Blog KKNM UNPAD 2012 di Desa Cijambe, Paseh, Sumedang

Keagamaan

Dalam bidang keagamaan, masyarakat Desa Cijambe semuanya merupakan umat muslim. Terdapat 10 masjid dan madrasah yang tersebar di Desa Cijambe yaitu:

  1. Madrasah dan Musholla Al-Barakah, Parugpug Kidul
  2. Masjid Al-Mujahid, Parugpug Kidul (Balai Desa)
  3. Masjid dan Madrasah Al-Ikhlas, Parugpug
  4. Masjid Al-Hidayah, Cijambe
  5. Masjid Al-Isro, Parugpug Kidul
  6. Masjid At-Taubah, Parugpug
  7. Madrasah Miftahulhoir, Cijambe
  8. Masjid Al-Huda, Cijambe
  9. Masjid Riyadusolihin, Cijambe
  10. Masjid Ulul Al-Bab, Cijambe

Masjid Al-Mujahid.

Masjid Al-Isro.

Masjid Al-Ikhsan.

Masjid Al-Ikhlas.

Di antara semua masjid yang ada di Desa Cijambe, hanya lima masjid yang dipakai untuk Shalat Jum’at. Pembangunan masjid di Desa Cijambe ini mendapat perhatian yang baik dari pemerintah desa dengan adanya rehabilitasi bagi masjid-masjid yang sudah tidak layak ataupun rusak. Seperti contoh, Masjid At-Taubah yang didirikan pada tahun 1983, dan direhab pada tahun 2006. Mayoritas masyarakat disini beraliran NU, namun ada sebagian yang beraliran Persis tetapi tidak ada konflik antar dua aliran agama tersebut. Masing-masing saling menjaga keharmonisan antar masyarakat. Terdapat dua madrasah yaitu Madrasah Al-Barokah yang memiliki 8 pengajar dengan 92 murid dan Madrasah Miftahulhoir yang memiliki 4 orang pengajar dengan 151 murid yang dibagi ke dalam 4 kelas dan 1 kelas TTA.

PROGRAM KERJA BIDANG KEAGAMAAN

Kegiatan Masjid Desa Cijambe

Masjid-masjid di Desa Cijambe ini terlihat sepi pada siang dan sore hari, karena pada waktu tersebut mayoritas masyarakat sedang bekerja atau bertani. Suasana masjid terlihat berbeda pada saat waktu  Shalat Maghrib dan Shalat Isya karena masjid dipenuhi oleh bapak-bapak yang datang untuk melaksanakan shalat berjamaah. Oleh karena itu, kami merencanakan untuk menjadi Muadzin untuk mengisi Adzan pada waktu shalat Dzuhur dan Ashar.  Kegiatan pengajian di Desa Cijambe sebagian besar diikuti oleh para ibu. Setelah pengajian, biasa dilanjutkan dengan ceramah atau mubaligh oleh tokoh keagamaan yang bertempat tinggal dekat dengan masjid. Pengajian tersebut rutin dilaksanakan oleh warga dalam waktu yang telah ditentukan, misalnya, pengajian di masjid Al-Mujahid setiap hari Jumat pagi sekitar pukul 8 hingga pukul 10.Untuk para bapak, biasa melakukan pengajian atau berkumpul bersama untuk berdiskusi dan berbincang-bincang selepas Shalat Isya berjamaah.

Madrasah Desa Cijambe

Madrasah Al-Ihsan terletak di Dusun Parugpug Kidul dan telah mendapat izin pengajaran pada tahun 2006 oleh Departemen Agama. Madrasah Al-Ihsan dibangun pada tahun 2007 melalui sumbangan wakaf dari dua puluh orang warga masyarakat. Bangunan madrasah ini memiliki tiga ruang kelas dan satu ruang guru. Madrasah Al-Ihsan dikepalai oleh H.Taip selaku kepala madrasah dan pengajar, serta empat orang pengajar lainya, yaitu Bapak Wawan Kastawan, Ibu Cucu Sahru Rojabiah, Ibu Heni Rohaeni, dan Ibu Cici Sri Yuniawati. Madrasah Al-Ihsan memiliki 130 murid yang dibagi menjadi delapan kelas dengan rincian sebagai berikut:

[TABLE=7]

Sistem pembelajaran di Madrasah Al-Ihsan adalah memisahkan delapan kelas tersebut menjadi dua golongan pembelajaran, yaitu kelas PAUD sampai Kelas 2 SD digolongkan dalam golongan Idadiyah/TPA, dan kelas 3 SD sampai kelas 6 SD golongan MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah). Masing-masing kelas memiliki waktu belajar selama satu jam mulai pukul 11:00 WIB untuk anak-anak PAUD sampai pukul 16.30 WIB untuk anak kelas 6 SD. Pendapatan setiap bulan Madrasah Al-Ihsan diperoleh dari bayaran infaq orang tua murid yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing, mulai dari Rp5.000,00; Rp7.500,00; hingga  Rp10.000,00. Total pendapatan madrasah setiap bulannya mencapai Rp500.000,00 dan digunakan untuk menggaji Guru Idadiyah sebesar Rp50.000,00 per bulan dan guru MDA sebesar Rp15.000,00 per jamnya.

Untuk golongan Idadiyah/TPA, para guru mengajarkan baca tulis Al-quran sesuai dengan buku iqro.

Untuk MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah), para guru mengajarkan berbagai mata pelajaran sesuai dengan buku pelajaran agama yang didapat dari Departemen Agama, antara lain:

  1. Fiqih, meliputi: Rukun Islam, wudhu, adzan, tata cara Shalat Fardhu dan Shalat Sunnah, puasa, zakat, dan sadaqoh, haji dan umrah, qurban, aqiqah, dan khitan, jual beli dan pinjam meminjam, serta kewajiban terhadap jenazah dan ziarah.
  2. Aqidah Akhlak, meliputi: Rukun Iman, sifat-sifat Allah, adab berdoa, dan pengertian tentang Al-quran.
  3. Al-Quran dan Hadis, mempelajari tajwid, kandungan surat-surat pilihan, dan mempelajari Hadis-hadis.
  4. SKI (Sejarah Kebudayaan Islam),  mempelajari sejarah masuknya Islam ke Indonesia, kekhalifahan Walisongo, negeri-negeri Arab dan bentuk kepercayaan bangsa-bangsa, membina masyarakat Islam di Makkah dan Madinah, keteladanan Rasulullah, Isra’ Mi’raj, Hijrah Nabi Muhammad, fathul Makkah, dan Haji Wada’.
  5. Bahasa Arab, mempelajari kosakata Bahasa Arab, mengartikan Hadis, kata perkenalan dalam Bahasa Arab, dan mengartikan kata-kata dalam Bahasa Arab.

Tags: , , ,

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.