Bab 7 Siklus Hidup Sistem dan Sistem E-Government

Bagian ini secara keseluruhan melihat bagaimana sistem e-government baru dikembangkan. Metode yang tak terhitung banyaknya untuk pengembangan sistem ini telah diciptakan dengan varians di sini, namun semuanya sesuai dengan empat tahap int, diantaranya:

  • Analisis

Apa yang sedang terjadi, dan apakah sistem e-government baru dibutuhkan saat ini;

  • Desain

Komponen yang baru untuk sistem e-government;

  • Konstruksi

Sistem e-government yang baru;

  • Pelaksanaan

Dari sistem e-government yang baru.

Setiap proyek sistem e-government berusaha menciptakan sebuah sitausi baru yang berbeda dari saat ini. Semakin besar perbedaan antara situasi baru dan saat ini, semakin besar tingkat perubahan yang dibutuhkan dan semakin besar kemungkinan kegagalan sistem. Dengan suksesnya sistem e-government yang berhasil akan menjadi sistem yang memerlukan tingkat perubahan yang dapat diatur. Garis besar metode yang disajikan pada Bagian ini dapat digambarkan sebagai seperangkat lima tahap, diantaranya:

  1. Penilaian Proyek. Mengidentifikasi kemungkinan pada proyek e-government, menguraikan parameter proyek dasar pada sistem e-government, dan menilai apakah akan melanjutkan proyek atau tidak.
  2. Analisis Realitas Saat Ini. Deskripsi dan analisis dari tujuh dimensi ITPOSMO sebagaimana adanya dalam situasi organisasi saat ini.
  3. Desain situasi baru yang diusulkan. Menetapkan tujuan untuk sistem e-government baru yang diusulkan, dan kemudian menjelaskan secara umum bagaimana tujuh dimensi ITPOSMO harus berbeda untuk sistem yang baru untuk memenuhi tujuan ini. Pilihan yang berbeda untuk sistem baru dapat dievaluasi pada saat ini.
  4. Konstruksi sistem. Mendapatkan teknologi baru; melakukan perancangan detil dari sistem yang baru; lalu membangunnya, mengujinya dan mendokumentasikannya.
  5. Implementasi dan seterusnya. Melatih pengguna untuk menggunakan sistem yang baru; mengubah data ke format baru; memperkenalkan sistem baru; memantau dan mengevaluasi kinerja dan konteksnya; kemudian melakukan pemeliharaan sistem yang diperlukan

Dalam memikirkan dan mendiskusikan proyek e-government yang potensial, ada gunanya memiliki satu pernyataan yang merangkum proyek tersebut. Pernyataan semacam itu perlu diringkas untuk membuatnya dapat digunakan, namun cukup komprehensif untuk memasukkan aspek penting proyek. Untuk membantu proses ini, daftar periksa CATWOE dapat digunakan sebagai pengingat komponen sistem utama (Bell and Wood-Harper, 2003).

  • Seperti yang diidentifikasi dalam analisis pemangku kepentingan.
  • Operator diidentifikasi berdasarkan analisis pemangku kepentingan
  • Apa aplikasi e-government sebenarnya dimaksudkan untuk dilakukan atau dicapai setiap hari dengan cara mengubah masukan menjadi keluaran. Hal ini dapat dinyatakan dalam bentuk transaksi yang didukung, atau konversi data menjadi informasi.
  • Pandangan atau asumsi yang membuat aplikasi e-government relevan atau penting; dapat diambil di sini untuk mewakili alasan utama di balik pengenalan sistem yang baru.
  • Orang yang memiliki cukup kekuatan untuk menyebabkan aplikasi e-government tidak lagi ada. Bisa jadi sponsor atau pemiliknya diidentifikasi berdasarkan analisis pemangku kepentingan.
  • Lingkungan Hidup. Bagian penting dari dunia yang lebih luas yang akan memberlakukan kondisi atau batasan pada aplikasi e-government; dapat mencakup perubahan lingkungan di masa depan.