Blog Mahasiswa KKNM UNPAD 2010 @ Desa Sukaraja, Kec. Sindangkasih, Kab. Ciamis,

Profil wilayah

“Selayang Pandang Desa Sukaraja”

peta desa Sukaraja, Ciamis. (C) google map


I. GEOLOGI DAN  GEOGRAFI LOKASI

Letak dan Luas Wilayah :

Desa Sukaraja merupakan suatu desa yang terletak di Kecamatan Sindangkasih dan Kabupaten Ciamis.

Luas total wilayah: ± 270Ha, yang terdiri dari :

-  tanah pemukiman: 61,30 Ha/m2

-  tanah sawah: 95,41 Ha/m2

-  tanah kering: 155,98 Ha/m2

-  tanah perkebunan: 85,50 Ha/m2

-  tanah fasilitas umum: 18,62 Ha/m2

Batas Wilayah :

Secara geografis, Desa Ciburial berbatasan dengan beberapa wilayah administratif, baik yang termasuk ke dalam wilayah administratif kabupaten ciamis maupun Kota Tasik, antara lain sebagai berikut:

Utara : Desa Sukamanah; Kec. Sindangkasih
Selatan : Desa Citanduy; Kota Tasik
Barat : Desa Sukamanah; Kec. Sindangkasih
Timur : Desa Budiharta; Kec. Sindangkasih

Jumlah dusun,  RT, RW: 6 dusun, 37 RT, 11 RW

Topografi dan Keadaan Tanah :

Desa Sukaraja memiliki ketinggian 450 mdl dari permukaan air laut dan rata-rata curah hujan 3000 mm tiap tahun. Desa Sukaraja memiliki daerah bebas banjir seluas 120 Ha, lahan kritis seluas 5,2 Ha/m2 dan lahan erosi seluas 70,8 Ha/m2. Bentangan wilayah Desa Sukaraja merupakan tanah dataran rendah.

Pemanfaatan Tanah dan Mata Pencaharian :

Tanah di daerah desa Sukaraja banyak dimanfaatkan untuk:

- pertanian; padi sawah, jagung, kacang kedelai, kacang panjang, ubi kayu, cabai, tomat, mentimun, buncis dan kangkung.

- perkebunan; kelapa.

- buah-buahan : sawo, pisang, mangga, rambutan dan semangka.

- peternakan; ayam kampung, domba, kucing, jenis ayam broiler, sapi, bebek, kambing, domba, dan  kelinci.

- hasil hutan : bambu dan mahoni

- perikanan ; ikan air tawar, tambak udang galah.

Pemasaran hasilnya biasanya dijual langsung ke konsumen atau dijual melalui pengecer.

Perhubungan :

Akses keluar masuk dari dan atau menuju desa Sukaraja cukup mudah dijangkau melalui jalur darat.

Terdapat beberapa alat transportasi yang digunakan untuk mobilisasi darat yaitu angkutan umum, bus dan travel.

Jarak ke ibukota kecamatan sejauh 3 km, ke ibukota kabupaten sejauh 17 km, sedangkan ke ibukota propinsi sejauh 110 km. Jalan di dusun-dusun rata-rata belum beraspal dan masih banyak lubang.

II. TATA PEMERINTAHAN

Desa Sukaraja dipimpin oleh kepala desa yang dipilih oleh rakyat Sukaraja dan disahkan dengan surat keputusan Bupati kepala daerah tingkat II ciamis, dibantu oleh sekertaris desa (urusan umum dan keuangan). Dibawahnya terdapat 5 kepala bidang urusan yaitu kepala urusan pemerintahan, kepala urusan pembangunan, kepala urusan  kesejahteraan rakyat, kepala urusan umum dan kepala urusan keuangan. Jumlah aparat pemerintahan desa yaitu 13 orang. Desa Sukaraja terbagi menjadi 6 dusun yang masing-masing dipimpin oleh kepala dusun/lurah.

Berikut nama dusun-dusun di Desa Sukaraja :

1. Dusun Rajapeni

2. Dusun Bantar

3. Dusun BurungGendis I

4. Dusun Burung Gendis II

5. Dusun Ciherang I

6. Dusun Ciherang II

III. DEMOGRAFI LOKASI (penduduk dan mata pencaharian)

Jumlah penduduk desa Sukaraja sejumlah 4.675 orang, dengan jumlah laki-laki 2.280 orang  dan perempuan 2.395 orang dengan rata-rata kepadatan penduduk 0,057 jiwa/km2. Jumlah kepala keluarga sebanyak 1.362 KK. Penduduk di desa Sukaraja memiliki mata pencaharian mayoritas sebagai petani sebanyak 750 orang, buruh tani 450 orang, pegawai negeri sipil sebanyak 65 orang, pensiunan PNS/TNI/POLRI 37 orang, karyawan swasta 51 orang, pedagang keliling 15 orang dan sisanya sebagai peternak dan  pengrajin industri rumah tangga.

IV.  POTENSI LOKASI (tingkat ekonomi dan sumber daya manusia)

Secara keseluruhan tingkat potensi keadaan alam desa Sukaraja cukup potensial untuk sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan, karena daerahnya yang merupakan wilayah dataran rendah dan tanahnya yang subur. Potensi di Desa Sukaraja baik sektor SDA, kelembagaan serta sarana dan prasarana semuanya mendukung dalam pengembangan potensi desa, masalah utama yaitu kurangnya dana dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk terus menggali dan memanfaatkan potensi yang ada. Selain itu masalah air juga masih menjadi kendala utama dalam sektor pertanian. Hal-hal tersebut menyebabkan tingkat pertumbuhan ekonomi di desa Sukaraja tergolong lambat, hal ini di dapat berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan.

V.  KESEHATAN LINGKUNGAN

Prasarana kesehatan yang tersedia di desa Sukaraja berupa puskesmas pembantu sejumlah 1 unit dan posyandu sejumlah 6 unit.

Sarana kesehatan yang ada di desa Sukaraja yaitu paramedis, dukun bersalin terlarih, bidan dan perawat.

VI.  KEADAAN SOSIOLOGI, KEBUDAYAAN DAN PENDIDIKAN

Keadaan sosiologi desa Sukaraja masih sangat kental dengan nuansa kekeluargaannya. Bahasa yang digunakan oleh masyarakat Sukaraja  yaitu bahasa sunda dengan masih banyak masyarakat yang belum bisa menggunakan bahasa indonesia.

Tingkat pendidikan penduduk di desa Sukaraja dari TK sampai tamat S2/sederajat, dengan mayoritas tamatan SD atau sederajat. Jumlah penduduk yang tidak tamat SLTP maupun SLTA cukup banyak yakni sekitar 1.200 orang tiap jenjangnya. Secara keseluruhan tingkat pendidikan di desa Sukaraja masih cukup rendah dilihat dari jumlah penduduk yang belum lulus sekolah tingkat SLTP/SLTA. Lokasi sekolah-sekolah di desa Sukaraja secara umum masih mudah dijangkau dengan jalur darat, terletak dipinggir jalan raya propinsi, kecuali sekolah-sekolah di desa Ciherang I dan Ciherang II yang letaknya cukup jauh dari jalan raya.

VII.  KEHIDUPAN BERAGAMA

Mayoritas penduduk Desa Sukaraja yaitu beragama islam dengan jumlah penduduk yang beragama islam, laki-laki sejumlah 2.280 orang dan perempuan 2.395 orang. Kehidupan beragama yang terjalin di desa Sukaraja sangat baik dan saling bertoleransi kepada sesama umat beragama. Kegiatan beragama yang rutin dilaksanakan di desa Sukaraja yaitu pengajian dan perayaan hari besar agama islam seperti isra mi’raj. Prasarana peribadatan di desa Sukaraja terdiri dari masjid sejumlah 8 buah dan mushola sejumlah 12 buah.

VIII.  INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH

Industri kecil dan menengah di Desa Sukaraja sudah cukup maju, dibuktikan dengan sudah banyaknya jumlah penduduk yang mempunyai industri rumah tangga meski masih dalam skala kecil. Jenis usaha kecil menengah yang terdapat di desa Sukaraja meliputi batu bata, udang galah, surabi, opak, gula merah, tape, bola susu, tahu, susu kedelai, serta kerajinan tangan seperti lukisan pasir dan ulekan.

IX.  PEMBANGUNAN LOKASI

Masalah pembangunan di desa Sukaraja dapat dikatakan belum merata. Hal tersebut dapat dilihat dari salah satu dusun, ciherang yang pembangunannya jauh tertinggal dibanding dusun yang lain. Misalnya jalan di daerah ini dapat dikategorikan rusak dan belum di aspal sehingga sulit dijangkau dari daerah luar, tidak ada transportasi umum, dan tidak adanya sekolah SMP.

5 Responses to “Profil wilayah”

Leave a Reply