• About
  • Archives
  • Categories
  • Wawancara kegiatan petani menanam padi

    2010 - 06.06

    3.1 Hasil Wawancara
    1. Identitas Petani
    Nama : Bpk. Omi
    Umur : 55 tahun
    Status : Petani penggarap (sudah 20 tahun)
    Alamat : Tinggal di Kiara Beres Desa Cipacing
    Anggota keluarga : 6 orang anak, 1 orang istri

    2. Lahan
    Status Lahan : Bukan pemilik lahan, lahan milik Alm Bpk. Sukandar
    Luas Lahan yang digarap : 330 bata
    3. Budidaya Tanaman
    • Komoditas : Padi
    • Benih
    Benih didapat dengan membeli sendiri di daerahnya. Benih yang digunakan adalah benih ojolele. Sekali pembelian membeli 3 kantong bibit satu kantongnya birisi 5 kg dengan harga Rp. 3.500,-
    • Persiapan Lahan
    Persiapan lahan dilakukan dengan kegiatan pembersihan lahan setelah lama lahan tidak dipakai sehabis panen. Kemudian petani mulai membajak sawahnya. Bpk omi membajak sawahnya dengan kerbau miliknya. Tahap selanjutnya yaitu Bpk Omi melakukan penggaruan atau meratakan tanahnya dan membuat petak-petak tanam.

    • Penanaman
    Masa tanam dilakukan 2 kali setahun, penanaman dimulai pada bulan April dan Januari. Dengan lama penanaman sekitar 4 bulan. Selama jeda waktu lahan tidak digunakan. Benih ditanam tepat pada titik temu antara garis vertikal dan horisontal, kurang lebih 2-3 batang dalam satu petak. Dalam satu kali tanam menghabiskan 15 kg benih. Setelah 20 hari masa tanam tanaman mulai di beri pupuk.

    • Pemupukan
    Awal pemupukan dimulai setelah 20 hari dari awal penanaman. Pupuk yang digunakan oleh Bpk. Omi hanya pupuk urea. Sekali pembelian membeli 50 kg hanya untuk sekali pakai. Dari awal penanaman sampai panen hanya dilakukan 3 kali pemupukan.
    • Penyiraman
    Bpk Omi tidak melakukan penyiraman secara khusus. Cukup dengan keadaan sawah basah dan tidak terlalu banyak air. Air yang digunakan berasal dari IKOPIN. Namun sawah yang digarapnya tidak memiliki system irigasi yang khusus hanya dari aliran air saja.
    • Penyiangan
    Penyiangan dilakukan pada tahap persiapan lahan, masa tanam dan setelah panen. 20 hari setelah masa tanam dilakukan penyiangan atau pembersihan dengan mencabut rumpuk yang tumbuh disekitar padi.
    • Pengendalian Hama dan Penyakit
    Pengendalian hama dan penyakit dilakukan Bpk. Omi dengan melihat tanamannya jika mengalami kerusakan ataupun tanda penyakit. Bpk omi hanya mengantisipasinya dengan penyemprotan pestisida. Hama yang sering muncul di sawah yang digarapnya adalah belalang. Bpk Omi melakukan penyemprotan pestisida sebanyak 2 kali sebulan.

    • Panen dan Pasca Panen
    Panen dilakukan 4 bulan setelah penanaman . Persiapan panen dilakukan dengan meninjau padi apa siap panen atau belum. Setelah hasil panen diangkat langsung dijual ke heler. Jumlah panen 1,5 ton. Hak Bpk Omi sebagai penggarap hanya 7 kuintal saja. Setelah panen lahan tidak digunakan apapun. Hanya didiamkan saja sampai masa tanam berikutnya.

    Tags:

    Your Reply

    To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create