\n<li>Para pekerja di industri elektronik sering memakai peralatan khusus seperti gelang anti-statis untuk mencegah terjadinya listrik statis.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Para pekerja di industri elektronik sering memakai peralatan khusus seperti gelang anti-statis untuk mencegah terjadinya listrik statis. Gelang anti-statis digunakan untuk mengalirkan muatan listrik dari tubuh pekerja ke tanah, sehingga mencegah terjadinya listrik statis pada komponen elektronik yang sedang dikerjakan. Selain itu, pekerja di industri elektronik juga menggunakan lembaran anti-statis dan peralatan anti-statis lainnya untuk mencegah terjadinya listrik statis pada komponen elektronik.<\/p>\n<ol start=\"6\">\n<li>Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya listrik statis, salah satunya adalah dengan menghindari bahan-bahan yang dapat memicu terjadinya listrik statis dan menggunakan penghilang listrik statis.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya listrik statis, salah satunya adalah dengan menghindari bahan-bahan yang dapat memicu terjadinya listrik statis seperti karpet dan pakaian yang terbuat dari bahan sintetis. Selain itu, penggunaan penghilang listrik statis seperti lembaran anti-statis dan gelang anti-statis juga dapat membantu mengurangi terjadinya listrik statis. Penghilang listrik statis digunakan untuk mengalirkan muatan listrik dari permukaan benda ke tanah, sehingga mencegah terjadinya listrik statis pada benda tersebut. Hal ini sangat penting untuk mencegah kerusakan pada komponen elektronik yang sensitif terhadap listrik statis.<\/p>\n<p>Referensi:<br \/>\n<a href=\"https:\/\/briliant.biz\">https:\/\/briliant.biz<\/a><br \/>\n<a href=\"https:\/\/briliant.biz\/pendidikan\/bagaimana-gaya-listrik-statis-dapat-terbentuk\">https:\/\/briliant.biz\/pendidikan\/bagaimana-gaya-listrik-statis-dapat-terbentuk<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jelaskan mengenai listrik statis \u2013 Listrik statis adalah salah satu jenis listrik yang terjadi ketika muatan listrik tidak dapat mengalir melalui sebuah benda atau media. Listrik statis terjadi ketika muatan listrik terkumpul pada permukaan benda yang tidak dapat mengalirkan listrik dan menghasilkan medan listrik yang kuat di sekitarnya. Fenomena ini sering terlihat pada benda-benda seperti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":5063,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-18","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5063"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":19,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18\/revisions\/19"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/hariichsan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}