Seribu satu cara dalam menghormati petinggi yang datang ke sebuah acara pada satu desa. Hal ini dicontohkan dengan Pemasangan umbul-umbul pada hari sabtu, 2 Juli 2011 untuk menyambut tamu undangan dalam acara upacara adat tahunan “Ngalangsa” di kecamatan Rancakalong . Undangan yang dihadiri meliputi bupati dan aparat pemerintah Kabupaten Sumedang. Umbul-umbul dipasang disepanjang jalan utama yang dilalui tamu undangan. Hal ini menunjukan bahwa masyarakat kampung Panyindangan, desa Sukamaju ikut berpartisipasi dalam memperingati serangkaian acara upacara adat tahunan “Ngalangsa”.
Pemasangan umbul-umbul dilakukan oleh masyarakat yang dibantu oleh mahasiswa KKNM-UNPAD desa Sukamaju. Alat dan bahan telah disediakan oleh aparat desa. Umbul-umbul yang terpasang di kampung Panyindangan berjumlah 21 buah dan mendapat respon positif dari masyarakat setempat.
Dari umbul-umbul, kami berkenalan dengan para masyarakat desa, bahu membahu mendirikan sang umbul-umbul. Kendala yang dihadapi dilapangan yaitu kekurangan jumlah umbul-umbul, umbul-umbul yang tersedia jenisnya tidak seragam dan kualitas bambu yang kurang bagus sehingga umbul-umbul mudah roboh ditiup angin.
mendengarkan instruksi pa Ending




