hari ini kuliah diisi oleh mas dwi purnomo. diberikan satu lembar berisi tulisan tentang kopi dan cara menjualnya. intinya dahulu orang jual kopi cukup dibungkus dengan plastik atau kertas samak buku warna coklat dan yang beli perlu membuat sendiri kopi seduh dan dinikmatinya di rumah.
jaman sekarang sudah lain tampaknya. orang jual kopi hanya dipakai sarana untuk menjual “yang lain”. yang lain itu adalah “kenikmatan” yang tidak diperoleh dari penjual yang lain. muncullah merek merek kopi yang beragam seperti nescafe, good day, nengsari, excelso, ABC, kapal api, dan juga muncul kedai kedai kopi seperti star buck, coffee bean, bahkan kedai kopi pinggir jalan yang banyak ada di sumatra. semua menjual sesuatu yang lain agar konsumen merasa peroleh kenikmatan. kemampuan menjual “kenikmatan” itu dibilang sulit bisa sulit dan dibilang mudah bisa mudah. seseorang perlu menguasai “cara mengelola” yang biasa dibilang dengan manajemen. manajemen operasi menjadi alat yang digunakan, karena dalam manajemen operasi dibahas semua hal yang menyangkut sistem bisnis. fungsi fungsi manajemen dijelaskan seperti fungsi organisasi, pemasaran, keuangan dan tentu produksi. saya coba berikan materi dari pengarang lain yang bisa di download. maaf ternyata terlalu lemot untuk impor dan upload bahan presentasi
lebaran memberikan pelajaran
lebaran memberikan peringatan
lebaran memberikan kekuatan
lebaran memberikan makna
lebaran memberikan kesabaran
lebaran memberikan segalanya yang jadi bahan renungan setelah usia beranjak menuju akhir
Ada yang menarik daak petuah dari tulisan seseorang yang kemudian yang unduh. Banyak petuah di dalamnya. Simaklah :
Kinanthi ini
Panggawe becik puniku,
gampang yen wus dilakoni,
angel yen durung linakwan,
aras-arasen nglakoni,
tur iku den lakonana,
munfa’ati badanneki.
Mulane wong anom iku,
abecik ingkang taberi,
jejagongan lan wong tuwa,
ingkang sugih kojah ugi,
kojah iku warna-warni,
ana ala ana becik.
Ingkang becik kojahipun,
sira anggowa kang remit,
ingkang ala singgahana,
aja niyat anglakoni,
lan den awas wong kang kojah,
ing lair masa puniki.
diterjemahkan menjadi begini :
Perbuatan baik itu,
mudah apabila sudah dilakukan,
sukar apabila belum dilakukan,
enggan melakukan,
lagipula itu harap dilaksanakan,
bermanfaat (terhadap) badan ini.
Maka orang muda itu,
sebaiknya yang rajin,
bertandang (berbicara) dengan orang tua,
yang kaya pembicaraan,
pembicaraan itu bermacam-macam,
ada yang buruk ada yang baik.
Yang baik pembicaraannya,
kau pakai yang hati-hati/teliti,
yang buruk kau simpan saja,
jangan berniat menjalankan,
dan waspadailah orang yang berbicara,
yang terungkap masa kini.
Cukup dalam petuah ini, tentang bagaimana seseorang (muda) bersikap. Semoga bermanfaat.
Kepada mahasiswa yang mengambil mata kuliah MO, berikut saya uploadkan handout kuliah kita yang telah berlangsung. Semoga bermanfaat. Perlu saya ingatkan kembali bahwa kalau kita kuliah dengan hanya mengandalkan handout saja , saya kira kita ngga akan mendapatkan banyak pengetahuan. Yang lebih penting adalah berpikir bahwa handout ini menjadi pemicu bagi kita untuk mendapatkan materi yang lebih dalam dan lebih lengkap. Begitu banyak tersebar di dunia maya ini materi materi yang sangat bagus. Bagi saya selaku yang dipercaya untuk menularkan pengetahuan, prinsip yang saya anut dalam memberikan penilaian adalah bagaimana proses dan hasil Anda berubah dari keadaan sebelum mengikuti kuliah dengan setelah mengikuti kuliah. Pengetahuan demikian luasnya dan tanpa batas. Adalah tidak mungkin melakukan penilaian hanya dari materi belaka, lebih penting juga adalah proses berpikir yang terjadi pada Anda. Sampai ketemu lagi yaa !! selamat belajar dan mencari pengetahuan sebanyak banyaknya.
Materi : Introduction to OM
Materi : Decision Making
Kadang kadang ada kesempatan di pagi hari untuk sambung ke internet. Default page saya adalah unpad.ac.id. Menarik, setiap buka selalu disuguhkan dinamika tampilan juga isinya yang selalu terbaharukan. Senang dan bangga rasanya, sebab unpad adalah tempat saya sebagai abdi negara. Berita dan knowledge resource selalu berubah. Selamat kepada yang terlibat di dalamnya.
Di sisi lain tampaknya kinerja itu perlu ditularkan kepada admin web pada situs situs yang lain, maksud saya di lingkungan kita sendiri. Saya melihat website fakultas dimana saya berada juga tampaknya kedodoran dalam updatingnya. Saya jelas khawatir pada akhirnya website itu tidak ada yang mengunjungi lagi. Salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah menggunakan situs itu untuk media komunikasi antara dosen dengan mahasiswa dalam rangka proses belajar mengajar. Dengan demikian dinamika bisa setidak tidaknya berlangsung. Namun tetap saja admin web di fakultas itu sangat dibutuhkan untuk melakukan pembaharuan isi setiap harinya, sebab dinamika tidak hanya karena adanya interaksi antara dosen dan mahasiswa melainkan website ini niatnya juga digunakan sebagai gerbang “citra publik” bagi fakultas. Karenanya, diperlukan seorang yang setiap harinya khusus bekerja sebagai admin web dan sifatnya bukan voluntering lagi. Tampaknya ini berlaku untuk beberapa unit atau fakultas yang lain. Barangkali masalahnya adalah kita kekurangan sdm yang memiliki kompetensi itu. Sangat berharap sekali bahwa adanya sdm itu di setiap unit sebagaimana yang pernah direncanakan, sehingga performansi website universitas bisa diimbangi oleh website unit/fakultas. Iseng iseng saya buka pula website kepegawaian Unpad. Kondisinya juga tidak jauh berbeda dengan yang di fakultas saya. Berita terakhir diposting Oktober 2007.
Menurut saya tidak jadi masalah kalau kita bisa memperbaharui mulai saat ini, daripada kita tidak lakukan apa apa dan itu terus menerus berlangsung. Semoga saja kita punya niat kemauan dan tenaga untuk selalu impro
Saya membaca bahwa ternyata jumlah dosen Unpad bukan 2500 orang, tetapi tidak lebih dari 2000 orang dan itu yang berstatus PNS. Sedangkan jumlah mahasiswa S1 26000 orang. Dengan demikian rasio dosen - mahasiswa kira kira sebesar 1 : 10 . Melihat ini pastilah boleh dikata jumlah dosen Unpad cukup, karena bila dibandingkan dengan standar satu dosen “mengawal” 15 mahasiswa, maka dosen Unpad lebih ringan dalam melaksanakan tugas. Kalau ternyata muncul anggapan bahwa dosen cukup “sibuk” (seperti kekurangan waktu) dalam menjalankan tugas, maka pastilah banyak faktor lain yang membuat anggapan seperti itu muncul.
Jumlah Dosen per Program Studi
Salah satu faktor yang bisa diduga adalah rasio dosen mahasiswa tidak benar benar merata di setiap program studi, sehingga benar bila ada dosen suatu program studi lebih sibuk dibanding dengan yang lain. Kadang yang bisa bikin aneh bila justru dosen yang sibuk adalah dosen pada program studi dengan rasio dosen mahasiswa yang lebih baik. Bisa diduga pasti ada faktor lain lagi dari hal ini. Hal itu berlaku pula pada kondisi sebaliknya.
Dosen Melakukan Riset Dengan Intens
Ternyata bisa jadi bahwa meski jumlah mahasiswa sedikit, tetapi mahasiswa merasa kurang mendapat layanan pendidikan dari mahasiswa. Kejadian ini bisa jadi karena ternyata porsi waktu dosen lebih besar untuk riset. Dikatakan dosen perlu melakukan riset minimal 25 % dari bobot beban. Kurang yakin sih angka itu bisa dijadikan patokan, sebab angka 25 % itu kan angka untuk persyaratan bila dosen dinilai kinerjanya guna prestasi dalam bentuk kenaikan jabatan. Jadi dengan angka minimal itu sah sah saja barangkali bahwa dosen mengalokasikan waktunya dari 25 % hingga 70 % (harusnya). Mengapa tidak sampai 100% ? sebab minimal 30 % waktu perlu disediakan untuk kegiatan pengajaran. Dugaan saya, dosen seperti ini bisa jadi mengalokasikan waktu 100 % untuk penelitian.!!!! Salahkah? jawabnya : ya memang salah. Namun bila dibandingkan dengan kelakuan yang mungkin saja terjadi : dosen tidak menggunakan waktunya baik untuk pengajaran maupun untuk penelitian, maka dosen yang intens dengan risetnya masih lebih baik. Setidaknya banyak hal positif. Pertama dosen tersebut lebih bertanggungjawab dengan gaji yang diterima. Kedua : Hasil riset dapat bermanfaat untuk pengetahuan, menjunjung nama institusi, berguna untuk mahasiswa sehingga apa yang diajarkan tidak monoton.
Sambil mengemudikan mobil, saya mendengarkan radio trijaya (kesukaan saya karena berita beritanya yang aktual dan tajam). Ketika itu dibahas mengenai bagaimana pemerintah (daerah) khususnya Jawa Barat memberikan pelayanan kepada rakyat yang memiliki keterbatasan berupa cacat fisik. Read the rest of this entry »
Unpad telah memfasilitasi blogging. Judulnya serem yaa! ngblogs. Ini bukan berarti saya harus bikin blok kanan atau kiri. tapi ini ada blogs sehingga saya bisa menjadi blogger. nulis yang banyak tentang berbagai hal yang saya pikirkan. dll. sekian dulu. ini baru latihan mencurahkan pikiran. Biasanya pikiran pikiran saya cukup liar. Dari keliaran biasanya muncul gagasan cemerlang. sekian dulu deh.

Entries (RSS)