Memilih Teknologi Jas Hujan (rain coat / rain wear) untuk pengendara motor / biker

Musim hujan di Indonesia tiba. Bila belum memiliki jas hujan yang tepat, mungkin sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai memilih-milih. Dahulu, beberapa kali saya ganti jas hujan, saya tetap merasa tidak puas, sampai saya berpikir “Memang tidak teknologi yang mampu menyelesaikan masalah ini ?” Dan saya pun mencoba browsing di internet, dan inilah hasilnya :

Jas hujan adalah pakaian yang memiliki ketahanan terhadap air, untuk melindungi tubuh dari hujan. Peralatan tahan air telah berkembang banyak sejak karet tahan air diperkenalkan. Beberapa teknologi tahan air yang memungkinkan pemakainya memiliki aliran udara (breathable) seperti Gore-Tex ®, Marmot PreCip®, Columbia Omni-Tech® and Mountain Hardwear Conduit outerwear memungkinkan peralatan tahan air bersifat ringan, memungkinkan aliran udara untuk membuang kelembaban keringat dari dalam.

Jika anda mencari sepatu / boot tahan air, maka anda dapat memilih boot kulit yang telah dilengkapi dengan kemampuan tahan air, yang dapat menahan air dan sangat kuat, atau boot yang ringan dengan membran Gore-Tex® yang menjaga kaki anda tetap kering. Pastikan bahwa anda melihat rating waterproof dan breathability baik pada parkas, ski jacket atau boot.

TIPE-TIPE JAS HUJAN (raincoat) Continue reading Memilih Teknologi Jas Hujan (rain coat / rain wear) untuk pengendara motor / biker

Begini rasanya jadi customer service… (Customer is NOT always right)

CS : “Selamat pagi UNPAD, di sini xxx yang bicara. Ada yang bisa saya bantu ?”.

Penenelepon A : “Ya betul, saya butuh bantuan nih. Bisa bantu saya gak ?”.

CS : Maaf, dengan siapa saya berbicara ini?

Penelepon A : “Ini dengan Heru. Heru Sastrwawardoyo.”.

CS : “Maaf ya,mas.Tolong sebutkan nomor NPM anda”.

Penelepon A: ‘NPM saya nomernya 0 sampai 9. Jadi mana yang harus saya sebutkan?’.

CS : “Uh.. eh.. nomer NPM yang lengkap disebutkan dari digit pertama sampai digit terakhir, bapak.”.

Penelepon A: “loh? kenapa minta lengkap? jij mau catet ik punya NPM?”.

CS : “Bukan begitu, buat data aja, karena banyak penipuan berkedok NPM palsu akhir-akhir ini”.

Penelepon A : ‘Loh, bukan NPM saya yg rusak. Tapi nomernya belum dikirim ke pusat dari fakultas. Yasudah, ini nomernya. xxxxxxxxx

CS : “Saya ulamgi nomornya xxxxx, mohon tunggu sebentar bapak. Saya akan cek dulu nomor bapak, apakah ada kesalahan sistem…

CS : “Pantes pak,bapak sudah menunggak bayaran registrasi selama 1 abad lebih, dari nomor bapak banyak mengakses nilai mahasiswa seperti, makanya jaringannya suka eror!,Bayar dunk Pak!”.

Penelpon A : “Salah mbak, bukan nunggak satu abad tetapi tiga abad..

CS: Ealahdalah.. Sambil menghela napas, CS berkata, “Pak, kalau bapak belum bayar ya wajar saja atuh, coba bapak bayar dulu.”.

Penelpon A: bayarnya dimana ya Mbak???

CS: “Ya lewat ATM, laaaahhh! Kan, Ronaldinho main bola, Pak, bukan main bodong! Astapirulohalajiimm…”.

Penelpon A: ” Maapin mba, saya emang suka khilaf kalo bayar registrasi. Bisa make nggak bisa bayar.”.

CS : “gak pa2 pak. Silakan bapak bayar lewat atm ato datang langsung ke gerai terdekat kami di kota bapak”.

Penelpon A: “Ooo gitu ya, Mbak? Ngomong-ngomong, Mbak gak ada yang marahin nihh kalo saya nelpon?”.

CS : ” tentu saja ada pak.., yaitu customer di belakang bapak. Kalo bapak nelponnya lama kaya gini”.

Penelepon A : “Ok2, saya tutup telponnya, tapi kalau setelah bayar masih suka ngadat, saya akan datang langsung ke sana!!”.

CS : Kaya tau aja deh alamat disini pak…?

Penelpon A : Jangankan alamat disana. NEM mu waktu SD saja saya tahu.

CS : “Ada hal lain yang bisa kami bantu pak?”.

Penelpon A: Makasih deh mba’. Saya mau ke bank dulu, tapi bank nya yang mana ya mba?

CS: Mas, ini customer service, bukan tour guide, kalo mau tahu banknya di mana, telpon 108 aja…..

AAAAARGGGGGHHH……….

——–

Orang bilang, kalau jadi customer service mesti punya telinga tebal (tahan cacian dan makian), dan hati yang super sabar.

Beberapa hari ini saya berkesempatan menjadi korban dari seorang rekan sejawat, yang meminta saya duduk di meja customer service untuk sementara waktu. Alasannya sih, butuh orang level perwira untuk menangani kasus beberapa hari ini.

Berbagai macam tipe customer sempat ditemui
– Customer ngotot
– Customer jurnalis yang mengancam mau ngangkat masalah ke koran
– Customer yang autis
– Customer yang sok te-u
– Customer penggoda

Padahal orang yang punya sebenarnya punya hajat lagi tenang-tenang aja, ngak berhadapan dengan muka merah customer dan dampratannya.

Mau tahu kerjaan standar customer service
– Smile (tetap tersenyum, meski hati ….. ki ki ki)
– greeting (memberi salam, sampe pegel pipi)
– introduce yourself (memperkenal nama diri, padahal ngak mau kenalan ah, nanti banyak spam)
– mention customer name 3X minimum (idiiiih ngapain manggil-manggil namanya ?)
– Say Sorry, if interrupt. (Aduuuh, tapi gue kebelet nih, sorry ya, interupsi, mau ke wc dulu)
– Cross Selling (mau jualan apa lagi ya ….?)
– Confirm help (Yakin nih, mbak, mau dibantu)
– Say “thank you” (bukannya dia yang mesti bilang teng kyu ? ki ki ki)

ya, kira-kira macam poster ini lah

Ya, ya, ya, customer is our bos’s bos. Tapi…..kayaknya ngak cocok saya di sini

atau…. saya mesti pasang gambar ini ?

Disclaimer : Gambar-gambar yang dipergunakan adalah pemiliknya masing-masing. Alamat asli dari gambar dapat diketahui melalui linknya.

Sahabat menonton bersama anak

Link: http://www.screenit.com/index1.html

Seringkali pasangan orang tua melihat bahwa sebuah film kartun, pasti, adalah tontonan anak-anak, padahal film itu berkategori dewasa. Bahkan film porno pun ada versi kartunnya.

Film Crayon Sinchan yang ditayangkan hari Minggu pagi untuk anak-anak di salah satu televisi swasta Indonesia, ternyata di negara asalnya jepang memiliki rating PG-13. Telah berhenti tayang, dan dilarang ditayangkan kembali.

Crayon Shin-chan atau yang nama aslinya Nohara Shinosuke yang sudah lebih dari enam tahun tayang di stasiun TV RCTI, ternyata di negara asalnya Jepang sudah lama dilarang dan tidak ditayangkan kembali, karena Shin-chan sering melontarkan kata-kata berbau porno, sangat kurang ajar, dan tidak sopan pada orangtua. Sebuah contoh yang tidak mendidik anak-anak, bahkan lebih jauh dikhawatirkan bisa merusak moral. Shin-chan juga sering melecehkan secara fisik kedua orangtuanya, terutama ibunya, Misae. Tak jarang kita mendengar Shin-chan menyebut Misae sebagai nenek keriput atau nenek kejam atau lagi mengatakan di muka umum kalau Misae susah buang air besar, perkataan lainnya yang melecehkan ibunya dengan kata-kata yang tak pantas diucapkan anak-anak kepada orang tua. Misalnya, “Mama cantik, kulitnya kasar seperti kulit ikan hiu.”

Sebenarnya film kartun ini lucu, jika dilihat dari karakter tokohnya, menggambarkan anak yang lugu, lucu dan menggemaskan. Tetapi diluar itu ternyata banyak sekali hal-hal buruk yang tidak pantas disaksikan oleh anak-anak, sungguh mengerikan!!!!

Lantas, apa itu PG 13 ?

Orang amerika sana mengkatagorikan film-filmnya menjadi beberapa katagori sbb :


General Audiences. All Ages Admitted. (Film bagi siapa saja)

Film yang memiliki rating-G dinilai tidak mengandung materi yang terkait dengan bahasa, ketelanjangan, sex, kekerasan dan hal-hal sejenisnya, yang dapat menyakiti hati orang tua, ketika melihat anaknya menonton film tersebut. Walaupun demikian, film rating-G bukanlah sebuah sertifikat persetujuan, juga tidak menandakan film untuk anak-anak. Sejumlah kecil bahasa mungkin di luar percakapan yang sopan, tetapi digunakan dalam percakapan sehari-hari. Tidak ada kata-kata kasar yang ada dalam film yang memiliki rating-G. Penayangan kekerasan minimal. Tidak ada ketelanjangan, adegan sex, atau penggunaan narkoba di dalam film

Parental Guidance Suggested. Some Material May Not Be Suitable For Children.

Sebuah film dengan rating PG harus diselidiki terlebih dahulu oleh para orang tua, sebelum mereka mengizinkan anak-anaknya menonton. Rating-PG mengindikasikan bahwa orang tua harus mempertimbangkan materi-materi yang tidak pantas untuk anak-anak mereka, dan para orang tua-lah yang mengambil keputusan itu.

Ketika anak melihat film dengan rating-PG, maka disarankan para orang tua membimbing anak-anak mereka dalam tema-tema dewasa yang ada pada film tersebut. Mungkin terdapat beberapa perkataan yang tidak menghormati Tuhan, dan beberapa penayangan kekerasan atau ketelanjangan singkat. Namun elemen ini tidak dilihat sebagai suatu konsentrasi sehingga memerlukan peringatan keras kepada para orang tua. Cukup penyaranan. Tidak ada isi yang mengandung penggunaan obat dalam film berating-PG, t

Parents Strongly Cautioned. Some Material May Be Inappropriate For Children Under 13. (Tak cocok untuk usia di bawah 13 tahun)

sebuah film dengan rating PG-13, harus diperlakukan secara keras dan kaku (tidak fleksibel) oleh orang tua, untuk menentukan apakah anak-anaknya yang berusia di bawah 13 tahun diperbolehkan menonton film ini, mengingat beberapa materi mungkin tidak cocok bagi usia mereka. Film rating PG-13 dapat memiliki tema-tema yang melebih rating-PG, termasuk kekerasan, ketelanjangan, sensualitas, bahasa kasar, aktivitas orang dewasa, atau elemen-elemen sejenisnya, tetapi tidak mencapai kategori R. Tema dari film ini sendiri tidak akan melebihi rating melebihi PG-13, walaupun penayangan aktivitas-aktivitas orang dewasa dapat menyebabkan film ini dinilai secara ketat. Penggunaan obat-obatan atau narkoba akan menyebabkan film tersebut masuk ke dalam rating PG-13, tetapi ketelanjangan yang memiliki durasi panjang akan menyebabkan film tersebut memiliki rating PG-13, walaupun durasi tersebut tidak menyebabkan film tersebut berorientasi seksual. Terdapat juga materi kekerasan dalam film rating PG-13, tetapi tidak bersifat realistik, ekstrim, atau berkelanjutan. Sebuah film yang menggunakan satu kata yang dapat diturunkan dari kata-kata seksual, walaupun tidak memiliki arti, akan otomatis membuat film tersebut memiliki rating PG-13. Lebih dari itu, akan membuat film tersebut memiliki rating-R.

Restricted. Children Under 17 Require Accompanying Parent or Adult Guardian. (Anak-anak di bawah 17 tahun harus ditemani orang tua atau wali)

Sebuah film dengan rating R mengandung beberapa materi dewasa, termasuk aktivitas dewasa, kata-kata kasar, kekerasan yang mendalam dan berkelanjutan, ketelanjangan yang berorientasi seksual, penggunaan obat atau narkoba dan elemen sejenisnya. Dengan demikian orang tua harus melarang anak-anaknya yang berumur di bawah 17 tahun untuk menonton film dengan rating ini secara serius, tanpa bimbingan orang tua secara langsung. Para orang tua disarankan untuk mencari tahu bagaimana film tersebut dikategorikan sebagai rating-R untuk menentukan apakah film tersebut pantas untuk anak-anak mereka atau tidak. Secara umum tidak pantas orang tua mengajak anak-anak mereka menonton film yang memiliki rating-R

No One 17 and Under Admitted. (bukan untuk 17 tahun ke bawah)

Sebuah film dengan rating NC-17 adalah film yang dinilai “terlalu dewasa” untuk anak-anak berusia 17 tahun dan di bawahnya. Tidak boleh ada anak-anak yang menontonnya, mengingat kategori NC-17 dapat mengandung materi-materi yang menjijikan dan bersifat menyerang atau pornografi. Sebuah film NC-17 dapat memiliki materi khusus terkait dengan kekerasan, sex, kelakuan-kelakuan gila di luar kewajaran, penggunaan narkoba, atau elemen-elemen lain yang dapat dinilai para orang tua sebagai terlalu keras, atau melewati batas, untuk dilihat oleh anak kecil.

Bagaimanapun ini adalah rating yang dibuat oleh orang Amerika sono, kita lah sebagai orang tua yang lebih patut menentukan tayangan mana yang cocok dan tidak untuk anak-anak kita, sesuai dengan usianya.

Saya kurang puas dengan rating itu, selama ini saya mencari-cari situs rating film lain yang lebih lengkap, yang dapat saya pergunakan sebagai referensi, sampai akhirnya saya menemukan situs ini.

Link: http://www.screenit.com/index1.html

Buat para orangtua yang selama ini deg-degan melepas anaknya nonton film sendiri karena takut filmnya ‘ada apa-apanya’, silakan mampir ke situs ini. Di sini ada panduan tentang seberapa banyak pengaruh negatif yang ditampilkan sebuah film secara lengkap dan sistematis.

Bahkan film ‘Bolt’ yang sekilas nampak lucu dan aman untuk anak-anak juga dapet catatan khusus dari situs ini, yaitu

Disrespectful / Bad Attitute: Heavy
Guns / Weapons: Heavy
Music (Scary / Tense): Heavy
Violence: Moderate

Film akan sangat berguna jika digunakan secara tepat, untuk melihat sesuatu yang bermanfaat, atau distant learning. Bisa juga menjadi keburukan manakala tayangannya tidak tepat. Bagaikan pisau bermata dua.

Saya secara pribadi menyarankan setiap orang tua memperhatikan sistem pemberian rating terhadap suatu film, karena suatu sistem tidak berhasil tanpa kita mengerti bagaimana sistem tersebut bekerja.

Memburu pengganti MS Office Binder

Masih ingat Microsoft Office Binder ? Sebuah aplikasi bagus yang dulu saya gunakan untuk menyimpan file-file Microsoft Word, Microsoft Excel dan Microsoft Power Point dalam satu aplikasi tunggal. Saya dapat mengorganisasikan dokumen-dokumen tersebut dalam katagori yang saya inginkan.

Ketika saya menyusun kamus data untuk PACIS (Padjadjaran Academic Information System), Selain melakukan reverse engineering dari database yang saya desain, saya juga menyusun data-data tiap tabel database dalam setiap file Microsoft Word yang terpisah (agar kamus data terlihat lebih manusiawi / tidak terlalu seperti mesin). Tapi kelihatannya si boss, pengen langsung yang gabungan deh.

Mulai deh saya mencari-cari pengganti Microsoft Binder yang katanya mulai berhenti di Microsoft Office 2003.

Setelah tanya om google. katanya pengganti Microsoft Binder adalah Microsoft Office Workspace sebagai langkah maju untuk memiliki banyak binders – Workspace – terintegrasi dengan unified communication dan collaboration. Keren… Melebihi yang saya harapkan.

Jadilah dokumen-dokumen tersebut seperti confluence dan Microsoft Office Live Workspace

Katanya sih, kelebihannya adalah sbb :

1. When you work on “Confluence” you need to refrain your document. What I mean is even a simple bitmap file type have to be saved once again ina different format like Jif or gif to store it in to the Confluence space. This means you are redoing the same document one for Microsoft Word and the other for Confluence. Your whole effort is wasted and all your productivity skills are just wasted in no time. For instance, if your have an Installation guide of 50 images in bitmap format, if you have open and save these format again.

2. You cannot move your PDF files for editorial or review purposes to and fro every time using email, because it occupies a lot of storage space on either of the location. It also becomes difficult to maintain version control.

3. To be realistic “Microsoft Office Life Workspace” saves lot of energy, time and value for Money. And I can work from home, or during travel.

Important: I can also show a corporate PowerPoint presentation across different location or share my workspace to show different presentation at the same time for different audience – which is possible today.

Support terakhir untuk Microsoft Binder ada di sini.

Setelah mendaftar, saya mendapatkan fasilitas sbb :
1. Mendapat workspace untuk menyimpan 1000+ dokumen secara online, dan melakukan share dokumen tersebut dengan orang lain, dan bisa juga mengaksesnya melalui Microsoft Word, Excel dan Power Point.

Contoh bagaimana orang mempergunakan workspace ada di sini
http://workspace.officelive.com/Examples

Hmmm, tapi menyimpan dokumen di internet, butuh biaya tinggi untuk mengaksesnya (mesti bayar internet). Tapi offline kayaknya ngak mungkin deh. Kita tunggu saja, sampai fasilitas ini tidak lagi beta. Atau kalau sudah tidak sabar bagaimana kalau jalan-jalan ke http://www.thinkfree.com/

10 menit menuju email yang lebih baik.

email_pressureist.jpg
Kenapa 10 menit, karena waktu yang diperlukan membaca blog ini hanya 10 menit, kenapa “lebih baik” ? karena dengan membaca blog ini anda dapat mengirimkan email yang santun, bertanggung jawab, dan bukan “Stupid Email”.

Mari kita mulai.

Email adalah sistem komunikasi antar komputer yang memungkinkan pertukaran informasi berbasis text untuk dipertukarkan secara elektronik. Seiring dengan perkembangan teknologi, email kemudian memungkinkan pertukaran file digital melalui lampiran (attachment) email.

Sifat “cepat, murah, dan mudah digunakan” membuat email menjadi bentuk komunikasi bisnis paling populer, terutama pada pesan-pesan yang dikirim di dalam perusahaan (internal message). Kebanyakan orng lebih memilih email dibanding surat atau memo karena sifat informalnya. Bahasa yang bernada bebas, bersahabat dan “dekat” tidak hanya diterima, tetapi disukai dalam korespondensi melalui email

Walaupun demikian, ingatlah bahwa sifat informal email bukan alasan untuk mengirim email asal-asalan, terutama ketika mengirimkan pesan kepada atasan di dalam perusahaan, atau kepada kontak atau klien di luar perusahaan. Anda seyogianya memilih bahasa dan struktur email anda dengan tepat untuk memberikan dampak terbesar terhadap pembaca email anda. Selain itu, sebagaimana korespondensi lain, sebaiknya anda melakukan pengecekan dengan membaca kembali email sebelum dikirimkan, agar kesalahan ketik, kesalahan peletakan tanda baca, dan kesalahan tata bahasa dapat dihindarkan. Ingatlah bahwa email anda mencerminkan siapa anda. Email yang asal-asalan mencerminkan diri anda yang asal-asalan pula. Lebih jauh lagi, email yang asal-asalan dapat merusak citra perusahaan di mana anda bekerja, di mata klien anda.

JENIS EMAIL

Sebagian orang hanya melakukan korespondensi dalam jumlah kecil (misalnya email perseorangan), dan sebagian lagi melakukan korespondensi dalam jumlah besar (misalnya perusahaan yang harus mengirim email kepada seluruh kliennya). Untuk kepentingan ini maka layanan untuk email terbagi menjadi dua :

1. Web Based Email

Web based email atau disingkat webmail adalah sebuah istilah yang merujuk keada sebuah layanan email yang ditujukan untuk dapat diakses secara primer melalui web browser (sebagai lawan dari email client seperti Outlook express, windows Mail, Microsoft Outlook, Mozilla thunderbird, apple Inc’s Mail).

Kelebihan dari web based email di banding application based email adalah bahwa seorang user dapat mengakses mailbox nya dari komputer mana saja di seluruh dunia, yang terhubung dengan internet melalui browser. Kelemahannya adalah, bahwa pemilik account email ini tidak dapat mengakses email mereka jika tidak terkoneksi ke internet (offline)

Beberapa perusahaaan terkenal menyediakan layanan webmail secara gratis seperti gmail, yahoo, hotmail, dan aol. Bagaimakah layanan ini bisa gratis ? Pada dasarnya layanan ini gratis karena didanai dari iklan. Langkah-langkahnya seperti ini :

  1. Untuk dapat mengakses sebuah webmail gratis, seseorang harus terkoneksi (online) terus ke internet untuk dapat mengakses emailnya.
  2. Hal di point no 1 di atas menyebabkan hit (kunjungan) ke sebuah situs penyedia layanan email akan tinggi.
  3. Jika hit yang dimiliki sudah tinggi, maka pemasang iklan akan tertarik untuk menyimpan iklannya pada situs tersebut.
  4. Sebagian pendapat iklan dari iklan dipergunakan untuk memberikan layanan gratis.

Beberapa lembaga penyedia layanan webmail gratis bisa dilihat di sini.

2. Application-based email

Application-based email adalah fasilitas email yang dapat mengambil email yang ada di mailbox sekaligus, kemudian membacanya secara offline, sehingga dapat menghemat biaya koneksi internet. Keistimewaan ini harus dibayar dengan memasang sebuah program bernama Mail User Agent (MUA) di komputernya. MUA ini biasanya berjalan berdasarkan protokol POP3 (email masuk) dan SMTP (email keluar). Beberapa email client bisa dilihat di sini.

Untuk dapat mempergunakan MUA ini, anda harus melakukan seting. Sebagai contoh, saya memberikan contoh pada MUA Microsoft Outlook 2007 (Gambar bisa diperbesar dengan melakukan double-click pada gambar tsb)

1.

 

01-configuring-outlook-account.jpg

2.

 

02-e-mail-accounts.jpg

3.

 

03-add-new-account.jpg

Berikan tanda check pada opsi MANUAL CONFIGURE SERVER OR ADDITIONAL SEERVER TYPES

4.

 

04-pop3-account.jpg

5.

 

05-seting-ip2.jpg

6.

 

06-test-succrssfull.jpg

7.

 

07-successfull.jpg

 

 

 

 

TATA CARA MENULIS EMAIL :

  1. Sebuah email yang efektif adalah email yang singkat dan berfokus hanya kepada satu subjek. Idealnya sebuah email harus cukup singkat untuk dapat dibaca di layar komputer tanpa perlu menggulung (Scrolling) layar.
  2. Jika anda menulis email untuk bertanya atau membuat sebuah perminataan, maka ekspresikan hal ini pada baris pertama pesan, atau bahkan pada isian subjek-email, untuk memastikan respon yang cepat. Jika memungkinkan, berikan pertanyaan yang bisa dijawab dengan “ya” atau “tidak”, atau jawaban sederhana lain. Misalnya pertanyaan “Bisakah kita bertemu pada jam 10.00 di restoran X ?” akan mengundang respon yang langsung dan cepat dibanding “Bagaimana jadwal ini menurut anda ?”
  3. Menulis email panjang. Dalam korespondensi bisnis, sifat “singkat” tidaklah selalu menjadi keharusan. Walaupun email adalah media yang baik untuk pertanyaan dan jawaban yang cepat, tetapi jangan sampai membuat email anda kehilangan makna, dan kehilangan informasi dasar (background information) yang penting. Seyogianya buatlah email anda sehingga email tersebut dapat meliput subjek email anda secara penuh, tapi hindari kata-kata yang tidak perlu, walaupun hanya satu kata. Jika anda harus menulis email yang panjang, pertimbangkan untuk memulai dengan memberikan daftar isi atau ikhtisar materi email, sehingga penerima akan dapat dengan cepat menemukan informasi yang paling berelasi untuknya. Jika anda meminta respon, masukan permintaan anda pada text yang ada pada layar pertama, sehingga pembaca biasa tidak melewatkannya.


LAMPIRAN (ATTACHMENT)

Dari pada menuliskan email yang panjang, anda dapat mengirimkan pesan email singkat yang dilengkapi dengan lampiran – yaitu sebuah file yang tersimpan pada komputer anda yang ditulis dengan sebuah program pengolah kata, spreadsheet, atau sotfware lain. Ketika mengirimkan sebuah lampiran, maka pesan email anda dapat berperan sebagai catatan, di mana anda mendeskripsikan lampiran dokumen, hubungannya dengan penerima email, dan aksi apa (jika ada) yang anda inginkan dari penerima email, setelah ia membacanya.

Untuk dapat membaca lampiran, penerima email harus mendownload file lampiran dan mengaktifkan software terkait untuk menampilkannya di layar. Karena membuka sebuah lampiran dapat memakan waktu, seyogianya lampiran yang dikirim hanya file-file yang penting dan berelasi terhadap penerima email.

Ingatlah bahwa penerima email anda dapat mengalami kesulitan membuka lampiran anda jika sistem email yang mereka miliki berbeda dibanding sistem email anda. Sebelum mengirimkan banyak lampiran kepada penerima email untuk pertama kali, anda dapat melakukan test mengirim pesan email, atau menghubungi penerima email untuk mengetahui apakah sistem email anda kompatible (cocok) dengan sistem email penerima. Salah satu masalah yang paling sering ditemui ketika mengirim lampiran adalah batasan ukuran / besarnya lampiran yang dapat anda kirimkan kepada penerima email. Cek lah terlebih dahulu apakah kapasitas mailbox penerima email memiliki kapasitas yang cukup untuk menerima lampiran anda.

ETIKA EMAIL (EMAIL ETIQUETTE)

Bertukar email seperti berbicara tanpa melihat wajah atau mendengar suara penerima email. Anda hanya dapat membaca kata, tetapi tidak dapat membaca tanda-tanda visual dan suara (misalnya perubahan intonasi suara, ekspresi wajah, dan bahasa pergerakan tubuh) yang dapat membantu anda mengartikan sebuah kata.

Karena hal tersebut, ditambah dengan sifat informal dari sebuah email, maka kata-kata yang ada pada sebuah email dapat dengan mudah disalahpahami. Untuk menghindari kebingungan dan sakit hati, maka pengguna internet seyogianya memperhatikan sebuah aturan (netiquette), termasuk panduan untuk menjadi seorang koresponden email yang bertanggung jawab dan sopan.

MEMBUAT NADA EMAIL YANG SANTUN

Karena seseorang dapat melakukan kegiatan email dengan cepat dalam hitungan detik, seringkali seseorang tidak memperhatikan nuansa nada pada kata-kata yang ada pada emailnya. Jika anda tidak menyempatkan untuk memperhatikan kata-kata pada email yang anda kirim dan bagaimana persepsi penerimanya, maka email anda bisa menjadi email yang tidak tajam (tidak dimengerti) atau bahkan menghina.

Sebuah aturan sederhana dapat mengindarkan anda dari menulis email yang biadab dan bersifat menyerang : Selalu tanyakan diri anda, apa yang anda rasakan ketika anda menerima email yang akan anda kirimkan. Jika anda tidak dapat menerimanya, maka anda dapat berasumsi bahwa penerima email anda juga demikian. Jika anda tidak yakin bagaimana email anda dipersepsikan, tanyalah opini orang lain, atau baca kembali email anda keesokan harinya dengan mata yang segar.

Jika seseorang mengirimkan email kasar (flame) kepada anda, ambilah waktu untuk menenangkan diri sebelum merespon. Hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah membalas sedapat mungkin dengan bahasa dan nada yang netral. Dalam kasus-kasus tertentu, hal terbaik yang dapat anda lakukan adalah tidak merespon terhadap flame tersebut.


MENENTUKAN PENERIMA EMAIL

Email sistem yang anda miliki memungkinkan anda untuk mengirim email ke banyak penerima, atau bahkan semua rekan kerja anda dengan satu kali clik. Walaupun fitur ini bisa sangat berguna, tetapi beberapa email bisa jadi tidak relevan kepada setiap rekan kerja anda. Berpikir sejenak mengenai siapa yang tepat menerima email anda, dinilai lebih baik dibanding dengan mengganggu mailbox rekan adan dengan email yang tidak berelasi terhadapnya.

MERESPON EMAIL

Biasakan untuk mengecek email anda paling tidak dua kali dalam sehari sehingga anda dapat menjawab email anda segera. Jika anda menerima permintaan yang memakan waktu, responlah dengan pesan email yang menjelaskan situasi yang anda hadapi dan berikan perkiraan waktu yang anda butuhkan untuk dapat menjawab secara penuh.

Ketika menjawab sebuah email dengan tombol jawab (reply), jangan menuliskan subject dari email tersebut. Biarkan fungsi reply secara otomatis menuliskan kembali subject email yang anda balas dengan menambahkan kata “Re” (in reference to) pada subject.

Pada beberapa sistem email, fungsi reply dapat di set untuk mengirimkan kembali salinan dari email yang anda jawab. Jika pesan yang anda jawab terlalu panjang, anda dapat menghapus pesan aslinya, dan hanya mengutip bagian email yang anda respon.

Seringkali jalan terbaik adalah merespon email dengan membuat struktur tanya jawab, mempergunakan kutipan dari pesan email yang anda terima sebagai pertanyaan

>Apakah kau telah melihat laporan tersebut ? Apakah yang lain juga sudah membacanya ?
Belum, tapi Agus sudah membacanya
>Apakah Agus memberikanmu jadwalnya
Ya, lihat lampiran

MENERUSKAN EMAIL

Kebanyakan sistem email memungkinkan anda untuk mengirimkan sebuah email yang anda terima kepada pihak ke tiga dengan melakukan click pada tombol “forward”. Sebelum melakukan forward, mintalah izin dari penulisnya. Mungkin adalah suatu alasan khusus, mengapa email aslinya dikirimkan hanya kepada anda.

Ingatlah dalam pikiran anda bahwa ketika anda mengirim email kepada seseorang yang isinya menghina seseorang yang lain, maka bisa jadi penerima email anda secara tidak sengaja atau bahkan sengaja mem-forward email anda kepada subjek penghinaan anda. Sebaiknya anda tidak mengirimkan email berisi hal yang tidak mengenakkan hati tentang seseorang, yang isinya tidak akan anda katakan di depan wajahnya.

SPAM

Email, juga seringkali digunakan untuk menganggu. Biasanya gangguan ini biasanya berupa iklan yang tidak diinginkan (spam). Beberapa hukum mengancam pengirim spam yang mengirimkan email dengan subject yang menyesatkan atau alamat balasan yang salah. Pengirim media yang berisi materi dewasa harus secara eksplisit isi email mereka pada subject email. Beberapa hukum juga mengharuskan email iklan (disengaja atau tidak) untuk menuliskan alamat pos yang berlaku dan cara menghentikan email spam dalam email mereka sehingga penerima dapat mencegah spam pada masa yang akan datang.

PRIVASI

Isi dari email dapat terbuka bagi orang lain karena :

  • Pesan email biasanya tidak disandikan (encrypted)
  • Pesan email akan singgah di server email sebelum sampai ke mailbox penerima. Hal ini memudahkan pihak lain untuk mencegat dan membaca pesan email
  • Informasi yang ada pada header email dapat mengidentifikasi pengirim email, mencegah terjadinya komunikasi anonim.
  • Beberapa mail user agent tidak memproteksi login-nama dan password, sehingga memudahkan pencegatan informasi ini oleh hacker.

Masih banyak materi mengenai email. Tentunya anda dapat mengaksesnya lebih jauh melalui internet untuk menghasilkan “email yang lebih baik”

Materi Disarikan dan diterjamah dari
– Microsoft Encarta 2008
– Wikipedia.org

Memanage Switch menggunakan RS-232

Pengalaman menemukan Switch AT-8026T 10/100TX x 24 managed Fast Ethernet switch with 2 fixed 1000T Gigabit Ethernet uplink ports yang ceritanya available US only. Wah swicth tahun 2004 yang ketika main ke www.alliedtelesyn.com sudah masuk katagory legacy, alias sudah dihentikan produknya.

8026t_front.jpg

Mulai mendownload semua dokumentasi. Eh ternyata bisa di manage. Syukur………

Tapi……
– DHCP Client tidak berfungsi
– Tidak ada IP default.

Terus, gimana dong manaje-nya. Walhasil harus dimanaje menggunakan port RS 232 yang ada switch tersebut. Halah terpaksa buka catatan komunikasi data waktu kuliah.

rs232.jpg

Sebenarnya ada cara yang gampang. Pakai aja kabel modem zaman dulu yang masih pakai RS232. Cuma kabelnya pendek. Sedangkan switchnya disimpan dekat langit-langit. Halah…… Jadi terpaksa bikin kabel Null-Modem sendiri.

Daftar belanja :
1. Satu pasang Jack RS232 (1 betina, 1 jantan). Rp 7500
2. Kabel isi 10 (Rp. 4000 / m)

Datang ke kantor, langsung deh berusan dengan solder menyolder.

9-pinout.gif

Memang kabel untuk RS232 ini memiliki aneka warna. Ada standarnya gitu ? Warna ini masuk ke pin itu ? Ah… suka males kalau ngikutin standar. Pakai cara mudah aja. Colokin kedua jack tersebut dalam keadaan saling berhadapan (he he emang bisa saling membelakangi ?), maka pin yang sejajar dikasih kabel dengan warna yang sama. Beres…. Kabel warna putih saya sambungkan di ground (bagian besi dari jack RS232 itu). Pembuatan kabel selesai.

Mulai colok ke Switch, juga colok ke CPU. (Masih untung CPU ini ada COM1-nya, padahal COM1 yang biasanya pakai RS232 ini sudah mulai hilang di laptop). Memang ada sih kabel USB to COM, tapi selain kebelnya pendek, kan harus beli. Mahal pula… halah….
usb-rs232-cable-med-wm.jpg
Kedua kabel sudah terpasang, tinggal sambungan CPU ke Swicth menggunakan program terminal-emulator yang kompatibel dengan ANSI terminal atau VT100. Mulai tanya om-Google. Dapet beberapa, tapi ngak jalan-jalan. Baru di hari kedua bertemu dengan program yang namanya CRT 6.0 dari www.vandyke.com. Itu pun versi trial 30 hari. Ngak pa-pa lah. Cukup koq. Barulah komunikasi terminal emulator bekerja dengan baik.
crt-6.jpg

Tekan ENTER dua kali sebelum 5 detik setelah swicth di reset atau disambungkan ke listrik. Muncul login. Masukan username dan password standar. Muncullah menu itu.
mainmenu.jpg

Melihat menu ini jadi inget jaman fir’aun, di mana untuk memilih menu harus menekan tombol angka yang sesuai. hi hi hi. Sekarang tinggal pilih menu untuk melakukan seting IP atau mengaktifkan DHCP client. Jangan lupa untuk SAVE. Setelah itu, Switch pun siap diakses via Browser internet
configuration.jpg

Mission Accomplish. 🙂