1

Buang Sampah Sembarangan Kebiasaan ??

Posted by pobersonaibaho on March 29, 2011 in lingkungan |

Seperti yang kita tahu sampah itu adalah sesuatu yang sudah tidak berguna lagi maka sudah selayaknya dibuang. Dan membuang sampah ini pasti dilakukan oleh semua golongan manusia tanpa kecuali bahkan semua mahluk hidup. Sampah organik pastinya walaupun dibuang kemanapun pasti akan cepat membusuk dan tidak berdampak buruk bagi lingkungan (kelihatannya tidak ada masalah kan). Lalu sampah non organik sampah ini dianggap tidak baik dibuang sembarangan karena butuh waktu lebih dari puluhan tahun agar bisa hancur (dianggap sebagai masalah).

Sampah organik mungkin tidak dianggap masalah karena tidak berbahaya bagi lingkungan. Mari kita lihat contoh disekitar kita yaitu tumbuhan. Tumbuhan ini di alam tumbuh menjatuhkan ranting dan buah juga menggurkan dedaunan. Buah yang jatuh ke tanah dapat tumbuh menjadi bibit baru dan pertumbuhannya dibantu melaluui nutrisi tambahan dari pembusukan ranting dan dedaunan.

Tapi akan beda lagi bila pohon itu berada di pekarangan rumah dan di tengah kota. Karena manusia memiliki pengelihatan dan didorong rasa estetika pasti akan melihat itu hal yang tidak baik. Maka setiap hari ada anggota keluarga yang membersihkan halaman rumah dan petugas kebersihan yang membersihkan jalan-jalan di tengah kota. Mereka membersihkannya bukan hanya karena itu dianggap tidak indah dipandang matanya tapi juga ada rasa memiliki karena itu halamannya dan kotanya. Karena mereka memiliki rasa memiliki maka mereka ingin orang lain melihat miliknya itu bersih dan indah.

Tapi tidak berhenti sampai itu saja.

Bila dilihat dengan mata ternyata masalahnya adalah karena tidak bersih dan indah. Tapi coba lihat dengan semua indera yang kita punya ternyata masalahnya lebih besar dari yang kita duga. Dan lagi-lagi itu dimulai dari manusia yaitu ada yang menganggap remeh sampah organik dan membuangnya di tempat yang sering tidak terlihat.  Tempat-tempat itu seperti selokan, hutan, rerumputan tinggi, sungai, danau, belakang rumah, tanah kosong (tidak terpakai), laut, dll. Bila kita melihat hal itu sudah jelas akan lebih dari masalah estetika yang kita lihat tetapi juga  kesehatan. Ternyata hal yang dianggap kelebihan akan menjadi masalah besar karena sampah itu akan mudah busuk dan mencemari lingkungannya, apalagi bila jumlahnya yang terus bertumpuk.

Tapi kamu tidak perlu takut akan berdampak buruk dengan alam atau lingkungan karena matamu melihat terlalu jauh, coba lihat diri sendiri dulu. Alam itu sangat kuat lebih dari yang kita pikirkan, walaupun akan tetap hancur secara perlahan-lahan bila hal buruk itu tetap dilanjutkan. Walau hancur sekalipun alam mungkin akan bisa bangkit dari kematiannya dan pulih kembali. Jadi tidak perlu pura-pura peduli bila memang tidak peduli, karena semua itu akan terlihat tidak berguna.

 

sumber : Buang Sampah Sembarangan Kebiasaan ??

Tags: ,

0

Mata harus bisa menjadi Sarana melihat dan memperoleh kebaikan

Posted by pobersonaibaho on March 29, 2011 in rohani |

MATA ADALAH JENDELA PIKIRAN DAN HATI, SEBUAH JENDELA MENJELASKAN SEJAUH APA SESEORANG MELIHAT DUNIANYA, DI SISI YANG LAIN SEBUAH JENDELA JUGA MAMPU MENAMPILKAN ISI DARI RUMAH ITU.

Mungkin anda pernah dengar istilah “cinta dari mata turun ke hati”. Informasi anda terima melalui mata yang adalah pintu masuk dan tempat terjadinya sirkulasi dalam kehidupan, dimana kita akan menyaring hal-hal negatif dan mengambil sari-sari positifnya.

Kemana anda melihat akan berpengaruh terhadap respon hati dan akan berdampak langsung pada diri kita. Dimana semakin banyak kita melihat pilihan dan kepentingan untuk kita, membuat kita sering pusing sendiri dengan apa yang kita lihat.

Hidup itu butuh keseimbangan, selain menatap keluar kita juga diingatkan untuk menatap ke dalam diri kita sendiri. Jadi saat kita melihat sesuatu kita tidak boleh semata hanya menggunakan pikiran kita tapi kita juga harus menyertakan hati yang murni. Sehingga menjadi reaksi bagi hati dimana menentukan keputusan seseorang dalam menjalani hidup nya, yang tentunya kita harapkan bisa baik dan indah dalam hidup kita.

Apa yang kita lihat akan sangat mempengaruhi jalan hidup kita. Jika kita mengijinkan mata kita melihat hal-hal yang tidak baik, maka itu yang akan membentuk pikiran kita sehingga nantinya akan mempengaruhi tindakan kita. Banyak hal yang dapat memberi pengaruh negatif melalui mata seperti tontonan kekerasan lewat film, pornografi baik lewat TV, majalah atau internet, perilaku teman-teman yang buruk, perilaku rekan kerja yang suka kompromi terhadap dosa, pertengkaran rumah tangga yang ditayangkan melalui sinetron, tontonan mistis lewat acara TV maupun secara langsung dan masih banyak lagi.

Memang tidak mudah untuk menghindari berbagai macam hal di atas karena saat ini bukan hanya karena dikemas dengan sangat menarik. Tapi juga memang hal-hal negatif itu selalu mondar mandir di hadapan mata kita dan kemudian di pikiran kita. Ketika kita melihat semuanya itu, iblis akan mencoba menarik kita pelan-pelan sehingga pada akhirnya kita jatuh ke dalam dosa. Pada awalnya kita akan menganggap semuanya itu biasa dan membiarkannya. Tetapi secara tidak sadar, jika kita membiarkan mata kita terbiasa melihat hal-hal di atas, hidup kita akan berubah menjadi sama dengan apa yang kita lihat dan pada akhirnya dosa menguasai seluruh kehidupan kita.

Melihat semua itu kita jadi sadar betapa besarnya kegunaan hati yang baik dan murni. Agar dapat memproses semua informasi yang kita peroleh oleh mata maupun indra lainnya sehingga kita bisa mengambil hal positif dan mengubah hal negatif menjadi positif. Jadi jika kita hanya mengandalkan pikiran kita yang kita anggap benar maka kita akan di rusak dan dikacaukan oleh pengelihatan kita sendiri karena pikiran manusia penuh keegoisan dan kelemahan.

 

sumber : Mata harus bisa menjadi Sarana melihat dan memperoleh kebaikan.

Tags: , ,

0

Hari Air sedunia. Sudahkah Kita menjaga air yang memberi kita hidup ?? Indonesia

Posted by pobersonaibaho on March 29, 2011 in lingkungan |

 

Air salah satu kebutuhan manusia untuk Hidup. Tapi sekarang terlihat kesadaran untuk menjaganya sangat minim. Terjadi banyak pencemaran di sungai maupun laut. Dan saat orang miskin mandi dan minum dari sungai yang sudah seperti selokan mrka seperti tdk mengeluh. Dan saat mrk terkena penyakit mereka hanya bisa pasrah.

Smntara kita yg berkelimpahan air bersih dr keran air jgnkan peduli pd mrka, bersyukur saja lupa.

Persoalan air sekarang sudah sangat kompleks. Bisa karena alam bisa pula karena ulah manusia yang sembrono. Sebagai contoh, perilaku manusia dalam menggunakan air yang tidak bijak. “Yang seharusnya dapat menggunakan satu ember, ini ternyata menggunakan tiga ember,” ucapnya. Bisa dibilang buang – buang air karena merasa berlimpah dan tidak ada harganya mungkin.

Karena itu, perlu upaya yang komprehensif untuk menanggulangi ketersedian air.

  • Pertama, melakukan penghematan.
  • Kedua, penanaman pohon-pohon di bagian hulu.Tujuannya, apabila hujan turun, maka air hujannya dapat diserap dan masuk ke tanah.
  • Ketiga, diperlukan inovasi untuk manajemen air. Sebagai contoh, diciptakannya pengolahan air limbah hasil industri perhotelan. Dengan begitu, air limbah hotel tidak mengotori air tanah disekitarnya.
  • Keempat, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) harus melakukan perbaikan atau perawan pipa-pipa yang bocor. “PDAM sering bocor, ini sayang. Harus ada pemeriksaan intensif.” Menurunnya debit air di beberapa titik sumber PDAM , satu diantara penyebabnya adalah beralih fungsinya daerah tangkapan air menjadi perumahan. Makin sempitnya daerah tangkapan air mengakibatkan penurunan debit air di beberapa sumber PDAM, sehingga di sejumlah lokasi, distribusi air menjadi tidak merata.

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengatakan kalau pemerintah berencana kalau tahun 2025 kebutuhan air bersih akan sampai merata di seluruh Indonesia.Djoko Kirmanto di sela-sela acara perayaan Hari Air Sedunia ‘Water for Cities: Responding to the Urban Challenge’ di Jakarta, sempat menyatakan beberapa sasaran dari Departemen Pekerjaan Umum dan pemerintah untuk isu air bersih dan pengelolaan tata ruang kota. ”Tahun 2025 pemerintah menargetkan kebutuhan air bersih akan merata di seluruh Indonesia,” ungkap Djoko Kirmanto di Jakarta, Selasa (22/3/2011).Djoko Kirmanto menyatakan kalau saat ini hanya 50 persen masyarakat di Indonesia yang terpenuhi kebutuhan akan air bersih. Pemerintah juga menargetkan kalau tahun 2015 angka tersebut akan meningkat hingga mencapai 68 persen,” ungkap Djoko Kirmanto.Pengelolaan air perkotaan yang kurang baik di Indonesia banyak dikatakan penyebabnya adalah penggunaan tata ruang kota yang masih semerawut.

 

sumber : Hari Air sedunia. Sudahkah Kita menjaga air yang memberi kita hidup ?? Indonesia

Tags: ,

0

Pencuri ikan di Indonesia menjual ikannya ke Indonesia ?_?

Posted by pobersonaibaho on March 29, 2011 in Perikanan |

Pemerintah mengakui ikan-ikan impor yang masuk ternyata berasal dari laut Indonesia sendiri. Ikan impor ini dicuri oleh kapal asing di kawasan perbatasan pada malam hari. Demikian disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Rabu (23/3/2011)(http://www.detikfinance.com/read/2011/03/23/120452/1599391/4/pemerintah-akui-ikan-impor–dicuri–dari-laut-ri)

Pencurian ikan di perairan Indonesia terutama di daerah perbatasan memang sudah tidak mengejutkan kita lagi, dan sudah cukup menguras emosi kita. Ditambah lagi statement Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad bahwaikan impor yang masuk ke Indonesia ternyata berasal dari laut kita sendiri. Mengetahui hal ini kita menjadi semakin prihatin sekaligus malu,  karena kebanggaan kita pada tanah air kita. Apa kita hanya sekedar banyak bicara bahwa “aku bangga Indonesia, aku cinta Indonesia” apakah kita tidak bisa melakukan tindakan nyata untuk membuktikannya atau memang kita tidak berdaya.

Pencurian ikan di Indonesia yang dilakukan oleh pencuri itu terlihat sangat leluasa sekaligus membuat kita jadi terlihat semakin tidak berdaya. Memang kita akui sekarang Indonesia belum memiliki armada angkatan laut yang memadai dan peraturan yang terasa kurang bertaring. Para pencuri itu seperti tertawa dan sudah mencapkita bahwa kita lemah dan tidak berdaya, sehingga mereka merasa tanah air kita kolam emas mereka. Melihat itu semua jadi teringat masa kita dijajah dulu, dan memang sekarang kita sudah dijajah lagi.

Pencuri itu memakai kapal besar 500 gross ton dengan peralatan moderen, dan memakai satelit berteknologi canggih serta jaring yang besar. Dengan satelit berteknologi canggih itu, mereka bisa mendeteksi di mana terletak kawasan laut yang dipenuhi oleh banyak ikan dan mungkin dimana kapal pengawas berada.  Selain itu, dengan kapal yag besar dan peralatan yang moderen, sehingga kapasitas ikan yang ditampung/dicurinya banyak. Kapal pencuri itu besar dan moderen sehingga mungkin cukup 1/2 kecepatan untuk lari bila berhadapan dengan kapal pengawas Indonesia sekarang. Sudah mencuri ternyata mereka juga perusak, merusak terumbu karang kita dengan jaring – jaring mereka yang besar.

Memang sangat tragis mendengar fakta tersebut. Apalagi, ikan-ikan impor yang masuk ke Indonesia dijual murah Rp 4.000-5.000,sementara ikan dari nelayan lokal bisa mencapai Rp 14.000-15.000. Ini jadi terlihat seperti penghinaan tapi anehnya impor ke Indonesia justru semakin menjadi-jadi. Indonesia akan terus merasa terhina dengan mengimpor ikan dari luar selama kita belum mencintai produk ikan hasil keringat nelayan kita. Jangan sekedar ingin ikan yang murah, walau memang kita akui kualitasnya masih lebih baik dari ikan olahan kita. Justru itu seharusnya yang di tingkatkan dalam perikanan Indonesia jangan hanya kuantitas tapi juga kualitas yaitu melalui penanganan hasil perikanan yang baik. Tapi sekarang terlihat kita masih terus dipusingkan dengan bagaimana meningkatkan produksi / kuantitas perikanan di Indonesia, Sedangkan kualitasnya seperti dikesampingkan.

 

Sumber : Pencuri ikan di Indonesia menjual ikannya ke Indonesia ?_?

Tags: , ,

2

Resume Acara Seminar Nasional “ Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Petani Tambak dalam Dunia Pembangunan Daerah” di UNTIRTA

Posted by pobersonaibaho on March 10, 2011 in Perikanan |

Seminar Nasional

“ Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Petani Tambak dalam Dunia Pembangunan Daerah”


Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia (Himapikani) dan Himpunan Mahasiswa Perikanan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengadakan Seminar Nasional dan Rapat Kerja Wilayah III dengan tema Strategi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Petani Tambak dalam Bingkai Pembangunan Daerah. Dalam sambutannya Ir. Hary Purwanto (Dinas Kelautan Propinsi Banten) sangat berapresiasi dan mengharapkan lahirnya inovasi-inovasi dibidang perikanan terutama di propinsi Banten, mengingat Banten juga merupakan Daerah kelautan dan pariwisata, diharapkan setelah rapat kerja ini mahasiswa mampu  melahirkan inovasi dalam perkembangan mutakhir dalam teknologi perikanan dimasyarakat, dan Pemerintah Daerah akan selalu bermitra dengan mahasiswa dalam kebersamaan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Seminar dan Rapat Kerja yang dilaksanakan selama dua hari di auditorium Untirta (26-27/2) diikuti oleh delapan utusan dari delapan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di wilayah Jawa Barat dan Banten. Hadir dalam acara pembuka, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Banten, Dekan Fakultas Pertanian dan civitas mahasiswa dan dosen Fakultas Pertanian Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. (~jml) (sumber :http://www.untirta.ac.id)

 


    1. Pada tanggal 26 Februari 2011 di UNTIRTA dimulai dengan seminar nasional “Strategi pemberdayaan masyarakat pesisir dan petani tambak dalam dunia pembangunan daerah” dengan 4 orang pembicara sampai sore.
    2. Kemudian dilanjutkan Rapat kerja wilayah II  Himapikani. Acara dari jam 4 sore sampai 2 pagi.

       

      Isu Aktual Perikanan di Indonesia :

        1. Rendahnya tingkat pendapatan pelaku usaha perikanan (NTN < 100).
        2. Terbatasnya armada / kapal berskala besar, moderen dan berdaya jelajah diatas 12 mil.
        3. Rendahnya produktifitas usaha perikanan karena kurangnya penguasaan teknologi produksi perikanan.
        4. Rendahnya kualitas produk perikanan sehingga harga jual rendah.
        5. Belum adanya komuditas unggulan perikanan yang berskala Nasional.
        6. Kurangnya komitmen permerintah daerah dalam pengembangan kualitas minapolitan.
        7. Kurang optimalnya pemanfaatan pulau – pulau kecil untuk pengembangan ekonomi masyarakat pesisir.
        8. Menurunya sumberdaya perikanan karena rendahnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan pesisir dan lautan.
        9. Penanganan sosial-ekonomi nelayan pada saat musim barat.

           

          Rencana dan Strategi Dewan Kelautan dan Perikanan BANTEN :

          Visi : Terwujudnya Peran Sektor Kelautan dan Perikanan Sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi Daerah

          Misi :

            1. Mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dan menjamin terselengaranya pembangunan yang berkelanjutan.
            2. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, pembudidaya ikan dan pelaku usaha bidang kelautan dan perikanan lainnya
            3. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah dan pelayanan publik sektor kelautan dan perikanan.

              Tiga Strategi Pokok Pembangunan Banten (periode 2007 – 2012):

                1. Pemberdayaan Masyarakat
                2. Perkuatan Struktur Ekonomi Berbasis Agribisnis
                3. Revitalisasi Kawasan dan Wilayah

                  Pendekatan Strategi Pokok Pembangunan Kelautan dan Perikanan :

                  1. Pengembangan usaha kelautan dan perikanan berdaya saing

                  2. Memperpendek rantai tata niaga dari produsen ke konsumen

                  3. Peningkatan keberdayaan sosial ekonomi dan budaya masyarakat kelautan dan perikanan

                  4. Pembangunan sistem data dan informasi kelautan dan perikanan

                  5. Perningkatan kualitas SDM nelayan, pembudidaya ikan dan masyarakat kelautan dan perikanan lainnya termasuk aparatur

                  Perkuatan Struktur Ekonomi Berbasis Agribisnis :

                  1. Pengembangan ekonomi lokal berbasis kelautan dan perikanan

                  2. Penataan ulang struktur industri yang berdaya saing dengan prioritas penggunaan bahan baku lokal unggulan

                  3. Pengembangan kapasitas kelembagaan sosial ekonomi berbasis masyarakat

                  Revitalitas Kawasan dan Wilayah :

                  1. Pengembangan wilayah produktif (wilayah pertumbuhan ekonomi tinggi / pesisir dan pulau-pulau kecil)

                  2. Pengembangan infrastruktur bidang kelautan dan perikanan

                  3. Meningkatkan fungsi pelabuhan sebagai industri jasa perikanan

                  Fokus Kegiatan Kementrian Perikanan Kelautan dan Perikanan :

                  1. Pencapaian Kontrak Produksi Perikanan : untuk penyediaan konsumsi pangan lokal dan ekspor perikanan

                  2. Pengembangan wilayah Minapolitan : mengintegrasikan prosuksi bahan baku ; pengolahan, dan pemasaran; membentuk karakter/identitas spesifik wilayah; mendorong pembangunan infrastruktur yang lebih efektif dan efisien, seperti air bersih, listrik, dan penerangan; koordinasi dengan instansi teknis yang terkait akan lebih mudah da pembangunan infrastruktur lebih fokus

                   

                  Dasar Pemikiran Untuk Mahasiswa Perikanan :

                    1. Masalah Yang kita hadapi sekarang masih belum kunjung selesai yaitu pencurian – pencurian yang sangat sulit dikontrol dengan alasan karena luasnya perairan Indonesia, Kenapa kelebihan itu jadi kelemahan ?
                    2. Indonesia ingin menjadi produsen sumber daya perikanan yang terbesar di dunia? Bagaimana caranya? Jika ingin jadi no 1/ terdepan tentu harus ada yang berani repot dan malam malam yang tidak teratur karena belajar.
                    3. Kita tidak boleh hanya menyesuaikan diri dengan keadaan atau masalah yang kita hadapi tapi harus bisa jadi agen pengubah bukan malah makin menyusahkan/memperburuk.
                    4. Hasil dari Budidaya 60 juta sedangkan tangkap 6 juta. Kenapa harus bergantung atau lebih menekankan perikanan tangkap ?
                    5. Restoking ikan perlu dimajukan
                    6. Daya dan kualitas perikanan tangkap sudah jauh menurun. Dulu dengan 1000 mata pancing bisa memperoleh 5 ikan tuna tapi sekarang bahkan sudah dibawah 1.
                    7. Perlunya ada perpustakaan lingkungan pada masyarakat terpencil. Bagaimana menangani habitat/lingkungan yang telah rusak parah.
                    8. Filosofi : Tancapkan impian jauh dalam hati agar kalian bisa menggapainya bahkan lebih dan tidak boleh lepas dari doa
                    9. Indonesia tidak boleh hanya mengekspor bahan baku ikan tapi kita harus bisa memprosesnya sehingga bisa mengekspor produk bukan hanya bahan baku  untuk produk.
                    10. Visi pemerintah dan rakyat memiliki perbedaan karena masing – masing memiliki kepentingan tersendiri.
                    11. Pemerintah kita belum mengeksplorasi laut sebagai andalan untuk memajukan perekonomian di Indonesia
                    12. Banyak masyarakat Indonesia yang hidup dari nelayan tapi justri nelayan tidak makmur bahkan dianggap golongan paling miskin.
                    13. Orang yang tamat sekolah atau kuliah kebanyakan mengincar atau ingin menjadi pegawai negeri. Pemerintah juga kurang menekankan pendidikan untuk menjadi seorang wirausaha.
                    14. Pendidikan adalah cara yang tepat untuk mengubah daya pikir, begitu juga pola dan gaya hidup. Jadi pendidikan itu harus terbuka dan mencapai semua tataran kelas agar dapat menciptakan dan memperbaiki daya pikir atau gaya hidup.

                      Selintas Kondisi masyarakat pesisir :

                        1. Mayoritas nelayan merupakan nelayan tradisional yang belum kondusif untuk kemajuan
                        2. Armada penangkapan dengan skala kecil dan IPTEK rendah
                        3. Tingkat pemanfaatan stok ikan antara daerah satu dengan daerah lainnya masih timpang
                        4. Terjadi kerusakan ekosistem laut. Seperti : hutan bakau, trumbu karang, lamun, dll
                        5. Banyak ilegal fishing

                          Selintas kondisi petani tambak :

                            1. Prasarana pembenihan dan penanganan kesehatan lingkungan belum memadai
                            2. Terbatasnya IPTEK pada pengembangan budidaya tambak
                            3. Rendahnya pendidikan pembudidaya (alih teknologi budidaya sulit)
                            4. Pelaku usaha budidaya meyoritas buruh penggarap bagi hasil dengan pemilik tambak

                              Keadaan Petani dan Nelayan

                              Indonesia adalah negara yang luas daratannya apalagi lautnya dan juga memilki pulahan ribu pulau. Hasil survei dan verifikasi terakhir 2011  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) diketahui bahwa Indonesia hanya memiliki sekitar 13.000 pulau yang menyebar dari Sabang hingga Merauke. Sebelumnya, data yang sering dijadikan rujukan menyebutkan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki garis pantai terpanjang keempat di dunia memiliki 17.480 pulau. Dari sekian banyaknya pulau itu memang banyak yang belum bernama bahkan mungkin masih ada yang belum ditemukan. Ironis sekali melihat ada orang menganggap pulau – pulau terpencil atau tidak berpenghuni ini tidak berharga, tapi sudah tentu bagi negara lain itu adalah aset yang sangat berharga.

                              Dari APBD kebanyakan dipakai untuk birokrasi dan untuk peningkatan ekonomi hanya sekitar 5%. Di dunia negara yang sudah menerapkan landreform sudah banyak slaah satunya negara tetangga kita sendiri malaysia dimana memberikan setiap petani lahan sekitar 10 hektar. Kemudian tentu dibantu pemerintah untuk memberi saran/masukan untuk tanaman yang akan ditanam. Lalu kemudian muncul masalah modal, pemerintah juga ternyata memberikan pinjaman modal. Dimana pinjaman ini mulai di cicil dan setelah lunas beralih untuk membeli mobil pengangkut hasil pertanian. Jadi dapat dikatakan hampir semua petani di malaysia memiliki mobil.

                              Di Banten setelah disurvei ternyata ada ribuan hektar lahan tidur yang sebenarnya dapat diolah. Tapi bila diberikan pada rakyat untuk diiolah, rakyat tidak memiliki modal dan pengetahuan yang cukup seperti masalah di atas. Melihat ini muncul pertanyaan besar, bagaimana petani tradisional menjadi petani profesional yang memiliki lahan yang luas dan pasar yang terjangkau???

                              Nelayan yang miskin itu umumnya nelayan yang bekerja untuk pemilik modal/ pemilik kapal dan yang memiliki kapal- kapal kecil.

                              Ada anekdot mengenai pembatasan wilayah laut atau pengkaplingan wilayah laut misalnya antar propinsi satu dengan propinsi lainnya. Laut itu berbeda dengan daratan yang dapat dikapling dan isi laut juga seperti ikan tidak milik hanya sebatas propinsi bahkan negara. Jadi pengkaplingan laut bisa dikatan tidak benar juga karena yang ada itu batas teritorial antar negara bukan antar propinsi. Jadi pengkaplingan laut itu tidak ada walaupun ada kebijakan dari otonom daerah terlihat begitu.

                               

                              Sumber : Pobersonicolas

                              Tags: , , ,

                              1

                              Fieldtrip FPIK’09 UNPAD ke Jepara – Semarang

                              Posted by pobersonaibaho on February 28, 2011 in Uncategorized |

                              sumber : pobersonaibaho blog

                              1

                              Pentingnya Penanganan Hasil Perikanan

                              Posted by pobersonaibaho on February 28, 2011 in Uncategorized |

                              Bila kita tidak bisa melakukan penanganan dan pengolahan dengan baik maka dalam proses produksi kita akan mengalami kerugian atau keuntungan yang kecil lah. Bila saat penangkapan dan budidaya kita memperoleh hasil yang melimpah. Tapi ternyata ikan yang ditangkap cepat busuk dan ikan hasil budidaya saat akan dipanen ternyata mati semua karena upwelling.

                               

                              Ikan adalah bahan makanan yang tergolong paling cepat busuk daripada yang lain seperti daging, telur, buah dan sebagainya. Hal itu disebabkan karena ikan memiliki kandungan protein dan mineral yang tinggi, bahkan protein pada ikan dapat dikatakan yang paling tinggi dari semua bahan makanan.

                              Oleh karena itu penanganan hasil perikanan sangat penting dan sudah tentu sejalan dengan jumlah keuntungan yang akan diperoleh para pengolah atau penjual ikan. Misalnya penjual ikan menjual ikan di pasar dan ikan yang dijualnya hanya dapat bertahan maksimal 2 hari setelah itu busuk, sementara selama 2 hari ikan yang terjual hanya setengahnya. Dari sini sudah jelas terlihat penanganan tidak hanya saat penyimpanan, pengemasan, pengangkutan tapi saat penjualan penanganan terhadap ikan tidak boleh lepas.

                              Free Image Hosting

                              .

                              Tapi walaupun terlihat semua penanganan atau pengawetan itu tujuannya adalah agar bisa mendapatkan keuntungan besar tapi kita tidak bisa juga mengesampingkan faktor kesehatan. Seperti ada penjual ikan yang menggunakan pemutih agar ikannya terlihat menarik dan ada yang menggunakan formalin agar ikan dapat bertahan lama. Seperti yang kita tahu ini sudah pasti salah oleh sebab itu penanganan atau pengawetan ikan sangat perlu dipelajari dan dipahami agar tidak menggunakan cara praktis tapi salah seperti itu.

                              Saat kita membeli ikan sama seperti yang lain harga yang tinggi tidak menjamin kualitas ikan itu bagus dan segar. Bila orang yang sudah paham penanganan ikan sudah tentu pasti bisa membedakan mana ikan yang betul-betul masih segar dan bukan hanya sekedar terlihat segar.

                              sumber :http://pobersonaibaho.wordpress.com/2011/02/17/perlunya-penanganan-hasil-perikanan/

                              0

                              Globalisasi Perikanan

                              Posted by pobersonaibaho on February 28, 2011 in Uncategorized |

                              Fungsi globalisasi perikanan :

                              Membuka kesempatan bagi setiap negara untuk bergabung pada perdagangan dalam dunia perikanan. Jadi setiap warga negara bebas mengekspor produk hasil perikanannya ke luar negeri tapi tentu dengan standar yang ditentukan. Meningkatkan pendapatan negara dalam ekspor ikan ke dunia. Sehingga pendapatan negara dapat jauh lebih meningkat dari saat sebelum globalisasi. Akan dapat lebih memajukan negara yang memiliki pantai yang panjang dan perairan yang luas. Membuka peluang antar negara untuk saling bekerjasama dalam sektor perikanan global. Sehingga hubungan antar negara dapat terjalin lebih erat dan baik.

                              Tujuan globalisasi perikanan :

                              Globalisasi merupakan tantangan bagi setiap negara yang memiliki sektor perikanan yang besar. Para pelaku globalisasi menggunakan kesempatan ini untuk mejadikannya sebagai pendapatan. Globalisai bertujuan untuk memicu suatu negara yang memiliki perairan yang luas untuk lebih meningkatkan kualitas ekspornya. Karena suatu permintaan yang menuntut kualitas yang lebih tinggi agar dapat bersaing di pasar global. Menunjukan pada dunia bahwa negara kita juga dapat berkembang dan bersaing di pasar global. Mengembangkan sumberdaya alam dan sumberdaya manusia. Membuat negara untuk lebih memaksimalkan peluang perairan yang dimiliki. Menjadikan sebagai aset negara yang dapat dikembang luaskan.

                               

                              Setelah membaca ini, pertanyaan apa yang muncul di pikiran kalian ? mungkin tentang negara kita atau ekspor perikanan Indonesia, bila ada tanggapan commentaja..

                              sumber : http://pobersonaibaho.wordpress.com/2011/02/20/fungsi-dan-tujuan-globalisasi-perikanan/

                              3

                              Hello world!

                              Posted by pobersonaibaho on February 28, 2011 in Uncategorized |

                              Welcome to Blogs Unpad | Mari Kita Menulis. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

                              Copyright © 2011-2018 Dunia KuMu All rights reserved.
                              This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.5, from BuyNowShop.com.