Membuat bibit rimpang

Cara membuat bibit jahe biasa disebut mengecambahkan bibit dengan proses sebagai berikut:

Pertama-tama siapkan rak dari kayu atau bambu dengan ukuran yang disesuaikan dengan jumlah rimpang jahe yang akan digunakan sebagai bibit.
Rak tersebut biasanya diberi atap atau dibuat di bawah naungan.
Setiap sisinya dibiarkan terbuka agar sirkulasi udara bebas keluar masuk.
Tinggi rak disesuaikan dengan jumlah satuan bibit dan dibuat bersusun antara 3-5 susun.
Serta jarak antara lantai pertama dengan kedua setinggi 30-40 cm.
Penempatan rak sebaiknya ditempat teduh, lembab, dan setiap hari disirami air.
Setelah 2-4 minggu pada rimpang akan muncul tunas.
Sebaiknya selama penyemaian disemprot dengan fungisida 1 kali.
Rimpang yang telah bertunas diambil dari rak dan diseleksi mana yang baik dan mana yang jelek.
Setelah diseleksi, kemudian dipatah-patahkan tanpa menggunakan pisau, dan untuk satu stek rimpang terdapat 3-5 mata tunas.
Kemudian rimpang tersebut dimasukkan ke dalam karung dan celupkan kedalam larutan fungisida selama kurang lebih setengah hari.
Setelah itu, diangkat bersama karungnya dan dijemur selama 2-4 jam dan selanjutnya bibit siap untuk ditanam.

Pranata luar :
1. http://cybex.deptan.go.id/lokalita/budidaya-tanaman-jahe
2. http://www.teruskan.com/24963/5-tips-memilih-bibit-jahe-yang-baik-dan-berkualitas.html
3. http://diperta.jabarprov.go.id/index.php/subMenu/1710
4. http://www.herdinbisnis.com/2013/04/menjaga-kualitas-rimpang-temulawak.html#.UvzHJLTZbJg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *