DAFTAR BANK YANG AKAN TUTUP

Dengan krisi global yang melanda dunia secara menyeluruh , maka nasabah saat ini harus pandai2 menilai & memilih bank yg sehat sebagai partner, dalam aktivitas usaha ataupun tempat untuk menyimpan dana.

Dengan belum tentunya Barack Obama memenangkan Pemilihan Presiden di Amerika Membuat pasar bursa dan perbankan tetap dihantui krisis panjang yang bisa berakibat resesi besar seperti tahun 1929, dari para pengamat financial internasional di Bursa Saham Jakarta secara tersirat menyatakan akan ada beberapa bank lagi yang akan tutup,berdasarkan hasil investigasi yang kami peroleh.

Berikut daftar bank bank yang akan tutup:

1. Bank Bukopin

2. Bank BRI

3. Bank Mandiri

4. Bank BTN

5. Bank Danamon

6. Bank BCA

7. Bank BII

8. Bank Permata

9. Bank Niaga

10. Bank Agro

11. Bank ABN

12. Citibank

13. Bank HSBC

14. Bank Panin

15. Bank Standard Chartered

16. Bank BNI

Bank-bank tersebut di atas akan tutup sore hari setiap harinya Sekitar pukul 17.00 dan akan dibuka kembali esok pagi setiap harinya sekitar pukul 08.00, karena harus dibersihkan.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, agar maklum adanya….

Ttd.

PPCS BSI
(Persatuan Petugas Cleaning Service BANK Seluruh Indonesia )

*serius amat sih bacanya*

Memilih case hard disk eksternal yg baik (hard disk enclosure)

Hari minggu kemaren, aku lihat ada keanehan pada harddisk eksternal. Dicolokin, lampunya menyala tapi ngak kedap kedip. Waduh……. Mana ngak nyala lagi auto run-nya. Wah pantat mulai kembang kempis. Soalnya 80 GB data di hardisk ku mau di ke manain, padahal umur hardisk ku belum setahun.

1. Coba di komputer lain, teuteuuuup
2. Coba ganti kabel, teuteuuuup
3. Coba ganti kotak / casing / enclosurenya, waaah ngak ada yg sambungannya SATA, gubrag….
4. Coba colok langsung ke laptop, waduuh susah banget buka compartement hardisnya, gubrag…

Akhirnya rekan sejawatku, mas dani, berbaik hati membuka laptopnya dan mencoba mengaksesnya dengan live CD linux. Alhamdulillah hardisknya masih kebaca.

Hmmm, udah deh, cari hardisk enclosure yang bagusan dikit, mahal dikit ngak pa pa, agar kejadian kayak gini ngak terulang lagi. Soalnya ditengah membangun database PACIS dan EPSBED 20072, mana tahan tanpa hardisk eksternal.

Mulailah memburu hardisk enclosure ke BEC. Tapi dasar, wajah gue, wajah orang miskin kali ya, setiap kali datang ke toko, tawaran pertamanya pasti yang standard banget. Produk cina sekitar Rp 65.000, paling mahal 85.000, dari plastik lagi. Ngeliatnya aja udah ngak nafsu. Waduuuuh…. kalau kejadian jeprut lagi gimana ?

Ayo dong…. minimal fitur untuk hard disk enclosure yang saya inginkan adalah :
1. Terbuat dari logam. Logam ini berfungsi sebagai pendingin (heat sink) bagi hardisk
2. Sambungan USB 2.0
3. Kalau bisa termasuk software
4. Kalau bisa yang untuk profesional deh…..

Akhirnya di tengah keputus-asaan, iseng melihat sebuah toko, dan melihat sebuah harddisk enclosure yang sepintas kemasannya ngak murahan amat.

Saya : Mbak, mbak, bisa lihat yang ini (sambil menunjuk hard disk enclosure)
Mbak : Oh itu mah bukan hardisk, tapi enclosure
Saya : Iya
Mbak : Casing-nya doang pak
Saya : Iya
Mbak : Tapi ngak ada hardisknya pak, kosong
Saya : Iya (sambil rada kesel, dia apa saya yang goblok sih ? Saya kan tahu hardisk enclosure itu mahluk apa.)

Sambil males, si mbak bangkit dari duduknya.

Saya : Boleh di buka, ya mbak
Mbak : Boleh….
Saya : SATA, ya mbak ? (meyakinkan….)
Mbak : Oh iya pak, garansi 2 tahun, ini kartu garansinya

Saya : [Asyik, salah satu syarat terpenuhi]

Si Mbak ngeliatin aja pas saya mulai membongkar

Saya : Berapa mbak ?
Mbak : Rp 170.000 pak
Saya : Pas nya berapa mbak ?
Mbak : [sambil pencet pencet kalkulator, pura-pura ngitung], wah udah pas pak…..
Saya : Mbak, dikasih obengnya ngak ?
Mbak : Perasaan kalau trascent ngak dapet obengnya, tapi kalau dompetnya…. bentar
: [Nanya ke temennya] dapet dompetnya kan ?
Mbak 2 : Iya, tuh di sana…. [sambil nunjuk ke pojokan etalase]
Mbak : Oh iya, itu.
Ini dompetnya pak, tapi obengnya ngak ada

Saya : [ngak pa pa lah, obeng kecil aku punya, tapi kenapa dompetnya disimpan terpisah ya ? Bonus
terbatas gitu ?
Saya : Ada warna lain ngak mbak ?
Mbak : [Sambil lihat ke etalase belakang], wah, kelihatannya itu tinggal satu-satunya pak….
Saya : Hmmmm [sambil mikir, di toko lain ada ngak ya ?]
Mbak : Gimana pak, jadi ? [sambil ngeliatin aku]
Saya : [Waduh, tampang miskin ku keluar lagi kayaknya…..]
: Jadi deh mbak….. [sambil dengan berat mengeluarkan dompet].
Mbak : Ini pak bon nya, nomor serinya dan kartu garansi nya sudah lengkap. Terima kasih pak

Seneng juga dapet hard disk enclosure ini.
Product Name : Transcend StoreJet 2.5 USB 2.0 external 2.5″ HDD enclosure
Software included : StoreJet elite

• Hi-Speed data transfer rates up to 480Mbits per second
• LED indicates the status of power on, data transfer activity
• Temperature above 55?, or below 5?.
• Weight: 88g (without hard drive)
• Storage Media: 2.5-inch IDE Hard Disk Drive
• Power Supply: 5V DC supplied from the USB port(s)
• Max. Transfer Speeds: 480Mbits per second
• Operating Temperature: 5? (41?) to 55? (131?)
• Storage Temperature: -40? (-40?) to 70? (158?)
• Certificates: CE, FCC, BSMI
• Warranty: 2-years

Fitur :
1. Data Backup
2. Smart Backup
3. One Touch Backup
4. Security
5. Compression

Dirumah, langsung pasang hardisknya, proses memasang hard disk pada enclosure tidaklah terlalu sulit. Seperti ini

Satu hal yang saya senang, di ujung lain hard disk enclosure ini terdapat sebuah bantalan karet yang menjaga agar hard disk tidak bergerak (koclak).

Colok pake kabel USB-Y

Ah, hard disk ku jalan lagi. Tapi bentar, jangan terlalu cepat bergembira. Harus cek dulu nih, hard disk saya masih sehat ngak ?

Menurut gambar ini, mestinya hard disk saya masih sehat 100% ya ? (kalau gambarnya kurang gede, click aja pada gambarnya)

Tapi jangan terlalu cepat gembira.

Hal pertama yang menjadi perhatian saya adalah temperatur hard disk, karena hampir setiap hard disk enclosure tidak menyediakan celah udara untuk menjaga temperatur hard disk tetap dingin. Test dimulai :

1. Pertama kali di jalankan, fungsi alumunium case berfungsi dengan baik. Suhu hard disk hanya mencapai 30 derajat celcius. Jika dipegang tangan, sama seperti memegang alumunium di suhu ruangan, seperti tidak memegang sesuatu yang menghasilkan panas sama sekali.

2. Saya penasaran dan mencoba melakukan burning test. Burning test adalah sebuah test untuk memberikan stress pada hard disk. Yang dimaksud dengan stress pada hard disk adalah sebuah kondisi test di mana hard disk dipaksa untuk bekerja keras, dengan intensitas tinggi, tanpa istirahat. Setelah satu jam burning test, suhu hardisk mencapai 50 derajat celcius. Masih memungkinkan untuk digenggam oleh tangan dalam jangka waktu yang lama.

3. Jika hard disk disimpan di ruangan terbuka dalam kondisi normal, maka setelah satu jam, suhu mencapai 40 derajat celcius

4. Jika hard disk disimpan dalam ruangan yang memiliki aliran udara yang baik (dalam hal ini saya menyimpannya di jalur udara laptop-cooler yang saya miliki, maka setelah satu jam pemakaian normal, suhu hanya mencapai 36 derajat celcius.

5. Saya penasaran, dan mencoba membuat hard disk cooler dari plastik acrylic seperti ini.

Jika hard disk dihembusi udara oleh kipas berukuran 12 volt, 5 cm 0,09 Ampere, maka sepanjang hidupnya, ia hanya memiliki temperature 34 derajat celcius. Bahkan hard disk ini terasa sedikit dingin jika disentuh dengan tangan.

Rupanya lebar dan ketipisan alumunium pada hard disk enclosure ini dapat membebaskan panas dengan baik.

Setelah puas dengan suhu, saya mulai mencoba softwarenya. Instalasi dapat dilakukan dengan mudah seperti biasa.

Eh, ada utility untuk memformat hard disk baru. Waah, Dari 4 hard disk enclosure yang pernah saya pakai, baru kali ini saya menemukan bonus seperti ini.

Tapi karena hard disk saya sudah diformat dan mengandung data, saya abaikan utility ini. Saya lebih tertarik untuk mencoba softwarenya

Tampilan pertama…. wow. Empat fungsi profesional sudah menunggu
1. Backup
2. Backup Manage
3. Restore
4. Encryption (Crypto)

Cek dulu opsi yang ada pada software backup. Aha, ada kompresi (membuat hasil backup lebih kecil dari ukuran aslinya), dan menyediakan fasilitas untuk mengamankan hasil backup dengan password. Selain itu proses backup ini dapat dibuat terjadwal, dengan folder yang telah diberi tanda centang (check) sebelumnya. Bahkan fasilitas incremental backup sudah tersedia. Lengkapnya silakan lihat opsi-opsinya di bawah ini :

keren kan ?

Hasil backup kemudian bisa di manage (diatur) seperti ini

Hasil backup bisa di restore ke lokasi mana pun di hard disk seperti ini.

Dan terakhir, saya bisa melakukan enkripsi pada bagian manapun di hard disk saya

Kesimpulan : Sangat direkomendasi untuk dimiliki, bahkan kalau boleh usul, sudah kita jadikan hard disk enclosure ini jadi standard di DCISTEM.

By the way, Transcend mau bayar saya ngiklanin produk dia di blog saya ngak ya ?

Biang kerok koneksi wireless lambat, Setan !!!

Pernah lagi kerja buru-buru, dapat pesan kayak gini ? (kalau kurang jelas, double click aja gambarnya)

Dia bilang, update data dalam jumlah besar akan makan waktu. Nah lho. Pesan ini aja udah bikin pantat kembang kempis

Dan hasilnya adalah ini

006
Aaaaaarrghh….

Time out, adalah sebuah pesan yang menyatakan bahwa proses yang dikerjakan melebihi batas waktu yang telah ditentukan.

Bentar, apa sih yang menyebabkan melewati batas waktu. ? Ya salah satunya kecepatan akses lah…

Siapa biang keroknya ? Si tanduk setan


(tuh, mirip kan tanduknya)

atau si uler ?

Kadung sudah kesel, saya terangin deh, kenapa Timeout Expired tersebut bisa terjadi gara-gara si tanduk setan.

Untuk memahami kenapa sebuah Access Point (AP) Wireless memerlukan tanduk setan tersebut, maka harus dipahami cara kerja gelombang radio. Salah satu sifat dari gelombang radio adalah pemantulan (reflection). Sebagaimana sinar akan memantul ketika mengenai cermin, maka gelombang radio pun akan memantul ketika terkena benda keras seperti dinding atau kaca.

Perangkat wireless yang terpasang pada sebuah komputer akan memancarkan gelombang radio ke segala arah (kecuali pakai antena khusus). Mengingat banyaknya benda di sekeliling komputer, maka dapat dibayangkan banyaknya gelombang radio yang bertebaran dalam sebuah ruangan. Hal ini dapat pula menyebabkan sebuah access point mendapatkan signal yang sama dari berbagai arah (yang berasal dari pantulan yang berbeda) dan dalam waktu yang berbeda pula. Inilah yang dinamakan sebagai MULTIPATH.

Parahnya, antena AP bersifat half duplex (hanya bisa mengirim atau menerima dalam satu waktu, tak biasa kedua-duanya sekaligus, mirip-mirip seperti cara kerja walky talky). Jika sebuah AP hanya memiliki satu antena, maka sinyal yang akan dikirim harus menunggu sinyal yang diterima selesai dikirim terlebih dahulu, dan demikian juga sebaliknya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, munculnya AP dengan dua antena, yang dimaksudkan agar AP dapat mempergunakan antena yang satu untuk memancarkan / mengirim signal, dan antena yang satu lagi untuk menerima signal.

Tapi, itukah faktor satu-satunya yang membuat kinerja wireless lebih kecil dari koneksi kabel ?
Hmmm, sebenarnya ada yang lebih parah

Pada jaringan kabel, sebelum mengirimkan data, maka

  1. Seluruh komputer yang ada dalam jaringan tersebut (multiple access) akan memeriksa kabel, untuk memeriksa apakah ada aliran data di dalamnya atau tidak (carrier sense).
  2. Jika sedang ada yang mengalir, maka komputer tersebut akan menahan diri sampai kiriman data selesai. Barulah kemudian ia mengirimkan data.
  3. Setelah itu, komputer akan membandinkan signal yang diterima dengan yang dikirim, untuk memastikan bahwa data yang dikirim diterima / dikirim dengan baik (tidak mengalami kerusakan di tengah jalan)
  4. Jika dua komputer merasakan bahwa kabel tidak mengandung data yang sedang dikirim, dan keduanya mengirimkan data pada saat yang bersamaan, maka akan terjadi tabrakan (collision). Masing-masing komputer akan menunggu dalam waktu yang acak (random), sebelum ia mengirimkan data lagi
  5. Jika ditemukan kesalahan, maka data akan dikirim ulang (re-transmit).
  6. Protokol pengiriman data seperti ini dinamakan CSMA / CD (Carrier sense Multiple Access / Collition Detection)

Masalahnya protokol CSMA / CD tidak bisa berlaku pada jaringan wireless, karena media yang dipakai untuk mengirimkan data adalah udara (bukan lagi kabel). Maka dibangunkah CSMA / CA (Carrier Sense Multiple Access / Collition Avoidance).

Pada protokol ini, sebelum sebuah komputer mengirimkan data, maka ia akan memperkirakan panjang waktu yang dibutuhkan untuk mengirim data tersebut, dan mengumumkannya ke semua komputer lain dalam jaringan. Tujuan pengumuman itu agar, komputer lain tidak mengirimkan data pada saat yang bersamaan. Karena sifatnya menghidati tubrukan inilah maka protokol ini dinamakan Collition Avoidance (CA).

Tapi CA ini menimbukan overhead yang menghabiskan 50% bandiwdth yang tersedia. Sehingga kecepatan jaringan 801.11b turun sampai 5-5.5 Mbps. (Bandingkan dengan CSMA / CD yang overhead nya hanya menghabiskan 30% bandwidth).

Parahnya lagi, semakin banyak komputer, maka overhead yang tercipta pun semakin besar seiring dengan terjadi tubrukan (collition) dan menunggu giliran untuk mengirim data. Maka dengan mudah overhead ini bisa menghabiskan 70-80% bandwidth.

Sebagai contoh nyata, 7 client wireless yang mengakses sebuah AP secara bersamaan akan membuat jaringan 802.11g yang berkecepatan 54 MBps hanya memiliki kecepatan aktual 4 Mbps.

Hal ini diperparah dengan jarak antara komputer dengan AP yang jauh. Semakin jauh jarak anda, semakin lemah pula sinyal yang diterima. Komputer pun akan menyesuaikan kekuatan sinyal yang diterima dengan kecepatan yang bisa diperoleh dengan teknologi DRS (Dynamic Rate Switching)

Hal ini belum dipengaruhi oleh gangguan sinyal elektronik lain seperti handphone loh….

Melihat tampilan ini pun

003

Gubrag ………..

009

Hardisk Eksternal Impian

Kalau ada orang yang bertanya kepada saya, media penyimpanan data apa yang kapasitasnya gede tapi paling praktis, jawabnya hardisk. Koq praktis
– Paling cepat daya bacanya
– Paling cepet daya tulisnya

Kalau ada orang yang bertanya kepada saya, media penyimpanan data apa yang kapasitasnya gede, tapi paling ribet pemeliharaannya, jawabannya hardisk juga. Koq ribet
– Gak boleh kebentur / jatuh
– Gak boleh kena air
– Perlu power yang cukup (bahkan ngak bisa colok sembarang USB)

Karena sisi kepraktisan, selama ini saya pakai hardisk enclosure.

Tapi sampai saat ini saya sudah habis 3 hardisk
1. Pakai hardisk enclosure ATA, kemudian bunyi keletak-keletok, ngak kebaca lagi.
2. Tiba-tiba mati pas dipake di laptop
3. Terakhir, jenis SATA. Nyala tapi ngak ada respon. Semoga cuma enclosure-nya (bukan hardisknya).

Kenapa ya, padahal kan hardisk 2,5″ (hardisk laptop) seharusnya lebih tahan panas dan lebih tahan goncangan. Tapi kenapa hardisk 3,5″ (hardisk desktop / PC) kelihatannya lebih tahan.

Apa harus ganti hardisk enclosure yang bagus ? Kelihatannya yang ini rada bagus

PACIS : Soldier of light

Dalam rangka PACIS, DCISTEM melakukan migrasi data besar-besaran. Semua database yang terserak dikumpuling. Terus, sapu-sapu deh, data yang ngak jelasnya.
Pokoknya
Semuaaaa di standarisasi
Semuaaaa di validasi
Semuaaaa, semuaaaaa deh pokoknya.

Bikin kamus data sampai 120 tabel tercipta
Bikin Entity Relationship diagram, dan 29 diagram tercipta

Ada yang pusing, karena update datanya “request time-out” saking gedenya data, dan banyaknya relasi, diperparahh dengan access point yang memang secara teknologi lebih lemot dari kabel. Langsung minta ado pasang kabel jaringan. Berhasil….

Ada yang pusing, liatin data yang aneh bin ajaib, tapi masih bisa nyengir…

Padahal sebelumnya teler berat pas liat kode-kode NPM yang simpang siur ngak jelas juntrungannya. Lihat aja muka telernya nih (walaupun teuteup, pamer lesung pipit di pipinya…..)

Ada yang sibuk, mengatur kabel

Ada yang suka musik egois, , soalnya orang lain ngak boleh denger ….. (tuh lihat di kupingnya)

Ada perempuan di sarang penyamun

Dan inilah soldier of lite, migrasi database PACIS (soalnya coolernya bercahaya sih……)

he he he. Narsis bener, tapi…. ada yang bisa nebak, diantara ke empat orang ini, apanya yang beda ?

Memburu pengganti MS Office Binder

Masih ingat Microsoft Office Binder ? Sebuah aplikasi bagus yang dulu saya gunakan untuk menyimpan file-file Microsoft Word, Microsoft Excel dan Microsoft Power Point dalam satu aplikasi tunggal. Saya dapat mengorganisasikan dokumen-dokumen tersebut dalam katagori yang saya inginkan.

Ketika saya menyusun kamus data untuk PACIS (Padjadjaran Academic Information System), Selain melakukan reverse engineering dari database yang saya desain, saya juga menyusun data-data tiap tabel database dalam setiap file Microsoft Word yang terpisah (agar kamus data terlihat lebih manusiawi / tidak terlalu seperti mesin). Tapi kelihatannya si boss, pengen langsung yang gabungan deh.

Mulai deh saya mencari-cari pengganti Microsoft Binder yang katanya mulai berhenti di Microsoft Office 2003.

Setelah tanya om google. katanya pengganti Microsoft Binder adalah Microsoft Office Workspace sebagai langkah maju untuk memiliki banyak binders – Workspace – terintegrasi dengan unified communication dan collaboration. Keren… Melebihi yang saya harapkan.

Jadilah dokumen-dokumen tersebut seperti confluence dan Microsoft Office Live Workspace

Katanya sih, kelebihannya adalah sbb :

1. When you work on “Confluence” you need to refrain your document. What I mean is even a simple bitmap file type have to be saved once again ina different format like Jif or gif to store it in to the Confluence space. This means you are redoing the same document one for Microsoft Word and the other for Confluence. Your whole effort is wasted and all your productivity skills are just wasted in no time. For instance, if your have an Installation guide of 50 images in bitmap format, if you have open and save these format again.

2. You cannot move your PDF files for editorial or review purposes to and fro every time using email, because it occupies a lot of storage space on either of the location. It also becomes difficult to maintain version control.

3. To be realistic “Microsoft Office Life Workspace” saves lot of energy, time and value for Money. And I can work from home, or during travel.

Important: I can also show a corporate PowerPoint presentation across different location or share my workspace to show different presentation at the same time for different audience – which is possible today.

Support terakhir untuk Microsoft Binder ada di sini.

Setelah mendaftar, saya mendapatkan fasilitas sbb :
1. Mendapat workspace untuk menyimpan 1000+ dokumen secara online, dan melakukan share dokumen tersebut dengan orang lain, dan bisa juga mengaksesnya melalui Microsoft Word, Excel dan Power Point.

Contoh bagaimana orang mempergunakan workspace ada di sini
http://workspace.officelive.com/Examples

Hmmm, tapi menyimpan dokumen di internet, butuh biaya tinggi untuk mengaksesnya (mesti bayar internet). Tapi offline kayaknya ngak mungkin deh. Kita tunggu saja, sampai fasilitas ini tidak lagi beta. Atau kalau sudah tidak sabar bagaimana kalau jalan-jalan ke http://www.thinkfree.com/

Nikmatnya mudik naik motor

Terkait dengan ramainya berita di TV mengenai bahayanya mudik naik motor, saya mau ngasih komentar. Saya harap rada ilmiah dikit.

Mudik pake kendaraan pribadi (yang punya roda lebih dari dua) itu ngak akan gue komentari, karena ngak semua orang bisa begitu. Yang gue komentari cuma metode mudik yang tiap orang bisa ngerasain (maksud gue, ngak semua orang itu kaya, punya mobil).

Mudik pake motor, atau pake kendaraan umum, dua-duanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing,” Memang jarang ada pilihan yang alternatifnya 100% bagus vs 100% jelek, kan?

Cara ngitungnya begini
1. Skala berkisar di nilai 1 sampai 10
2. Faktor yang memberikan keuntungan kasih tanda +, Faktor yang memberikan kerugian dikasih tanda -. Faktor yang paling menguntungkan nilainya +10, dan yang sangat merugikan memiliki nilai -10
3. Tinggal jumlahkan, dan yang memiliki nilai terbesar adalah yang paling menguntungkan.

Beberapa faktor seperti probabilitas (kemungkinan) sebuah faktor terjadi, dan seberapa besar kerusakan jika kemungkinan tersebut benar-benar terjadi, saya abaikan saja.

Mari kita hitung.

Faktor Motor Bus / KA
Mampu menembus kemacetan
+10
-6
Bisa berhenti kapan saja untuk istirahat, makan, shalat, ke kamar kecil, dll
+8
-6
Ekonomi (pengalaman saya pulang ke tasik, cuma butuh ongkos bensin Rp. 10.000 untuk tiga orang. Bandingkan dengan ongkos lebaran bis bertiga)
+7
-8
Motor bisa dipakai silaturahmi keliling di tempat mudik
+10
-10
Tak perlu menunggu kedatangan bis (yang belum tentu datang)
+5
-5
Kemungkinan terhimpit ketika naik kendaraan
+10
-10
Tak usah khawatir berdiri (ngak dapat kursi)
+10
-8
Tak usah khawatir tak terangkut
+5
-5
Kenyamanan motor dibanding berdesakan di dalam bis
+3
-5
Jam keberangkatan bisa diatur sendiri (Tak usah menunggu jadwal keberangkatan)
+8
-7
Terhindar dari antrian karcis.
+8
-7
Terhindar dari copet atau barang di bagasi hilang
+8
-8
Banyaknya daya angkut barang
-4
+6
Banyaknya daya angkut penumpang
-4
+6
Bisa tidur di bus
-2
+8
Tingkat kelelahan di jalan
-4
+7
Tingkat keselamatan di jalan
-5
+8
Antisipasi hujan di perjalanan
-7
+10
JUMLAH
+66
-40

Walaupun angka yang muncul adalah penilaian saya secara pribadi saja, tapi coba lihat jumlah angka-angka di atas. Tak heran, arus mudik memakai motor akan mencapai puncak.

Saya sempat melihat pembicaraan keselamatan mudik di TV juga yang tak objektif. Kenapa tidak objektif ? Karena pemudik motoris yang diwawancarai adalah “orang kampung bau lisung” yang tak mampu membela diri sendiri. Dituduh begini dan begitu, manggut-manggut aja. Coba kalau dia gue dampingin, pasti gue bantai juga dalil-dalil mereka. Dan inilah dalil yang membuat saya mangkel

1. Motor bukan alat transportasi jarak jauh
Bukan alat transportasi jarak jauh, dari hongkong ? Lihat promosi motor yang membuktikan ketahanan motor seminggu di geber di sirkuit sentul ngak berhenti-berhenti, dan motornya Ok-ok aja. Lagian ngak ada aturan yang melarang motor jalan ke luar kota.

2. Tempat barang di motor membahayakan pengguna jalan lain.
Coba lihat di sebelah kiri dan kanan motor patroli polisi, pasti ada tempat barangnya. Atau lihat motor-motor besar / motor gede (moge) kayak harley davidson, kan ada tempat barang nya juga. Coba deh ngomong gitu sama polisi.

3. Keselamatan anak ketika dibawa mudik naik motor tidak terjaga.
Menurut saya, keselamatan anak lebih tidak terjaga ketika orang bejubel berebut naik bis. Kemungkinan anak untuk terjepit / terhimpit pada saat itu lebih besar, dibanding kecelaan dalam perjalanan.

4. Kenyamanan anak ketika dibawa mudik naik motor tidak terjaga.
Mudik naik bis = nyaman ? lupakan saja bro. Bahkan kalau punya karcis VIP, kenyamanan tetap tak terjaga karena ada juga karcis berdiri untuk gerbong VIP. Kecuali kalau mencarter 1 bus, atau 1 gerbong pribadi, mungkin bisa 😉

5. Lebih aman naik bis, atau kereta api
Orang yang ngomong kalimat ini, pasti baca buku dan belajar ilmu transportasi di luar negeri yang jauh lebih mapan. Ilmu ini jauh panggang dari api kalau melihat penerapannya di Indonesia. Jangan lupa bung, ini indonesia, di mana pemerintahnya belum mampu mengurus transportasi mudik yang nyaman. Ngak percaya, lihat para pemudik yang bergelantungan di lokomotif atau yang tiarap di atap gerbong kereta api. Atau lebih parah, hitung berapa pemudik yang tidak terangkut dan terpaksa bermalam di terminal.

Saya pikir dalil-dalil ini muncul hanya kebencian para pemakai mobil karena jalannya terhalang oleh pemakai motor (yang jumlah arusnya lebih banyak). Lalu agar jalannya tidak terhalang motor, maka mereka berusaha sekuat tenaga agar motor tak boleh dipakai mudik. Dasar !!!

Bukan gitu dong solusinya, kita sama-sama bayar pajak bung. Cari solusi yang lebih elegan dong…. bikin jalur khusus motor ke’ (tapi jangan dicampur sama jalur angkot ya…….)

Atau barangkali bung belum merasakan nyamannya mudik naik motor ? Coba deh…. sekali-kali. Kalau sudah merasakan enaknya, bukan tidak mungkin bung nanti akan mudik naik motor walaupun punya mobil.

Tidak disangkal bahwa terdapat beberapa kasus kecelakaan pada saat mudik. Tapi menilang mereka yang membawa penumpang atau barang berlebih bukan merupakan solusi bijak.

Kenikmatan mudik adalah kenikmatan ruhani yang sangat terasa oleh rakyat indonesia. Andaikan saja seseorang rela bertaruh nyawa demi mudik, apalah artinya surat tilang ?

Dibanding memberikan tilang kepada motoris yang membawa beban atau penumpang berlebih, Lebih baik pemerintah memberikan saran mengenai cara mudik yang baik bagi para motoris terutama yang embawa anak kecil (ngak cuma saran buat pemudik yang bawa buat mobil pribadi). Misalnya, ketika mudik pakai motor, maka kepala anak tidak boleh tertutup, agar aliran oxigen tetap mengalir, dan seyogianya ada mekanisme keselamatan bagi anak semacam mekanisme sabuk pengaman (safety belt) untuk anak bagi pengendara motor. Jangan berpikir mekanisme pengaman yang sudah jadi. Kreatif sedikit lah… menciptakan mekanisme pengaman sendiri.

Atau kalau boleh usul ekstreem, bikin jalur khusus sepeda motor. Jangan Cuma bisa bikin jalur khusus bus way. Toh sudah terbukti, arus motor lebih besar dari bus bukan ?

Jadi saya pikir, bagaimanapun mudik pake motor lebih baik, jika jumlah penumpang dan barang bawaan masih memungkinkan untuk diangkut.

Tapi kalau pemerintah belum berhasil mengatasi masalah mudik, minta bantuan superman aja deh

Saya yakin superman mudik dengan kemampuan terbangnya. Kalau terbang lebih nyaman ngapain pake pesawat terbang ?

Kalau punya motor yang bisa dipake mudik dan nyaman, ngapain pake bis ?

Sekedar tips bagi yang mudik dengan motor :
(1) Jangan membawa penumpang berlebihan, karena akan menutup pandangan dan mempersulit kontrol kemudi. Kondisi fisik pengemudi juga harus memungkinkan, jangan memaksakan diri dalam kondisi sakit.

(2) Berjalanlah di lajur motor, maka pengendara lain tidak menjadi gugup karena berubah jalur, serta tidak membuat kemacetan di jalur lain. Kecepatan motor bisa lambat tanpa mengganggu pemakai jalan lainnya, terutama pengendara mobil.

(3) jangan menggunakan trotoar atau jembatan penyeberangan, karena fasilitas tersebut milik pejalan kaki.

(4) Gunakan tanda lampu ketika akan berbelok, ini akan menguntungkan pemakai jalan lain untuk bersiap-siap sebelumnya. Hindari berbelok mendadak karena akan membahayakan pengendara lainnya.

(5) jangan menyalip zig-zag, karena akan membuat yang disalip panik sehingga potensial terjadi kecelakaan.

(6) Lihatlah situasi sebelum masuk jalan raya. Karena tidak jarang dari jalan-jalan kecil, pengendara motor langsung masuk jalan raya tanpa melihat kiri dan kanan, hal ini akan mengagetkan pengendara lainnya.

(7) Menjaga jarak dengan pengendara lainnya di lampu setopan, karena ketika hijau maka ujung kaki akan rawan dilindas ban mobil di sampingnya.

(8) soal berbalik arah dengan aman. Pengendara motor belum berpengalaman seringkali ceroboh dalam hal ini, ketika akan berbalik arah namun mengambil sisi jalan yang paling ujung, sehingga radian memutar semakin jauh, maka akan mengagetkan pengendara lainnya sehingga tidak jarang sering terjadi tabrakan. Jika akan memutar ke kanan, maka ambilah sisi kanan jalan dengan tanda lampu, setelah kondisi belakang aman dari kaca spion dan aman dari pandangan depan barulah memutar, tapi jangan lupa menghidupkan lampu tanda.

(9) Jangan mempreteli bagian-bagian motor, biarlah tetap ada secara komplit karena sebetulnya perlengkapan tersebut adalah bagian keselamatan dalam berkendara.

(10) Mengemudilah dengan persyaratan lengkap, seperti misalnya memiliki dokumen diri dan dokumen motor karena akan mencegah berurusan dengan pihak berwajib. Pengendara motor sebaiknya melengkapi diri dengan peralatan keselamatan standar, paling tidak harus mengenakan helm.

Safe mudik ……