Hari itu sore yang indah, begitu indah berjalan disepanjang sungai kecil dengan riakan air yang tenang dan ikan ikan mas dan mujair dengan mulut mengaga. Saat itu kami menelurusi sebuah tambak ikan di sekitar dusun Neglasari RW 04 Desa Sukamaju sambil mengambil beberapa foto ditengah landscape sawah yang cantik. Tak sengaja kami pun bertemu dengan segerombolan anak yang saat aku Tanya mereka hendak berlatih pencak silat di sebuah pemondokan. Itulah awal pertemuan pertamaku dengan sebuah padepokan pencak silat yang ada di Desa Sukamaju.
Padepokan pencak silat yang ada di Sukamaju ini merupakan bagian dari cabang IPSI atau Ikatan Pencak Silat Indonesia. Di rumah berbahan bilik yang sederhana inilah, sekitar 50 murid berlatih rutin sesuai jadwal, yaitu 4 kali seminggu, setiap Selasa, Jumat, malam minggu, dan minggu. Dan murid di padepokan ini banyak didominasi oleh murid usia Sekolah Dasar dengan sabuk hijaunya, dan Sekolah Menengah Pertama dengan sabuk kuningnya dan 5 orang usia Sekolah Menengah Atas dengan sabuk berwarna biru.
Walaupun bisa terlihat dengan jelas bahwa padepokan ini berada dalam kondisi yang kurang maksimal namun hal ini tidak menghambat murid – murid dari padepokan ini untuk dapat berprestasi. Hal ini dibuktikan dengan adanya salah satu murid dari padepokan ini yang pernah diundang untuk tampil dalam suatu acara Pekan Olahraga nasional di Gelora Bung Karno Senayan dan juga sederet piala yang pernah diraih murid padepokan ini dalam Pasanggiri Pencak Silat di tingkat Kota Sumedang. Selain prestasi – prestasi yang cukup membanggakan tersebut, murid – murid dari Padepokan Pencak Silat inipun seringkali diundang untuk memeragakan kemampuan pencak silat mereka sebagai hiburan dalam acara – acara di sekitar daerah Kota Sumedang, bahkan pada saat kami mengunjungi Padepokan ini, murid – murid padepokan inipun bercerita bahwa mereka baru saja diundang di sebuah acara di daerah Cimalaka.
Bapak Enjang, selaku pelatih Pencak Silat yang telah mengabdikan dirinya untuk melestarikan budaya local ini berharap bisa mendapatkan bantuan pemerintah untuk melengkapi fasilitas penunjang kegiatan pencak silat ini, misalnya untuk membangun padepokan yang lebih layak, pemenuhan alat-alat penunjang seperti Gendang, terompet, atau untuk melengkapi senjata-senjata untuk berlatih. Ia pun Berharap kesenian olahraga ini bisa terus menggeliat dan berprestasi di masa depan


