Puzzle-puzzle Kehidupan di Desa Sinagar

Program Kerja

Program Kerja kami dan dosen selama KKNM berlangsung..cekidot 😀

 

#1 Bakti Sosial Se-Kecamatan Sukaratu

H+1 setelah kami tinggal di desa sinagar, undangan untuk menghadiri kegiatan bakti sosial segera meluncur dari pihak desa. Seperti telah dielaborasikan secara singkat di postingan sebelumnya, kegiatan bakti sosial ini melingkupi seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di kecamatan Sukaratu, termasuk desa sinagar salah satunya.

Kegiatan bakti sosial se kecamatan sukaratu yang berlangsung dari tanggal 25-28 juni 2011, diinisiasi oleh salah satu tokoh masyarakat di desa Sinagar, yaitu Bapak H. Endang. Acara ini digelar bertepatan dengan HUT Bhayangkara serta ulang tahun istri dari Bapak H.Endang.

Selain memenuhi undangan dari pihak desa untuk menghadiri kegiatan baksos ini, kami, dari mahasiswa KKNM Unpad,juga  ikut membantu pelaksanaan kegiatan. Membantu dalam hal menertibkan masyarakat yang antri untuk mendapatkan santunan dari pihak bapak Endang.

 

mahasiswa KKNM Unpad yang membantu kegiatan baksos

  masyarakat yang mengikuti kegiatan baksos

 

#2 Jum’at Bersih Bersama Masyarakat

Yeah..program kerja pertama dari kami untuk masyarakat ^^

Jum’at Bersih, yang selanjutnya disebut Jumsih, berlangsung pada tanggal 1 Juli 2011 di desa Sinagar, tepatnya di dusun Babakan Hanja. Masyarakat desa diminta untuk berkumpul di Mesjid Babakan Hanja  pada pukul 8 pagi. akan tetapi, budaya “ngaret”, kembali terjadi -_____-“, sehingga jumsih baru dimulai sekitar pukul 9 pagi.

Kegiatan yang kami dan masyarakat lakukan antara lain adalah membersihkan masjid babakan hanja, membersihkan saluran air (selokan), membuang sampah di sekitar jalanan ke dalam tempat sampah.

   

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan jumsih

 

Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan jumsih terbilang masih rendah. penyebabnya mungkin dikarenakan publikasi dari pihak mahasiswa yang kurang “gress” ke masyarakat desa jugamasih kurangnya pendekatan secara personal kepada masyarakat desa sinagar.

Namun, dibalik kurangnya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini..masih ada sekelompok anak-anak kecil yang amat “exicted” dan bersemangat mengikuti jumsih. ya..mereka anak-anak yang kini sering kami sebut geng bodrex (karena sering bikin pusing, haha) ato geng semut (sebutannya puri). mereka terdiri dari sekitar 10-15 orang yang selalu tersenyum, tertawa dan terlihat ceria. Dengan semangat  yang membuncah, mereka membantu mencabuti gulma-gulma di sekitar masjid dan membuang sampah ke dalam tempat sampah.

Mahasiswa KKNM dan Geng Semuut

Leave a Reply