BAB 4
Mengelola Data Publik

Rangkuman buku “Impelementing and Managing E-Government ” oleh Richard Heeks

Bab 4 ini membahas tentang mengelola data publik, dimana fokus utamanya ada pada teknik manajemen untuk meningkatkan kualiatas data. Teknik manajemen ini terdiri dari dua kelompok utama. Kelompok pertama adalah serangkaian panduan teknis yang ketat dan rasional yang menangani pengumpulan data dan masukan data. Dan kelompok kedua dibangun dari analisa tentang motivasi pribadi dan dampak negatifnya terhadap kualitas data.

 

Pada bab ini juga mempertimbangkan bagaimana menerpakan pendekatan hibrida terhadap pengelolaan data publik. Untuk menentukan kualitas data dapat diuji dengan CARTA, yaitu:
a. Completeness (kelengkapan) : data yang dibutuhkan oleh pengguna ada dalam system e-government.
b. Accuracy (akurasi) : tingkat kesalahan / data yang salah dalam system.
c. Relevance (relevansi) : data yang diperlukan untuk menyelesaikan keputusan dan tindakan pengguna tertentu. Diperoleh oleh sistem e-government dalam jangka yang dipersyaratkan.
d. Timeliness (ketepatan waktu) : tingkat dimana data dapat mengenai pentingnya kualitas data dalam sistem.
e. Appropriateness of presentation (ketepatan presentasi) : tingkat dimana data yang dihasilkan oleh sistem dapat diakses dan dapat dipahami oleh penerimanya.

 

Terdapat beberapa masalah teknis yang mempengaruhi data yaitu:
a.Bahaya lingkungan : temperature dan kelembapan yang tinggi, listrik statis, debu dan banjir.
b.Masalah listrik : lonjakan listrik dan brownouts dan pemadaman listrik menyebabkan ketidakmampuan untuk bekerja dan     kehilangan semua data dalam memori.
c.Kesalahan perangkat lunak : adanya bug dalam perangkat lunak sebuah sistem.

 

Untuk mengatasi masalah data, terdapat solusi hibrida dalam menangani kualitas data yakni:
a. Pengembangan kebijakan dan diseminasi : masalah dikurangi dengan membuat staf dank lien eksternal.
b. Pembaruan kata sandi : password harus diubah secara berkala
c. Data cadanagan : data dalam sistem harus dicadangkan secara teratur dengan menyalinnya ke media terpisah yang bisa digunakan jika ada kesalahan.
d. Perbaikan dan pemeliharaan : perbaikan dn perawatan harus dilakukan untuk memastikan bahwa akses ke data tidak di blokir lama.
e. Asuransi : untuk menutupi pencurian, kebakaran, banjir, dst.
f. Larangan : tidak memperbolehkan karyawan makan,minum dan merokok didaerah dimana komputer sedang digunakan
g. Penggunaan teknologi secara hati-hati: staf dan klien bisa diajari perawatan dasar teknologi.

 

Untuk mengatasi masalah kualitas data dengan persepsi dan motivasi dapat dilakukan dengan cara:
a. Pemilihan, pelatihan, dan pengawasan karywan yang tepat
b. Akuntabilitas sistem
c. Pemisah tugas
d. Segera mencabut hak akses yang dipecat dari karyawan yang diberhentikan, diundurkan atau dipindahkan.

« »