Kisahku : Cerita di Awal Kuliah

Dalam hati gue saat itu: hmmm Kuliah?
Sama ajalah kayak SMA. Belajar belajar juga. Setidaknya itulah yang benar-benar gue pikirkan sebelum menginjakkan dan menjalani aktivitas di kampus UNPAD…

Kira-kira satu setengah tahun yang lalu sebelum negara api menyerang… emmm maksud gue sebelum ngejalanin yang namanya dunia perkuliahan, gue sempet liat di ask.fm… kayaknya temen-temen gue lagi heboh banget ngomongin titik balik hidup seseorang. Dan karena berstatus sebagai MABA alias Mahasiswa Baru, jadi teman-teman gue pun banyak yang menjawab bahwa titik balik mereka saat ini adalah dunia kampus.

Gini, sebenernya gue mau sharing sedikit aja sih pengalaman jadi maba. Tapi bingung mau mulai dari mana. Karena ternyata inilah titik balik hidup gue. Hal yang gak pernah gue duga selama 17 tahun hidup gue satu setengah tahun lalu, hal yang di luar ekspektasi selama mengkhayal tentang kehidupan kampus, terjadi.

Emang miris ya. Status masih maba, adaptasi belum bisa, tugas numpuk, mana temen mana sahabat gatau, ngerti aja enggak kuliahnya, eh pake di PHP-in segala lagi (Ehem udahlah ya yang ini gausah dibahas). Kalo kata temen gue, “Fit, lo udah jatoh ketimpa tangga gitu sih.” Yaudah lah ya, tinggal gimana gue ngangkat tangga yang menimpa gue, dan memperbaiki tangga itu kembali biar gue bisa mencapai tujuan setinggi-tingginya. Atau gue gak perlu tangga untuk mencapai itu semua? Mungkin lewat kejadian itu, Allah justru ngasih gue sayap buat ke tahap selanjutnya. Gak ada yang tahu rencana Allah kan.

Setelah kejadian itu, tiap jalan dan ketemu temen seangkatan rata-rata pada nanya gimana lo sama dia? Kadang bisa gue jawab, kadang gue cuma diem. Tau gak kenapa? Karena masih ada rasa sakit yang tersemat di dalam dada ini. Sakit rasanya harus menceritakan hal yang secepatnya ingin gue lupakan. “Udah dong. Tolong jangan tanya lagi. Toh gue udah niat buat menutup kisah itu dan kembali menjalani hidup gue secara normal kan?”

Tapi melalui pengalaman pahit tersebut gue belajar banyak hal.Banyak sekali nilai-nilai yang bisa gue dapatkan. Dan lebih pentingnya lagi, setelah kejadin itu gue justru merasa lebih kuat. :’)

Rasa syukur pun semakin tumbuh dalam hati ini. hehe,, udah dulu ah…