Apakah desain uang Rupiah TE 2016 secara umum dibuat serupa dengan mata uang negara tertentu?

Dengan adanya berbagai pertimbangan dan best practice dalam penyusunan desain uang, sebagian besar mata uang di dunia memang memiliki kesamaan, antara lain dari skema warna. Sebagian besar negara di dunia juga menggunakan gambar pahlawan atau tokoh negara tersebut.

Rupiah menggunakan gambar pahlawan/tokoh yang berbeda di setiap pecahan, antara lain sama seperti Amerika Serikat dan Kanada. Sementara beberapa mata uang lain, seperti Poundsterling dan Yuan/Renmimbi menggunakan gambar 1 tokoh yang sama untuk setiap pecahan.

Bagaimana Bank Indonesia menentukan warna uang yang dicetak?

Sebagian besar bank sentral di dunia menggunakan warna sebagai pembeda antar pecahan. Untuk memudahkan masyarakat, biasanya pemilihan warna menggunakan skema Munsell yaitu untuk pecahan dengan angka depan sama digunakan warna yg berbeda secara kontras. Penentuan warna uang Rupiah pun dilakukan dengan pertimbangan yang cermat. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia, lebih dari 90% responden membedakan pecahan uang berdasarkan warna. Untuk memudahkan masyarakat, uang pecahan TE 2016 masih menggunakan warna dominan yang sama dengan desain uang sebelumnya.

Kemudahan membedakan uang berdasarkan warna merupakan salah satu bahan pertimbangan otoritas di dunia dalam menentukan desain uang. Oleh karena itulah, terdapat banyak mata uang di dunia yang memiliki skema warna serupa dengan Rupiah. Misalnya Euro, Renmimbi, Baht, dan berbagai mata uang lainnya.

Apa dasar pemilihan gambar dalam desain uang?

Pencantuman gambar pahlawan di dalam uang Rupiah TE 2016 merupakan amanat UU No. 7 Tahun 2011, dan merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah mempertahankan dan mengukuhkan NKRI. Selain itu, dimuat pula gambar pemandangan alam dan tarian sebagai upaya untuk lebih memperkenalkan keragaman seni budaya serta kekayaan alam Indonesia.

Dalam penentuan mengenai tokoh yang dimuat dalam uang Rupiah, Bank Indonesia telah berkonsultasi dan melakukan diskusi panjang dengan Pemerintah dan juga mendapat masukan dari sejarawan, akademisi, serta tokoh masyarakat. Terdapat beberapa kriteria pemilihan gambar pahlawan, yaitu belum pernah digunakan dalam uang Rupiah (kecuali proklamator), keterwakilan daerah, keterwakilan gender, dan dapat diterima oleh seluruh pihak (tidak menimbulkan kontroversi).

Semua gambar pahlawan nasional yang dicantumkan pada uang Rupiah kertas dan logam diperoleh dari instansi yang berwenang yang menatausahakan pahlawan nasional dan telah disetujui oleh ahli waris pahlawan nasional.

Gambar pahlawan yang digunakan dalam Rupiah juga telah ditetapkan dalam Surat Keputusan Presiden RI (Keppres No. 31 Tahun 2016 tentang Penetapan Gambar Pahlawan Nasional Sebagai Gambar Utama Pada Bagian Depan Rupiah Kertas dan Rupiah Logam Negara Kesatuan Republik Indonesia tanggal 5 September 2016).

Kenapa BI mengeluarkan uang baru lagi?

Penerbitan uang Rupiah TE 2016 adalah amanat Undang-Undang No. 7 tahun 2011 tentang Mata Uang. Undang-undang tersebut antara lain mengatur mengenai ciri-ciri umum dan khusus yang dimuat dalam uang Rupiah. Salah satu cirinya adalah pencantuman tanda tangan Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Keuangan RI, serta frasa ” Negara Kesatuan Republik Indonesia ”

Gambar utama uang Rupiah adalah gambar tokoh pahlawan nasional yang telah meninggal dunia. Ciri-ciri pada mata uang Rupiah memiliki makna filosofis bahwa Rupiah merupakan simbol kedaulatan negara Republik Indonesia.

Selain itu, pencetakan uang baru merupakan hal yang lazim dilakukan oleh bank sentral di berbagai negara, untuk meningkatkan atau memperbarui unsur pengaman dalam rangka mengantisipasi risiko pemalsuan.