ATA to SATA Bi-Directional (Converter)

Tulisan ini dibuat, karena saya masih memiliki hardisk dengan interface IDE (Pararel ATA). Namun komputer yang saya miliki hanya memiliki interface SATA untuk hard disk. Perbedaan teknisnya di bahas di sini.

Ini adalah harddisk dengan interface IDE (Pararel ATA)

ATA

Ini adalah hardisk dengan interface SATA

SATA

Sebenarnya hal ini pernah di bahas di sini. Tapi saya ingin menjelaskannya dalam bahasa Indonesia.

Tipe yang akan di bahas di sini adalah converter dengan tipe bi-directional. Yang dimaksud dengan bi-directional adalah bahwa converter ini dapat digunakan untuk mengkonversi interface IDE ke SATA ataupun sebaliknya. Tergantung dari cara instalasinya.

Converter yang saya beli bersifat generik, buatan china. Tipe RXD639 dengan chipset PATA-SATA bridge (SPiF223A). Berharga Rp. 25.000 di Jaya Plasa Bandung, atau seharga kurang lebih Rp. 32.000 di Borma Multimedia.

Kemasan berisi :
– Converter
– Kabel Molex Power
– Kabel SATA
– Tidak ada manual / petunjuk instalasi

RXD639-IDE-SATA-ADP-box

caranya begini

ULT40322-out01-sp

Atau sederhananya :

ECPAPC701

Beberapa tulisan di internet menceritakan kegagalan mereka menggunakan converter ini. Dan tahukan masalah mereka ? Terlalu mengikuti manual. Di manual tidak menceritakan bahwa harddisk pun perlu daya untuk dapat berjalan. Karena itu saya coba colokkan kabel power ke harddisk, dan hardisk pun berjalan normal.

————————————–

Jika cara di atas tidak berhasil, masih ada dua cara lain :

1. Menggunakan card PCI-Express

2ch-SATA II + IDE J-Micron JMB363 PCI-e RAID Controller CARD
yang di jual di sini.

pcie-sata2-ide-01_600

2. Menggunakan converter internal

IDE-TO-Sata-Adapter

————————————–
Catatan :
– Semua gambar adalah hak dari pemiliknya masing-masing, diambil dari berbagai sumber
– Semua langkah di sini dilakukan oleh orang yang memiliki pengetahuan cukup dalam instalasi. Do it at your own risk.

Cara memasang screen protector / screen guard / anti gores.

Ketika saya membeli smartphone, smartphone tersebut sudah dilengkapi dengan pelindung layar ala kadarnya, yang diujungnya ada bagian untuk mengangkat dan membuang pelindung sementara tersebut dengan mudah. Biasanya saya langsung membeli screen protector untuk smartphone yang saya beli, namin karena smartphone tersebut tergolong baru, dan pada saat itu belum ada accessories seperti hard / soft case, screen protector dll.

Sialnya lagi, smartphone ini tergeletak begitu saja, sehingga menjadi sasaran kejahilan boss saya. Dengan alasan “geuleuh” melihat bagian pengangkat tersebut, diangkatlah pelindung sementara itu sampai ada bagian yang terlipat, dan hasilnya … bubbles everywhere, dan bagian yang terlipat tersebut tidak bisa di recover lagi. Bubbles itu gelembung udara yang terperangkap di bawah screen guard. Keliatannya jelek sekali. Kurang lebih seperti ini.

Bubbles

Akhirnya saya tempelin aja deh, screen guard tersebut. Biarin deh banyak bubble nya juga. Paling tidak sampai saya bisa mendapatkan penggantinya. Kesulitan dalam mendapatkan screenguard adalah setiap screenguard pasti desain secara spesifik baik dari sisi ukuran, lubang2 tertentu dll.
1. Kebetulan smartphone saya ujungnya tumpul, jadi ngak bisa maen potong screen guard pake cutter, karena hasilnya pasti square, bukan rounded.
2. Yg paling susa bikin lubang untuk kamera dan speaker.

Saya surf ke internet dan akhirnya ada juga yang jual.Namun Pertanyaannya adalah,
1. Itu screen guard kan dikirim, jadi harus masang sendiri ? Gimana caranya ?
2. Bagaimana cara masang yang benar-nya, biar screen guard tak mengandung bubbles ?

Nah tulisan ini dibuat untuk mereka yg harus memasang screen guard sendiri, dan menginginkan hasilnya perfect

Pertama, pilih jenis screen guard yg tepat :
1. Clear (bening). Kelemahannya adalah screen guard ini
– memantulkan cahaya sehingga menghalangi pemandangan
– Menempelkan minyak dari jari, atau dari pipi ketika smartphone dipake menelpon
2. Anti glare (Anti silau), caranya dengan membuat permukaannya dof, sehingga pantulan bisa dihindarkan
3. Anti spy. Screen guard yang hanya terlihat jelas dari depan (berhadapan dengan mata), tujuannya adalah mengaburkan apa yang ada di layar jika ada orang yg coba melirik dari samping.
4. Anti Dazzling.

Range dari screen guard ini bermacam-macam. Dari yang murah sampai yang mahal. Dalam kondisi normal (tidak ditipu harga oleh penjual) perbedaan harga ini membedakan kualitas.

Pada intinya screen guard terdiri dari tiga lapis
1. Lapis pertama adalah lapis pertama yang dibuka, agar screen guard dapat ditempelkan
2. Lapis screen guardnya itu sendiri (ada lapisan berperekat di satu sisi, dan lapisan biasa di sisi lain)
3. Lapisan atas, yang harus dibuka ketika proses penempelan selesai.

Jadi begini caranya…

Tapi dari semuanya, metode yg paling saya anggap mudah adalah metode engsel. Saya sebut metode engsel karena cara kerjanya mirip engsel. Caranya begini :
1. Pasangkan ScreenGuard yang belum dibuka ke smartphone sampai posisinya pas
2. Tempelkan screenguard dengan smartphone di salah satu sisi dengan sellotape di beberapa lokasi
3. Sellotape ini akan berfungsi sebagai engsel pintu, di mana ketika ditutup, screenguard ini akan berada di posisi yang tepat

To be continued

Pranata luar :
1. Capdase, produsen screen protector

Menyelesaikan rubik cermin (Solving mirror rubiks cube)

Mirror Rubik cube adalah salah satu varian dari kubus rubik (rubik cube).

Rubikmirrors_14

selain dua versi di atas (silver dan gold) sebenarnya masih ada satu versi lagi, yang dimodifikasi seseorang yaitu versi borg (masih ingat film star trex?)

RubikMirrorBorg300

Sebenarnya algoritma untuk menyelesaikan rubik ini sama saja dengan rubik 3X3X3 biasa, hanya saja harus mengganti identitas komponen rubik yang tadinya warna, menjadi bentuk tiga dimensi. Inilah sebabnya seorang yang sudah menguasai rubik 3X3X3 biasa, tetap memerlukan adaptasi sejenak terhadap rubik ini, karena setelah di scramble, bentuknya seperti ini :

RubikMirrorScrambed300

terinspirasi dari algoritma untuk menyelesaikan rubik 3X3X3 biasa;

Perubahan struktur pada tabel besar MS SQL Server 2005

Manakala sebuah tabel berukuran besar (baik karena jumlah field yang banyak, maupun jumlah record yang jutaan), maka tabel tersebut akan sulit dirubah melalui SQL Server Management Studio.

Biasanya SQL Server Management Studio, akan mengalami time-out dan menghasilkan pesan error seperti ini :

SQLServer2005Error

‘xxx’ table
– Unable to delete relationship ‘FK_xxx_yyy’.
Timeout expired. The timeout period elapsed prior to completion of the operation or the server is not responding. Could not drop constraint. See previous errors.

Hal ini akan lebih parah terjadi manakala banyak user yang sedang mengakses tabel tersebut, atau tabel tersebut berelasi dengan banyak tabel lain.

Maka solusinya adalah dengan merubah struktur tabel mempergunakan T-SQL seperti di bawah ini :

Untuk merubah field size dapat digunakan perintah sebagai berikut :

1. Merubah ukuran field (hanya angka yang dirubah)
ALTER TABLE tbtWisuda ALTER COLUMN tbtWisuda varchar (50)

2. Menambahkan default
alter table dbo.CustomerReport alter column rundate default getutcdate()

3. Menghapus constraint
alter table dbo.CustomerReport drop constraint df_CustomerReport_rundate

4. Menambahkan constraint
alter table dbo.CustomerReport add constraint df_CustomerReport_rundate default getutcdate() for rundate

5. Menambahkan foreign key
ALTER TABLE tbtTagihBankFlat ADD CONSTRAINT FK_TagihanFlatMataUang FOREIGN KEY (tbfMataUang) REFERENCES tbrMataUang(tbrMUKode)

6. Hapus foreign key
ALTER TABLE Orders DROP FOREIGN KEY fk_PerOrders

6. Menambah contrain unique
ALTER TABLE

ADD CONSTRAINT UNIQUE()

7. Not Null
ALTER TABLE

ALTER COLUMN NOT NULL

8. Memberikan hak akses
GRANT { SELECT | EXECUTE } ON [ sys.]system_object TO principal

9. Menambah field
ALTER TABLE [Table Name] ADD [Field Name] [Data Type]

Bagaimana caranya melakukan restart melalui remote desktop

MS Windows memiliki fungsi untuk mengendalikan komputer nun jauh disana (remote) dari komputer local. Fungsi ini dapat diakses melalui Remote Desktop. Dengan remote desktop, maka layar komputer, keyboard dan mouse pada komputer remote akan diambil alih oleh komputer anda, dan dialihkan kontrolnya ke komputer anda.

Permasalahannya adalah pada option Shutdown yang biasanya anda lihat, sekarang tidak lagi. Biasanya hanya ada pilihan “disconnect” untuk menyimpan sesi anda untuk kembali lagi ketika anda melakukan login, atau “Log-off”, untuk melakukan log off tanpa menyimpan keadaan terakhir pada remote session.

Lalu bagaimanakah jika anda perlu melakukan restrat pada remote machine.

Perintah Shutdown tidak tersedia pada start menu untuk melakukan shutdown atau restart ketika anda menggunakan remote desktop. Untuk men-shutdown remote computer menggunakan remote control, tekan CTRL+ALT+END kemudian click Shutwdown, atau pergunakan perintah shutdown pada command prompt. Hal yang sama dapat anda lakukan untuk melakukan restart.

Menambahkan subtitle (text terjemah) dalam sebuah film / movie

Teknologi DVD memungkinkan sebuah film memiliki text terjemah (subtitle) dalam beberapa bahasa yang dapat dipilih. Melihat hal ini, maka dapat dipikirkan bahwa subtitle tersebut tidak bersatu dengan film, melainkan bagian yang terpisah dari film dan jumlah subtitle dapat ditambahkan atau dikurangi secara bebas.

Masalah yang muncul biasanya adalah :
1. Subtitle adalah hasil terjemahan komputer, sehingga sulit dimengerti
2. Orang yang menterjemahkan kurang ahli, sehingga sulit dimengerti
3. Subtitle muncul pada waktu yang tidak tepat, bisa terlalu cepat atau terlalu lambat, membuat sulit mengikuti film
4. Tak ada subtitle dalam bahasa yang diinginkan
5. Sama sekali tidak ada subtitlenya.

Nah yang terakhir ini biasanya muncul pada film-film yang didapat dari internet. Film yang tidak memiliki subtitle memang menyulitkan bagi mereka yang telinganya belum terbiasa mendengarkan percakapan dalam bahasa inggis. Solusinya adalah menambahkan subtitle sendiri.

CARANYA ?
Continue reading Menambahkan subtitle (text terjemah) dalam sebuah film / movie

Menghubungkan (link) MySQL di MS Access pada Windows Vista

Pernah suatu hari bertemu dengan customer yang memilih DBMS MySQL dibanding SQL Server. Alasannya sederhana, karena MySQL bisa diakses di server. DB Admin pasti jika diminta berkomentar akan berkata : “Bukankah MS Access punya file adp untuk mengakses SQL Server secara langsung ?” (Dalam arti SQL Server adalah salah satu DBMS Native (asli / bawaan) dari MS Access yang sama-sama produk Microsoft, sehingga diharapkan tingkat kompabilitasnya lebih baik. Sedangkan MySQL dan MS Access berasal dari dua perusahaan yang berbeda.

Apalah daya, “Customer is always right”. Saya pun mulai menggunakan MS Access 2003, kemudian melakukan link

1. Seting ODBC (Open Database Connectivity) Continue reading Menghubungkan (link) MySQL di MS Access pada Windows Vista

Memilih Teknologi Jas Hujan (rain coat / rain wear) untuk pengendara motor / biker

Musim hujan di Indonesia tiba. Bila belum memiliki jas hujan yang tepat, mungkin sekarang adalah saat yang tepat untuk mulai memilih-milih. Dahulu, beberapa kali saya ganti jas hujan, saya tetap merasa tidak puas, sampai saya berpikir “Memang tidak teknologi yang mampu menyelesaikan masalah ini ?” Dan saya pun mencoba browsing di internet, dan inilah hasilnya :

Jas hujan adalah pakaian yang memiliki ketahanan terhadap air, untuk melindungi tubuh dari hujan. Peralatan tahan air telah berkembang banyak sejak karet tahan air diperkenalkan. Beberapa teknologi tahan air yang memungkinkan pemakainya memiliki aliran udara (breathable) seperti Gore-Tex ®, Marmot PreCip®, Columbia Omni-Tech® and Mountain Hardwear Conduit outerwear memungkinkan peralatan tahan air bersifat ringan, memungkinkan aliran udara untuk membuang kelembaban keringat dari dalam.

Jika anda mencari sepatu / boot tahan air, maka anda dapat memilih boot kulit yang telah dilengkapi dengan kemampuan tahan air, yang dapat menahan air dan sangat kuat, atau boot yang ringan dengan membran Gore-Tex® yang menjaga kaki anda tetap kering. Pastikan bahwa anda melihat rating waterproof dan breathability baik pada parkas, ski jacket atau boot.

TIPE-TIPE JAS HUJAN (raincoat) Continue reading Memilih Teknologi Jas Hujan (rain coat / rain wear) untuk pengendara motor / biker

Kenapa memilih motor Honda Supra X 125 PGM-FI ?

Sedari dulu saya menginginkan motor yang “gratest motorcyecle my money can buy”. Maka lahirlah beberapa kriteria :
1. Harus memiliki rem cakram (disc brake) baik depan maupun belakang, demi keamanan pengereman
2. Harus memiliki teknologi fuel injection (PGM-FI), untuk menghemat bahan bakar
3. Harus memiliki velg racing, untuk kestabilan
4. Kapasitas mesin di atas 100cc
5. Mencapai maksimum power pada putaran mesin (rpm) yang rendah.
6. Harus memiliki kemampuan untuk menggantung belanjaan harian berbentuk kantung keresek.
7. Banyak bengkel resminya
8. Mudah suku cadangnya.

Liat-lihat brosur banyak istilah aneh, setelah cari-cari ternyata ini artinya :
SDD (Rem cakram pada roda depan dan belakang)
SD (Single Disc – Rem cakram hanya yang depan)
R ( Racing)
CW (Cast Wheel = velg racing)
PGM-FI (Programmed Fuel Injection)


Maka pilihan saya jatuh ke honda supra 125 X PGM-FI. Kenapa ?
Continue reading Kenapa memilih motor Honda Supra X 125 PGM-FI ?