Chairul Tanjung, “Indonesia Lebih Maju dengan Memperkuat Inovasi, Kewirausahaan, dan Kepemimpinan”

[Unpad.ac.id, 12/12/2013] Cita-cita Indonesia menjadi negara maju telah menjadi amanat Undang-Undang 1945. Bahkan beberapa pihak memperkirakan Indonesia akan maju pada tahun 2020-2030. Untuk mempercepat Indonesia maju, kita harus mendorong inovasi, kewirausahaan dan kepemimpinan.  Pemerintah memegang peran penting dalam upaya mendorong iklim tersebut di perekonomian Indonesia.

Chairul Tanjung saat membacakan orasi ilmiah pada penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Padjadjaran di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Kamis (12/12). (Foto oleh: Dadan T.) *

Chairul Tanjung saat membacakan orasi ilmiah pada penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Padjadjaran di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Jln. Dipati Ukur 35 Bandung, Kamis (12/12). (Foto oleh: Dadan T.) *

Hal inilah yang disampaikan oleh pendiri dan chairman CT Corpora, Chairul Tanjung dalam orasi ilmiah berkenaan dengan Sidang Terbuka Senat Universitas Padjadjaran, Penganugerahan Gelar Doktor Honoris Causa oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia dalam Ilmu Ekonomi, yang diselenggarakan pada Kamis (12/12) di Grha Sanusi Hardjadinata, Unpad, Jl. Dipati Ukur No. 35 Bandung.
Menurut Chairul, saat ini masih banyak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang belum cukup produktif dan pintar untuk memenuhi kebutuhan Indonesia. Selain itu, kewirausahaan Indonesia masih jauh tertinggal. Saat ini, Indonesia juga masih mengandalkan pada sumber daya alam (SDA) yang tak terbarukan, seperti minyak, gas, batubara.
“Hal ini menjadi PR (pekerjaan rumah) yang harus diperbaiki bersama. Indonesia membutuhkan penciptaan nilai tambah yang membutuhkan modal manusia, inovasi, kewirausahaan dan kepemimpinan,” ujar Chairul Tanjung yang akrab disapa CT.
Terkait hal tersebut, ia menguraikan sintesa inovasi, kewirausahaan dan kepemimpinan yang digagasnya. Menurut Chairul, SDM yang terdidik, sehat jasmani dan rohani harus bisa menciptakan inovasi-inovasi yang unggul. Akan tetapi inovasi yang unggul tersebut tidak akan berguna dan menjadi karya nyata tanpa eksekusi dari SDM tersebut. Untuk memberi nilai manfaat lebih banyak atas hasil mengeksekusi inovasi tersebut, diperlukan kemampuan komersialisasi atau kewirausahaan. Untuk mempertahankan hal tersebut agar tetap memberi nilai tambah, diperlukan kepemimpinan yang kuat dan efektif.
“Keempatnya saling menyatu dan mendorong dalam siklus yang tidak pernah berhenti,” tegas pria kelahiran Jakarta, 18 Juni 1962.
Pada kesempatan tersebut, suami dari drg. Anita Ratnasari, MARS., ini juga memaparkan mengenai transformasi masyarakat, dunia usaha dan negara yang berbasiskan inovasi, kewirausahaan dan kepemimpinan. Ia mencontohkan inovasi masyarakat dan dunia usaha yang dilakukan oleh pendiri Apple, Facebook dan Twitter untuk melakukan transformasi bisnis yang sangat revolusioner.
“Dari ketiga kasus transformasi tersebut, terlihat jelas keterkaitan kemampuan sumber daya manusia dalam melakukan inovasi, eksekusi dan komersialisasi yang mampu menciptakan nilai tambah yang mengubah perekonomian dan kehidupan masyarakat secara menyeluruh,” lanjutnya.
Transformasi ini pun dapat juga berasal dari kebijakan kepala negara dalam memajukan rakyatnya seperti halnya yang dilakukan Presiden Korea Selatan, Park Chung-Hee yang memerintah antara 1962-1979. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkannya berhasil membawa dunia usaha menjadi pemain tingkat dunia.
Berkaca pada transformasi-transformasi diatas, Chairul optimis Indonesia bisa maju dengan memperkuat inovasi, kewirausahaan dan kepemimpinan. “ Untuk itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk bahu-membahu mengejar ketertinggalan kita dan mempercepat negara kita menjadi negara maju dan sejahtera rakyatnya,” pungkasnya.
Acara penganugerahan gelar doktor Honoris Causa bagi Chairul Tanjung ini dihadiri oleh para pimpinan Lembaga Negara RI, menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, Duta Besar berbagai negara. Selain itu juga dihadiri pula pejabat Eselon I dari berbagai kementerian, pimpinan daerah, dan Rektor-Rektor dari sekira 40 perguruan tinggi se-Indonesia, anggota Senat Unpad dan guru besar Unpad dan tamu undangan lainnya. *

Laporan oleh: Marlia / eh *

Sumber: http://www.unpad.ac.id/2013/12/chairul-tanjung-indonesia-lebih-maju-dengan-memperkuat-inovasi-kewirausahaan-dan-kepemimpinan/