PROGRAM KERJA KKNM UNPAD DI DESA TUNGGILIS

Posted on: Sunday, Jul 24, 2011

Program kerja dari peserta KKNM Universitas Padjadjaran di desa Tunggilis ini lebih ditujukan kepada penerapan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) di masyarakat. Sehingga selain penyuluhan PHBS itu sendiri, parapeserta KKNM UNPAD melaksanakan beberapa program kerja lagi yang berkaitan dengan PHBS itu sendiri. Diantaranya program kerja yang dilakukan oleh peserta KKNM UNPAD di desa ini yaitu; penyuluhan PHBS, penyuluhan manajemen laktasi, penyuluhan 7 langkah cuci tangan, gunting kuku dan kesehatan gigi dan mulut,

Berikut adalah rencana kegiatan dari program-program yang akan dilaksanakan di Desa Tunggilis setelah sebelumnya memilih prioritas permasalahan.

1. PENYULUHAN POLA HIDUP BERSIH SEHAT

Latar Belakang :

Produksi sampah rumah tangga setiap hari semakin meningkat seiring bertambahnya penduduk dan pola konsumsi masyarakat. Hal ini akan menjadi masalah jika sampah ini tidak dikelola dengan baik.
Kurangnya fasilitas kebersihan di Desa Tunggilis membuat para warga membuang sampah di sungai. Jika warga tetap membuang sampah di sungai, dapat menimbulkan masalah seperti banjir yang tentunya merugikan warga Desa Tunggilis , Hal ini diakibatkan kurangnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih sehat.
Kesadaran akan pola hidup bersih sehat sangat penting, terutama bagi anak-anak kecil yang masih dalam pertumbuhan. Dalam masa pertumbuhan adalah masa yang penting untuk anak-anak menyadari pola hidup bersih sehat dan penanggulangan sampah Desa Tunggilis penting dilakukan.

 

Tujuan :

- Membentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya
- Membentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya pola hidup bersih sehat

 

Waktu dan Sasaran :

- Pelaksanaan kegiatan ini akan dilakukan pada hari Minggu, 10 Juli 2011 dengan sasaran masyarakat Desa Tunggilis

 

Bentuk Kegiatan :

- Penyuluhan Pola hidup bersih sehat

 

Indikator Keberhasilan :

- Timbulnya kesadaran akan pola hidup bersih sehat
- Warga membuang sampah pada tempatnya tidak di sungai

 

2. PENYULUHAN MANAJEMEN LAKTASI
Latar Belakang :

Pada umumnya masyarakat desa Tunggilis kurang mengetahui pentingnya ASI untuk bayi di 6 bulan pertama juga kandungan dan manfaat ASI . Selain itu terdapat banyak Posyandu baru di beberapa dusun di Desa Tunggilis
Tujuan :

1. Umum
Setelah dilakukan penyuluhan tentang Laktasi di harapkan audiens dapat memahami pentingnya laktasi
2. Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan tentang Laktasi di harapkan audiens memahami tentang
• Pentingnya ASI
• Kandungan ASI
• Langkah-langkah menyusui
• Keuntungan ASI
• Mampu mengaplikasikan manajemen laktasi

 

Bentuk Kegiatan :

3. Penyuluhan Manajemen Laktasi
4. Simulasi Perawatan Payudara
5. Tanya Jawab

 

Waktu Kegiatan :

Hari/Tanggal : Selasa (05 Juli 2011),
Kamis (07 Juli 2011),
Senin (11 Juli 2011), dan
Rabu (13 Juli 2011)
Waktu : Pukul 08.00-11.00 WIB
Tempat : Posyandu dusun Kedung Palungpung, Posyandu dusun Sirung Watang, Posyandu dusun Suka Maju, dan Posyandu dusun Cinta Maju
Sasaran Kegiatan :

Ibu – Ibu yang sedang mengandung dan menyusui.

 

Indikator Keberhasilan :

• Ketika para ibu – ibu yang sedang hamil dan menyusui telah mengerti dan dapat mempraktekkan materi yang telah diberikan pada penyuluhan manajemen laktasi.

 

3. PENYULUHAN 7 LANGKAH MENCUCI TANGAN GUNTING KUKU DAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT
Latar Belakang :

Pada umumnya masyarakat pedesaan kurang menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. Banyak warga desa yang belum menyadari pentingnya kebersihan dan kesehatan secara umum. Rendahnya kesadaran masyarakat desa akan tingkat kebersihan dan kesehatan secara umum dikarenakan oleh keterbatasan sarana dan prasarana, juga kurangnya pendidikan kesehatan sejak dini.
Disamping itu masyarakat desa pada umumnya masih kurang menyadari akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini karena dengan menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini akan mencegah terjadinya kerusakan gigi.

 

Tujuan :

• Meningkatkan taraf kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat desa
• Memberikan pendidikan kesehatan sejak dini
• Memperkenalkan kepada masyarakat menegenai kesehatan gigi dan mulut
• Mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut
• Menjabarkan akibat yang timbul dari kelalaian menjaga kebersihan gigi dan mulut
• Menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini melalui penyuluhan dan sikat gigi bersama ke sekolah dasar
• Terciptanya perubahan perilaku pada masyarakat untuk hidup sehat sengan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut serta hidup bersih dan mencuci tangan yang baik
Bentuk kegiatan
• Penyuluhan langkah-langkah mencuci tangan dengan baik dan benar dan pentingnya gunting kuku
• Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
• Kegiatan praktek dan simulasi mencuci tangan dan sikat gigi bersama

 

Waktu kegiatan :

Hari : Rabu
Tanggal : 20 Juli 2011
Waktu : Pukul 09.00-11.00 WIB
Tempat : SDN 2 Tunggilis

Sasaran Kegiatan :

Pendidikan tingkat sekolah dasar kelas 1-6

 

Indikator Keberhasilan :

• 80% siswa sekolah dasar tersebut mengerti dan dapat mempraktekkan materi yang telah diberikan pada penyuluhan langkah-langkah mencuci tangan dengan benar dalam kehidupan sehari-hari.
• 80% siswa mengerti dan dapat mempraktekkan materi yang telah diberikan pada penyuluhan kesehatan gigi dan mulut.

 

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA KKNM UNPAD DI DESA TUNGGILIS

1. PENYULUHAN POLA HIDUP BERSIH SEHAT

Sasaran : Masyarakat Desa Tunggilis
Hari/Tanggal : Minggu/10 Juli 2011
Waktu Kegiatan : pukul 09.00 – 12.30 WIB
Tempat : Balai Desa Tunggilis
Pelaksana : Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan
Jumlah Peserta : 44 orang
Hasil Kegiatan :
Kegiatan penyuluhan PHBS berjalan dengan lancer, antusian masyarakat cukup baik. Persiapan yang matang dari seluruh mahasiswa KKNM pun sangat berpengaruh pada keberhasilan kegiatan. Setelah dilaksanakannya penyuluhan ini masyarakat memiliki kesadaran terhadap polah hidup yang bersih dan sehat.
Kendala yang terjadi adalah letak antar rumah yang cukup jauh, dan beberapa dusun yang terletak di dataran atas.
Manfaat :
- Masyarakat sadar akan pentingnya pola hidup yang bersih dan sehat
- Adanya perubahan prilaku dari masyarakat setelah penyuluhan

A. PEMBUATAN BIOPORI

Sasaran : Perangkat Desa
Hari/Tanggal : Rabu/ 20 Juli 2011
Waktu : Pukul 09.00-12.00 WIB
Tempat : Bale Desa Tunggilis
Pelaksana : Mahasiswa KKNM Unpad
Bentuk Kegiatan :

1. Sosialisasi cara pembuatan biopori
2. Praktik pembuatan biopori
Manfaat :

a. Umum
Setelah dilakukan sosialisasi dan praktik cara pembuatan biopori audiens mengerti cara pembutan biopori
b. Khusus
Setelah dilakukan sosialisasi dan praktik tentang cara pembuatan biopori di harapkan audiens memahami tentang :
- Cara pembuatan biopori
- Manfaat biopori
- Bisa memparaktikan sendiri pembuatan biopori

Hasil Kegiatan :

Dibuatnya 5 buah lubang biopori di halaman belakang kantor desa. Seluruh perangkat desa mulai dari Kepala Desa beserta jajarannya, Kepala Dusun, dan juga Badan Permusyawaratan Desa dapat mempraktikkan pembuatan lubang biopori.
Kendala yang terjadi adalah tidak seluruh kepala dusun dapat hadir dalam kegiatan sosialisasi lubang biopori ini.

B. PENYULUHAN SAMPAH ORGANIK dan ANORGANIK

Sasaran : Siswa – siswi kelas 3, 4, 5, dan 6 SDN 2 Tunggilis
Tempat : SDN 2 Tunggilis
Hari/Tanggal : Rabu/20 Juli 2011
Waktu : pukul 11.00 – 12.00 WIB

Hasil Kegiatan :

Seluruh siswa siswi kelas 3, 4, 5, dan 6 SDN 2 Tunggilis sangat antusias dan mulai mempraktekan cara memisahkan sampah organik dan sampah anorganik.

Manfaat :

1. Siswa – siswi dapat mengetahui jenis – jenis sampah dan cara pengelolaannya.
2. Menumbuhkan kesadaran akan bahaya membuang sampah sembarangan.

2. PENYULUHAN MANAJEMEN LAKTASI

Sasaran : Ibu – Ibu pengunjung posyandu
Hari/Tanggal : Selasa (05 Juli 2011),
Kamis (07 Juli 2011),
Senin (11 Juli 2011), dan
Rabu (13 Juli 2011)
Waktu : Pukul 08.00-11.00 WIB
Tempat : Posyandu dusun Kedung Palungpung, Posyandu dusun Sirung Watang, Posyandu dusun Suka Maju, dan Posyandu dusun Cinta Maju
Pelaksana : Mahasiswa KKNM Unpad 2011

Hasil Kegiatan :

Penyuluhan ini dilaksanakan di 4 tempat, diantaranya Posyandu dusun Kedung Palungpung, Posyandu dusun Sirung Watang, Posyandu dusun Suka Maju, dan Posyandu dusun Cinta Maju. Materi yang disampikan mengenai penyuluhan Manajemen LAKTASI. Masyarakat merespon dengan baik dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan. Diharapkan masyarakat dapat menerapkan materi yang diberikan saat penyuluhan berlangsung.
Kendala yang dihadapi sarana dan fasilitas yang kurang memadai serta keterbatasan dana. Manfaat yang dapat diberikan bagi smasyarakat yaitu masyarakat mengetahui cara menyusui dengan benar. Manfaat bagi masyarakat yaitu tumbuhnya kesadaran untuk ibu menyusui minimal 6 bulan, dan makan-makanan yang bergizi.

 

Kesimpulan :

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, dapat dilihat dari antusias masyarakat berpartisipasi aktif saat berlangsungnya acara. Kendala yang ada tidak menghambat penyuluhan. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang banyak bagi masyarakat.
Saran :

Persiapan yang matang diperlukan agar acara berlangsung lancar. Untuk menghasilkan acara yang lebih besar diperlukan dana yang lebih banyak agar sasaran penyuluhan lebih banyak.
Manfaat :

1. Umum
Setelah dilakukan penyuluhan tentang Laktasi di harapkan audiens dapat memahami pentingnya laktasi
2. Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan tentang Laktasi di harapkan audiens memahami tentang
- Pentingnya ASI
- Kandungan ASI
- Langkah-langkah menyusui
- Keuntungan ASI
- Mampu mengaplikasikan manajemen laktasi

 

3. PENYULUHAN SIKAT GIGI DAN CUCI TANGAN

Sasaran : Siswa SDN 3 Tunggilis kelas 3 dan 4
Waktu : Selasa, 18 Juli 2011 Jam 08.00-10.00
Pelaksana : Mahasiswa KKNM Unpad

 

Hasil Kegiatan :

Penyuluhan ini diikuti oleh 48 siswa SDN 3 Tunggilis kelas 3 dan 4. Materi yang disampikan mengenai penyuluhan sikat gigi dan cuci tangan. Siswa SDN Tunggilis merespon dengan baik dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang dilaksanakan. Diharapkan siswa dapat menerapkan materi yang diberikan saat penyuluhan berlangsung.
Kendala yang dihadapi sarana yang dipakai kurang memadai serta keterbatasan dana. Manfaat yang dapat diberikan bagi siswa yaitu siswa mengetahui cara menyikat gigi dan cuci tangan dengan benar. Hasil guna bagi siswa yaitu tumbuhnya kesadaran dari siswa untuk merawat giginya dan menjaga kebersihan tangan. Hasil guna bagi mahasiswa: mahasiswa dapat membagi pengetahuan yang dimiliki kepada siswa SDN 3 Tunggilis dan melatih kemampuan berkomunikasi dengan siswa.
Manfaat :

• Meningkatkan taraf kesehatan umum khususnya kesehatan gigi dan mulut pada
masyarakat desa
• Memberikan pendidikan kesehatan sejak dini
• Memperkenalkan kepada masyarakat menegenai kesehatan gigi dan mulut
• Mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan
mulut
• Menjabarkan akibat yang timbul dari kelalaian menjaga kebersihan gigi dan mulut
• Menanamkan perilaku hidup sehat sejak dini melalui penyuluhan dan sikat gigi
bersama ke sekolah dasar
• Terciptanya perubahan perilaku pada masyarakat untuk hidup sehat sengan
penyuluhan kesehatan gigi dan mulut serta hidup bersih dan mencuci tangan yang
baik
Kesimpulan :

Kegiatan ini berlangsung dengan lancar, dapat dilihat dari antusias siswa SDN 3 Tunggilis yang baik. Siswa berpartisipasi aktif saat berlangsungnya acara. Kendala yang ada tidak menghambat penyuluhan. Diharapkan dengan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang banyak bagi siswa SDN 3 Tunggilis dan mempererat silaturahmi dengan SDN 3 Tunggilis.
Saran :

Persiapan yang matang diperlukan agar acara berlangsung lancar. Untuk menghasilkan acara yang lebih besar diperlukan dana yang lebih banyak agar sasaran penyuluhan lebih banyak.

About this blog

Malorum prompta volutpat eum ut, ei dicta vocent prodesset cum. Ut mei alienum probatus scribentur, noluisse vituperata dissentias ex vis, usu nisl porro euripidis no. Iuvaret detraxit ne vim, usu hinc dicat qualisque ad.