Kegiatan Paud (Pendidikan Anak Usia Dini)

Monday, February 21, 2011

Salah satu kegiatan KKNM di Desa Pasawahan yang dilakukan berhubungan dengan bidang pendidikan khususnya anak adalah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). PAUD merupakan kegiatan sekolah nonformal setara TK untuk anak-anak usia 3-6 tahun berupa pembekalan bagi anak-anak sebelum mereka masuk SD. Kegiatan PAUD ini terdapat di dusun 3 dan merupakan satu-satunya PAUD di Desa Pasawahan. Hal ini karena belum tersedianya sumber daya manusia  dari dusun lain yang siap untuk menjadi tutor/ guru PAUD  dengan gaji sekitar Rp25.000/bulan dan seringkali tidak menentu. PAUD di dusun 3 sudah berjalan selama 3 tahun dan dikelola oleh salah seorang warga dusun 3 (Ibu Peri)  yang diamanahi oleh Bapak Lurah Desa Pasawahan dibantu oleh tiga orang tutor dari dusun tersebut yakni Ibu Iyet, Lia dan Intan. Dari ketiga tutor tersebut hanya Ibu Intan yang mempunyai latar belakang pendidikan keguruan sedangkan dua lainnya adalah volunteer. Fasilitas di PAUD pun sangat sederhana, hanya terdiri dari dua ruangan, satu ruangan cukup besar untuk kegiatan belajar mengajar dan satu ruangan lebih kecil untuk ruangan guru.

Secara umum, keterlibatan kami dalam kegiatan PAUD ini adalah ikut membantu para tutor dalam mendampingi adik-adik PAUD belajar. PAUD dilaksanakan 5 kali dalam seminggu yakni setiap senin-jumat dari pukul 08.00-10.00 WIB. Konsep yang digunakan dalam mengajar anak-anak PAUD adalah belajar sambil bermain dengan tema pelajaran yang berbeda setiap bulannya. Tema untuk bulan Januari adalah transportasi sedangkan bulan Februari adalah macam-macam pekerjaan. Setiap harinya sebelum masuk kelas, anak-anak dikumpulkan untuk berbaris. Kemudian, anak-anak dikondisikan membentuk lingkaran untuk bernyanyi dan berdoa bersama sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Satu jam pertama kegiatan PAUD diisi dengan pemberian materi baru diselingi istirahat (bermain sambil makan) kemudian satu jam berikutnya dilanjutkan dengan kegiatan bermain bersama. Setelah itu, anak-anak pulang dengan sebelumnya ditutup dengan doa bersama. Anak-anak juga diberikan pekerjaan rumah sebelum pulang, beberapa kali dalam seminggu (tidak setiap hari). Hal ini berlaku setiap kali pertemuan kecuali hari rabu yang diisi dengan kegiatan olah raga.

Selama kegiatan KKNM, kami memiliki kesempatan untuk berkunjung ke PAUD sebanyak empat kali. Kunjungan pertama pada kamis, 27 Januari 2010, diawali dengan perkenalan kami dengan adik-adik PAUD. Kemudian dilanjutkan dengan bernyanyi bersama dan mendampingi adik-adik PAUD mempelajari tentang transportasi sekaligus melatih keterampilan motorik halus mereka melalui kegiatan menggunting dan memindahkan gambar alat transportasi. Anak-anak terlihat tekun dan berusaha keras mengerjakan untuk memperoleh nilai yang bagus, walaupun beberapa anak tampak tidak dapat fokus atau diam mengerjakan tugas yang diberikan. Saat bernyanyi bersama, kami sempat mengajarkan sebuah lagu  dan gerakannya yang biasa digunakan untuk ice breaking acara di kampus. Anak-anak terlihat senang walaupun pada awalnya mereka terlihat agak bingung dalam mengikuti lagu dan gerakan yang diajarkan. Setelah anak-anak pulang, kami dan para tutor berbincang bersama tentang tujuan kami datang ke PAUD, hal apa yang dapat kami bantu untuk PAUD selama masa KKNM, dan jadwal datang ke PAUD.

Kunjungan ke dua pada senin, 31 Januari 2010, kegiatan diawali dengan sesi bercerita dari kami berkaitan dengan penggunaan alat transportasi. Setelah itu, dilanjutkan dengan kegiatan bermain peran, yakni anak-anak berpura-pura menjadi pengemudi berbagai macam alat transportasi darat dan kami beserta para tutor menjadi rambu-rambu lalu lintas. Tujuannya adalah mengenalkan anak-anak dengan rambu-rambu lalu lintas yang ada beserta maknanya. Anak-anak terlihat sangat antusias dan bersemangat dalam kegiatan bermain peran ini.  Sebelum pulang, anak-anak diberikan tugas untuk dikerjakan saat itu mengenai beberapa tanda dasar dalam hitungan matematika yakni penggunaan tanda sama dengan dan tidak sama dengan setelah diterangkan terlebih dahulu cara mengerjakannya.

Pada kunjungan ketiga, yakni rabu, 2 Februari 2010, anak-anak PAUD terlihat sangat bersemangat dan ceria karena pada hari itu kegiatan PAUD diisi dengan jalan-jalan keliling dusun 3. Mereka dan para tutor memakai seragam berupa training berwarna kuning. Kegiatan jalan-jalan ini dalam rangka berolah raga sekaligus mengenalkan kami dengan lingkungan sekitar dusun 3 terutama rumah anak-anak dan tutor PAUD. Pada saat istirahat, sebelum makan bersama, kami kembali mengajarkan lagu baru kepada anak-anak beserta gerakannya. Anak-anak terlihat gembira dan dapat mengikuti lagu yang diajarkan dengan baik. Selain itu, lagu yang diajarkan pada kunjungan pertama pun dapat mereka ingat, tentunya dengan bantuan para tutor. Pada kegiatan tersebut, kami merasa menjadi lebih dekat dengan anak-anak tersebut terutama ketika masing-masing kami harus memegang tangan dan menjaga mereka saat berjalan-jalan dan menyanyi bersama sambil berjalan.

Kamis, 10 Februari 2010, merupakan hari terakhir kami berkunjung ke PAUD. Seperti biasa, kegiatan PAUD dibuka dengan nyanyi dan doa bersama. Namun, kami sangat senang karena ketika kami datang anak-anak terlihat gembira, mereka berteriak  “Kakak-kakak datang, kakak-kakaknya datang” sembari menyambut kami ke luar dan menyalami kami satu per satu, mungkin karena kami sudah beberapa hari tidak berkunjung. Ibu-ibu tutor juga bercerita bahwa anak-anak seringkali menanyakan kapan kami akan datang lagi, ketika kami tidak berkunjung. Pada hari itu, kegiatan dimulai dengan mengingatkan kembali  anak-anak tentang pelajaran kemarin yakni macam-macam pekerjaan sambil menyanyikan lagu-lagu untuk hampir setiap jenis pekerjaan. Setelah itu, anak-anak  diajarkan menulis huruf hijaiyah dengan tanda beserta bacaannya. Anak-anak terlihat serius mengerjakan walaupun beberapa anak agak sulit untuk fokus sehingga telat menyelesaikan tugasnya. Sebelum pulang, kami mengadakan perpisahan kecil-kecilan dengan menyerahkan hadiah berupa buku-buku dan poster untuk anak-anak PAUD dan berfoto bersama dengan anak-anak PAUD dan para tutor. Anak-anak terlihat senang dan bersemangat terutama ketika bersama-sama membuka hadiah yang kami bawa, mereka saling berebut ingin melihat buku dan poster yang dibawa. Namun, karena waktu untuk sekolah sudah habis maka kami berpamitan dan diakhiri dengan salam-salaman dengan anak-anak PAUD dan para tutor.

Leave a Reply

62 + = 65