Islam dan Lingkungan

Tucker and Grim (1994,2007) mengatakan bahwa agama adalah pandangan dunia (world view) yang mempengaruhi sikap manusia terhadap alam dan memberikan petunjuk untuk bertindak. White (1967) mengatakan bahwa pandangan hidup manusia terhadap lingkungan ditentukan oleh agama. Selain itu agama menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi perubahan perilaku terhadap lingkungan selain tiga faktor yang lain yaitu (1) penegakan hukum; (2) pendidikan; dan (3) kekuatan pasar faktor ekonomi.
modul-13-manusia-dan-lingkungan

ISLAM DAN AKHLAQ

Pada zaman khalifah Umar bin Khatab, seorang Yahudi datang menemui khalifah, “Ceritakan kepadaku akhlak Rasul kalian!” Umar tidak sanggup memenuhi permintaannya. Beliau lalu menyuruh Yahudi itu menemui Bilal. Ternyata Bilal pun tidak sanggup. Akhirnya, Yahudi itu sampai pada Ali bin Abi Thalib. Ali bin Abi Thalib yang diketahuinya telah mengenal Rasulullah SAW sejak kecil, dan sering mengadakan perjalanan bersamanya, Ali bertanya kepada Yahudi itu, “Lukis¬kan keindahan dunia ini dan akan aku gambarkan kepada anda tentang akhlak Nabi saw!” Lelaki itu berkata, “Tidak mudah bagiku.” Ali lalu berkata, “Engkau tidak mampu melukiskan keindahan dunia, padahal Allah telah menyaksikan betapa kecilnya dunia, ketika Allah SWT berfirman, ‘Keindahan dunia itu kecil.’ (QS. An Nisaa’(4): 77) Bagaimana mung¬kin aku melukiskan akhlak Rasulullah SAW padahal Allah SWT bersaksi bahwa akhlaknya itu agung.”
Namun, meskipun sulit untuk diungkapkan begitu agungnya akhlak Rasulullah SAW, untuk mengikuti jejak kemuliaannya tidaklah sukar karena Aisyah ra. telah mendefinisikan akhlak Rasulullah SAW adalah Al-Qur’ân. Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Saad bin Hisyam bertanya kepadanya tentang akhlak Rasulullah SAW, Aisyah balik bertanya, “Apakah kamu membaca Al-Qur’ân?”, “Tentu saja!” jawab Saad. Lalu Aisyah ra. berkata, “Akhlak beliau adalah Al-Qur’ân!”
islam-dan-akhlaq

Iman dan Taqwa

Islam bila diilustrasikan ibarat pohon yang akarnya kuat menembus bumi, batangnya menjulang tinggi ke awan dengan dedaunan yang lebat serta buah yang ranum banyak memberikan manfaat kepada siapa saja yang bernaung dibawahnya. Sesungguhnya akar Islam adalah aqidah (keimanan), sedangkan dahan batangnya berupa syari’at Islam. Adapun keteduhan dedaunan dan buah-buahannya berupa pelaksanaan dan aplikasi keimanan dan syariah Islam berupa bukti ketaqwaan kepada Allah SWT. Bila Islam dipersonifikasi ibarat seorang manusia, maka keimanan ibarat ruh atau nyawanya. Apa namanya bila ada jasad tanpa ruh? Mayat. Demikian pula, bila ada ada amal kebaikan tanpa iman? Tidak akan dinilai oleh Allah SWT. Sebaliknya, apa disebutnya, bila ada ruh/ nyawa tanpa raga? Ya, jurig atau hantu. Demikian juga, bila mengaku beriman tapi tidak ada bukti amal shalih sebagai wujud keimanan, maka imannya akan diuji oleh Allah SWT.
1-iman-dan-taqwa

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PAI

RPS HITS PAI
a. Menunjukan sikap beriman dan bertakwa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa;
b. Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan keilmuan dalam menjalankan tugas kehidupan menurut Akhlak Islam;
c. Berkontribusi dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan kemajuan peradaban dengan mengedepankan kedisiplinan dan penegakan hukum;
d. Menerapkan ajaran Islam sebagai Rahmatan Lil ‘alamiin dengan menghargai keanekaragaman budaya sebagai olah pikir, olah rasa, dan olah amal untuk menunjukan sikap toleran dalam interaksi inter dan antar umat beragama ;
e. Menerapkan nilai-nilai ukhuwah dengan bekerja sama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan;