Cara memasang screen protector / screen guard / anti gores.

Ketika saya membeli smartphone, smartphone tersebut sudah dilengkapi dengan pelindung layar ala kadarnya, yang diujungnya ada bagian untuk mengangkat dan membuang pelindung sementara tersebut dengan mudah. Biasanya saya langsung membeli screen protector untuk smartphone yang saya beli, namin karena smartphone tersebut tergolong baru, dan pada saat itu belum ada accessories seperti hard / soft case, screen protector dll.

Sialnya lagi, smartphone ini tergeletak begitu saja, sehingga menjadi sasaran kejahilan boss saya. Dengan alasan “geuleuh” melihat bagian pengangkat tersebut, diangkatlah pelindung sementara itu sampai ada bagian yang terlipat, dan hasilnya … bubbles everywhere, dan bagian yang terlipat tersebut tidak bisa di recover lagi. Bubbles itu gelembung udara yang terperangkap di bawah screen guard. Keliatannya jelek sekali. Kurang lebih seperti ini.

Bubbles

Akhirnya saya tempelin aja deh, screen guard tersebut. Biarin deh banyak bubble nya juga. Paling tidak sampai saya bisa mendapatkan penggantinya. Kesulitan dalam mendapatkan screenguard adalah setiap screenguard pasti desain secara spesifik baik dari sisi ukuran, lubang2 tertentu dll.
1. Kebetulan smartphone saya ujungnya tumpul, jadi ngak bisa maen potong screen guard pake cutter, karena hasilnya pasti square, bukan rounded.
2. Yg paling susa bikin lubang untuk kamera dan speaker.

Saya surf ke internet dan akhirnya ada juga yang jual.Namun Pertanyaannya adalah,
1. Itu screen guard kan dikirim, jadi harus masang sendiri ? Gimana caranya ?
2. Bagaimana cara masang yang benar-nya, biar screen guard tak mengandung bubbles ?

Nah tulisan ini dibuat untuk mereka yg harus memasang screen guard sendiri, dan menginginkan hasilnya perfect

Pertama, pilih jenis screen guard yg tepat :
1. Clear (bening). Kelemahannya adalah screen guard ini
– memantulkan cahaya sehingga menghalangi pemandangan
– Menempelkan minyak dari jari, atau dari pipi ketika smartphone dipake menelpon
2. Anti glare (Anti silau), caranya dengan membuat permukaannya dof, sehingga pantulan bisa dihindarkan
3. Anti spy. Screen guard yang hanya terlihat jelas dari depan (berhadapan dengan mata), tujuannya adalah mengaburkan apa yang ada di layar jika ada orang yg coba melirik dari samping.
4. Anti Dazzling.

Range dari screen guard ini bermacam-macam. Dari yang murah sampai yang mahal. Dalam kondisi normal (tidak ditipu harga oleh penjual) perbedaan harga ini membedakan kualitas.

Pada intinya screen guard terdiri dari tiga lapis
1. Lapis pertama adalah lapis pertama yang dibuka, agar screen guard dapat ditempelkan
2. Lapis screen guardnya itu sendiri (ada lapisan berperekat di satu sisi, dan lapisan biasa di sisi lain)
3. Lapisan atas, yang harus dibuka ketika proses penempelan selesai.

Jadi begini caranya…

Tapi dari semuanya, metode yg paling saya anggap mudah adalah metode engsel. Saya sebut metode engsel karena cara kerjanya mirip engsel. Caranya begini :
1. Pasangkan ScreenGuard yang belum dibuka ke smartphone sampai posisinya pas
2. Tempelkan screenguard dengan smartphone di salah satu sisi dengan sellotape di beberapa lokasi
3. Sellotape ini akan berfungsi sebagai engsel pintu, di mana ketika ditutup, screenguard ini akan berada di posisi yang tepat

To be continued

Pranata luar :
1. Capdase, produsen screen protector

Pengalaman memakai dan review Smartfren Andromax V

Saya sebenarnya tidak sengaja menemukan produk ini ketika berjalan-jalan ke Bandung Electronic Center di toko accessories komputer pada tanggal 20 Juli 2013. Saya pikir “Wah udah keluar nih”, saya langsung ke turun lantai terbawah, tempat service center resmi smartfren. Namun ternyata di sana belum dijual. Lho …?

Akhirnya saya harus naik lagi 4 lantai ke atas untuk membelinya di toko accessories komputer yang tadi.
Harga beli Rp. 2.275.000 (Lebih murah Rp. 25.000 dari harga resmi)

Kesan pertama ketika membuka box-nya adalah :
1. Bentuknya seperti kasul (istilah saya : handphone jangkung). Tadinya saya pikir, ukuran layar 5 inch itu akan memiliki perbandingan dimensi proporsional 16:9 seperti biasa. Ternyata lebih bersifat .jangkung. Saya membuat perbandingan dengan besarnya sebuah CD
HandSetJadi2.
2. Sudah pake anti gores ala kadarnya. Kelihatannya cuma sebagai pelindung sementara. Lumayan, karena accessories smartphone seperti anti gores, hard case atau baterai cadangan yang dibuat oleh pihak ke 3 belum ada yang jual pada saat tulisan ini dibuat.
3. RUIM Smartfren dan GSM berukuran biasa (bukan micro SIM) dan SIM Card Smartfren sudah terpasang di dalam smartphone
4. Walaupun sentuhan akhir body udah lumayan bagus, kesan plastik masih sangat jelas, terutama kalau mau buka penutup baterai.
5. Secara default, jangan mikir ganti SIM Card Smartfren dengan SIM Card CDMA lain. Ngak bakal jalan. Di lock / dikunci (sudah dicoba, tidak berhasil), mungkin di kemudian hari akan ada yg bahas cara unlock nya.
6. Android versi 4.2.1 Jelly Bean

Ketika buka box, apa aja yg didapat ?
1. Smartfren Andromax V
Baterai zte Li3823T43P3h735350
2. Kartu Smartfren CDMA
KartuSmartfren
3. Petunjuk Paket Data Internet Smartfren Connex
SyaratKetentuan
4. Panduan registrasi Smartfren Connex
PanduanRegistrasi
5. Panduan Pengguna
UserManual
6. Earphone
7. Charger Model STC-A51-A 5.0V-1000mA (tanpa kabel)
ChargerJadi
8. Cable Data

Seperti yang diketahui bahwa di perkirakan bahwa smartphone ini adalah re-branding dari ZTE N986. Khawatir berbeda spesifikasi dengan versi ZTE aslinya, ini adalah spesifikasi yang tertera di box nya

1. Box Atas
MainBox1
2. Box Bawah
MainBox2
3. Box Sisi Kiri
Box3
4. Box Sisi Kanan
Box4
5. Box Depan
Box1
5. Box Belakang
Box2

Yang (mungkin) membuat kecewa
1. BlueTooth versi 2, sehingga tak secepat versi 3
2. Internet melalui GSM hanya bisa berkecepatan EDGE, tidak HSDPA
3. Button Bar di bawah kurang responsif, dan posisi sebenarnya lebih ke atas dari labelnya

CATATAN PENTING
1. Satu hal yang saya perhatikan adalah stamina battery. Ketika awal saya menggunakannya, battery kurang lebih bisa bertahan sekitar 1 hari lebih sedikit. Dan saya lihat proses habisnya sangat cepat. Mungkin karena di terus dioprek, maklum barang baru. Saya sedikit kecewa dengan stamina ini, karena saya berharap paling tidak 3 hari stand by. Namun secara tak sengaja di satu sore, ada simbol khusus di icon signal CDMA, CDMA tak bekerja. Icon signal CDMA jadi memiliki panah. Baru pertama kali saya melihatnya. Tapi ketika saya melihat battery, ternyata seharian itu hanya menghabiskan 10% battery. Akhirnya handphone saya restart dan saya coba disable CDMA nya melalui menu setting.

Ternyata memang benar. Ketika Sim Card CDMA di matikan, konsumsi baterry untuk sehari penuh dalam keadaan standby hanya habis kurang lebih 10%. Pada kondisi ini, komunikasi telepon, sms dan internet melalui GSM berjalan normal.

Melihat konsumsi battery ketika sim card CDMA yang aktif, membuat saya berpikir. Setahu saya, ada proses yang sangat mengkonsumsi battery, yaitu proses pencarian signal ketika handphone baru dinyalakan, atau handphone berada di lokasi blank spot atau daerah yang kualitas signalnya buruk. Hal tersebut membuat saya berpikir, mungkinkan ada setting CDMA yang membuat handphone terkuras batterynya, seperti proses pemilihan jaringan 1X atau EVDO, dll. Saya pun mulai mencari setting yang mungkin berhubungan dengan hal ini. Nanti hasilnya akan saya update di sini setelah saya dapat menyimpulkan secara ilmiah.

Pranata luar :
1. Service center ZTE.

Portable Hard Drive Transcend StoreJet 25H3 TS1TSJ25H3P

Produk Review yang saya bahas pada tulisan ini adalah sebuah HDD External yang bersifat Hard-to-Destroy-Device (HDD) dengan naam : Portable Hard Drive Transcend StoreJet 25H3 TS1TSJ25H3P

Transcend

iklan produk ada di sini.

Spesifikasi :
Kapasitas : 1 TB
USB : 3.0 (kecepatan transfer 5GB per detik), ditandai jack USB berwarna biru.
Storage Media : 2.5″ SATA Hard Disk Drive
Spesifikasi lengkapnya ada di sini. :

Dimension

Kelebihan :
1. Satu-satunya di dunia yang lulus uji coba “US Military Standard Drop Test”
MIL-STD-810F METH-516.5 Proc.IV
2. Memiliki teknoogi One Touch Backup (1X tekan tombol, langsung backup)
3. RecoveRX (mengembalikan data yang hilang)
4. Enkripsi data (Password Data) 256-bis AES file & folder encryption
5. PC Lock (Pengaman PC)
6. Fitur power saving (penghemat daya)
7. Aplikasi dan driver utk USB 3.0 bisa di download di www.transcend-info.com/donwloads
8. Casing mengandung karet sehingga tidak licin (mencegah jatuh dari tangan, atau tergelincir di meja)

Seorang pengguna melakukan test menjatuhkan HDD external ini, di sini.

Catatan :
Ketika melihat jack yang ditancapkan ke harddisk, kelihatannya menggunakan jack khusus yang tidak biasa (Lihat gambar di atas). Hanya terlintas di pikiran, kalau kabel ini rusak, akan sulit dicari penggantinya. Dan kalau tidak ditemukan penggantinya, maka berakhirlah umur hardisk ini sebelum mencapai Mean Time Before Failure-nya.

Pranata Luar :
1. info@omegaindo-perkasa.com
2. www.transcend-info.com

Pompa Udara Ban Darurat

Tulisan ini adalah review untuk pompa ban Coido tipe 6222

Pompa Coido
http://www.coido.com/english/01_products/02_detail.php?AID=37

Berawal dari rasa percaya berlebihan pada pengisian Nitrogen (N2) pada mobil saya, membuat saya kurang mengontrol tekanan ban mobil saya, sehingga tenaga mobil berkurang dan bahan bakar lebih boros, maka saya berpikir untuk memiliki pompa ban sendiri di rumah.

Tadinya saya berpikir untuk memiliki kompressor udara kecil sederhana di rumah. Namun saya memiliki keinginan lebih untuk memiliki pompa angin untuk ban mobil yang lebih portable sehingga dapat dibawa-bawa di dalam mobil untuk persiapan jika ban mengalami kebocoran

Sampai akhirnya saya menemukan pompa ban darurat ini di ace hardware. Dan rupanya alat ini memang di import oleh Ace Hardware

Spesifikasi Teknis :
Power : DC 12V 27 A
Length of Power Cable : 3m
Length of Air Hose : 1m
Weight : 3,45 kgs (7.6 lbs)

kelebihannya :
1. Karena memiliki 2 cylinder, pompa ini dapat memompa ban dengan velg diameter 15 inch dalam waktu kurang dari 2 menit
2. Memiliki alat pengukur tekanan udara (pressure gauge) ban, sehingga tekanan dapat dimonitor dengan mudah.
3. Dilengkapi dengan tas kecil.
4. Diberi alat adaptor tambahan untuk pengisian udara pada bola, dll.

Kelemahanan :
1. Pompa ini menggunakan ulir putar untuk menghubungkan pompa dengan pentil ban. Nah, ketika membukanya, tidak bisa langsung, melainkan harus di putar. Ketika di putar, ada angin yang ikut keluar walaupun tidak terlalu banyak. Hal ini mungkin akan mempengaruhi terhadap tekanan udara yang diinginkan pada ban.

2. Tadinya saya berpikir bisa menggunakan AC Adaptor sebagai sumber daya jika digunakan di rumah, sehingga tinggal colok ke listrik. Kesalahannya adalah bahwa saya juga berpikir bahwa pompa ini akan bisa dijalankan dari sembarang power source yang berkekuatan 12 volt. Tapi rupanya saya salah. Pompa ini membutuhkan data 30 ampere DC untuk berjalan. Mungkin itu sebabnya pompa ini menggunakan cable dengan capit buaya untuk memudahkan koneksi dengan accu mobil sebagai sumber tenaganya. Ketika saya menggunakan AC Adaptor 3 ampere 12volt DC, pompa tidak berjalan seperti yang diharapkan.

3. Maksimum penggunaan berkesinambungan (terus menerus) adalah 12 menit. Setelah itu pompa harus beristirahat dulu, sebelum bisa digunakan lagi, karena pompa akan terasa panas.

Pompa Coido

Saya sempat berpikir untuk mengatasisnya dengan power supply 12 Volt 30 Ampre DC :

1. Ada penjual di indonesia yg menyediakan transformator 30 A di sini, dengan harga Rp 770.000
2. Mencari circuit / rangkaian elektronik yang dapat mengahasilkan power yg dibutuhkan di sini.
3. Beli DIY-Kit elektronik di sini.
Beli yg udah jadi aja, di sini.
4. Yang 40 ampere bisa dilihat di sini.
5. Pake transistor 2n3055 bisa di temukan di sini.
6. Yg ini 30a DC tapi variable voltage.

Tapi karena harganya yang terlalu mahal, akhirnya saya menyerah, dan menggunakan accu mobil sebagai sumber daya nya.

Koordinat Geografis : Antara Google-Maps dengan GPS Mobil

Hal yang sempat membuat saya kesal adalah ke-tidak-kompatible-an antara sistem koordinat di Google-Maps dengan di GPS yang tepasang pada kendaraan saya

1. GPS Mobil yang support koordinat google maps hanya beberapa merk
https://support.google.com/maps/answer/75505
2. Begini cara baca koordinat
http://en.wikipedia.org/wiki/Geographic_coordinate_conversion
3. Beginilah cara google maps menuliskan koordinat
https://support.google.com/maps/answer/2533464
4. Menggunakan longitude dan latitude dalam google maps
https://support.google.com/maps/answer/18539?hl=en
5. Tak mau repot melakukan konversi
http://boulter.com/gps/