Dilansir dari CNN Indonesia, sejak dikumandangkannya work from home dan social distancing akibat pandemi Covid-19, permintaan obat anti-cemas serta demand untuk mendatangi profesional kesehatan meningkat. Kecemasan bersumber dari banyaknya pemberitaan pandemi Covid-19 dan kemudahan dalam pengaksesan informasi yang membuat masyarakat takut. Bahkan, kecemasan masyarakat juga berpindah ke bidang ekonomi akibat karantina jangka panjang serta PHK yang tercatat oleh Kemenaker.

Di samping itu, setelah sepekan era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dilaksanakan di Jawa Barat, angka kejadian kasus baru Covid-19 masih meningkat secara signifikan. 

Stress atau cemas dalam jangka panjang akan berpengaruh terhadap kondisi sistem imun tubuh yang menurunkan sistem imun humoral. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko individu terinfeksi Covid-19. Untuk membantu masyarakat mencegah dan mengurangi kecemasan, sosialisasi menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan.

Selain itu, sosialisasi dilaksanakan sebagai salah satu upaya edukasi agar masyarakat lebih siap dalam menghadapi era AKB di tengah pandemi Covid-19.

 

Sumber 

CNN Indonesia. (2020, 23 April). Permintaan Obat Anti-cemas Meningkat Sejak Pandemi Covid-19.

AyoPurwarkarta.com (2020, 12 Juni). Survei : Kecemasan Covid-19 Pindah ke Ekonomi

detikNews. (2020, 2 Juli). Sepekan AKB, Kasus Positif Covid-19 di Jabar Malah Merangkak Naik

Referensi

https://pikobar.jabarprov.go.id/

Morey JN, Boggero IA, Scott AB, Segerstrom SC. Current Directions in Stress and Human Immune Function. Curr Opin Psychol. 2015;5:13-17. doi:10.1016/j.copsyc.2015.03.007

https://www.alomedika.com/kesehatan-mental-dalam-kondisi-pandemik-virus-corona

https://lamongankab.go.id/dinkes/menjaga-kesehatan-mental/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *