Pelampiasan emosi melalui literasi

Puisi: Hujan

Saat ini udah masuk musim hujan ya, sebenernya puisi ini udah lama dibuat. Mohon maaf kalo biasa biasa aja. Sebenernya Puisi ini buat seseorang yang udah bahagia sama yang lain. Dan sebelumnya juga udah gua tunjukin ke sahabat gua yang udah punya sahabat baru (‘: Tapi gapapa, guamah woles orangnya.
Oke Cekidot


Hujan
Aku senang ketika hujan tiba
Aku bisa mengingat tentang kita
Aku bisa lupa hal lainnya

Kamu bagai hujan di pagi hari
Selalu memberi salam di pagi hari
Menjadi penyemangatku menjalani hari
Alih-alih bermalasan

Kamu bagai hujan di siang hari
Menjadi penyejuk di teriknya hari
Menghilangkan kejenuhan hari
Mengusir kelelahan

Kamu bagai hujan di sore hari
Menjadi penghibur di ujung hari
Setelah letih menjalani hari
Agar aku bisa memberi senyuman

Kamu bagai hujan di malam hari
Membuat ku nyaman bercanda tawa
Melupakan keburukan yang terjadi
Dan hanya mengingat kita

Kamu bagai hujan badai
Selalu menyemangati
Mampu menghadirkan pelangi
Kamu yang selalu aku nanti

Kamu bagai hujan gerimis
Menyentuhku dengan lembut
Dengan jari tipis
Tanpa minta disebut

Tanpa kamu
Seperti tanpa hujan
Tak ada aku
Tak ada kehidupan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *