• cahaya

    Posted on April 18th, 2013 kharismawati No comments

    Cahaya

    Cahaya merupakan salah satu contoh gelombang elektromagnetik, gelombang yang tidak memerlukan medium sebagai media perambatannya. Ada dua macam sumber cahaya, yaitu sumber cahaya alami dan sumber cahaya buatan. Sumber cahaya alami merupakan sumber cahaya yang menghasilkan cahaya secara alamiah dan setiap saat, contohnya matahari dan bintang Sumber cahaya buatan merupakan sumber cahaya yang memancarkan cahaya karena dibuat oleh manusia, dan tidak tersedia setiap saat, contohnya lampu senter, lampu neon, dan lilin. Benda yang dapat memancarkan cahaya dinamakan sumber cahaya

     Gambar 1. Matahari sebagai sumber cahaya alami

    (Sumber : good-wallpapers.com)

    Sifat cahaya

    Cahaya merupakan suatu gelombang elektromagnetik yang dalam kondisi tertentu dapat berkelakuan seperti suatu partikel. Sebagai sebuah gelombang, cahaya dapat dipantulkan dan dibiaskan. Benda ada yang dapt tembus cahya ada yang tidak dapat di tembus cahaya. Cahaya dapat kita lihat karena cahaya mengenaik sebuah obyek benda dan obyek benda tersebut mantulakn cahaya ke mata kita.

    1. Cahaya Merambat Lurus

    Jika kamu melakukan kegiatan tersebut dengan baik, cahaya akan keluar dari karton terakhir ketika lubang ketiga karton tersebut berada pada satu garis lurus. Hal ini membuktikan bahwa cahaya merambat lurus.

     Gambar 2. Ilustrasi cahaya merambat lurus

    sumber :karsonofisika.blogspot.com

    Sumber : file.upi.edu

    2. Cahaya itu sudah termasuk dalam gelombang elektromagnetik yang dikenal dengan perambatannya yang tidak membutuhkan medium sebagai alat  merambantnya.

    3.      Cahaya termasuk juga dalam jenis gelombang transversal.

    4.   Cepat rambat cahaya paling besar di udara, yakni sebesar 3 x 108 m/s. Dalam medium lain, cepat rambat cahaya tergantung pada indeks bias mediumnya.

    5.      Cahaya itu tidak bermuatan sehingga tidak dapat dipengaruhi oleh suatu medan magnet dan suatu medan listrik.

    6.      Cahaya itu dapat juga direfleksikan atau dipantulkan.

    Cahaya jika mengenai sebuah benda akan dipantulkan dan sebagian di serap. Pemantulan dapat terjadi pada permukaan pantul yang tidak rata, misalnya dinding dan kayu. Pemntulanini disebut dengan pemantulan baur. Ketika seberkas cahaya mengenai permukaan pantul yang rata, seluruh cahaya yang datang akan dipantulkan dengan arah yang teratur.

    Gambar 3. Pemantulan teratur

    Sumber : http://dc229.4shared.com/doc/nZnDofYn/preview.html

     Gambar 4. Pemantulan tidak teratur

    Sumber : (http://dc229.4shared.com/doc/nZnDofYn/preview.html)

    7.      Cahaya juga dapat direfraksikan atau dibiaskan.

    8.      Cahaya itu juga dapat didispersikan atau diuraikan.

    9.     Cahaya itu juga dapat mengalami interferensi atau penggabungan dari beberapa gelombang cahaya.

    Daftar pustaka

    http://guru-ipa-pati.blogspot.com/2011/08/materi-cahaya_11.html

    http://klikbelajar.com/pelajaran-sains/sifat-cahaya/

    http://file.upi.edu/Direktori/DUAL-MODES/KONSEP_DASAR_FISIKA/BBM_8_(Cahaya_dan_alat_Optik)_KD_Fisika.pdf

    http://dc229.4shared.com/doc/nZnDofYn/preview.html

    karsonofisika.blogspot.com

    Leave a reply

    To use reCAPTCHA you must get an API key from https://www.google.com/recaptcha/admin/create