Hati-hati terhadap isu yang menyerang Rupiah

Kemarin BI meluncurkan Rupiah Tahun Emisi 2016. Tapi sangat disayangkan beberapa orang di media sosial internet menganggap Rupiah mirip dengan mata uang negara lain. Hal itu bisa dimaklumi karena tidak semua orang tahu detil-detil Rupiah kita. Padahal jika kita pernah memegang beberapa mata uang asing dan memperhatikannya lebih teliti, maka kita akan menemukan bahwa hampir semua mata uang di dunia ini mirip. Hal itu terjadi karena faktor standar bahan dan keamanan uang itu sendiri.

Namun yang harus diwaspadai adalah bisa jadi ada orang atau golongan yang menginginkan pemerintah hancur dengan menyerang mata uang atau NKRI tidak menggunakan Rupiah lagi. Mereka sengaja dengan perlahan menggiring opini masyarakat untuk menganggap Rupiah atau beberapa ornamen keamanan Rupiah mirip dengan mata uang negara lain atau mirip dengan simbol-simbol kontroversial, sehingga membuat masyarakat resah dan akhirnya bisa jadi membenci pemerintah kemudian menolak menggunakan Rupiah.

Oleh karena itu mari kita abaikan saja isu-isu tersebut dan marilah kita sambut dengan baik peluncuran Rupiah baru ini dengan cara menggunakannya untuk transaksi tunai atau nontunai dimanapun. Kemudian fisik uang kartalnya dijaga, dirawat, dan disimpan dengan baik dan rapi di dalam dompet atau tempat penyimpanan uang lainnya. Selain itu untuk meningkatkan nilai tukar Rupiah, kita perlu meningkatkan produktivitas kita supaya ekspor meningkat dan impor berkurang, sehingga kebutuhan Rupiah akan terus meningkat dibandingkan kebutuhan mata uang asing.

Peresmian Rupiah Tahun Emisi 2016

Hari ini, 19 Desember 2016 di Jakarta, telah diresmikan sebelas pecahan uang Rupiah Tahun Emisi 2016. Artinya mulai hari ini uang tersebut sudah bisa berlaku, dikeluarkan, dan diedarkan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kesebelas uang Rupiah TE 2016 terdiri dari 7 (tujuh) pecahan uang Rupiah kertas dan dan 4 (empat) pecahan uang Rupiah logam.

Uang Rupiah kertas terdiri dari pecahan

  • Rp100.000 TE 2016,
  • Rp50.000 TE 2016,
  • Rp20.000 TE 2016,
  • Rp10.000 TE 2016,
  • Rp5.000 TE 2016,
  • Rp2.000 TE 2016 dan
  • Rp1.000 TE 2016.

Sementara itu, untuk uang Rupiah logam terdiri dari pecahan

  • Rp1.000 TE 2016,
  • Rp500 TE 2016,
  • Rp200 TE 2016 dan
  • Rp100 TE 2016.

Keterangan lebih lengkap, lihat pengumuman resmi dibawah ini.

Efek kobra di India

Ketika zaman penjajahan Inggris di India, pemerintah Inggris resah dengan banyaknya ular kobra yang mendiami Delhi. Untuk itu pemerintah kemudian menjanjikan uang untuk setiap ekor ular kobra yang ditangkap penduduk India. 

Pada mulanya ini berhasil, tetapi lama kelamaan dengan adanya kepastian ular kobra akan dibeli pemerintah Inggris, orang-orang India justru mendapatkan ide menghasilkan uang dengan cara berternak ular kobra dan menjualnya ke pemerintah.

Pemerintah Inggris yang merasa dicurangi, kemudian memutuskan buat menghentikan program ini. Orang India yang sudah terlanjur berternak kobra merasa kecewa karena ular-ular mereka sekarang sudah tidak ada harganya. Mereka pun membuang ular-ular tadi dan akibatnya populasi ular kobra di Delhi justru menjadi semakin banyak.

Menggandakan uang

kalau memang punya trik untuk menggandakan uang, kenapa harus ribut2 sama orang lain? kenapa gak diem2 & dipake sendiri aja ilmunya?

berlaku juga untuk yang jualan seminar properti tanpa modal, jualan trik investasi forex pasti untung, dll dsb.