Pemanfaatan Kartu Kasugi Sebagai Media Promosi Kesehatan di Kab. Bandung Barat

Berawal dari hasil penelitian saat penulis mengambil pendidikan pascasarjana di Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas padjadjaran Bandung. Penelitian yang dilakukan yaitu mengembangkan sebuah media inovatif yang dapat digunakan sebagai media penyuluhan kesehatan serta mengukur pengaruhnya terhadap peningkatan pengetahuan PHBS pada siswa sekolah dasar.

Penelitian tersebut menghasilkan sebuah media promosi kesehatan berupa kartu kwartet yang topiknya berisi pesan-pesan tentang PHBS. Kartu kwartet tersebut diberi nama permainan kartu kwartet sunugiras atau disingkat kasugi. Sunugiras berasal dari bahasa sansekerta yaitu Sunu yang berarti anak dan Giras yang berarti sehat. Permainan kartu kasugi merupakan model baru yang belum pernah digunakan secara luas sebagai metode promosi kesehatan khususnya bagi anak usia sekolah.

Kartu kasugi berisi pesan-pesan tentang perilaku hidup bersih dan sehat yang diadopsi dari indikator PHBS sekolah.   Satu set permainan kartu kasugi terdiri dari 40 buah kartu yang terbagi dalam 10 topik berkaitan dengan PHBS sekolah dan masing-masing topik terdiri dari 4 subtopik yang merupakan penjelasan dari topik diatasnya. Pemberian promosi kesehatan melalui metode permainan bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi siswa untuk berperilaku sehat dengan suasana yang menyenangkan. Permainan kartu kasugi dapat digunakan tidak hanya sebatas pada anak di sekolah, namun dapat pula digunakan sebagai media promosi kesehatan bagi anak-anak secara umum.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, diketahui bahwa promosi kesehatan melalui permainan kartu kwartet Sunugiras sebanyak 3 kali atau lebih mampu meningkatkan pengetahuan PHBS siswa. Dari hasil penelitian tersebut, UPTD Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat tertarik memperbanyak kartu kwartet Sunugiras untuk digunakan sebagai media promosi kesehatan. Selain mampu meningkatkan pengetahuan PHBS, permainan kartu Kwartet PHBS memiliki keunggulan lain yaitu dapat digunakan secara mandiri oleh siswa tanpa harus tergantung pada petugas kesehatan.

Akhirnya pada awal tahun 2016, Dinas Kesehatan Kab. Bandung Barat mulai memperbanyak Kartu Kwartet Sunugiras yang kemudian namanya diubah menjadi Kartu Kwartet PHBS. Hingga pertengahan tahun 2017 ini, permainan kartu kwartet PHBS sudah menjadi metode alternatif yang digunakan oleh petugas promkes puskesmas dalam menyampaikan pesan-pesan kesehatan khususnya terkait PHBS. (Kristyawan Sutriyanto)

Leave a Reply