0

Ular Suci dan Mitologi Tanah Lot

Posted by nikynikyniky... on October 31, 2011 in Uncategorized |

 

“Menatap indahnya lembayung Bali, dan kusadari betapa berharga kenanganmu….”

Itulah sepenggal bait lagu berjudul Lembayung Bali yang dinyanyikan oleh seorang gadis asli Bali, yaitu Saras Dewi. Jika kita mendengarkan lagu tersebut dan membayangkannya, kita seakan-akan sedang berada di sebuah pantai di Bali. Bali menyediakan banyak tempat wisata yang dapat kita kunjungi. Salah satunya adalah Tanah Lot. Tanah Lot merupakan salah satu tujuan wisata favorit di Pulau Bali. Hampir setiap wisatawan yang berlibur ke Bali, menyempatkan diri untuk mengunjungi obyek wisata ini. Tanah Lot terkenal dengan sebuah pura yang letaknya terpisah dari daratan, namun masih bisa dijangkau ketika air laut surut tanpa harus menggunakan perahu, pura tersebut dikenal sebagai Pura Tanah Lot. Tanah Lot terkenal sebagai tempat yang indah untuk melihat matahari terbenam, wisatawan biasanya ramai pada sore hari untuk melihat keindahan matahari terbenam di sini.

Tanah Lot terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, sekitar 13 km barat Tabanan, di barat daya Pulau Bali. Untuk menjangkau obyek wisata ini, dapat ditempuh dengan kendaraan mobil dalam waktu kira-kira 30-45 menit dari Kuta, dan membayar tiket masuk Rp. 20.000 untuk turis domestik, dua kali lipat untuk turis asing yang ingin menikmati keindahan Tanah Lot. Jika kita berjalan dari tempat parkir menuju area pura banyak dijumpai toko-toko kerajinan dan warung makan atau sekadar kedai minuman.

Menurut legenda, Pura Tanah Lot didirikan oleh seorang Brahmana dari Jawa yang bernama Danghyang Nirartha yang menganut ajaran Hindu, beliau berhasil menguatkan kepercayaan masyarakat setempat tentang ajaran Agama Hindu dan Sad Kahyangan. Bendesa Beraban merasa tersaingi banyak pengikutnya meninggalkannya dan menjadi pengikut Danghyang Nirarta. Kemudian Bendesa menyuruh Danghyang Nirartha pergi meninggalkan Tanah Lot. Beliau menyanggupi tapi sebelum meninggalkan Tanah Lot, dengan segala kekuatannya memindahkan Bongkahan Batu ke tengah pantai dan membangun pura disana. Ia juga mengubah selendangnya menjadi ular penjaga pura. Ular ini masih ada sampai sekarang dan ular ini termasuk jenis ular laut yang mempunyai ciri-ciri berekor pipih seperti ikan, warna hitam berbelang kuning. Bendesa Beraban merasa takjub dan kemudian menjadi pengikut Danghyang Nirartha.

Di areal obyek wisata Tanah Lot, terdapat Goa Air Suci dan Goa Ular Suci. Goa Air Suci terletak tepat berada di bawah Pura Tanah Lot dan Goa Ular Suci berada tepat di depan Goa Air Suci. Beberapa penjaga di sekitar Pura Tanah Lot yang berpakaian adat Bali, biasanya akan menawarkan setiap pengunjung untuk masuk dan melihat Goa Air Suci. Goa yang unik ini menghasilkan air suci yang berasal dari tengah laut yang mengalir di bawah batu karang tempat Pura Tanah Lot ini berada. Di dalam goa, para pengunjung akan ditawarkan untuk mencoba minum air suci atau sekadar membasuh tangan dan wajah. Air suci ini diyakini mempunyai banyak khasiat seperti dapat membuat awet muda, dapat menyembuhkan beberapa penyakit dan sering juga disebut air kesuburan, karena mampu meningkatkan kemungkinan untuk memiliki anak. Setiap pengunjung yang datang ke Goa Air Suci tidak akan dipungut biaya, hanya disana terdapat sebuah kotak donasi jika ada pengunjung yang ingin menyumbang secara suka rela.

Keistimewaan Pantai Lot dilengkapi dengan mitologi setempat terkait dengan ular suci. Berdasarkan sejarah yang berkembang dalam penduduk setempat, ular yang berada di Goa Ular Suci Tanah Lot diyakini memiliki sejarah antropologi mitologis yang menjadi penyangga dari ancaman kejahatan dan kerusakan. Ular suci yang ada di Tanah Lot adalah jenis ular laut yang dikenal dengan Bungarus Candidus dengan warna cincin melingkar hitam dan putih. Besarnya kira-kira sekitar jempol tangan orang dewasa dan tidak terlalu panjang. Biasanya muncul disana 2 ekor, kadang 3 ekor saja, bahkan saat-saat tertentu bisa mencapai 5 ekor. Ular ini adalah jenis ular berbisa nomer ketiga dari jenis ular berbisa di dunia, setelah ular kobra dari India, ular derik Australia. Tapi ular-ular yang berada di Tanah lot ini sangat jinak, bisa dipegang dan dielus.

Sambil diawasi oleh pawangnya, setiap pengunjung bisa memegang ular suci ini dengan tangan mereka tanpa khawatir diserang oleh bisa dari ular ini. Jika kita ingin memegang ular suci ini, para pawang akan meminta kita untuk mengisi kotak donasi dengan sumbangan seikhlasnya untuk ular-ular suci ini.

Ada beberapa mitos yang kebanarannya terserah pada keyakinan dalam diri kita. Jika pasangan orang yang sedang berpacaran, kemudian membawa pacarnya berkunjung ke Tanah Lot dan melihat ular tersebut, akan mengakibatkan bubarnya hubungan pacaran tersebut. Kepercayaan lain yang menambah unsur mitologis terhadap ular suci adalah dengan menyentuh dan mengelus-elusnya, sambil berdoa agar keinginan dan permohonan yang selama ini belum terkabul.

Selain itu, ular-ular ini akan menjadi isyarat atau tanda bagi masyarakat setempat jika akan terjadi bencana. Tanda yang dapat dikenali adalah jika masyarakat setempat melihat ada ratu atau raja ular laut yang muncul, biasanya berwarna merah, maka kemunculan ratu ular laut ini menjadi pertanda bahwa bencana telah datang. Bagi masyarakat sekitar, mereka akan berdoa memberi persembahan kepada dewa-dewa agar diberi keselamatan. Cerita ini menambah aura mitologis yang ada di Tanah Lot.

Kenyataannya, banyak mitos yang terdapat di Tanah Lot ini, namun itu semua kembali pada keyakinan dan kepercayaan yang ada dalam diri kita sendiri kepada Tuhan. Kita harus bisa menjaga, menghormati, dan melestarikan warisan-warisan budaya yang ada, dan tentunya obyek wisata Tanah Lot ini selalu menjadi pilihan bagi wisatawan yang berlibur ke Bali. Bagaimana dengan anda?

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create