Profil Desa Ciliang

 PROFIL WILAYAH

Ciliang adalah desa di kecamatan ParigiCiamisJawa BaratIndonesia.

Visi :

“Menjadikan Desa Ciliang terdepan di tahun 2015”.

Misi :

Misi merupakan sekumpulan aksi atau tindakan nyata untuk mewujudkan rumusan visi. Adapun misi Desa Ciliang, yaitu :

  1. Mengoptimalkan pembangunan sarana dan prasarana desa melalui pemberdayaan masyarakat desa.
  2. Melestarikan kawasan lindung melalui pemberdayaan masyarakat desa.
  3. Meningkatkan Sumber Daya Manusia guna meningkatkan hasil pertanian untuk tercapainya swasembada pangan.
  4. Meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kewaspadaan bencana.
  5. Mengoptimalkan peran lembaga kemasyarakatan desa dalam penanganan bencana.

Desa Ciliang terdiri dari 5 (lima) Dusun dengan 10 (sepuluh Rukun Warga (RW) dan 42 (Empat Puluh Dua) Rukun Tetangga (RT), Desa Ciliang memiliki batas wilayah administratif sebagai berikut :

  • Ø Sebelah Utara              :    Desa Cintakarya
  • Ø Sebelah Barat              :    Desa Karangbenda
  • Ø Sebelah Selatan          :    Samudera Indonesia
  • Ø Sebelah Timur            :    Desa Cibenda

Secara visualisasi, wilayah administratif dapat dilihat dalam Peta Wilayah Desa Ciliang sebagaimana gambar di bawah ini :

Sumber  : Data Pemerintah Desa Ciliang

Penduduk Desa Ciliang berdasarkan data terakhir yang ada di Pemerintah Desa Ciliang, tahun 2011 tercatat 3000  jiwa .

Perekonomian

  • Komiditi Unggulan Desa

Mata pencaharian penduduk desa Ciliang dapat dikelompokan menjadi 2 yaitu : kelompok masyarakat yang tinggal dipesisir atau tinggal didataran rendah dan masyarakat yang tinggal didataran tinggi. Untuk sebagian besar masayarakat di Desa Ciliang yang tinggal didataran rendah bermata pencaharian sebagai  petani, buruh tani, pedagang, kuli. Sedangkan untuk masyarakat yang berada di dataran tinggi bermata pencaharian penyadap kelapa. Dan sebagian kecil masyarakat bermata pencaharian nelayan.

Komoditi unggulan pada desa Ciliang adalah padi dan gula kelapa. Walaupun setiap dusun di desa Ciliang menghasilkan komoditi padi,namun dusun Girijayalah yang menghasilkan komoditi terbesar untuk padi yang dijual. Hal ini dikarenakan di dusun-dusun lainnya, padi digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja (hanya sedikit yang dijual).

Komiditi  lainnya adalah gula kelapa. Gula kelapa tersebut dihasilkan oleh para pekerja di masyarakat desa Ciliang yang bekerja sebagai peyadap kelapa yang kemudian diolah menjadi gula kelapa. Pohon kelapa yang digunakan untuk menghasilkan gula kelapa ada yang berasal dari pohon milik sendiri ada juga yang pohon tersebut milik orang lain, tetapi dititipkan kepada warga masyarakat dusun tersebut dan kemudian hasilnya nanti melalui bagi hasil .

Tingkat pendapatan  masyarakat desa ciliang masih tergolong rendah karena mata pencaharian masyarakat hanya tertuju pada petani, buruh tani, pedagang, kuli dan penyadap kelapa.

  • Peluang Investasi

Desa Ciliang memiliki berbagai potensi sumber daya manusia maupun sumber

daya alam yang dapat dijadikan peluang investasi, diantaranya :

  1. Dikawasan pantai Batu Hiu belum terdapat restoran yang dikelola secara maksimal seperti restoran seafood ataupun restoran makanan lainnya. Begitupun juga halnya dengan penginapan disekitar pantai batu hiu belum adanya tempat penginapan yang nyaman bagi para wisatawan yang datang dari arah pangandaran dan hendak menuju Pantai Batu Karas ataupun Green Canyon, apabila terdapat tempat penginapan yang nyaman dan sesuai dengan standar tentu dapat menarik perhatian para wisatawan untuk dapat tinggal dan menginap lebih lama berada di kawasan pantai batu hiu, terutama bagi wisatawan luar negeri ataupun wisatawan dari luar ciamis.
  2. Produksi  rata-rata gula kelapa dari Desa Ciliang masih kurang terorganisir dalam pengelolaan produksinya, peluang investasi sektor ini dengan pembuatan pabrik gula kelapa yang memakai sistem mekanisme yang lebih modern sehingga dapat meningkatkan produksinya, sehingga desa ciliang dapat memproduksi dan menjual gula kelapa dengan skala yang lebih luas.
  3. Pasir Gintung merupakan daerah perbukitan yang terletak di Dusun Tanjung Sari, Desa Ciliang. Daerah ini memiliki keindahan alam perbukitan yang masih sangat asri, dan berpotensi untuk dikembangkan kawasan bumi perkemahan karena dari perbukitian tersebut kita bisa melihat pemandangan pantai pangandaran sampai batu karas dari atas bukit. Namun kawasan Pasir Gintung ini masih belum diperberdayakan secara maksimal, selain itu sarana dan prasarana yang ada di kawasan tersebut masih kurang memadai. Hal ini terlihat dari tidak adanya WC umum, minimnya penyewaan tenda dan tidak adanya fasilitas tempat makan. Untuk itu diperlukan sarana dan prasarana yang lebih memadai agar dapat menarik minat wisatawan yang datang berkunjung.

Sosial Budaya

  • Budaya Masyarakat

Interaksi sosial masyarakat di desa Ciliang cukup baik karena masih adanya keterikatan adat setempat yang menyebabkan pola hidup kekeluargaan masyarakat cukup terasa dan terlihat. Masyarakat desa ciliang juga melakukan kegiatan gotong royong yang bertujuan untuk meningkatan rasa kekeluargaan dan kekompakan masyarakat. Masayarakat desa ciliang yang mayoritas beragama islam, beberapa kegiatan keagamaan yang dilakukan adalah pengajian rutin dan kegiatan rajaban dalam memperingati isra’miraj. Sarana dan prsarana keagamaan di desa ini cukup lengkap karena terdapat banyak mesjid, musola.

Dalam memanfaatkan lahan yang ada disekitar desa ciliang, masyarakat masih menggunakan teknologi tradisional. Tingkat produksi hasil panen untuk beberapa dusun dipergunakan untuk konsumsi pribadi tetapi ada juga dusun girijaya yang hasil panennya bisa dibeli atau diambil oleh orang diluar ciamis.

Pariwisata

  • Objek Wisata

Desa Ciliang mempunyai objek wisata yang cukup terkenal, yaitu Pantai Batu Hiu. Pantai sepanjang 1 Km ini sangat indah dengan beberapa tebing dan bukit, pepohonan yang membuat teduh pantai yang dari atas bukitnya kita dapat memandang lepas samudra Hindia. Fasilitas yang terdapat di pantai ini tempat parkir, tempat berbelanja souvenir, mesjid, kamar WC umum, wisma tempat penginapan dan tempat makan, pantai ini dapat ditenpuh hanya dalam 45 menit dari kawasan pangandaran. Desa ciliang juga mempunyai objek wisata lainnya seperti Penangkaran Penyu yang letaknya berada tepat di bagian barat pantai batu hiu. Disini ditangkar beberapa jenis penyu yang dirawat hingga cukup siap dilepaskan kembali ke lautan lepas.

  • Potensi Wisata

Selain Pantai Batu Hiu dan Penangkaran Penyu, desa ciliang juga mempunyai potensi wisata lain yaitu Pasir Gintung. Pasir Gintung merupakan daerah perbukitan yang terletak di Dusun Tanjung Sari, Desa Ciliang. Kawasan yang masih sangat hijau ini dapat ditempuh dalam waktu 15 menit dengan menggunakan kendaraan bermotor dari  kantor desa Ciliang. Dari atas bukit kita dapat melihat pantai Pangandaran, pantai Batu Hiu, pantai Batu Karas dan tentunya titik tanpa batas Samudera Hindia. Di kawasan bukit ini juga sangat cocok dijadikan area perkemahan, sepeda gunung, berkuda, dan outbond.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>