Rencana Kegiatan KKNM Unpad 2011

BIDANG PENDIDIKAN

NAMA DAN TEMA KEGIATAN

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Desa Jambu dalam Bidang Pendidikan ada dua program kerja yaitu Bakti pendidikan dan Pembuatan Perpustakaan. Tema yang kita angkat adalah “Menumbukan Minat Baca dan Semangat Belajar Siswa-Siswi di Desa Jambu”.

 

PENANGGUNG JAWAB :

  • TIM BAKTI PENDIDIKAN

Kegiatan Bakti Pendidikan diketuai oleh Ratu Ditta Purwitasari (180610080050)  berasal dari Fakultas Sastra (FASA). Beranggotakan I Gusti Agung Ayu Indrayuri (180610080049) dari Fakultas Sastra (FASA), Renaldi Rian Kusuma (140410070032) dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Imaniar Putri Raesa (150310070111) dari Fakultas Pertanian (FAPERTA), dan Meuthi Annisa Novizar (150310070106) dari Fakultas Pertanian (FAPERTA).

  • TIM PERPUSTAKAAN

Kegiatan Perpustakaan Mini diketuai oleh Ira Rachmadina (140410070039) dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Beranggotakan Rianita Isti Firdiani (140410070016).

LATAR BELAKANG

Menurut UU No 20 tahun 2003 tentang sistem pendidkan nasional, Pendidkan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta di didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, aklak mulia,serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat,  bangsa dan negara.

Demikian pentingnya peranan pendidikan,maka dalam UU 1945 diamanatkan bahwa tiap-tiap warga negtara berhak untuk mendapatkan pendidikan,pengajaran dan pemerintahmengusahakan untuk menyelenggarakan suatu sistem pendidikan nasional yang pelaksanaannya di atur daam Undang-Undang.

Semua orang telah menyadari bahwa pendidikan adalah modal utama yang penting untuk kemajuan bangsa. Pendidikan yang diraih manusia selama hidupnya adalah salah satu usaha untuk biasa mempertahankan kehidupannya dalam bermasyarakat.

Saat ini pemerintah Indonesia mengadakan program wajib 9  tahun bagi semua masyarakat Indonesia,mereka wajib mengikuti program ini untuk mengentaskan ke bodohan dan mengurangi pengangguran. Dengan cara tersebut diharapkan masyarakat Indonesia dapat bersaing dengan negara-negara lain dan kemiskinan pun berkurang. Di lain pihak, minat baca pun perlu untuk dikembangkan mengingat hal ini erat kaitannya dengan program pemerintah WAJAR 9 tahun.

Dewasa ini minat baca dirasakan sangat rendah dikalangan siswa di sekolah. Hal ini dikarenakan banyak faktor. Diantaranya kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung minat tersebut. Tidak cukup hanya dengan dorongan dan motivasi saja. Kita perlu membangun dan memelihara sarana dan prasarana tersebut.

 

BENTUK KEGIATAN

  • KEGIATAN BHAKTI PENDIDIKAN

Program kerja yang dilakukan oleh kami ini merupakan bentuk pengamalan ilmu yang telah kami dapat dari TK hingga bangku kuliah, untuk kami berikan kepada adik-adik di Desa Jambu . Jenis kegiatan berupa mengajar siswa-siswi SD Narimbang I. Mahasiswa KKNM diberi kesempatan untuk masuk ke dalam enam kelas yang ada. Pelajaran yang disampaikan beragam, mulai dari Matematika, Bahasa Indonesia, IPS, IPA, dan lain-lain termasuk keterampilan seperti Pramuka, olahraga, kegiatan-kegiatan lainnya.

 

  • KEGIATAN PEMBUATAN PERPUSTAKAAN

 Program kerja pembuatan perpustakaan ini diawali dengan diadakannya penyuluhan tentang membangkitkaan minat baca bagi siswa-siswi SD, setelah itu pada hari akhir dari serangkaian kegiatan mengajar, akan diadakan pembuatan perpustakaan. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menumbuhkan minat baca sejak dini mengingat pentingnya membaca bagi generasi muda demi kesejahteraan Indonesia.

MAKSUD DAN TUJUAN

Kegiatan ini dimaksudkan untuk mensukseskan program pendidikan dari pemerintah. Adapun tujuan dari pelaksanaan program kerja KKNM mengenai motivasi pendidikan ini adalah:

-          Memberikan pengertian kepada kelas 6 SD Narimbang 1 akan pentingnya pendidikan.

-          Memberikan motivasi kepada siswa agar melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

-          Menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri untuk menghadapi UAN 2011 yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2011.

-          Menumbuhkan minat baca pada siswa-siswi yang ada di SDN Narimbang.

WAKTU DAN KEGIATAN

  • JADWAL MENGAJAR KE SEKOLAH:

Tabel 3.1

Jadwal Belajar – Mengajar Untuk SDN NARIMBANG 1

Hari Jam Mata pelajaran Kelas
Selasa,25/01/2011 07.30-08.40 Olahraga II
  07.30-09.15 Matematika III
  08.05-09.15 Bahasa Indonesia I
  08.40-09.50 Pkn V
Rabu,26/01/2011 07.30-08.40 Bahasa inggris III
  08.40-09.50 Bahasa Inggris IV
Kamis,27/01/2011 07.30-09.15 IPS III
  07.30-08.40 IPA VI
Jumat,28/01/2011 07.30-08.40 Bahasa Indonesia IV
  07.30-10.20 Bahasa Inggris V
  09.30-10.40 IPS II
Sabtu,29/01/2011 07.30-08.40 Olahraga I
  07.30-08.40 SBK III
  07.30-08.40 Matematika V
  • JADWAL PEMBUATAN PERPUSTAKAAN

Penyuluhan untuk meningkatkan minat baca bagi siswa-siswi SDN NARIMBANG 1 dilakukan pada sesi akhir kegiatan Bhakti Pendidikan bagi seluruh kelas. Sedangkan pembuatan perpustakaaan mini akan dilakukan pada hari akhir kegiatan Bhakti Pendidikan yaitu pada Sabtu, tanggal 29 Januari 2010.

 

SASARAN KEGIATAN

Sasaran dari penyelengaraan kegiatan ini adalah seluruh Siswa-Siswi SDN NARIMBANG 1.

 

INDIKATOR KEBERHASILAN

Indikator keberhasilan program penyuluhan akan pentingnya pendidikan ini adalah siswa-siswi SDN NARIMBANG 1 menyadari akan pentingnya pendidikan, lebih giat dalam belajar serta dapat mengikuti kegiatan belejar mengajar dengan baik dan tertarik untuk membaca.

 

BIDANG HUKUM

NAMA DAN TEMA KEGIATAN

Nama kegiatan ini adalah Sosialisasi Rambu-Rambu Lalu Lintas. Tema kegiatan ini adalah”Menumbuhkan kesadaran berlalu lintas”.

 

PENANGGUNG JAWAB

Kegiatan Penyuluhan ini diketuai oleh Irwansyah (110111060678) dari Fakultas Hukum (FH). Beranggotakan Chrisna Tri Septiana (110110070089) dari Fakultas Hukum (FH).

 

LATAR BELAKANG

 Tingginya angka kacelakaan lalu lintas, menunjukan masih rendahnya tingkat kesadaran pengendara dalam berkendaraan. Hal ini mungkin saja di sebabkan oleh kondisi jalan yang kurang memadai. Tetapi, pada umumnya kecelakaan banyak terjadi karena ketidakhati-hatian dari para pengguna jalan yang tidak mematuhi/mentaati rambu-rambu atau aturan lalu lintas. Tidak sedikit pula pengemudi yang tidak mempunyai surat ijin mengemudi (SIM). Padahal, SIM merupakan syarat mutlak bagi pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan jalan.

BENTUK KEGIATAN

 Sosialisasi terhadap warga masyarakat Desa Jambu tentang pentingnya ketertiban lalu lintas, dikarenakan kurangnya pemahaman warga masyarakat terhadap Undang-undang lalu lintas yang baru.

 

MAKSUD DAN TUJUAN

 Adapaun tujuan dari rencana program kerja KKNM mengenai sosialisasi Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas untuk memberikan informasi dan pengetahuan hukum kepada warga Desa Jambu yang mayoritas belum mengetahui adanya Undang-undang lalu lintas yang baru ini.

WAKTU KEGIATAN

Sosialisasi ini akan kami lakukan pada:

Hari / Tanggal  : Kamis, 27 Januari 2011

 

SASARAN KEGIATAN

 Sasaran kegiatan program sosialisasi ini antara lain, semua masyarakat pengguna jalan, baik itu pengendara mobil, motor, sepeda, pejalan kaki, atau bahkan sekedar penyebrang jalan.

INDIKATOR KEBERHASILAN

 Indikator keberhasilan program sosialisasi tentang pentingnya Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dapat dikatakan berhasil jika masyarakat dapat mengetahui kegunaan hukum beserta akibatnya. Kongkritnya program ini dapat dikatakan berhasil jika setelah dilakukannya sosialisasi masyarakat dapat secara sadar mematuhi peraturan-peraturan yang di atur dalam Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas. Hal tersebut dapat terlihat dengan menurunnya jumlah kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas di kabupaten Sumedang khususnya bagi masyarakat Desa Jambu.

BIDANG TEKNOLOGI DAN INFORMATIKA

NAMA DAN TEMA KEGIATAN

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Desa Jambu dalam Bidang teknologi dan informatika ada dua program kerja yaitu Sosialisasi Office dan Pembuatan Blog. Tema yang kita angkat adalah “Mensosialisasikan Penggunaan Ms. Office”.

 

PENANGGUNG JAWAB

  • TIM SOSIALISASI OFFICE

Kegiatan Sosialisasi Office ini diketuai oleh Asaad Ahmad (110110070298) dari Fakultas Hukum (FH). Beranggotakan Debby Margareth Hosana Siburian (150310070085) dari Fakultas Pertanian (FAPERTA), Nathania Yasinta (120110080150) dari Fakultas Ekonomi (FE), dan Yudith Resti Antica (120110080024) dari Fakultas Ekonomi (FE).

 

  • TIM PEMBUATAN BLOG

Kegiatan Pembuatan Blog ini diketuai oleh Tiffany Ozora (120110070040) dari Fakultas Ekonomi (FE). Beranggotakan Larasati Noor W. (120110070039) dari Fakultas Ekonomi (FE), dan Widya Ayu Lestari (120110070021) dari Fakultas Ekonomi (FE).

 

LATAR BELAKANG

 Menurut Jaques Ellul (1967: 1967 xxv), teknologi adalah keseluruhan metode yang secara rasional mengarah dan memiliki ciri efisiensi dalam setiap bidang kegiatan manusia. Secara mudahnya teknologi informasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dari bagian pengirim ke penerima sehingga pengiriman informasi tersebut akan lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya. Teknologi informasi juga merupakan teknologi yang dibangun dengan basis utama teknologi komputer. Perkembangan teknologi komputer yang terus berlanjut membawa implikasi utama teknologi ini pada proses pengolahan data yang berujung pada informasi. Hasil keluaran dari teknologi komputer yang merupakan komponen yang lebih berguna dari sekedar tumpukan data, membuat teknologi komputer dan teknologi pendukung proses operasinya mendapat julukan baru, yaitu teknologi informasi. Aplikasi teknologi informasi sangat terkait dengan aplikasi teknologi komputer dan komunikasi data dalam kehidupan. Hampir semua bidang kehidupan saat ini dapat memanfatkan teknologi komputer.

Teknologi komputer mulai memasuki masa keemasan ketika Bill Gates membuat sebuah perusahaan pengembang operating system bernama Microsoft. Sejarah panjang perjalanan Microsoft Office hingga saat ini, banyak perubahan dan penambahan fasilitas sejak pertama kali diluncurkan tanggal 30 Agustus 1992. Waktu itu aplikasi perkantoran ini diberi nama Microsoft Office versi 3.0. Pada versi tersebut Microsoft Office menyertakan Microsoft Word sebagai pengolah kata, Microsoft Excel sebagai pengolah angka, Microsoft PowerPoint digunakan sebagai aplikasi presentasi yang handal dan Microsoft Mail digunakan untuk menerima dan mengirim email. Setelah populer dengan Microsoft Office 3.0, pada tahun 1995-an Microsoft kembali meluncurkan Microsoft Office 95 bersamaan waktu itu Microsoft meluncurkan sistem operasi Microsoft Windows 95. Pada sistem operasi ini Microsoft merombak total Windows versi 3.1 dan Windows 3.11 for Workgroup, perubahan yang cukup signifikan dalam sejarah sistem operais PC saat itu. Sejalan dengan pekembangan sistem operasi Microsoft Windows, Microsoft Office sendiri terus berkembang dan semakin mapan dan terus digandrungi serta digunakan oleh sebagian besar masyarakat komputer di dunia, termasuk di Indonesia. Sampai pada tahun 2000-an Microsoft sudah meluncurkan beberapa versi Microsoft Office dan sampai saat ini masih tetap digunakan sebagai andalan aplikasi perkantoran modern. Beberapa versi dari Microsoft Office yang masih banyak digunakan saat ini antara lain Microsoft Office 2000, Microsoft Office XP (2002) dan Microsoft Office 2003.Pada kenyataannya sampai saat ini masih banyak kemampuan Microsoft Office 2003 masih belum tersentuh oleh pemakainya. Namun sejalan dengan perkembangan teknologi dan sistem operasi yang juga terus berkembang, maka diluar dugaan Microsoft kembali akan meluncurkan Microsoft Office 2007 bersamaan dengan Windows Vista yang kemudian disusul dengan hadirnya Microsoft Office 2010 di tengah-tengah masyarakat komputer dunia.

Perkembangan teknologi informasi juga didukung oleh berkembangnya aktivitas blogging di kalangan masyarakat modern dewasa ini. Blog adalah salah satu media yang penting dalam pertumbuhan penyebaran informasi di dunia. Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum. Tulisan-tulisan ini seringkali dimuat dalam urut terbalik (isi terbaru dahulu baru kemudian diikuti isi yang lebih lama), meskipun tidak selamanya demikian. Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut. Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam, dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis. Banyak juga blog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.

Di desa Jambu ini, berdasarkan hasil wawancara dengan beberapa tokoh masyarakarat seperti kepala desa dan para perangkatnya ditemukan bahwa di desa ini terkendala seputar pengetahuan tentang pemanfaatan teknologi informasi seperti Microsoft Office dan blog. Untuk itu kami mahasiswa KKNM Desa Jambu berinisiatif untuk mengadakan pelatihan sederhana mengenai pemanfaatan teknologi informasi tersebut. Yakni berupa pelatihan penggunaan Microsoft Office dan penggunaan blog untuk media promosi desa. Diharapkan dengan diadakannya pelatihan tersebut masyarakat dapat lebih sadar terhadap perkembangan teknologi informasi dewasa ini dan lebih jauh lagi dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan taraf hidupnya.

 

BENTUK KEGIATAN

  • KEGIATAN SOSIALISASI OFFICE

 Sosialisasi Ms. Office dilakukan dengan cara memberikan informasi mengenai cara penggunan Ms. Office (Ms. Word, Ms. Excel, dsb) kepada para perangkat desa.

 

  • KEGIATAN PEMBUATAN BLOG

 Blog desa dibuat berdasarkan data-data yang berhasil dikumpulkan saat tahap pemetaan oleh peserta KKNM Desa Jambu. Data yang digunakan antara lain data pemerintahan yang berasal dari kantor balai desa dan hasil survey langsung kepada warga setempat. Data yang dimasukan ke dalam blog mencakup data geologi dan geografis Desa Jambu, demografi lokasi, penduduk, dan mata pencaharian, potensi lokasi seperti tingkat ekonomi dan sumber daya manusia, keadaan sosial dan budaya Desa Jambu, kesehatan lingkungan, kehidupan beragama, tata pemerintahan di Desa Jambu dan pembangunan di Desa Jambu.

 

 

 

 

MAKSUD DAN TUJUAN

 Sosialisasi Ms. Office bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan Ms. Office kepada perangkat desa Jambu. Pengetahuan tersebut selanjutnya diharapkan dapat membantu para perangkat desa dalam melakukan tugas sehari-hari.

Pembuatan blog desa bertujuan untuk mempromosikan Desa Jambu kepada pihak luar desa. Selain itu pembuatan blog juga bertujuan untuk membuat pemerintah dengan level yang lebih tinggi lebih memperhatiakan fasilitas internet di Desa Jambu. Walaupun internet memiliki fungsi yang cukup penting bagi masyarakat umum dan murid sekolah sampai saat ini internet belum dijadikan sebagai kebutuhan primer oleh masyarakat Desa Jambu. Keberadaan blog ini diharapkan dapat menumbuhkan minat masyarakat umum dan murid sekolah untuk segera melek teknologi.

 

WAKTU KEGIATAN

Sosialisasi Ms. Office dilakukan dengan memberikn penyuluhan informasi mengenai tata cara penggunaan Ms. Office.

  • Pelaksanaan Acara:

Waktu              : Rabu, 26 Januari 2011

Tempat            : Kantor Desa Jambu

Pembuatan blog dilakukan dengan cara mengambil data ke balai desa.

  • Pelaksanaan Acara:

Waktu              : 15 Januari 2010 – 5 Februari 2011

Tempat            : Pondokan KKN

SASARAN KEGIATAN

 Sasaran kegiatan Sosialisasi Office adalah  para perangkat desa Jambu, sedangkan sasaran dari pembuatan blog adalah seluruh masyarakat desa Jambu.

 

INDIKATOR KEBERHASILAN

 Indikator Keberhasilan dari kegiatan ini adalah perangkat desa dapat mengoperasikan Microsoft Office dalam kegiatan administrasi desa.

 

 

 

BIDANG ADMINISTRASI

NAMA DAN TEMA KEGIATAN

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Desa Jambu dalam bidang administrasi adalah “Pendataan Penduduk Pra Pilkades”.

PENANGGUNG JAWAB

Kegiatan Pendataan Penduduk Pra Pilkades ini diketuai oleh Yuni Fatmalasari (180610080072) dari Fakultas Sastra (FASA). Beranggotakan Besse Herawaty Ramadhania (180610080039) dari Fakultas Sastra (FASA).

LATAR BELAKANG

Pemilihan Kepala Desa atau sering disingkat Pilkades merupakan suatu kegiatan pemilihan untuk menentukan Kepala Desa yang dilakukan secara langsung oleh warga setempat.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2005 Tentang Desa:

  1. BPD memproses pemilihan kepala desa, paling lama 4 (empat) bulan sebelum berakhirnya masa jabatan kepala desa.
  2. Kepala Desa dipilih langsung oleh penduduk desa dari calon yang memenuhi syarat; Pemilihan Kepala Desa bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil; Pemilihan Kepala Desa dilaksanakan melalui tahap pencalonan dan tahap pemilihan.
  3. Untuk pencalonan dan pemilihan Kepala Desa, BPD membentuk Panitia Pemilihan yang terdiri dari unsur perangkat desa, pengurus lembaga kemasyarakatan, dan tokoh masyarakat. Panitia pemilihan melakukan pemeriksaan identitas bakal calon berdasarkan persyaratan yang ditentukan, melaksanakan pemungutan suara, dan melaporkan pelaksanaan pemilihan Kepala Desa kepada BPD.
  4. Panitia pemilihan melaksanakan penjaringan dan penyaringan Bakal Calon Kepala Den sesuai persyaratan;Bakal Calon Kepala Desa yang telah memenuhi persyaratan ditetapkan sebagai Calon Kepala Desa oleh Panitia Pemilihan.
  5. Calon Kepala Desa yang berhak dipilih diumumkan kepada masyarakat ditempat-tempat yang terbuka sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat.
  6. Calon Kepala Desa dapat, melakukan kampanye sesuai dengan kondisi sosial budaya masyarakat setempat; Calon Kepala Desa yang dinyatakan terpilih adalah calon yang mendapatkan dukungan suara terbanyak; Panitia Pemilihan Kepala Desa melaporkan hash pemilihan Kepala Desa kepada BPD; Calon Kepala Desa Terpilih sebagaimana dirnaksud pada ayat; ditetapkan dengan Keputusan BPD berdasarkan Laporan dan Berita Acara Pemilihan dari Panitia Pemilihan.
  7. Calon Kepala Desa Terpilih disampaikan oleh BPD kepada Bupati/Walikota melalui Camat untuk disahkan menjadi Kepala Desa Terpilih.
  8. Bupati/Walikota menerbitkan Keputusan Bupati/ Walikota tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Desa Terpilih paling lama 15 (lima belas) hari terhitung tanggal diterimanya penyampaian hasil pemilihan dari BPD.
  9. Kepala Desa Terpilih dilantik oleh Bupati/Walikota paling lama 15 (lima belas) hari terhitung tanggal penerbitan keputusan Bupati/Walikota.

10.  Masa jabatan Kepala Desa adalah 6 (enam) tahun terhitung sejak tanggal pelantikan dan dapat dipilih kembali hanya untuk satu kali masa jabatan berikutnya.

Dalam proses kegiatannya, para perangkat desa memerlukan data penduduknya yang memiliki hak suara. Data tersebut didapatkan melalui pendataan penduduk.

BENTUK KEGIATAN

Mendekati Pemilihan Kepala Desa di Desa Jambu pada tanggal 20 April 2011, dibutuhkan pendataan penduduk yang memiliki hak suara untuk memilih langsung Kepala Desa. Kriteria dalam pemilih dalam pemilihan tersebut adalah sudah berusia 17 tahun atau memiliki KTP, dan yang belum berumur 17 tahun tetapi sudah berkeluarga, per 20 April 2011. Data yang ada dari masing-masing RW yang ada di Desa Jambu dipilah sesuai kriteria tersebut.

MAKSUD DAN TUJUAN

Adapun tujuan dari rencana Program Kerja KKNM mengenai Pendataan Penduduk Pra Pilkades adalah untuk mendaparkan daftar calon yang sesuai dengan kriteria tersebut di atas, untuk membantu pihak Kantor Desa yang akan menyelenggarakan Pilkades tersebut.

WAKTU KEGIATAN

Program Pendataan Penduduk Pra Pilkades akan dilaksanakan pada:

Hari                 : Rabu – Jumat

Tanggal            : 19 Januari – 21 Januari 2011

Tempat            : Pondokan KKNM

SASARAN KEGIATAN

Sasaran kegiatan Program Pendataan Penduduk ini antara lain, masyarakat desa, perangkat desa, serta tokoh masyarakat.

INDIKATOR KEBERHASILAN

Indikator keberhasilan Program Pendataan Penduduk Pra Pilkades dapat dikatakan berhasil jika Kantor Desa telah mendapatkan daftar calon pemilih Pilkades.

RINGKASAN SELURUH KEGIATAN

Seluruh kegiatan dari program kerja yang direncanakan oleh peserta KKNM Desa Jambu Kecamatan Congeang, Kabupaten Sumedang secara ringkas akan dijelaskan pada tabel berikut :

Nama Kegiatan Tujuan Khalayak Sasaran Waktu Tempat Pelaksana
Bhakti Pendidikan Meningkatkan motivasi belajar Siswa-Siswi SD Narimbang I 25-29 Januari 2011 SD Narimbang I Ratu Dita PI gusti A.A

Renaldi R.K

Imaniar P.R

Meuthi A.N

Perpustakaan Meningkatkan minat baca di kalangan anak-anak Siswa-Siswi SD Narimbang I 25-29 Januari 2011 SD Narimbang I Ira RRianita I.F
Penyuluhan Rambu-Rambu Lalu Lintas Meningkatkan kesadaran akan pentingnya mematuhi rambu lalu lintas Masyarakat Desa Jambu 27 Januari 2011 Kantor Desa Jambu IrwansyahChrisna T.S
Sosialisasi Office Agar perangkat desa mampu mengoperasikan Microsoft office dalam kegiatan administrasi desa Perangkat Desa Jambu 26 Januari 2011 Kantor Desa Asaad A.Debby M.H

Nathania Y.

Yudith R.A

Pembuatan Blog Memperkenalkan Desa Jambu terhadap masyarakat luas Masyarakat Desa Jambu 15 januari –5 Februari 2011 Desa Jambu Tiffani O.Larasati N.

Widya A.L

Pendataan Penduduk Pra Pilkades Mendapatkan daftar calon yang sesuai dengan kriteria pemilih Masyarakat Desa Jambu 25-28 Januari 2011 Desa Jambu Yuni F.Besse H.R

Posted in Program Kerja | Tagged | Leave a comment

Sosialisasi Rambu-Rambu Lalu Lintas

Nama dan Tema Kegiatan:

“Sosialisasi Rambu-Rambu Lalu Lintas”

Maksud Dan Tujuan

Adapaun tujuan dari rencana program kerja KKNM mengenai sosialisasi Undang-undang No. 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas untuk memberikan informasi dan pengetahuan hukum kepada warga Desa Jambu yang mayoritas belum mengetahui adanya Undang-undang lalu lintas yang baru ini.

Waktu Kegiatan

Sosialisasi ini akan kami lakukan pada:

Hari / Tanggal  : Kamis, 27 Januari 2011

PRA KEGIATAN

Sosialisasi ini dilaksanakan oleh mahasiswa KKNM Desa Jambu Kecamatan Conggeang Kabupaten Sumedang dengan mendatangkan bantuan dari pihak kepolisian. Acara ini dibuka dari mahasiswa KKNM kemudian sambutan dari perwakilan pihak kepolisian bapak AIPDA Nonong Satria sebagai pembicara I dan bapak AIPTU Kosasih sebagai pembicara II setelah itu acara pokok dimulai. Kami menjelaskan secara teknis beberapa Pasal dari Undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas yang kami anggap penting, sesuai dengan hasil survey di lapangan sebelum kegiatan dilakukan. Kemudian dilanjutkan oleh  Bapak AIPDA Nonong Satria selaku perwakilan dari Kapolsek Conggeang yang menjelaskan beberapa dampak-dampak dari beberapa pasal-pasal yg telah kami jelaskan sebelumnya.

Dampak yang dapat kami simpulkan dari keterangan yang di sampaikan oleh bapak AIPDA Nonong Satria Sebagai pembicara I adalah kurangnya tingkat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan dalam mengendarai kendaraan bermotor dan kurangnya informasi yang bisa di serap oleh masyarakat dikarenakan kurang ketidaktahuan akan Undang-undang lalu lintas yang baru (Undang-undang No 22 Tahun 2009).

Bapak AIPTU Kosasih Sebagai pembicara II menjelaskan adanya kendala di masyarakat mengenai kelengkapan kendaraan bermotor, yaitu masalah keterbatasan biaya (SIM, STNK, Helm).

Program ini berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana, ditandai dengan adanya dialog dan tanya jawab antara kami para mahasiswa, polisi, dan masyarakat. Setelah selesainya dialog ini, kami mengetahui bahwa masalah yang krusial adalah banyaknya para pngendara kendaraan bermotor yang tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM) dan juga masih banyak yang tidak menggunakan helm. Kesimpulan yang dapat kami ambil daripelaksanaan program ini, Sebaik apapun Undang-undangnya

Suasana Kegiatan Sosialisasi

tergantung dari individunya masing-masing. Dibutuhkan kesadaran hukum yang tinggi dan sosialisasi yang baik.

Posted in Bidang Hukum | Tagged , , | Leave a comment

Pembuatan Blog Tentang Desa Jambu

Nama Dan Tema Kegiatan:

Nama dari bidang pembuatan blog ini adalah “Blog KKNM Desa  Jambu, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang” dengan tema pengenalan dan pemaparan potensi Desa  Jambu, Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang.

Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan dari program ini adalah menginformasikan profil Desa Jambu seperti keadaan geologi dan geografis,tata pemerintahan, penduduk dan mata pencaharian, tingkat ekonomi dan sumber daya manusia, kesehatan lingkungan, dll.

Informasi dari blog yang dikembangkan dari mahasiswa juga menekankan pemaparan potensi dari desa Jambu.

PRA KEGIATAN

Perancangan kegiatan blog adalah pemilihan penanggung jawab pembuatan konsep konten dan pengumpulan data-data konten blog yang akan di tampilkan.

Pelaksanaan Kegiatan

Minggu Pertama  15 Januari – 22 Januari 2011

Konten yang di paparkan pada blog minggu pertama meliputi  letak dan luas wilayah; topografi dan keadaan tanah; demografi lokasi, penduduk, dan mata pencaharian.

Letak , Luas Wilayah, Topografi, dan Keadaan Tanah

Desa Jambu terletak di kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang. Desa Jambu memiliki luas wilayah 204 ha/m2 dengan batas-batas wilayah Kecamatan Paseh Kaler di sebelah utara, Desa Narimbang di sebelah selatan, Desa Cipamekar di sebelah timur, Gunung Tampomas di sebelah barat, dengan penggunaan tanah yang ada di Desa jambu dapat dibagi menjadi 3 wilayah (tanah perkebunan, tanah kering, tanah prasarana umum)

Jarak yang ditempuh untuk menuju Kabupaten sejauh 15 km dan dapat dilalui selama 30 menit dengan kendaraan bermotor. Jarak ke Ibu Kota Propinsi kurang lebih sekitar 60 km, dan dapat ditempuh selama 2,5 jam dengan kendaraan bermotor. Fasilitas yang dapat digunakan untuk menempuh perjalanan dari Desa Jambu menuju Kecamatan, Kabupaten, dan Ibu Kota Propinsi dapat menggunakan kendaraan umum. Perhubungan Desa Jambu adalah jalan darat dengan infrastruktur jalan aspal dan jalan desa yang menghubungkan Desa Jambu dengan desa sekitarnya.

Demografi Lokasi, Penduduk, Dan Mata Pencaharian

Penduduk Desa Jambu sampai tahun 2009 berjumlah 2.284 jiwa dimana penduduk laki-laki berjumlah 1.125 jiwa dan penduduk perempuan berjumlah 1.159 jiwa. Terdapat 650 kepala keluarga laki-laki dan 31 kepala keluarga perempuan yang terdapat di desa ini yang tersebar di tiga belas rukun tetangga (RT) dan empat rukun warga (RW).

Mayoritas angkatan kerja Desa Jambu berkisat antara usia 18-56 tahun dengan total 375 orang yang bekerja diberbagai bidang mata pencaharian. Mata pencaharian penduduk Desa Jambu terdiri dari sektor Peternakan, sektor Kehutanan, sektor Pertambangan, dan bahan galian C, sektor Industri Besar dan Menengah, sektor Perdagangan, sektor Jasa, dan didominasi oleh sektor Industri Kecil dan Kerajinan Rumah Tangga.

Bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, dan peternakan adalah bidang yang tidak terlepas dari kehidupan penduduk Desa Jambu, meskipun kenyataannya lahan pertanian tidak ada di desa ini. Pada umunya lahan pertanian warga desa ini berada di desa lain.

Di desa ini juga terdapat jenis komoditas buah-buahan yang dibudidayakan. Komoditas buah-buahan yang dibudidayakan tersebut adalah mangga, markisa, melinjo, dan didominasi oleh salak. Pemasaran hasil tanaman buah-buahan biasanya dijual langsung ke konsumen, pasar dan pengecer.

Minggu kedua  23 Januari – 29 Januari 2011

Konten yang di paparkan pada blog minggu kedua meliputi infrastruktur dan tata pemerintahan. Selain konten tersebut, kami juga memaparkan kondisi kesehatan lingkungan; keadaan sosial, kebudayaan,dan kesenian; pendidikan; kehidupan beragama.

Infrastruktur Dan Tata Pemerintahan

Desa Jambu terletak di Kecamatan Conggeang, Kabupaten Sumedang, dikepalai oleh seorang Kepala Desa yang dibantu oleh Sektetaris Desa, Kepala Urusan, Kepala Dusun, dan Pelaksana Teknis Lapangan.

Dalam pelaksanaannya, Kepala Desa Jambu membina 2 Dusun, 4 Rukun warga (RW), dan 13 Rukun Tetangga (RT). Dusun yang terdapat di Desa Jambu adalah Dusun 1 dan Dusun 2. Kepala desa juga dibantu oleh sekretaris desa, dan tim pelasana lapangan.

Lembaga-lembaga kemasyarakatan desa berupa Badan Permusyawaratan Desa (BPD); Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM); Rukun Warga (RW); Rukun Tetangga (RT); Karang Taruna; Badan Usaha Milik Desa (BUMDES); Kelompok Tani (Poktan); Organisasi Keagamaan; Lembaga Politik.

Perangkat Desa Jambu

Keadaan Sosial, Kebudayaan, Kesenian, Pendidikan, dan Kesehatan Lingkungan

Sejauh ini yang kami amati hubungan antar penduduk di Desa Jambu cukup baik,di Desa Jambu terdapat organisasi antar sosial dan budaya seperti Karang Taruna.Kegiatan Karang Taruna kurang efektif karena mayoritas pemuda di desa ini umumnya bekerja dan kurang termotivasi untuk  melanjutkan kegiatan Karang Taruna tersebut.

Selain itu terdapat ritual seperti hajat uar (tolak bala), seuseurehan (ritual adat pernikahan), sunatan, kepercayaan kepercayaan lainnya (safar, maulud, rajab, rayagung). Diperlukan motivasi terhadap warga desa untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi agar sumber daya manusia di Desa Jambu dapat memiliki pola pikir yang lebih maju dibandingkan dengan sebelumnya. Untuk fasilitas pendidikan,pembangunan dilakukan di SDN Narimbang I yang berlokasi di Dusun Jambu untuk meningkatkan layanan kesehatan, desapun membangun Posyandu yang terdapat di setiap RW.

Untuk membantu kesehatan warganya, pemerintah Desa Jambu membuat program Jaminan Kesehatan Masyarakat (JAMKESMAS) yang sekarang berganti menjadi Asuransi Kesehatan (ASKES) khususnya untuk warga yang tidak mampu. Prasarana dan sarana kesehatan yang ada di desa ini adalah 4 posyandu, 1 rumah bersalin, 1 dukun bersalin terlatih, 2 bidan, dan 1 perawat. Prasarana dan sarana kebersihan di desa ini, hanya terdapat 18 unit tong sampah.

Kegiatan Olahraga Anak-Anak

Keadaan ruangan SD dengan idle capacity untuk proses belajar mengajar maupun kegiatan lain seperti perbaikan minat baca dan sebagainya

Kegiatan belajar mengajar yang difasilitasi oleh program KKNM Unpad Desa Jambu

Perbaikan minat baca siswa SD setelah adanya perpustakaan program KKNM Unpad di Desa Jambu

Kehidupan Beragama

Dengan mayoritas penduduk beragama Islam,banyak warga Desa Jambu yang mengikuti kegiatan pengajian untuk Ibu-ibu dan Anak-Anak untuk meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain merayakan hari besar agama Islam, pengajian juga dilakukan baik mingguan maupun bulanan. Untuk kegiatan bulanan biasanya pengajian mengundang seorang Ustadz untuk berceramah.

pengajian yang dilakukan masyarakat

Minggu Ketiga  30 Januari – 5 Februari 2011

Konten yang di paparkan pada blog minggu ketiga meliputi pemaparan meliputi potensi lokasi, tingkat ekonomi, dan sumberdaya  manusia ; serta masalah pembangunan.

Potensi Lokasi, Tingkat Ekonomi, dan Sumberdaya  Manusia, serta Masalah Pembangunan

Mata pencaharian pokok Desa Jambu adalah petani, buruh tani, pegawai negeri sipil, pengrajin industri rumah tangga, pedagang keliling, montir, TNI, POLRI, pensiunan PNS/TNI/POLRI, pengusaha kecil dan menengah, dan karyawan perusahaan swasta. Di Desa Jambu, angkatan produktif sumber daya manusia berada pada rentang usia 18-56 tahun.

Hj. Ai Rosmawati S.P, adalah Kepala Desa yang menjabat setelah diangkat pada pemilihan umum Kepala Desa Tahun 2005. Selama masa jabatannya, ibu Ai beserta jajarannya berusaha untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,khususnya dalam bidang pembangunan. Sejumlah program pembangunan desa telah berhasil dilaksanakan di berbagai bidang.

Pada tahun 2007 Desa mendapat bantuan penerangan jalan dari departemen ESDM.Pada tahun 2010,pembangunan dilakukan di bidang fasilitas dan infrastruktur desa.Untuk fasilitas dan infrastruktur desa dilakukan Pengaspalan jalan dan perbaikan jalan dengan menggunakan dana PNPM kemudian pada Tahun 2010 desa mendapat bantuan Solar Cell. Pada tahun 2011 pembangunan dilakukan dengan Pemasangan pipa air bersih.

Dalam melaksanakan pembangunan,Desa Jambu tidak terlepas dari berbagai macam kendala. Kendala yang dihadapi oleh Desa Jambu dalam melakukan pembangunan desa seperti keadaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) yang minim jauh direncanakan .

Untuk sisa masa jabatannya, Ibu Ai selaku Kepala Desa beserta perangkat Desa Jambu berusaha untuk terus meningkatkan pembangunan dan pelayanan desa dengan segala kendala yang sedang dan mungkin akan menghadang dikemudian hari sampai akhir masa jabatannya.

Kegiatan lokakarya diadakan untuk sosialisasi pemberdayaan potensi Desa Jambu yang merangkul seluruh aparat desa dan masyarakat

Posted in Bidang Teknologi dan Informatika | Tagged , , | Leave a comment

Sosialisasi Microsoft Office ke Perangkat Desa

Nama dan Tema Kegiatan :

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Jambu dalam bidang teknologi dan informatika yaitu Sosialisasi Microsoft Office.

Maksud dan Tujuan :

Sosialisasi Microsoft Office bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai penggunaan Microsoft Office kepada Perangkat Desa Jambu. Pengetahuan tersebut selanjutnya diharapkan dapat membantu para perangkat desa dalam melakukan tugas sehari-hari.

Waktu Kegiatan :

Program ini telah  dilaksanakan pada :

Hari/ tanggal   : Rabu/ 26 Januari 2011

Waktu                         : 10.00 – 12.00 WIB

Tempat            : Kantor Desa Jambu

Anggaran Biaya :

Dalam pelaksanaan kegiatan ini kami tidak menggunakan anggaran biaya.

Bentuk dan Pelaksanaan Kegiatan  :

Sosialisasi Microsoft Office dilakukan dengan cara memberikan informasi mengenai cara penggunan Microsoft Office (Microssoft Word, Microsoft Excel, dsb) kepada para perangkat desa.

PRA KEGIATAN

Ketika kami memulai pelaksaan KKNM Dosen Pembimbing Lapangan kami meminta untuk melaksanakan sebuah program di bidang teknologi dan informatika. Menanggapi permintaan tersebut kami berkonsultasi dengan Kepala Desa Jambu pada saat pelaksanaan Lokakarya. Disana kami menemukan fakta bahwa di Desa Jambu ini para perangkat desanya belum mampu untuk mengoperasikan perangkat komputer khususnya Microsoft Ofiice. Beberapa hari kemudian, kami mengunjungi kantor desa untuk memeriksa kesiapan peralatan yang akan digunakan untuk melaksanakan program ini seperti kesiapan komputer dan prasarana lainnya seperti meja dan kursi. Dari hasil pemeriksaan kami, kami menemukan fakta bahwa komputer di Kantor Desa Jambu ternyata rusak dan bervirus. Untuk itu, kami memutuskan untuk mengadakan Sosialisasi Microsoft Office dan memberikan antivirus untuk komputer di kantor desa.

Pemeriksaan Komputer di Balai Desa

Pelaksanaan Kegiatan :

Kegiatan ini kami mulai sekitar pukul 10.00 wib. Para aparat desa berkumpul di aula kantor desa jambu sekitar pukul 09.45 wib. Kami memulai kegiatan ini dengan mempresentasi-kan Microsoft Office dan manfaatnya untuk kegiatan administrasi di Kantor Desa Jambu. Para aparat desa terlihat antusias dalam menyaksikan kami mempresentasikan hal tersebut. Mereka terlihat sangat memperhatikan apa yang kami presentasikan.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Pada sesi tanya jawab ini para aparat desa semakin terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Para aparat desa menanyakan beberapa pertanyaan yang cukup menarik. Misalnya saja, apa yang dapat kami lakukan dengan Microsoft Office selain untuk membuat surat? Bagaimana cara memasukan gambar logo desa pada kop surat di Microsoft Office?

Kemudian acara kami lanjutkan dengan sesi pelatihan (praktik) penggunaan Microsoft Office. Dalam sesi pelatihan ini, kami menggunakan empat buah laptop dan komputer desa dimana satu buah laptop/ komputer dipakai oleh empat orang aparat desa yang didampingi oleh satu orang mahasiswa. Kami menganjarkan aparat desa untuk membuat contoh surat. Di akhir kegiatan ini, kami memberikan buku panduan tentang Microsoft Office kepada aparat desa dan anti virus untuk komputer di kantor desa.

Pelatihan Komputer Kepada Petugas

Sasaran :

Sasaran kegiatan Sosialisasi Microsoft Office adalah  para Perangkat Desa Jambu.

Indikator Keberhasilan :

Perangkat desa dapat mengoperasikan Microsoft Office dalam kegiatan administrasi desa.

Respon dan Partisipasi Masyarakat :

Dalam hal ini, kami tidak berhubungan langsung dengan masyarakat akan tetapi kami berhubungan langsung dengan para Perangkat Desa Jambu. Respon dari para perangkat desa sangat baik dan antusias dalam mengikuti program Sosialisasi Microsoft Office.

Kendala yang dihadapi :

Kami menghadapi beberapa kendala teknis ketika akan memulai pelaksanaan kegiatan ini. Diantaranya kami menghadapi kendala bahwa komputer di desa yang akan digunakan ternyata bervirus sehingga menyulitkan kami untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Manfaat Kegiatan :

Bagi perangkat desa dengan adanya program ini mereka dapat mengenal dan mengoperasikan Microsof Office untuk menyelenggarakan kegiatan administrasi desa seperti pembuatan surat, laporan kegiatan, dsb.

Posted in Bidang Teknologi dan Informatika | Tagged , , | Leave a comment

Bakti Pendidikan – Membangun Perpustakaan Sekolah

Nama Kegiatan :

Penataan dan penambahan buku perpustakaan dengan tujuan menumbukan minat baca siswa-siswi SDN Narimbang 1 Conggeang.

Maksud dan Tujuan :

-          Memberikan pengertian kepada kelas 6 SDN Narimbang 1 Conggeang akan pentingnya membaca.

-          Memberikan motivasi kepada siswa agar melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi.

-          Menumbuhkan minat baca pada siswa-siswi yang ada di SDN Narimbang 1 Conggeang.

Waktu Kegiatan :

Program ini telah dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal   : Sabtu, tanggal 29 Januari 2010.

Waktu             : 08.00 – 12.00 WIB

Tempat            : SDN Narimbang 1 Conggeang

Anggaran Biaya :

-          Pembelian Buku (Total 64 buah)        = Rp. 303.000

-          Pembelian bahan majalah dinding      = Rp.   47.000

-

+

Akomodasi                                          = Rp.   50.000

Rp. 400.000

Bentuk dan Pelaksanaan Kegiatan :

Program penataan dan penambahan buku perpustakaan dilaksanakan oleh mahasiswa KKNM Desa Jambu dengan izin dari pihak Kepala Sekolah. Bentuk motivasi yang kami lakukan disini adalah mengajak para siswa-siswi SDN Narimbang 1 Conggeang untuk meningkatkan minat baca dengan melakukan penataan perpustakaan yang ada menjadi lebih layak dipergunakan serta menambahkan beberapa buku yang menarik untuk dibaca.

Sasaran Kegiatan :

Sasaran dari penyelengaraan kegiatan ini adalah Siswa-Siswi SDN Narimbang 1 Conggeang.

Indikator Keberhasilan :

Indikator keberhasilan program penataan dan penambahan buku perpustakaan ini adalah siswa-siswi SDN NARIMBANG 1 dapat tertarik untuk membaca.

Respon dan Partisipasi Masyarakat :

Dalam hal ini kami tidak berhubungan langsung dengan masyarakat, akan tetapi kami berhubungan langsung dengan siswa-siswi dari semua kelas yang terdiri dari kelas 1-6 SD serta para Staf Pengajar. Respon dari siswa-siswi SDN Narimbang 1 kepada kami sangat baik dan begitu antusias ketika diberi motivasi minat membaca dan diberikan buku-buku baru ke dalam perpustakaan mereka. Selain itu, mereka juga terlihat gembira dan ikut berpartisipasi ketika kami menata rapi perpustakaan mereka serta memberikan info pengetahuan dalam bentuk Mading (Majalah Dinding). Staf pengajar pun mengucapkan banyak terima kasih kepada kami atas bantuannya. Kami juga disambut dengan baik oleh staf pengajar di SDN Narimbang 1.

Partisipasi Siswa di Pembuatan Perpustakaan

Kendala yang Dihadapi :

Kendala yang kami hadapi adalah ketika melihat perpustakaan yang semula tidak tersusun rapi dan kotor. Hal ini menyebabkan turunnya minat baca dari siswa-siswi SDN Narimbang 1 karena tidak nyamannya kondisi perpustakaan yang ada. Selain itu buku-buku yang terdapat pada perpustakaan kurang tersedia yang bertemakan anak-anak serta kurang menarik untuk dibaca oleh mereka.

Gambar Perpustakaan Sebelum Dibenahi

Manfaat Kegiatan :

Bagi Mahasiswa :

-          Mahasiswa dapat mengetahui situasi bagaimana keadaan perpustakaan di SDN Narimbang 1 Conggeang yang nantinya berpengaruh terhadap minat baca siswa-siswi disana.

Bagi Siswa-Siswi :

-          Meningkatan motivasi bagi siswa-siswi agar mau membaca

-          Siswa-siswi merasa nyaman berada dalam perpustakaan

Saran :

Bagi mahasiswa :

-          Meningkatkan kredibilitas, royalitas, serta kreativitas dalam kegiatan penataan perpustakaan guna meningkatkan minat membaca bagi siswa-siswi

Bagi Siswa-Siswi :

-          Meningkatkan motivasi dan intensitas membaca bagi siswa-siswi SDN Narimbang 1 Conggeang

Bagi Kegiatan Selanjutnya :

-          Meningkatkan pemeliharaan dan penataan perpustakaan yang ada di SDN Narimbang 1 Conggeang

PRA KEGIATAN

Setelah melakukan kunjungan ke SDN Narimbang 1 Conggeang yang merupakan sebagian dari serangkaian kegiatan pemetaan sosial (social maping), kami menemukan keadaan perpustakaan yang memprihatinkan. Keadaan perpustakaan tersebut tidak terpelihara dan kurang layak bagi siswa-siswi untuk membaca. Buku-buku banyak yang diletakkan diatas meja, kurang beraturan, dan kurang menarik. Tidak ada satupun buku cerita, majalah, komik, atau lain sebagainya sebagaimana perpustakaan mestinya. Selain itu keadaan perpustakaan kotor dan baegitu terdapat meja dan kursi yang tidak layak pakai lagi serta banyak terdapat alat musik tradisional suda yang tidak beraturan. Mengingat pentingnya membaca bagi generasi penerus bangsa, maka kami memutuskan untuk melakukan kegiatan penataan dan penambahan beberapa buku untuk perpustakaan SDN Narimbang 1 Conggeang.

PELAKSANAAN KEGIATAN

Sabtu, 22 Januari 2011

Pada hari ini kami melaksanakan kegiatan penataan dan penambahan buku perpustakaan di SDN Narimbang 1 Conggeang. Kegiatan ini diadakan mulai pukul 08.00 WIB. Pertama-tama kami membersihkan ruangan perpustakaan dengan menyapu lantai dan memebersihkan debu pada buku, rak buku, meja, jendela, serta alat-alat lain yang berada pada ruangan perpustakaan. Kami juga mengeluarkan barang-barang yang tidak layak pakai lagi seperti meja dan kursi yang rusak serta barang-barang lainnya. Setelah itu kami mulai menata buku yang ada di perpustakaan sesuai dengan bidangnya contohnya bidang Bahasa, bidang IPA

bidang IPS, bidang Agama dan lain-lain. Kami juga menambahkan buku-buku dengan beragam tema seperti buku pelajaran, komik, majalah, buku yang bertemakan agama, atlas, buku ensiklopedia, dan buku pengetahuan lainnya dengan penampilan buku yang menarik agar dapat memacu minat baca siswa.

Setelah membersihkan dan menata buku-buku perpustakaan, kami juga menghias perpustakaan dengan menambahkan poster-poster yang berhubungan dengan pengetahuan. Contohnya bertemakan sejarah, budaya, dan berbagai ilmu pengetahuan. Kami juga menempelkan peta Kota Sumedang pada dinding perpustakaan. Kami pun menambahkan alat pengukuir tinggi bagi siswa-siswi agar mereka mengetahui tinggi badan mereka.

Selain itu, kami juga menambahkan Mading (Majalah Dinding) pada dinding perpustakaan. Mading tersebut berisikan tentang ilmu pengetahuan yang nantinya dapat menambah wawasan dan informasi yang bermanfaat bagi siswa-siswi.

Perpustakaan

Perpustakaan Setelah Dibenahi

PASCA KEGIATAN

Setelah kami melakukan kegiatan penataan dan penambahan buku perpustakaan di SDN Narimbang 1 Conggeang, kami melihat antusiasme siswa-siswi untuk mendatangi perpustakaan dan membaca buku-buku yang terdapat disana. Hal ini disebabkan perpustakaan telah bersih, nyaman dan tertata rapi serta layak digunakan oleh siswa-siswi SDN Narimbang 1 Conggeang.

Antusiasme Siswa Untuk Membaca

Posted in Bakti Pendidikan | Tagged , , | Leave a comment

Bakti Pendidikan – Sehari di Pendidikan Anak Usia Dini

Kami juga melakukan survey terhadap PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang terletak di Desa Jambu. Keadaan PAUD di Desa Jambu cukup memprihatinkan dimana keadaan bangunan PAUD tersebut sudah cukup usang serta kurangnya fasilitas pendukung pendidikan anak seperti poster yang berisi ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, kami berencana untuk membagikan poster yang menjelaskan berbagai ilmu pengetahuan.

Untuk kegiatan di PAUD kami bukan melaksanakann pengajaran seperti di SD, tetapi menyumbangkan poster-poster seperti pengenalan angka-angka, gambar hewan-hewan, gambar pahlawan-pahlawan, huruf-huruf dan buah-buahan.

Hal ini kami lakukan untuk menunjang proses mengajar agar para pengajar lebih mudah dalam memberikan pengajaran kepada anak-anak di usia dini.

Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Jumat, 21 Januari 2011. Selain menyerahkan poster-poster tersebut, di hari itu kami juga turut ikut serta membantu mengajar dan bermain dengan anak-anak.

Untuk kegiatan di PAUD kami bukan melaksanakann pengajaran seperti di SD, tetapi menyumbangkan poster-poster seperti pengenalan angka-angka, gambar hewan-hewan, gambar pahlawan-pahlawan, huruf-huruf dan buah-buahan.

Hal ini kami lakukan untuk menunjang proses mengajar agar para pengajar lebih mudah dalam memberikan pengajaran kepada anak-anak di usia dini.

Kegiatan tersebut dilakukan pada hari Jumat, 21 Januari 2011. Selain menyerahkan poster-poster tersebut, di hari itu kami juga turut ikut serta membantu mengajar dan bermain dengan anak-anak.

Posted in Bakti Pendidikan | Tagged , , | Leave a comment

Bakti Pendidikan – Dari Kampus ke Sekolah Dasar

Nama dan tema kegiatan:

Nama kegiatan yang dilaksanakan di Desa Jambu adalah Bakti pendidikan dengan tema “Menumbuhkan minat baca dan semangat belajar siswa-siswi di SDN Narimbang I”

Maksud dan Tujuan :

Adapun tujuan dari pelaksanaan program kerja KKNM mengenai bakti pendidikan ini antara lain:

  • Memberikan pengertian kepada siswa-siswi SDN Narimbang I mengenai pentingnya pendidikan.
  • Memberikan motivasi kepada para siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
  • Menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri untuk menghadapi UAN 2011, yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2011.

Waktu Kegiatan:

Program ini telah  dilaksanakan pada :

Hari/ tanggal             : Sabtu – Sabtu / 22 s.d 29 Januari 2011

Waktu                         : 07.30 – 12.00 WIB

Tempat                       : SDN Narimbang I

Anggaran Biaya :

-          Plakat                   : Rp 35.000,-

-          Akomodasi           : Rp 40.000,-

Bentuk dan Pelaksanaan Kegiatan  :

Program bakti pendidikan ini dilaksanakan oleh Mahasiswa KKNM Desa Jambu dengan izin dari kepala sekolah. Bentuk  motivasi pendidikan yang dilakukan adalah dengan menjadi tenaga pengajar pada beberapa mata pelajaran, seperti Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PKN, dan Olahraga. Dalam hal ini, mahasiswa berperan sebagai motivator bagi siswa SD dalam lebih memahami mata pelajaran yang ada. Masing-masing mahasiswa dapat memilih mata pelajaran yang ingin diajarkan, dan mempergunakan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan buku paket sebagai patokan dalam menyampaikan materi pelajaran

SDN Narimbang I.

Dalam pelaksanaan kegiatan bakti pendidikan mengajar ini, siswa SD tampak antusias dan semangat baik dalam menerima materi pelajaran baru maupun menjawab pertanyaan dari mahasiswa dan LKS. Mahasiswa juga ikut serta dalam kegiatan senam sehat yang dilaksanakan pada hari Sabtu bersama siswa SD dan rekan guru.

Sasaran :

Sasaran kami dalam program pendidikan ini adalah siswa-siswi dari kelas I – VI SD.  Setiap tingkatan kelas mendapat jadwal kegiatan pendidikan dengan berbagai pilihan mata pelajaran.

Suasana Kegiatan Belajar Mengajar

Indikator Keberhasilan :

Apabila dilihat dari tujuan program bakti pendidikan, maka kegiatan ini dapat dikatakan berhasil yang diketahui dari tingginya partisipasi siswa dalam mengikuti pelajaran yang disampaikan oleh mahasiswa dan pengerjaan soal-soal dari LKS. Peningkatan motivasi para siswa SD juga dapat dikarenakan adanya figur mahasiswa yang telah berhasil menempuh tingkat pendidikan yang lebih tinggi, sehingga siswa SDN Narimbang I terpacu dalam mencapai tingkat pendidikan yang juga lebih tinggi.

Respon dan Partisipasi Masyarakat :

Dalam hal ini, kami tidak berhubungan langsung dengan masyarakat akan tetapi kami berhubungan langsung dengan para siswa – siswi dari semua kelas yang terdiri dari kelas I – VI SD serta para staf pengajar. Respon dari para siswa sangat baik dan antusias ketika kami datang untuk mengisi kegiatan mereka di saat jam pelajaran sebagai guru. Kami juga disambut dengan baik oleh para staf pengajar yang mengucapkan banyak terima kasih kepada mahasiswa atas bantuannya.

Kendala yang dihadapi:

Keberadaan mahasiswa di SDN I Narimbang terkadang menyebabkan permintaan dari staff guru yang  meminta kami mengajar diluar jadwal yang telah direncanakan sebelumnya. Hal ini menyebabkan kami terkadang kewalahan dalam mengatur waktu yang berbenturan dengan program kegiatan lain. Kendala yang kadang terjadi juga disebabkan kondisi SDN I Narimbang yang juga menerima siswa yang keterbelakangan fisik, hal ini dikarenakan tidak adanya Sekolah Luar Biasa (SLB) di Desa Jambu. Kami seringkali mengalami kesulitan dalam menyampaikan materi pelajaran maupun  menghadapi siswa dengan kekurangan tersebut.

Manfaat Kegiatan:

Bagi Mahasiswa:

-          Mahasiswa dapat mengenal karakter masing-masing anak yang berbeda karena karakter siswa-siswi yang tinggal di desa dengan siswa-siswi yang tinggal di kota sangat berbeda, mulai dari sifat sampai motivasi masing-masing anak.

-          Mengetahui situasi pendidikan saat ini di daerah yang tertinggal.

-          Kami memiliki bekal pengalaman mengajar yang nantinya akan berguna.

Bagi Siswa :

-          Meningkatkan motivasi bagi siswa agar mau belajar sungguh-sungguh

-          Menumbuhkan sifat kepemimpinan dengan bermain games

Bagi Pengajar :

-          Terbantu dalam meningkatkan motivasi anak-anak

-          Terbantu dalam hal memberikan materi pelajaran

SARAN :

Bagi Pengajar :

-          Meningkatkan kredibilitas, royalitas serta etos kerja dalam kegiatan belajar mengajar guna meningkatkan mutu pendidikan baik secara langsung maupun secara tidak langsung baik dari segi kualitas maupun segi kuantitasnya di Desa Jambu.

-          Mempertimbangkan untuk menambah jumlah kelas yang dirasa masih sangat kurang

-          Banyak siswa-siswi yang belum memiliki LKS, jadi kiranya tiap-tiap siswa agar diperhatikan kelengkapan bukunya.

Bagi Pelajar :

-          Meningkatkan motivasi dan intensitas belajar di dalam sekolah maupun luar sekolah baik oleh guru ataupun orangtua.

Bagi Kegiatan Selanjutnya :

-          Meningkatkan koordinasi dari pihak mahasiswa pada pihak sekolah agar mudah dalam mengadakan pelaksanaan.

PRA KEGIATAN

Setelah melaksanakan pemetaan sosial (sosial maping) di Desa Jambu pada minggu pertama kedatangan, kami merencanakan program pendidikan berupa bakti pendidikan terhadap anak-anak yang bersekolah di SDN Narimbang 1. Bakti pendidikan yang kami lakukan berupa pemberian pengajaran semua mata pelajaran yang ada di SD Narimbang 1 dari kelas 1 sampai dengan kelas 6. Pelaksanaan bakti pendidikan ini dilaksanakan selama satu minggu.

Pada saat melakukan pemetaan sosial di minggu pertama, kami melakukan survey di SDN Narimbang 1 dan disambut oleh beberapa guru SDN Narimbang 1 di kantor. Setelah  berbincang sejenak mengenai keadaan sekolah dan memohon izin untuk melakukan kegiatan bakti pendidikan, kami diajak oleh guru tersebut untuk melakukan observasi lingkungan sekolah.

"Staf Pengajar"

Setelah melakukan observasi, kami mengetahui bahwa SD Narimbang 1 terletak bersebelahan dengan TK dan memiliki fasilitas pendidikan yang cukup memadai berupa lapangan olah raga yang cukup luas, ruangan kelas berikut papan tulis putih (whiteboard) dan bangku, serta toilet. Selain itu, kami juga mengetahui bahwa keadaan sanitasi SD Narimbang 1 beserta fasilitasnya juga cukup terjaga. Namun ada satu fasilitas SD Narimbang 1 yang belum memadai, yaitu perpustakaan.

Keadaan perpustakaan kondisinya cukup memprihatinkan. Ruang perpustakaan digabung menjadi satu ruangan dengan ruang kesenian. Meja dan kursi di perpustakaan diletakkan tidak beraturan. Buku-buku tersusun tidak terapi serta banyak di antaranya yang sudah usang. Selain itu, koleksi buku-buku di perpustakaan itu dapat dikategorikan kurang lengkap karena jumlahnya judul buku yang sedikit. Keadaan kebersihan perpustakaan juga tidak terjaga. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya debu yang menempel di rak serta kondisi lantai yang kotor. Kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan dan berinteraksi dengan siswa-siswa SD Narimbang 1. Kami ikut membantu guru-guru dalam kegiatan mengajar, bermain bersama murid-murid, dan ikut melaksanakan kegiatan senam pagi bersama.

Pelaksanaan Kegiatan

Sabtu , 22 Januari 2011

Hari ini kami datang untuk mengikuti senam bersama dan melihat aktivitas murid-murid di SDN Narimbang 1. Setiap hari sabtu merupakan jadwal dilaksanakannya senam pagi bersama. Kami berangkat pukul 07.00 dan senam pada pukul 07.30. Para siswa sangat antusias dengan kedatangan kami dan mengikuti senam dengan bersemangat. Setelah senam diadakan operasi semut, yaitu bersih-bersih di lingkungan sekolah.

Sebenarnya pada hari ini kami belum akan melaksanakan pengajaran, tetapi karena guru disana meminta bantuan kami untuk mengisi kelas yang gurunya kebetulan tidak hadir, akhirnya selesai senam kami lanjutkan dengan mengajar.

Beberapa di antara kami mengajar Bahasa Indonesia di kelas V, dan beberapa lainnya ikut menemani murid-murid kelas I bermain saat pelajaran olahraga. Kami memainkan berbagai permainan seperti ular naga, main bola, kucing dan tikus. Anak-anak tampak gembira, begitupula dengan kami, yang tentu tidak setiap hari mendapat kesempatan untuk bermain-main bersama anak-anak di SD. Para guru juga menantikan kedatangan kami di minggu berikutnya untuk mengajar.

Senin, 24 Januari 2011

Sehubungan dengan dilaksanakannya lokakarya pada hari ini, kami belum memulai pengajaran. Tapi kami tetap datang ke sekolah untuk menyerahkan surat pengantar dan jadwal mengajar yang akan kami laksanakan mulai besok hingga hari sabtu. Selain itu kami juga meminjam buku-buku dan LKS yang akan digunakan untuk mengajar.

Selasa, 25 Januari 2011

Hari ini adalah hari pertama kami memulai pengajaran di SDN Narimbang I. Seluruh anggota  kelompok kami datang walaupun yang sedang tidak ada jadwal mengajar hari ini. Pelajaran dimulai pukul 07.30 WIB.

Di kelas I  yang terbagi menjadi menjadi 2 kelas yaitu I-A dan I-B, kami mengajar Bahasa Indonesia. Di kelas I ini masih terdapat siswa-siswa yang belum lancar membaca. Kemudian dilanjutkan dengan pelajaran Bahasa Sunda. Di kelas II kami mengajar olahraga. Siswa bermain sepak bola, sedangkan yang siswi bermain voli. Siswi-siswi SDN Narimbang I rata-rata cukup menguasai olahraga bola voli, bahkan mereka sudah sering mengikuti kejuaraan-kejuaraan.

Di kelas III kami mengajar Matematika dan Bahasa Indonesia, dilanjutkan dengan SBK  yaitu mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan, dimana kami dan para siswa menggambar pemandangan alam. Sedangkan di kelas V kami mengajar PKN, Agama, dan Bahasa Indonesia.

Mata pelajaran yang diajarkan hari lebih banyak daripada yang dijadwalkan semula, karena seringkali setelah jam mengajar kami selesai, guru kelas tersebut tidak datang mengajar sehingga kami yang melanjutkan mengajar.

Rabu, 26 Januari 2011

Hari ini kami kembali mengajar pada pukul 07.30 WIB. Di kelas IV-A dan IV-B kami mengajar Bahasa Inggris. Di jam berikutnya pun mata pelajaran yang diajarkan di kelas III adalah Bahasa Inggris.

Kamis, 27 Januari 2011

Hari ini kami datang kembali ke SDN Narimbang 1,Kami sudah mulai merasakan kesenangan yang timbul oleh kejadian-kejadian yang anak-anak SDN N arimbang 1 lakukan terlebih anak-anak itu mulai menerima kami denngan tangan terbuka.

Kami pagi itu memulai mengajar dengan hati yang sangat ceria,Pelajaran pertama yang kami ajarkan adalah IPS kelas III dan kelas II kami mengajar pada pukul 07.30.Pada jam berikutnya kami yaitu pukul 09.30 kami mengajar IPA untuk kelas III.

Jumat, 28 Januari 2011

Seperti biasa hari ini kita memulai hari dengan semangat dikarenakan hari ini kami mengajar kembali di SDN Narimbang 1,mungkin anak-anak SDN Narimbang sudah bosan dengan kami banyak dari mereka mulai merasakan kejenuhan karena kami sering mengganggu kesenangan mereka dikarenakan kami terlalu rajin mengajar.

Pagi ini pukul 07.30 Bahasa Indonesia lah pelajaran pertama yang kami ajarkan kepada mereka yaitu untuk kelas IV dan kami pun mengajarkan Bahasa Inggris pada jam yang sama untuk kelas V.

Sabtu, 29 Januari 2011

Kami hari ini merasa sangat bahagia karena hari ini kami hari terakhir kami melakukan program kerja di SDN Narimbang 1,perasaan kami saat itu sungguh binggung antara senang dan sedih,disatu sisi kita senang karena program kerja kita sudah terselesaikan tetapi  satu sisi,kami sedih dikarenakan kami akan berpisah dengan anak-anak yang satu minggu ini telah berbagi pengalaman dengan kami semua.

Aktivitas di Kelas

Hari ini yang kami lakukan di SDN Narimbang 1 adalah kami melakukan olahraga  bersama dengan semua anak-anak SD,TK,dan seluruh guru-guru yang ada disana. Kami melakukan gotong royong(oprasi semut) dengan anak-anak SDN Narimbang 1.

Kami pun memberikan kenang-kenangan berupa plakat sederhana supaya mereka tetep mengingat kami walau kami jauhsehingga tetep tertanam dalam diri mereka kami pernah berbagi pengalaman dan kami sudah pernah memberikan motivasi kepada mereka supaya mereka lebih maju dan lebih sukses.

Penyerahan Plakat

Berikut adalah jadwal mengajar yang dilaksanakan:

Hari/Tanggal Kelas Waktu Mata Pelajaran
Sabtu,

22 Januari 2011

I

V

07.30 – 08.40

08.40 – 09.20

Olahraga

Bahasa Indonesia

Selasa,

25 Januari 2011

I-A & I-B

II

III

V

07.30 – 08.40

08.40 – 09.50

07.30 – 08.40

07.30 – 08.40

08.40 – 09.50

10.20 – 11.00

08.40 – 09.50

10.20 – 11.00

11.00 – 11.30

Bahasa Indonesia

Bahasa Sunda

Olahraga

Matematika

Bahasa Indonesia

SBK

PKN

Agama

Bahasa Indonesia

Rabu,

26 Januari 2011

IV-A

IV-B

III

07.30 – 08.40

08.40 – 09.50

10.20 – 11.00

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

Bahasa Inggris

Kamis,

27 Januari 2011

II

III

VI

08.40 – 09.40

07.30 – 09.15

07.30 – 08.40

IPS

IPS

IPA

Jumat,

28 Januari 2011

IV-A

IV-B

V

07.30 – 08.40

07.30 – 08.40

07.30 -09.15

IPA

Bahasa Indonesia

Bahasa Inggris

Sabtu,

29 Januari 2011

07.30 Senam Bersama

Dilanjutkan kegiatan perpustakaan.

Penyerahan plakat dan foto bersama

Posted in Bakti Pendidikan | Tagged , , | Leave a comment