Ngaben Domba di Cisoka (KKNM 2012)


Matahari pagi menyambut kedatangan kami di RW 02 Desa Sukamaju pada Hari Minggu yang cerah 8 Januari lalu. Hamparan sawah yang menghijau ditambah udara yang bersih membuat perjalanan kami yang cukup jauh dari Ciakar terasa tak berarti.  Semua lelah dan keringat terbayar sudah tergantikan oleh suasana Desa  nan Asri. Cisoka, itulah dusun yang kami kunjungi itu, Sebuah dusun nun jauh di atas bukit dengan segala pesona bentang sawah yang memanjankan mata dan pesona budaya yang sarat dengan kearifan lokal. Saat itu aku merasa seperti di kampung halamanku sendiri, sepandang mata memandang dikelilingi sawah yang saat itu baru ditamani. Para petani penuh semangat menanam Oriza sativa sambil bergerak mundur dalam lumpur dan sayup-sayup menyapa kami dari pematang sawah.

Cisoka merupakan nama sebuah Dusun yang sejak dulu terkenal karena kekhasan budaya dan istiadat yang masih terasa kental hingga sekarang. Selain Jentreng atau tarawangsa, ternyata kami pada hari baru mengetahui bahwa Disoka pun sering diadakan pertunjukan budaya lain, yaitu :” Ngaben Domba” . Ngaben domba merupakan acara hiburan masyarakat yang mempertandingkan domba-domba adu. Domba-domba yang telah dihiasi secantik mungkin itu diadukan oleh pemiliknya dengan tujuan untuk mengetahui domba mana yang paling tangguh

 

Kegiatan ini sangat diminati, sekaligus menjadi ajang silaturahmi bagi warga. Tidak hanya itu ajang ini juga menjadi ajang untuk mempertahankan kebudayaan local lainnya seperti Degungan dan Gamelan. Karena kegiatan yang dilakukan setiap bulan ini selalu diiringi oleh berbagai pertunjukan kesenian lokal, seperti gamelan dan jaipongan

 

  1. No comments yet.
(will not be published)

To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create