{"id":515,"date":"2023-01-20T23:04:30","date_gmt":"2023-01-20T23:04:30","guid":{"rendered":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/?p=515"},"modified":"2023-01-21T02:40:30","modified_gmt":"2023-01-21T02:40:30","slug":"benarkah-al-quran-kitab-yang-tidak-lengkap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/notes\/ahmad-sarwat\/2023\/01\/20\/benarkah-al-quran-kitab-yang-tidak-lengkap\/","title":{"rendered":"Benarkah Al-Quran Kitab Yang Tidak Lengkap?"},"content":{"rendered":"<p>oleh <strong>Ahmad Sarwat.<\/strong><\/p>\n<p>Buat kita kaum muslimin, pastinya kita yakin 100 persen bahwa Al-Quran itu kitab yang selalu sesuai dengan segala zaman dan tempat.<\/p>\n<p>Zaman boleh berlalu, tempat boleh berganti, tetapi Al-Quran akan tetap abadi sampai akhir zaman dan akan tetap eksis sampai kapanpun dan dimanapun.<\/p>\n<p>Kalau ada orang yang mengatakan bahwa Al-Quran tidak lengkap, pasti akan dituduh sebagai anti Islam, sekuler, liberal bahkan diposisikan sebagai musuh bersama yang wajib diperangi.<\/p>\n<p>Namun tahukah anda bahwa Nabi Muhammad SAW sendiri pernah mengajukan pertanyaan unik terkait masalah ini ketika hendak melepas Muazd bin Jabal ke Yaman.<\/p>\n<p>Intinya Nabi SAW bertanya kepada Mu&#8217;adz, kalau di Yaman nanti ketemu masalah yang tidak ada jawabannya di Qur&#8217;an, <em>bagaimana kamu menjalankan hukum?<\/em><\/p>\n<p>Dijawablah oleh Mu&#8217;adz bahwa masih ada Sunnah Nabi. Apa yang tidak ada jawabannya di Al-Quran, akan dicari dalam hadits.<\/p>\n<p>Ternyata Nabi SAW bertanya lagi,&#8221;Bagaimana bila di dalam hadits pun tidak ada?&#8221;. Saat itu Muadz menjawab bahwa dirinya akan <strong>berijtihad<\/strong>.<\/p>\n<p>Dialog ini termuat dalam banyak kitab hadits. Dan ada beberapa poin menarik di dalamnya :<\/p>\n<p><strong>1.<\/strong> Bahwa dimungkinkan ada masalah-masalah yang tidak ada jawabannya di dalam Al-Quran dan juga hadits.<\/p>\n<p><strong>2.<\/strong> Yang menyatakannya justru Nabi SAW sendiri lewat pertanyaan kepada Muadz. Jadi bukan mengada-ada, fenomena seperti itu justru fakta, bahkan keluar langsung dari lisan Beliau SAW.<\/p>\n<p><strong>3.<\/strong> Dan Muadz pun menjawab bahwa dirinya akan berijtihad. Dia tidak menolak pertanyaan Nabi SAW bahwa memang akan ada masalah yang tidak ada jawabannya dalam Al-Quran dan Hadits.<\/p>\n<p><strong>4.<\/strong> Kalau seandainya semua masalah ada jawabannya dalam Al-Quran atau Sunnah, maka jawaban Mu&#8217;adz pasti akan berbeda.<\/p>\n<p>Boleh jadi Mu&#8217;adz akan balik bertanya begini,&#8221;Ya Rasulallah, mana mungkin sih Al-Quran tidak bisa menjawab suatu masalah? Kan segala masalah pasti ada jawabannya di dalam Al-Quran. Masak sih Anda bertanya seperti itu&#8221;.<\/p>\n<p>Namun Mu&#8217;adz tidak pernah bilang begitu. Bagi Mu&#8217;adz, mungkin saja dan masuk akal kalau ada masalah yang tidak bisa ditemukan jawabannya dalam Al-Quran ataupun Hadits.<\/p>\n<p>Fine, its Ok, no problemo, toh masih bisa ijtihad kok. Santai saja. Hal itu tidak akan menurunkan kesucian dan kemuliaan dua sumber utama agama Islam.<\/p>\n<p>Dan tahukah Anda apa reaksi Nabi SAW mendengar jawaban Mu&#8217;adz yang akan berijtihad ketika tidak ketemu jawaban di Qur&#8217;an dan Hadits?<\/p>\n<p>Ternyata Nabi SAW amat bahagia dan berujar:<br \/>\n\u0627\u0644\u062d\u0645\u062f \u0644\u0644\u0647 \u0627\u0644\u0630\u064a \u0648\u0641\u0642 \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647 \u0644\u0645\u0627 \u064a\u0631\u0636\u064a \u0631\u0633\u0648\u0644 \u0627\u0644\u0644\u0647<br \/>\n\u201cAlhamdulillah yang telah menjadikan pemikiran utusan Rasulullah sesuai dengan yang diredhai oleh Rasulullah. (HR. Abu Daud)<\/p>\n<p><strong>5.<\/strong> Ijtihad yang dilakukan oleh Muadz itulah yang oleh banyak ulama Ushul dijadikan dasar adanya qiyas sebagai sumber hukum Islam keempat.<br \/>\nDan bab qiyas dalam ilmu Ushul fiqih cukup panjang pembahasannya. Ada begitu banyak bangunan Islam yang dibangun di atas Qiyas. Bahkan melebihi apa yang dibangun di atas Qur&#8217;an dan hadits sendiri.<\/p>\n<p><strong>6.<\/strong> Salah satu bangunan syariah Islam yang 100% dibangun pakai qiyas adalah hukum yang berlaku pada wanita nifas.<\/p>\n<p>Tahukah anda bahwa tidak ada satu pun ayat atau hadits yang menjelaskan larangan-larangan terkait wanita yang sedang dalam keadaan nifas. Namun kita semua sepakat bahwa wanita lagi nifas tidak boleh shalat, puasa, baca Quran, bawa mushaf, masuk masjid, bahkan jima&#8217; dengan suami. Semua hasil qiyas dengan haidh.<\/p>\n<p><strong>7.<\/strong> Mazhab Hanafi dan Maliki memfatwakan bahwa orang yang secara sengaja makan minum siang hari bulan Ramadhan tanpa udzur syar&#8217;i, kena kafarat yang sama dengan mereka yang jima&#8217;, yaitu membebaskan budak atau puasa 2 bulan berturut-turut atau beri makan 60 fakir miskin.<\/p>\n<p>Dalam hal ini kedua Mazhab itu melakukan qiyas antara makan minum dengan jima&#8217; secara sengaja. Dasar kesamaan &#8216;illatnya karena sama-sama merusak kehormatan Ramadhan.<\/p>\n<p>Namun Mazhab Syafi&#8217;i dan Hambali tidak melakukan qiyas seperti ini.<\/p>\n<p><strong>8.<\/strong> Begitu juga zakat yang kita lakukan hari ini nyaris lebih dominan qiyasnya. Zakat pakai uang atau pakai beras itu qiyas banget. Aslinya Nabi SAW bayar zakat pakai gandum atau kurma.<\/p>\n<p>Hampir semua nishab diqiyaskan ke nishab emas, itu 100% qiyas.<\/p>\n<p>Begitu juga zakat kepada para da&#8217;i dan guru agama di pelosok, itu semua semata hasil qiyas dari zakat kepada mujahidin fi sabilillah dalam perang betulan.<\/p>\n<p><strong>9.<\/strong> Narkoba dengan segala jenisnya sama sekali tidak disebut dalam Al-Quran dan Hadits. Opium, morfine, ganja, putaw, pil koplo, lem aibon, dan drugs, semua itu qiyas kepada khamar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>[]<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>oleh Ahmad Sarwat. Buat kita kaum muslimin, pastinya kita yakin 100 persen bahwa Al-Quran itu kitab yang selalu sesuai dengan segala zaman dan tempat. Zaman boleh berlalu, tempat boleh berganti, tetapi Al-Quran akan tetap abadi sampai akhir zaman dan akan tetap eksis sampai kapanpun dan dimanapun. Kalau ada orang yang mengatakan bahwa Al-Quran tidak lengkap, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4778,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"chat","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-515","post","type-post","status-publish","format-chat","hentry","category-ahmad-sarwat","post_format-post-format-chat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/515","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4778"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=515"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/515\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=515"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=515"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=515"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}