Proof for our dependent to computer

male-and-female-symbol.jpg

This just proves that we have become too dependent on our computers.
Blog ini untuk membuktikan kebergantungan kita ke komputer

Are you male or female ?
Kamu laki-laki atau perempuan ?

To find out the answer, look down …
Untuk menjawab, lihat ke bawah ….

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Look down, not scroll down
Lihat ke bawah, bukan scroll ke bawah….

This just proves that we have become too dependent on our computers.
Ini sekedar bukti bahwa kita semakin tergantung kepada komputer kita.

KEJADIAN MISTERIUS DI RSCM

Ada kejadian aneh di Unit Perawatan Intensif (ICU) RSCM, dimana para pasien selalu meninggal di tempat tidur yang sama pada kamar yang sama dan selalu pada Jumat pagi tanpa peduli umur, kelamin, kondisi kesehatan mereka ataupun latar belakang kesehatan.

Hal ini sangat membingungkan para dokter dan beberapa bahkan berpikir bahwa hal ini ada hubungannya dengan supranatural. Mengapa selalu pada hari Jumat dan pada tempat tidur yang sama?

Lalu para dokter memutuskan untuk menuntaskan kasus ini dan menyelidiki penyebab dari beberapa kejadian ini…

Begitu tiba hari Jumatnya, semua orang dirumah sakit tersebut dengan tegang menunggu akankah kejadian buruk itu terulang kembali. Lalu terbaringlah pasien baru rumah sakit itu disana. Beberapa dokter sudah memegang tasbih, quran, bible bahkan sebagian lagi memegang salib kayu dan benda-benda suci lainnya untuk menangkal iblis…

Sementara sang pasien masih terbaring disana. Seiring waktu berputar…… pukul 07:00…. 07:30…. tepat sebelum waktu keramat itu tiba …… Pintu kamar tersebut terbuka……………………..

Kemudian masuklah Tukimin… part timer cleaning service untuk hari Jumat… Ia langsung mencabut kabel alat untuk bantuan pernafasan dari stop-kontaknya lalu menggantinya dengan kabel untuk vacuum cleanernya dan mulai membersihkan ruangan….

Maaf ya, hasil copas dari rekan sebelah…..

How Smart Are-You ?

Di bawah ini Ada empat ( 4 ) pertanyaan Dan satu pertanyaan bonus. Jawablah semua tanpa banyak pikir. Cuma boleh berpikir sedetik, jawab segera. OK?

Ayo cari tahu, seberapa pintar anda… .

Siap? GO!!! (gulung layar)

Pertanyaan pertama:

Anda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?

Jangan kebawah sebelum menjawab

Jawaban: Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang Ada di posisi nomor dua!

Jangan ngaco lagi, ya?.
Sekarang jawab pertanyaan kedua,
Tapi jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?

Pertanyaan Kedua:
Jika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisi…?

Jangan kebawah sebelum menjawab

Jawaban: Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGI… Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR?

Pertanyaan ketiga:
Hitung-hitungan yang pelik! Catatan: kerjakan di pikiran anda saja.
JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah.

Ambil 1000 Dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 30 . !
Tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000
Sekarang tambahkan 10 . Berapa totalnya?

Jangan kebawah sebelum menjawab

Gulung layar…..

Apakah hasilnya 5000 ?

Jawaban yang benar adalah 4100.

Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator!
Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar…
….Mungkin.

Pertanyaan keempat:

Ayah Mary punya lima anak: 1. Nana, 2. Nene, 3. Nini,
4. Nono. Siapa nama anak kelima?

Apa anda menjawab Nunu?
BUKAN! Tentu saja bukan.
Anak kelima namanya Mary. Baca lagi pertanyaannya!

Okay, sekarang ronde bonus:

Seorang bisu pergi ke toko Dan ingin membeli sikat gigi. Dengan menirukan orang menggosok gigi, Ia berhasil menyampaikan keinginannya pada penjaga toko Dan Ia berhasil membeli sikat gigi…
Berikutnya, seorang buta masuk ke toko itu Dan ingin membeli kacamata hitam, bagaimana DIA menunjukkan keinginannya?

Langsung aja ngomong, dia kan gak bisu…

Polusi teknologi ghaib untuk pekerja IT

Ketika melihat judul tulisan teknologi ghaib, jangan dulu berpikir tentang setan dan jin. Yang saya maksud dengan ghaib di sini adalah teknologi wireless (teknologi nir / tanpa kabel).

Saya katakan ghaib, karena teknologi ini memang kasat mata (tidak terlihat). Tidak ada lagi kabel, dan media komunikasinya juga tidak lagi terlihat.

Jadi kalau membuka kamus bahasa arab memang cukup sesuai, karena ghaib artinya tidak hadir atau tidak terlihat. (maksa banget ya…..).

Saya melihat bahwa perhatian pada teknologi ini seharusnya bukan pada kecanggihan teknologinya, melainkan pada apa pengaruh buruk teknologi ini pada kesehatan manusia. Koq seperti apatis ? Ya, memang saya paling suka worst case scenario (skenario kejadian terburuk).

Memangnya ada teknologi yang berpengaruh buruk ? Tentu ada. Lihat saja teknologi pangan yang menyuntik ayam dengan hormon pertumbuhan. Memang ayamnya jadi besar dari sisi ukuran. Tapi ketika ayam tersebut dimanakan manusia, maka manusia juga ikut mengkonsumsi hormon yang dikandung ayam tersebut secara tidak langsung. Akibatnya, lihatlah mulai banyak bertebaran orang-orang yang ber-uban sebelum waktunya karena terpengaruh oleh hormon tersebut.

Kalau belum puas, lihat contoh penggunaan pestisida. Tidak kah kita semua adalah pengkonsumsi pestisida yang terkandung dalam beras, buah, dan sayuran ?. Tak heran penyakit kanker dengan cepat menyebar.

Atau lihat contoh terdekat dengan kita. Bukankah kita pernah melihat ada sticker yang ditempel pada handphone, dan akan menyala lampunya ketika handphone aktif. Dari mana sticker itu mendapatkan daya untuk menyalakan lampu jika bukan dari radiasi elekromagnetik yang ada pada handphone tersebut. Dan apa jadinya jika radiasi elekromagnetik itu berada 0,2 cm dari otak kita ketika digunakan untuk melakukan panggilan telepon. Cukup mengerikan bukan ?

Tapi bukan teknologi pangan yang menjadi perhatian saya saat ini. Yang menjadi perhatian saya pada saat ini adalah teknologi ICT (Information & Communication Technology) terhadap pekerja ICT.

Setelah issue kesehatan karena teknologi komunikasi cellular lewat handphone yang menimbulkan pusing-pusing jika menggunakannya terlalu lama, dan issue kanker tangan yang diakibatkan dari radiasi sinar laser yang ada pada mouse komputer optis, sekarang perhatian saya beralih ke wireless mouse. Kenapa ? Ya karena saya adalah salah satu penggunanya, hampir 8 jam setiap hari kerja.

Terus, apa hubungannya dengan pekerja ICT ? Hmmmm, mari kita lihat berapa sumber radiasi elektromagnetik yang diterima oleh seorang pekerja ICT
– Wireless Fidelity (wi-fi / hotspot) untuk koneksi internet
– Blue tooh
– Infra Red
– Radio Frequency
– Radiasi elektromagnetik dari komputer itu sendiri

Teknologi wireless ini yang membuat saya sedikit prihatin. Karena sepengetahuan saya jaringan tubuh yang diionisasi dapat mengakibatkan struktur DNA yang abnormal, yang dapat dilihat oleh mata sebagai munculnya penyakit kanker atau bayi yang lahir abnormal.

Contoh nyata yang ekstrim mengenai perubahan DNA ini dapat dilihat pada korban radiasi bom atom di hirosima dan nagasaki. Atau pada daerah 3 mile chernobyl island. Dan bukti yang paling jelas adalah para ahli nuklir selalu memakai pakaian khusus anti radiasi ketika bekerja, dan asuransi kemandulan yang mereka tanggung. Bagi saya itu sudah cukup menjadi peringatan.

Memang, sebagian pihak beranggapan bahwa radiasi dari peralatan elektronik masih dapat ditolerir, tapi sejauh mana ? Berapa dosis maksimal yang dapat ditolerir untuk dapat diterima tubuh, 5 sievert ? Satuan radiasi apa yang digunakan, currie, gray, atau satuan lain ? Seberapa dekat tubuh manusia dengan sumber radiasi itu ? Dari mana arah radiasi yang dinilai mematikan ? Dari tiga gelombang radiasi, yang mana yang dianggap membayakan ? Apakah rumus 10 sievert radiasi akan menghasilkan satu kanker baru ini valid ? Apa artinya, jika Toshiba sebagai produsen laptop ternama memberikan peringatan bahwa jarak minimal antara orang dengan antena wireless (termasuk yang di laptop) adalah 5.0 cm, dan tetap menganjurkan agar sejauh mungkin dari perangkat wireless.

Sejauh ini berita-berita yang muncul hanyalah perdebatan. Dan penelitian-penelitian yang ada pun tidak memberikan pencerahan yang berarti.

Ada yang punya informasi valid lebih lanjut mengenai hal ini ?

Akhirnya saya mematikan koneksi wireless laptop saya dan memilih koneksi lewat kabel (wired). Kebetulan koneksi wireless laptop saya masih versi b yang hanya memiliki kecepatan maksimum 11 MB. Kelambatan kecepatan wi-fi yang dimiliki laptop saya semakin menguatkan niat saya untuk mematikan koneksi wireless saya.

Satu hal yang sampai saat ini masih menjadi pemikiran saya. Jika kita pada zaman ini ditakdirkan untuk berurusan dengan meningkatnya polusi frekuensi radio (sinyal radio yang datang dari sumber buatan manusia yang berada antara 10 kHz dan 300 MHz, Pernah berpikir untuk memakai pakaian khusus anti radiasi ketika bekerja dengan komputer ? Ah rasanya……

Teknologi Dual Point Toshiba

Belum lama berselang, saya sempat dimintai tolong untuk mematikan fungsi tapping (melakukan click dengan men-colek / men-jawil pada touchpad) yang ada di laptop bos saya. Setahu saya, fitur seperti itu hanya dapat diaktifkan jika driver yang dipasang tepat. Sementara itu kelihatannya touchpad milik bos saya hanya mempergunakan driver standar bawaan windows. Hasilnya fitur-fitur khusus touch pad tersebut tidak muncul ke permukaan. Hanya fungsi-fungsi dasar yang dapat berjalan.

Ketika saya bertanya apakah bos saya masih menyimpan driver laptopnya, maka beliau menjawab, “Saya tidak pernah dikasih CD Driver…..” Walah…. bahaya.

Dahulu, memang saya sempat menemukan kasus di mana sebuah laptop HP tidak memberikan driver sama sekali. Tapi itu kan pada kasus laptop ekonomis, sementara laptop bos saya ini saya lihat bukan edisi ekonomis. Saya sempat heran mengetahui bahwa perusahaan sekelas HP (Hewlett Packard) tidak menyertakan driver untuk laptopnya. Akhirnya saya sempat ikut sibuk mencarikan driver touch pad untuk bos saya. Sempat kesulitan, karena laptop tersebut hanya mencantumkan seri laptopnya di layar, sehingga pencarian driver berfokus ke situ. Setelah melihat sub tipe dari seri laptop yang ditulis kecil-kecil di dasar laptop, akhirnya driver yang dicari ketemu, dan masalah selesai.

Tapi bukan itu masalah yang ingin saya kemukakan di sini. Saya ingin mengetengahkan teknologi touch pad unik yang dimiliki laptop toshiba yang dinamakan Dual Point Toshiba.

dualpointprop0mouse-properties.jpg

dualpointprop1device-select.jpg

dualpointprop2accupoint.jpg

dualpointprop4sound.jpg

Yang lebih menyenangkan lagi adalah fasilitas wizard untuk melakukan seting keduanya

dualpointwizz1.jpg

dualpointwizz2.jpg

dualpointwizz3.jpg

dualpointwizz4.jpg

dualpointwizz5.jpg

NEW TOY FOR ICT BOY

mousepaket.JPG
Belum lama ini ritme kerja saya mulai berubah. Jika sebelumnya saya diberikan fasilitas komputer desktop, dan hanya mempergunakan laptop jika tugas luar, maka sekarang ini ”cangkul” saya dalam bekerja di sawah adalah sebuah laptop.

Gaya penggunaan laptop ini pun mulai berubah. Jika sebelumnya saya mempergunakan tablet PC dengan stylus-pen (semacam alat berbentuk ball-point untuk melakukan proses point and click) sehingga tinggal tunjuk sana tunjuk sini, sekarang laptop saya adalah Toshiba Satellite Pro M10 yang dilengkapi dengan Dual Point Device (AccuPoint II dan Touchpad).

Walaupun Laptop ini dilengkapi dengan dua pointing device, rasa ”kagok” mempergunakannya tetap hadir (mungkin belum terbiasa). Akhirnya saya kembali ke zaman dahulu, mempergunakan mouse. Tapi kalau tiap hari mengeluarkan mouse dengan kabelnya yang cukup panjang rasanya belibet juga. Repot !

mouseonly.JPGAkhirnya saya mengambil keputusan untuk mempergunakan mouse yang wireless. Ada dua pilihan, yang berbasis teknologi laser dan yang berbasis teknologi RF (radio frequency). Teknologi laser kelihatannya kemahalan, harganya mulai Rp. 350.000. Akhirnya saya memutuskan untuk mempergunakan wireless mouse yang memakai teknologi RF karena harganya yang cukup murah (dibawah Rp. 100.000).

Produk Wireless Mouse yang saya pergunakan memiliki spesifikasi singkat sebagai berikut :

Merek : ePro Mini Wireless Optical Mouse with portable built-in mini receiver.
Resolution : 800 dpi
Power : 2 X AAA Battery (One year normal operation)
Function : Scroll, click, wheel, Zoom
Socket : Certified Hi Speed USB dan PS/2 (melalui socket converter)
Precission Optical Sensor : 1.500 signal per second to digital signal processor
Button life : Over 1 million click
Surface : any dry surface, except glass
Max Distance : 1.5 meter
Operating System : Windows 95, Me, 2000, XP, Vista dan Max OS-X
Made in : China
Radio Frequency : Selectable by pushing frequency button on the receiver.
Battery Charger cable via USB Port included.

Yang saya suka :

  • Receiver bisa dimasukan secara total ke sebuah kompartemen dalam mouse, sehingga tidak perlu takut hilang, patah atau tertinggal. Sangat mudah membuka kompartemen untuk receiver karena bersifat pop-up. Ketika tombol digeser, penutup kompartemen akan secara otomatis membuka ke atas.
  • Penutup battery sangat mudah dibuka karena bersikap pop up. Begitu ditekan kuncinya, penutup battere secara otomatis terbuka. (Padahal tidak ada pegas di dalamnya).
  • Frequency receiver dapat dipilih dengan menekan tombol pada receiver. Hal ini sangat membantu jika terdapat peralatan wireless lain yang mempergunakan frekuensi yang sama
  • Waktu operasi batere selama satu tahun terasa sangat menguntungkan
  • Bentuk mouse yang elegan dan cukup ergonomis.
  • Disertakan 2 batere AA yang dapat diisi ulang (rechargable)
  • Tidak perlu takut kehabisan batre, karena disediakan kabel power untuk melakukan pengisian ulang batere melalui socket USB ke lubang power di bagian depan mouse
  • Jarak maksimum 1,5 meter antara mouse dengan receivernya membuat penggunanya mampu mengontrol komputer dari tempat tidur. Serasa punya remote control untuk komputer.
  • Terdapat tombol on/off di bawah mouse untuk menghemat penggunaan batere. Selain itu, ketika komputer dimatikan dan receiver dimasukan ke dalam mouse, maka mouse secara otomatis mati.
  • Tak memerlukan driver khusus.

mouseopencompartement.JPG

mousereceiverin.JPG

mousepowerbutton.JPG

mousechargesocket.JPG

mousebatterycompartement.JPG

Yang saya kurang suka :

  • Terasa agak berat dibanding mouse biasa karena batere yang dikandungnya
  • Tak ada buku petunjuk (manual). Satu-satunya informasi yang didapat adalah melalui kemasannya (khas produk china).
  • Sayang tidak ada driver khusus, sehingga fitur yang selayaknya dimilik oleh sebuah mouse wireless (yang cukup mahal) tidak muncul ke permukaan.
  • Batere rechargeable buatan cina bawaan mouse ini tampak tidak meyakinkan. Ketika saya melakukan proses charging dengan charger GP Power Bank Rapid maka ada lampu yang berkedap-kedip yang menandakan bahwa betere ini terdeteksi sebagai batere yang non-rechargeable. Saya jadi bertanya-tanya, apakah teknologi charger saya berbeda dengan teknologi batere rechargeable china (batere bawaan mouse). Pada akhirnya saya tak jadi melakukan recharge dengan charger saya. Alih-alih batere tersebut saya charge melalui kabel charge melalui USB bawaannya. Tak banyak berpengaruh. Proses recharge tidak maksimal sehingga usia pakai battere hanya berlangsung kurang lebih 6 jam. Setelah itu harus di recharge ulang. Ketika betere low (hampir habis), lampu mouse masih menyala, tapi mouse sudah tidak berfungsi. Akhirnya saya menggantinya dengan batere rechargeable jenis baru yang bermerek yang lebih layak, dan mouse pun berjalan sempurna.
  • Teknologi wireless terasa agak sedikit menakutkan. Lalu kenapa masih mempergunakan wireless mouse ? Jawabannya adalah kepraktisan. Tidak perlu ribet dengan kabel pagujud.

Kesimpulan : Perbandingan price / performance mouse ini membuat saya puas. Recomended ? Definitely !

ReCyko+ Generasi baru battere rechargeable

gp-recyco.jpg

Sebenarnya saya menemukan teknologi ini secara tidak sengaja, ketika mencari battere untuk mouse wireless yang saya miliki.

Sebelumnya saya telah memiliki charger battere merek GP yang dapat dipergunakan sekaligus untuk tipe battere tipe AA (battere kecil), AAA (battere super kecil) dan batere 9v (yang berbentuk kotak). Karena itu saya mencari battere yang merek GP juga agar lebih klop.

Saya ditawari teknologi battere baru ketika saya mampir ke sebuah toko elektronik di BEC Bandung. Teknologi ini diberi nama GP Recyko+ Green Generation Battery Technology. (http://www.gprecyko.com). Kelihatannya GP (http://www.gpbatteries.com) dan Gold Peak Group bekerja sama mencapai teknologi ini. Apa kelebihannya ?

  1. Battere Recyco+ memiliki daya yang setara dengan 1000 buah battere jenis alkaline. Sangat cocok untuk peralatan yang haus daya.
  2. Memiliki gabungan teknologi battere alkaline dan battere rechargeable. Jika battere rechargeable biasa akan kehilangan daya secara total setelah tiga bulan (walaupun tidak digunakan), maka teknologi ini memungkinkan battere untuk kehilangan daya hanya 10% setelah 6 bulan, dan hanya kehilangan daya 15% setelah 12 bulan. Dengan demikian, battere ini siap digunakan ketika dibeli, tidak seperti battere rechargeable biasa yang harus di charge terlebih dahulu sebelum digunakan.

Battery reyco ini memiliki kapasitas daya 850mAh. Secara pribadi saya lebih puas dibanding saudaranya battere GP rechargable NiMH saya yang berkapasitas 750mAH.

Saya secara pribadi sangat menyukai produk ini. Paling tidak dalam rangka dukungan saya terhadap green living. Dengan kapasitas daya yang 1000 kali lipat battere alkaline, berarti lebih sedikit battere yang saya butuhkan, dan hal itu berarti semakin sedikit sampah elektronik & kimia battere.

Go Green living.

Pusing BBM Naik, ala Batak.

Abang Mahasiswa, orang batak pusing mikirin BBM, kau malah diam-diam saja di kampus kau!

Cem mana kau ini???

“BBM mau naik, hidup tambah SIMANUNGKALIT, PANDAPATAN MANURUNG, banyak SIHOTANG, tak ada lagi HARAHAP, keadaan semakin GINTING, kepala pusing sampai SIBUTAR-BUTAR, rambut rontok nyaris POLTAK. jumlah rakyat miskin sudah PANGARIBUAN, anak-anak nangis MARPAUNG-MARPAUNG, otak sudah SITOMPUL, tapi kita masih saja diminta sabar SITORUS, jangan putus HARAHAP katanya, mintalah PARLINDUNGAN supaya BONAR-BONAR selamat, BUTET dah… “

Training Team Building

Ikut Training Team Building DCISTEM UNPAD

Click pada photo, untuk memperbesar.

dcistem.JPG

group.JPG

speak.JPG

kegiatan.JPG

perang1.JPG

jeram.JPG

perang2.JPG

Seorang manusia sebagai mahluk sosial tentu membutuhkan orang lain untuk mengerjakan pekerjaan yang tidak bisa dilakukan sendiri. Tapi, kerja sama yang baik tidak dapat dicapai begitu saja. Perlu usaha.

Sayangnya kesadaran akan pentingnya pembangunan sebuah tim jarang dirasakan oleh masyarakat awam.
Pengukuran kinerja sistem biasanya terbagi menjadi dua tingkatan :
a. Proses dan aspek perilaku dari tim kerja
b. Ouput / produk dari tim kerja dan kinerja tim

Lalu bagaimana saya tahu bahwa tim saya efektif atau tidak efektif ?

Ada beberapa gejala yang harus diperhatikan :
– Perpecahan dan ketidaksetujuan antar anggota tim
– Mendengar keluhan atau gosip dari berbagai sumber luar
– Kurangnya loyalitas satu sama lain
– Atensi dan energi terfokus ke tujuan di luar tim
– Lemahnya koordinasi dalam aktivitas tim, disorganisasi dan kekacauan penanganan tugas
– Ketidakmampuan memenuhi target yang wajar

Memang berpengaruh ? Ya ! Lihat saja dampaknya
– Tingkat keluhan konsumen meningkat
– Berkurangnya keuntungan

Karena itu penting bagi sebuah organisasi untuk dapat melakukan penilaikan keefektifan tim dan menginvestigasi penyebabnya.

Penyebabnya dapat disebabkan karena
– Ketidakjelasan peran
– Ketidakjelasan tujuan
– Kurangnya kepemimpinan yang baik
– Training yang tidak mencukupi
– Perbedaan gaya bekerja
– Kurangnya perencanaan

Dalam training ini terdapat beberapa kegiatan
– Kerja sama tim dengan arung jeram (soalnya pendayung sebelah kiri harus sinkron denga pendayung sebelah kanan)
– Strategi tim dengan Perang-perangan paint ball. Yang strateginya bagus pasti menang.
– Keberanian pribadi dengan flying fox
– Permainan yang memperlihatkan bahwa kerja sama sangat diperlukan untuk keberhasilan kerja.

Senengnya punya koordinator, seorang MBA. Mengerti semua itu dengan mengadakan training ini.