Desa Pasir Biru Kecamatan Rancakalong, Sumedang

Potensi di Bidang Ekonomi Masyarakat Pasir Biru

Orientasi Aktivitas Ekonomi Masyarakat dan Lembaga Perekonomian

Secara umum, masyarakat telah memulai aktivitasnya pada pagi hari. Hal ini menunjukkan bahwa keunggulan yang dimiliki oleh Desa Pasirbiru adalah sebagian besar masyarakat Desa Pasirbiru (sekitar 80% dari seluruh jumlah penduduk) bermata pencaharian sebagai petani yang selama ini dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.Tanaman pertanian utama yang diterapkan berupa padi dan jagung. Namun, hasil dari pertanian sebagiannya tidak untuk dijual, tetapi dimanfaatkan untuk konsumsi pribadi dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kelembagaan ekonomi desa, seperti Koperasi dan UKM, BUMDES dan Lembaga Perkreditan. Untuk Koperasi ini sendiri sudah tidak aktif lagi dikarenakan koperasi ini merugi. Pada awalnya koperasi ini meminjam uang kepada pemerintah dan berjalan sesuai dengan fungsinya. Akan tetapi karena koperasi tersebut menjalankan tugas dan fungsinya tanpa bekerja sama dengan Gapoktan Sepakat untuk cakupan lebih besar apalagi dengan kelompok tani untuk cakupan kecil sama sekali tidak mereka lakukan, sehingga koperasi ini bangkrut.

Selain sebagai petani, ternyata masih ada juga sebagian masyarakat desa yang beternak ayam potong yang dijual dilaksanakan dalam waktu 3 bulan sekali dan kemudian hasilnya didistribusikan ke Kota Jakarta dan Bandung. Selain itu, masih terdapat potensi di bidang lain yang merupakan aktivitas ekonomi masyarakat Desa Pasirbiru seperti sapi perah, industri anyaman (Home Industry) dan berdagang. Berikut penjelasan selengkapnya akan dijelaskan pada pemaparan di bawah ini:

a)    Bidang Pertanian

Desa Pasirbiru memiliki potensi yang sangat besar terutama di bidang pertanian. Hal seperti ini dapat terlihat dari adanya kegiatan mayoritas masyarakatnya yaitu bertani. Faktor utama yang dapat menunjang Desa Pasirbiru sebagai desa yang kaya akan bahan pangan dan hasil peraniannya yang unggul, dikarenakan oleh adanya  tanah yang subur dan luas.

Sebagian besar mata pencaharian penduduk yang ada di Desa Pasirbiru ialah sebagai buruh tani. Kebanyakan hasil yang dihasilkan dalam bidang pertanian di Desa Pasirbiru ialah padi. Selain padi, tanaman jagung dan ubi-ubian pun sering pula ditanam oleh para petani. Tetapi kebanyakan dari para petani lebih memilih untuk menanam ubi-ubian, seperti misalnya ubi cilembu yang banyak dihasilkan di desa ini dibandingkan dengan menanam jagung. Hal seperti ini dapat terjadi dikarenakan turunnya harga jagung yang menjadi sangat murah. Murahnya harga jagung seperti sekarang ini dapat terjadi diakibatkan oleh melimpahnya hasil jagung pada desa tersebut. Sesuai hukum ekonomi, semakin banyak barang yang tersedia, maka akan membuat semakin rendah harga barang tersebut.

Hasil panen padi yang ada di desa pasirbiru pada umumnya terjadi 2 kali setahun dengan waktu tanam pada bulan XXX dan di panen pada bulan XXX yang kemudian dilanjutkan tanam kembali pada bulan XXX dan di panen kembali pada bulan XXX. Jenis padi yang bagus dan sering ditanam oleh para penduduk di desa ini ialah jenis padi salak dan padi sarinah. Apabila padi jenis biasa hanya dapat menghasilkan 18 kwintal dalam waktu 4 bulan, padi jenis salah dapat menghasilkan 4 ton. Selain padi jenis salak, ada juga padi jenis mesir super yang biasa sering disebut padi IR64. Padi jenis ini sama bagusnya dengan padi jenis sarinah yang banyak dipilih oleh para petani karena hasilnya yang bagus dan tanamannya yang cepat tumbuh.

Kegagalan panen karena hama sering kali terjadi dan merupakan salah satu kendala yang sulit dihilangkan. Hama tikus merupakan salah satu hama yang dapat menyebabkan gagal panen. Selain hama tikus, hama belalangpun juga termasuk hama yang dapat mengganggu hasil pertanian mereka. Sejak saat itu para petani mulai mencari cara untuk dapat menanggulangi adanya hama tersebut menggunakan pestisida seperti misalnya aripo, untuk membasmi ulat dan belalang. Selain  hama yang dapat menurunkan tingkat produktifitas petani di pasir biru juga dengan kurangnya jumlah pekerja yang dapat bekerja setiap harinya, hal ini disebabkan karena sebagian besar penduduk desa pasirbiru lebih tertarik dengan bekerja di kota, dimana menurut mereka hasil yang didapatkan dengan merantau di kota jauh lebih baik daripada menjadi buruh tani, bahkan untuk mencari tenaga buruh tani yang dapat bekerja pada waktu tanam dan panen samapai harus mencari ke desa sebelah, seperti cibuntu dan cikakak.

b)    Bidang Home Industry

Home industry yang terdapat di Desa Pasirbiru dapat terlihat dari oleh-oleh khas yang diproduksinya. Sebagian besar dari warga masyarakat Desa Pasirbiru yang berpenghasilan dari penjualan ini. Kebanyakan home industry yang ada di Desa Pasirbiru bergerak dalam bidang pengolahan konveksi, pengolahan susu sapi perah, layang-layang, dan sale pisang. Selain itu, ada pula combring (combro kering) tetapi sekarang ini sudah tidak ada lagi dikarenakan birokrasi dan perizinan yang dirasa sulit serta biaya pajak yang dikenakan terlalu tinggi membuat para produsen combring enggan untuk melanjutkan usaha tersebut.

Home industry tekstil yang berlokasi di daerah padung dan iwa ini menggunakan bahan baku (kain) yang di suplai dari luar daerah Desa Pasirbiru, misalnya seperti Kota Bandung. Dimana pekerjanya sendiri berasal dari warga daerah setempat, hal ini membuat semakin banyaknya terserap tenaga lokal sehingga banyak warga yang berpenghasilan tetap dari usaha ini. Sedangkan untuk pembuatannya sendiri biasanya memproduksi baju seperti pakaian satpam, pakaian hansip, PDH (Pakaian Dinas Harian) dan lain sebagainya. Dimana omset penjualannya tergantung pada permintaan pasar yang akan didistribusikan keluar daerah Desa Pasirbiru.

Home industry pada pengolahan susu sapi perah merupakan salah satu home industry dengan skala yang lebih kecil dibandingkan dengan home industry lainnya, khususnya tekstil. Hal ini dikarenakan adanya pekerja yang lebih sedikit dibandingkan dengan tekstil. Rata – rata home industry ini mempekerjakan 12 orang pekerja saja dengan sapi yang jumlahnya kurang lebih 25 ekor.

Home industry pada sale pisang merupakan home industry yang lebih kecil lagi atau dapat dikatakan yang tekecil jika dibandingkan dengan home industry pada pengolahan susu sapi perah dan tekstil. Lokasi pada home industry sale pisang ini tersebar secara merata di semua dusun di Desa Pasirbiru. Dalam pembuatan sale pisang biasanya membutuhkan sekitar 2 kwintal pisang dalam seharinya. Namun, bahan baku yang tersedia kurang lebih hanya 1 kwintal saja dikarenakan adanya kendala seperti iklim dan cuaca yang membuat produktivitas komoditas pisang menurun. Sale pisang yang diproduksi oleh masyarakat Desa Pasirbiru hanya dengan 3 orang pekerja biasanya mampu dipasarkan di sekitar Kabupaten Sumedang bahkan mungkin sampai juga ke Jatinangor dan Cileunyi. Dalam pemasaran sale pisang pada tahun 2008 masih dinaungi oleh PPK (Program Pengembangan Kewirausahaan), akibat adanya beberapa kendala dalam sistem tersebut menyebabkan pada tahun 2010 PPK tidak dapat berfungsi kembali dengan seutuhnya sehingga hanya sebatas pada proses peminjaman saja.

c)     Bidang Perdagangan

Bidang perdagangan merupakan salah satu pekerjaan sampingan para petani dimana mereka menjual hasil produksinya menjadi olahan yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi (agribisnis). Sektor perdagangan ini didominasi oleh hasil perkebunan seperti jagung dan ubi, yang biasanya dijual langsung dalam bentuk olahan pangan atau dapat pula dijual ke tengkulak atau bandar secara langsung, kemudian dijual kembali keluar wilayah Desa Pasirbiru dengan harga yang lebih tinggi seperti contohnya ubi cilembu, jagung dan lain sebagainya. Ubi ini dipasok dari desa pasirbiru dan dipasarkan ke daerah cilembu dengan nama dagang ubi cilembu dengan kualitas dan rasa yang mungkin hampir sama atau bahkan lebih baik. Hal ini disebabkan karena berkurangnya pasokan ubi di daerah Cilembu akibat lahan di daerah ini lebih cocok digunakan untuk ditanami rumput dibandingkan dengan ditanami ubi, didukung pula dengan banyaknya sapi pada daerah tersebut yang membuat rumput dapat digunakan sebagai pakan ternak.

Leave a Reply

To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create