About me

Was born in Sukabumi, March 22nd 1993. A grad student of Universitas Padjadjaran. Loves blue very much (for this time). Cat addict. Chocolate holic. Likes reading novel and listen to the music. Fan of Glenn Fredly and Sitta Karina. Her biggest obsession is go to Korea. Hate smoking and smoker also. Wants to know her more? Just ask her everything.Read more about me »

Keep in touch

RSS Feed Twitter Facebook Delicious

Subscribe via Email

the cassava’s life

June 8th, 2010 by rizkiputrii received 2 Comments »

postingan saya kali ini yaitu tentang singkong, yap sesuai sama judulnya the cassava’s life, alasan saya mengangkat singkong dalam blog saya sebenernya sederhana aja, karena singkong merupakan tanaman bermanfaat yang sedikit terlupakan, kebanyakan masyarakat agak malu kalau makan singkong (maaf buat yang ga ngerasa), padahal sebenernya singkong bisa jadi penganan yang enak-enak :-D

Singkong termasuk umbi tanaman yang sangat akrab dengan kita. Hampir semua bagian tanamannya bermanfaat, sehingga sangat luwes untuk dijadikan segala macam penganan. Yuk kita kenali singkong lebih dekat.

Mendengar kata singkong yang dalam bahasa Inggrisnya disebut Cassava, kita pasti langsung teringat umbi yang bentuknya memanjang, serta salah satu ujungnya meruncing. Singkong dikenal dengan sebutan ketela pohon atau ubi kayu yang termasuk tumbuhan umbi akar yang dalam ilmu biologi, singkong dimasukkan dalam keluarga Euphorbiaceae.

Singkong merupakan pohon tahunan tropika dan subtropika yang dapat ditanam sepanjang tahun. Bagian yang dimakan dari tanaman singkong selain bagian umbi atau akarnya juga daunnya, biasanya dimanfaatkan untuk ragam masakan.

Kandungan Gizi dan Manfaat
Umbi singkong merupakan sumber energi yang kaya karbohidrat namun sangat miskin akan protein. Sumber protein yang bagus justru terdapat pada daun singkong karena mengandung asam amino metionin.
Selain umbi akar singkong banyak mengandung glukosa dan dapat dimakan mentah. Rasanya sedikit manis, ada pula yang pahit tergantung pada kandungan racun glukosida yang dapat membentuk asam sianida.
Umumnya daging umbi singkong berwarna putih atau kekuning – kuningan, untuk rasanya manis menghasilkan paling sedikit 20 mg HCN per kilogram umbi akar yang masih segar dan 50 kali lebih banyak pada umbi yang rasanya pahit. Pada jenis singkong yang pahit, proses pemasakan sangat diperlukan untuk menurunkan kadar racunnya.
Umbi singkong tidak tahan simpan meskipun ditempatkan di lemari pendingin. Dalam hal ini umbi singkong mudah sekali rusak, ditandai dengan keluarnya warna biru gelap akibat terbentuknya asam sianida yang bersifat racun bagi manusia.
Singkong banyak digunakan pada berbagai macam penganan, mulai dari kripik, kudapan, sayuran hingga tape. Bahkan bisa juga dibuat tepung singkong yaitu tepung tapioka yang dapat digunakan untuk mengganti tepung gandum, tepung ini baik untuk pengidap alergi.

Memilih dan Mengolah Singkong
Penganan singkong seakan tak pernah habis. Ada saja kue – kue yang bisa dibuat dari singkong. Nah untuk membuat penganan dari singkong kita harus pandai memilih dan mengolahnya. Anda bisa memilih dan mengolah singkong yang bisa dilakukan dengan beberapa cara ini :

  • Kupas kulit singkong dengan kuku Anda. Lihat warnanya, konon yang warnanya kekuningan lebih baik daripada yang putih.
  • Patahkan sedikit ujungnya, perhatikan baik – baik, kalau ada bagian yang membiru sebaiknya jangan dipilih. Singkong yang telah lama disimpan memang cenderung mengeluarkan noda biru atau hitam yang diakibatkan enzim poliphenolase yang bersifat racun.
  • Banyak orang memilih singkong dari tanah yang membungkusnya. Kalau tanahnya belum kering berarti berarti singkongnya masih baru, pasti belum ada noda.
  • Saat diolah singkong harus dicuci bersih untuk menghilangkan tanah yang menempel di umbi singkong.
  • Setelah itu singkong bisa dikupas. Cara mengupasnya cukup mudah, kerat saja bagian tengahnya singkong secara memanjang, lalu tarik bagian yang terkelupas hingga lepas sama sekali dari singkong.
  • Cuci kembali singkong supaya bersih. Apabila belum diolah, rendam singkong terlebih dahulu agar warnanya tidak berubah. Yang mesti diingat, singkong adalah umbi akar yang teksturnya cukup keras, sehingga apabila akan diubah menhadi penganan musti diolah terlebih dahulu seperti dikukus atau diparut.
  • Apabila singkong hendak dihaluskan seperti untuk membuat getuk, sebaiknya pengukusan singkong harus dilakukan hingga benar – benar empuk. Untuk menghaluskannya bisa menggunakan garpu atau ditumbuk dalam cobek (batu lumpang). Yang mesti diingat, singkong sebaiknya dihaluskan selagi masih panas.
  • Nah, dari tanaman singkong ini Anda bisa berkreasi untuk menjadikan hidangan yang menarik. Daun singkong untuk sayuran, sedangkan umbinya Anda bisa mengolahnya untuk camilan, cake, puding, roti atau berbagai hidangan lezat lainnya. Selamat mencoba.

taman dalam kaca

June 1st, 2010 by rizkiputrii received 2 Comments »

Postingan saya kali ini yaitu tentang seni taman dalam kaca. Saya pertama kali tau tentang hal ini tuh dari televisi, dari acara jelang siang, trans tv. Pertama kali liat saya langsung tertarik dengan taman mungil dalam kaca ini. Pasti pada penasaran kan?

Seni taman dalam kaca ini lebih dikenal dengan nama terarium atau juga vivarium, merupakan media atau wadah yang terbuat dari kaca (fish bowl) atau plastik transparan berisi tanaman.

Hobi unik media antik ini dikembangkan karena keterbatasan lahan, tapi malah menghadirkan nilai artistik tersendiri, dibandingkan dengan tanaman dalam pot

gimana? tertarik ga buat bikin terarium?
bikin terarium kayanya sih lumayan gampang yah (saya pake ‘kayanya’ karena saya belom pernah coba buat)
tanaman yang biasa dibuat terarium yaitu sansiviera, kaktus, sukulen, sama bromelia.
cara buatnya gini:

Beberapa media yang diperlukan antara lain (dari urutan teratas):

Pasir zeolit
Tanah humus
Spagnum moss
Arang
Bebatuan dan pasir

Kemudian siapkan peralatan yang akan digunakan untuk membuat taman miniatur dalam terarium. Peralatan yang digunakan relatif mudah didapat dan murah, antara lain:

Untuk terarium, Anda dapat menggunakan akuarium ikan yang kecil, mangkuk kaca besar, kotak kaca, botol kaca atau toples
Skop mini untuk bercocok tanam atau sendok
Penjepit (pin Set) atau sumpit
Gunting
Corong plastik atau corong kertas buatan
Penyemprot tanaman (sprayer)
Ceret penyiraman
Kain kasa
Kuas

Cara membuat terarium adalah sebagai berikut:

Cuci media kaca dengan air panas dan bersabun. Bilas media kaca lalu keringkan.
Buat lapisan batu atau pasir atau media lainnya di bagian bawah dengan tebal kira-kira 2-3 cm.
Tambahkan arang dengan ketebalan 1-2 cm.
Dengan sendok ataupun skop mini, tambahkan lapisan media seperti tanah humus setebal 5-8 cm. Buat sedikit gundukan untuk memperindah. Jika Anda menggunakan akurium, Anda dapat meninggikan gundukan di salah satu sisi sebagai latar belakang.
Gali lubang kecil pada lapisan tanah tersebut untuk akar tanaman
Ambil tanaman yang cocok, lalu bersihkan bagian akarnya dari sisa-sisa tanah. Potong daun yang rusak. Letakkan tanaman pada lubang kecil yang telah digali dan tutupi akarnya dengan tanah.
Jika Anda menggunakan akuarium atau kotak kaca yang lebih besar, Anda dapat meletakkan beberapa tanaman dalam satu terarium tersebut. Letakkan tanaman yang lebih besar di bagian belakang.
Basahi tanah, namun jangan menyiram secara berlebihan. Cukup basahi hingga tanah menjadi lembab.
Anda dapat mempercantik terarium tersebut dengan menambahkan batu, miniatur taman, bahkan binatang kecil.
Letakkan terarium Anda pada lokasi yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
Basahi tanah jika sudah mulai terlihat kering. Misalnya untuk tanaman sukulen, Anda dapat menyiram setiap 5 hari sekali. Untuk tanaman jenis lainnya yang tidak membutuhkan banyak air, Anda dapat menyiramnya seminggu sekali.

Saya punya satu terarium tanaman sansiviera di rumah. Waktu itu saya beli pas ada acara Pesta Tani di Faperta Unpad. Ternyata ngerawat terarium juga ga terlalu susah ko. Cuma tinggal disiram aja tiap seminggu sekali atau waktu tanaman keliatan kering. Kita juga bisa motong daun yang rusak, biar terarium kita tetep bagus, selain itu jangan meletakkan terarium di tempat yang kena sinar matahari langsung biar tanahnya ga cepet kering.

selamat mencoba!

source: http://kumpulan.info/hobby/tanaman/49-tanaman/159-terarium-seni-taman-dalam-kaca.html

melon kotak, trully from Indonesia

June 1st, 2010 by rizkiputrii received 3 Comments »

Kemarin waktu saya lagi liat-liat artikel buat menuhin blog ini saya liat artikel tentang melon kotak. Mungkin sebagian orang udah tau kayak apa melon kotak itu, tapi buat yang belum tau, check this out

ide dasarnya mungkin dari semangka kotak buatan orang Jepang, tapi melon kotak ini asli buatan Indonesia loh. Melon kotak ini merupakan terobosan baru dari Taman Wisata Mekar sari, yang diciptakan oleh tim Pemuliaan Taman Wisata Mekarsari yang dipimpin oleh Ir. AF. Margianasari.

Melon Kotak ini sejatinya adalah Melon hybrid (Cucumis melo) dari jenis Lightgreen Mekarsari yang merupakan hasil persilangan dan pemuliaan oleh tim peneliti Mekarsari. Daging buahnya berwarna kuning oranye dengan aroma manis yang khas. Penampilan fisiknya berbentuk kubus. Melon Kotak diperkirakan memiliki tingkat kemanisan mencapai 12,5° brix dan perkiraan berat 1.200 gram.

Pasti pada penasaran kan pengen tau gimana cara bikinnya?
Prinsip pembuatan Melon Kotak ini adalah membentuk buah Melon menggunakan cetakan berbentuk kotak dari bahan kaca atau plastik akrilik.
Pengerjaannya cukup sulit karena membutuhkan ketelitian serta perhatian tinggi agar berhasilan. Biasanya cetakan mulai dikenakan pada buah saat usia 40 – 45 hari.
Dalam merubah satu melon berbentuk kotak, diperlukan dua sampai tiga kali pergantian kotak untuk menyesuaikan berat dan besar melon, jadi ga langsung berhasil bikinnya. Hmm lumayan sulit yah bikinnya.

Nah, kelebihan dari melon kotak ini yaitu tetap memiliki rasa manis dan renyah seperti buah melon lainnya, jadi rasa asli melon ga berubah walaupun bentuknya berubah, selain itu, buah melon kotak ini juga memiliki harga jual yang lebih tinggi. Untuk melon biasa seharga Rp 15.000/kg, tetapi melon kotak harganya mencapai Rp150.000 per buah. Teknologi merubah bentuk melon tersebut akan disampaikan kepada masyarakat, terutama petani agar dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Wah keren banget lah ini melon kotak, kreatif abis deh bisa bikin inovasi produk yang (mungkin) ga kepikiran sama orang lain. Kita ga boleh kalah dong sebagai generasi muda kita harus lebih kreatif lagi. BE CREATIVE, guys :-)

bonjour les ami!

June 1st, 2010 by rizkiputrii received No Comments »

halooo halooo

ini blog pertama saya (pertama dan mungkin yang terakhir yaa haha)

sebelumnya saya belum pernah punya blog, karena saya males banget buat nulis (saya bikin blog ini juga karena tugas, hehe) tapi karena udah dibikin jadinya yaa diterusin aja nge-blognya.

blog ini emang bertemakan tentang pertanian, tapi bukan berarti semua tentang pertanian, ada juga ko info-info yang lain (tapi untuk saat ini emang belom ada, hehe mungkin nanti yaa)

nah sekarang kita perkenalan aja dulu yah (haha kaya apa aja pake kenalan dulu)

yang punya blog ini tuh seorang mahasiswi (pake i yah berarti cewek) pertanian Universitas Padjadjaran, namanya Rizki Putri Nurdiati NPM 150610090044 (aduh ga penting sih NPMnya) kelahiran Sukabumi, 22 Maret 1993, suka warna biru, dan sekarang lagi seneng-senengnya baca novel.

selain baca novel juga saya punya hobi lain, yaitu FOTO (bukan dipotret tapi memotret). selain itu saya juga suka nge-edit foto hasil jepretan saya, masih amatir sih emang tapi lumayan lah buat iseng-iseng doang, toh cuma sekedar hobi, hehehe
nih saya kasih liat foto hasil jepretan dan editan saya (bukannya mau pamer tapi cuma mau ngasih bukti kalau saya ga bohong)

itu foto yang saya ambil waktu saya liat pelangi dari bis, langsung aja saya foto pake kamera handphone saya

nah ini foto kampus Unpad Jatinangor tempat saya menuntut ilmu, hehe foto ini juga diambil pake kamera handphone .

sebenernya masih banyak gambar yang mau saya share sama cerita-cerita lain tentang saya, tapi daripada kepanjangan dan bikin kalian bosen jadi segini aja yah perkenalannya dari saya.

semoga berkesan :-)

mengenal pertanian

June 1st, 2010 by rizkiputrii received 1 Comment »

hey, it’s my first posting

Posting pertama ini judulnya mengenal pertanian karena memang isinya perkenalan tentang apa sih pertanian itu, terus hal-hal apa aja yang berkaitan tentang pertanian.

Pertanian adalah proses menghasilkan bahan pangan, ternak, serta produk- produk agroindustri dengan cara memanfaatkan sumber daya tumbuhan dan hewan.

Usaha pertanian memiliki dua ciri penting:
1. Selalu melibatkan barang dalam volume besar.
2. Proses produksi memiliki risiko yang relatif tinggi.
Dua ciri khas ini muncul karena pertanian melibatkan makhluk hidup dalam satu atau beberapa tahapnya dan memerlukan ruang untuk kegiatan itu serta jangka waktu tertentu dalam proses produksi. Beberapa bentuk pertanian modern (misalnya budidaya alga, hidroponika) telah dapat mengurangkan ciri-ciri ini tetapi sebagian besar usaha pertanian dunia masih tetap demikian.

Terkait dengan pertanian, usaha tani (farming) adalah sekumpulan kegiatan yang dilakukan dalam budi daya (tumbuhan maupun hewan). Petani adalah sebutan bagi mereka yang menyelenggarakan usaha tani, sebagai contoh “petani tembakau” atau “petani ikan”. Khusus untuk pembudidaya hewan ternak (livestock) disebut sebagai peternak. Ilmuwan serta pihak-pihak lain yang terlibat dalam perbaikan metode pertanian dan aplikasinya juga dianggap terlibat dalam pertanian.

Cakupan obyek pertanian yang dianut di Indonesia meliputi budidaya tanaman (termasuk tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan), kehutanan, peternakan, dan perikanan. Sebagaimana dapat dilihat, penggolongan ini dilakukan berdasarkan objek budidayanya:
1. budidaya tanaman, dengan obyek tumbuhan dan diusahakan pada lahan yang diolah secara intensif,
2. kehutanan, dengan obyek tumbuhan (biasanya pohon) dan diusahakan pada lahan yang setengah liar,
3. peternakan, dengan obyek hewan darat kering (khususnya semua vertebrata kecuali ikan dan amfibia),
4. perikanan, dengan obyek hewan perairan (ikan, amfibia dan semua non-vertebrata).

Pembagian dalam pendidikan tinggi sedikit banyak mengikuti pembagian ini, meskipun dalam kenyataan suatu usaha pertanian dapat melibatkan berbagai objek ini bersama-sama sebagai bentuk efisiensi dan peningkatan keuntungan. Pertimbangan akan kelestarian lingkungan mengakibatkan aspek-aspek konservasi sumber daya alam juga dipelajari dalam ilmu-ilmu pertanian.

Dari sudut keilmuan, semua objek pertanian sebenarnya memiliki dasar-dasar yang sama karena pada dasarnya usaha pertanian adalah kegiatan ekonomi:
1. pengelolaan tempat usaha,
2. pemilihan bibit,
3. metode budidaya,
4. pengumpulan hasil,
5. distribusi,
6. pengolahan dan pengemasan,
7. pemasaran.



Sebagai kegiatan ekonomi, pertanian dapat dipandang sebagai suatu sistem yang dinamakan agribisnis. Dalam kerangka berpikir sistem ini, pengelolaan tempat usaha dan pemilihan bibit (varietas, galur, dan sebagainya) biasa diistilahkan sebagai aspek “hulu” dari pertanian, sementara distribusi, pengolahan, dan pemasaran dimasukkan dalam aspek “hilir”. Budidaya dan pengumpulan hasil merupakan bagian dari aspek proses produksi. Semua aspek ini penting dan bagaimana investasi diarahkan ke setiap aspek menjadi pertimbangan strategis.

source: http://id.wikipedia.org/wiki/Pertanian