Proyek Ambisius : Custom Laptop Cooler 2

Setelah membuat custom laptop cooler versi satu di sini, Saya penasaran, membuat custom laptop cooler versi 2

Sebenarnya dasar pembuat custom laptop cooler ini karena ketidakpuasan saya akan kinerja kipas yang meniupkan angin secara vertikal. Kinerja kipas jenis ini tidak maksimal karena daya sedot udara kipas terbatasi oleh minimnya ruang kosong, antara kipas dan meja.

Agar tiupan angin lebih bebas, saya membuat laptop dengan kipas berdiri, sehingga kipas dengan bebas menyedot udara segar. Kipas ini saya letakkan di bagian belakang seperti ini :

Dari depan, tampak seperti menanjak….

Laptop cooler tampak samping

Kipas Beroperasi penuh

Dan kipas ini diberi tenaga dari adaptor 1Ampere 12 Volt.

Dan rupanya ada efek samping pembuatan cooler ini, yaitu adanya aliran udara segar ke arah pengguna laptop. Ya…. hitung-hitung pengganti AC. 🙂

Proyek Ambisius : Custom Laptop Cooler

Setelah menulis tentang catagori laptop cooler / notebook cooler yang baik, jadi terinspirasi untuk bikin yang custom, agar memuaskan.

Tadinya bahan dasar mau dari logam (paling tidak alumunium), tapi dipikir-pikir susah motong lubang kipasnya. Akhirnya pilihan jatuh kepada plexiglass (lembar plastik acrylic yang mirip kaca). Untuk membuat lubang kipas, cukup mempergunakan gergaji triplek.

1 Lembar plexiglass (acrylic) diagonal 15 inch, ketebalan 2 mm bisa didapat seharga Rp. 17.000. Sebenarnya ketebalan 2mm terlalu tipis, masih bisa melengkung. Paling tidak yang 3mm deh tebelnya.

Terus nyari kipas yang gedean dan memiliki voltase 5v (agar dapat mengambil daya dari USB). Eh ternyata susah banget dapat kipas yang 5v. Akhirnya beli yang standar 12v, walaupun resikonya harus bikin power supply sendiri. 2 buah kipas acrylic 12 cm 12 volt @25.000, dan 2 buah kipas acrylic 8 cm 12 volt @12.500

Eh, gimana kalau bikin kipas sendiri. Kan bisa bikin modelnya ? Atau beli kipas dengan desain khusus ? Tapi berdasarkan sebuah milis, kipas seperti itu mahal.
Nah power supply-nya gimana ?

Pake standar aja gitu, kan ngak pa-pa kalau cuma buat kipas mah.

Atau pilih yang distabilkan (regulated) kayak gini ya

atau alternatif, kayak gini

IC LM7812 kelihatannya cukup meyakinkan untuk menstabilkan tegangan. Dan Electrolyt Capacitor 2000uf 16v untuk setiap ampere tegangan kelihatannya cukup meyakinkan. Koq 16v, ya, yang adanya segitu, sedangkan voltage yang dibutuhkan cuma 12 volt. Selama voltage elco masih di atas arus yang mengalirinya, masih aman…..

Dioda bisa mempergunakan dioda bridge 1 Ampere, atau kalau susah nyari, bikin aja bridge sendiri pake dioda IN4001, atau IN4002, atau IN4007.

Solder-solder sedikit, jadi deh

Menggergaji acrylic sesuai ukuran laptop.
Menggergaji lubang kipas
Sisa acrylic bisa dipakai buat kaki cooler. Sisa acrylic bisa dibengkokan membentuk siku dengan cara memanaskan garis tekukannya. Kemudian untuk menempelkan kaki tersebut ke acrylic utama dapat mempergunakan lem khusus acrylic. Lem ini bersifat cair (seperti air) sehingga untuk menempelkannya diperlukan teknik khusus. Saya mempergunakan suntikan untuk menempelkan kaki cooler ke cooler utamanya. Lem khusus ini sebotol kecil harganya Rp. 14.000

Ini kaki depan (dibuat lebih tinggi dari kaki belakang agar dapat menghisap udara segar)

Ini kaki belakang (lebih pendek)

Memasang kipas pakai mur dan baud
Colokin kabel
Masukan power ke kipas
Jadi deeee

Akhirnya laptop coolerku jadi

Psst, sebenernya bisa bikin kipas sendiri yang murah lho, kayak di video ini

USB CoolerWatch more amazing videos here