{"id":194,"date":"2008-08-07T19:31:06","date_gmt":"2008-08-07T19:31:06","guid":{"rendered":"http:\/\/kisah.boozet.net\/?p=35"},"modified":"2022-11-12T01:05:14","modified_gmt":"2022-11-12T01:05:14","slug":"abi-apakah-aku-sudah-termasuk-orang-yang-shaleh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/notes\/ishak-qadarsyah\/2008\/08\/07\/abi-apakah-aku-sudah-termasuk-orang-yang-shaleh\/","title":{"rendered":"Abi, apakah aku sudah termasuk orang yang shaleh ?"},"content":{"rendered":"<p>ore itu anakku pulang pulang dengan rambut acak-acakan sambil manyun.<\/p>\n<p>&#8220;Kenapa rambutmu nak, koq kusut dan manyun begitu ?&#8221; tanyaku menyambutnya.<\/p>\n<p>&#8220;Iya, tadi sama si tante, rambutku diacak-acak, tapi sambil di-doakan&#8230;&#8230;&#8221; jawab anakku.<\/p>\n<p>&#8220;Coba abi ingin dengar doanya&#8230;&#8230;&#8221; selidikku lebih jauh.<\/p>\n<p>&#8220;Iya, di doakan semoga menjadi anak yang shaleh. Begitu kata tante. Tapi, abi, apa sekarang aku sudah menjadi orang yang shaleh itu ?&#8221; anakku bertanya.<\/p>\n<p>&#8220;Anakku, ketahuilah, banyak orang yang mendefinisikan makna kesalihan menurut mereka sendiri. Abi lebih menyukai sebuah definisi yang diucapkan oleh Ibrahim bin Adham ra. Beliau mendefinisikan derajat orang salihin sebagai berikut &#8221;<\/p>\n<p>Seseorang tidak akan mencapai derajat orang salihin, sehingga melalui enam rintangan :<\/p>\n<ol>\n<li>Menutup pintu kemuliaan, membuka pintu kehinaan.<\/li>\n<li>Menutup pintu nikmat, membuka pintu kesukaran<\/li>\n<li>Menutup pintu istirahat, membuka pintu perjuangan<\/li>\n<li>Menutup pintu tidur, membuka pintu terjaga<\/li>\n<li>Menutup pintu kekayaan, membuka pintu kemiskinan<\/li>\n<li>Menutup pintu harapan, membuka pintu bersiap menghadapi maut.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Tidak-kah kau menemui ke enam hal tersebut dalam pribadi Rasulullah saw di buku Tarikh-Rasul-mu ? &#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Waduuh&#8230;&#8230;.?!&#8221; anakku menggaruk-garuk kepalanya mendengar penjelasanku.<\/p>\n<p>&#8220;Dengarlah anakku, mungkin engkau merasa berat mendengar hal tersebut karena hal-hal tersebut akan bertentangan dengan nafsu syahwatmu akan duniawi. Tapi tahukah engkau bahwa sebagian dari wahyu Allah kepada nabi Dawud as. adalah sebagai berikut :<\/p>\n<p><span style=\"font-style: italic\">Hai Daud berpeganglah pada ajaran-Ku, dan tahanlah nafsumu untuk kesenangan dirimu. Jangan sampai engkau tertipu olehnya, jika engkau tertipu olehnya, maka niscaya engkau terhijab (terhalang) dari cinta-Ku. Putuskanlah syahwatmu karena Aku, sebab Aku hanya memberikan syahwat itu untuk hamba-Ku yang lemah. Untuk apakah orang-orang yang kuat akan memuaskan syahwat ? Padahal ia akan mengurangi kelezatan bermunajat kepada-Ku. Aku tidak merelakan dunia ini untuk kekasih-Ku, karena itu Aku bersihkan ia dari padaNya.<\/span><br style=\"font-style: italic\" \/><br style=\"font-style: italic\" \/><span style=\"font-style: italic\">Hai dawud, jangan engkau mengadakan antara-Ku dengan engkau, suatu alam, yang dapat menghijab engkau karena mabuk pada alam itu, dari pada cinta kepada-Ku. Mereka hanya perampok di tengah jalan terhadap hamba-Ku yang baru berjalan.<\/span><br style=\"font-style: italic\" \/><br style=\"font-style: italic\" \/><span style=\"font-style: italic\">Usahakanlah untuk meninggalkan syahwat dengan banyak berpuasa. Hai Dawud, cintailah Aku dengan memusuhi hawa nafsumu dan tahanlah dari syahwatnya, niscaya engkau melihat kepada-Ku dan engkau akan dapat melihat yang terbuka antara Aku dengan Engkau.&#8221;<\/span><\/p>\n<p>&#8220;Demikianlah anakku, semoga Allah memahamkan engkau, dan menjadikan engkau orang yang shaleh. Amin&#8221;<\/p>\n<p>&#8220;Amin, ya Abi, Amiiiiiii&#8230;..&#8221; Anakku mengaminkan. (sambil mikir, beratnya menjadi orang yang shaleh)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ore itu anakku pulang pulang dengan rambut acak-acakan sambil manyun. &#8220;Kenapa rambutmu nak, koq kusut dan manyun begitu ?&#8221; tanyaku menyambutnya. &#8220;Iya, tadi sama si tante, rambutku diacak-acak, tapi sambil di-doakan&#8230;&#8230;&#8221; jawab anakku. &#8220;Coba abi ingin dengar doanya&#8230;&#8230;&#8221; selidikku lebih jauh. &#8220;Iya, di doakan semoga menjadi anak yang shaleh. Begitu kata tante. Tapi, abi, apa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4778,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-194","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-ishak-qadarsyah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4778"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=194"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/194\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=194"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=194"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blogs.unpad.ac.id\/derryadrian\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=194"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}