Skip to content


Trip To Semarang

Jujur aja saya baru beberapa kali pergi keluar dari daerah sekitar jawa barat. dan perjalanan ke semarang minggu kemarin buat saya adalah perjalanan yang kedua kalinya setelah jogjakarta. hm kota semarang, saya tau kota ini dari cerita tentang lawang sewu atau dari mendengar berita di tv tentang jalan simpang lima yang konon amat sangat terkenal itu. sejujurnya lagi saya tidak pernah punya gambaran bagaimana kondisi kota semarang sebelum saya kesana. hanya tersiar kabar dari teman bahwa katanya semarang itu kota yang panas. saya belum yakin jika belum membuktikannya sendiri.

Berawal dari ajakan seorang kawan yang mengajak saya pergi ke semarang untuk menghadiri forum dari salah satu organisasi nasional pada akhirnya membuat saya memutuskan untuk ikut. perjalanan ke semarang sendiri memakan waktu sekitar 11 jam menggunakan armada bus malam. dari bandung kami berangkat malam dan sampai disana saat menjelang siang.

Dan welcome to Semarang. benar rupanya kalo udara disini panas. tapi saya pribadi berpendapat panasnya tidak terlalu seperti di Jakarta. disini masih ada angin segar yang bertiup. bisa jadi ini adalah efek dari gunung atau bukit yang berada di sekitar kota. letak geografis semarang sendiri cukuplah unik. deretan gunung dan perbukitan bisa kita temui sekaligus berhadapan dengan laut utara pulau jawa. walhasil perpaduan udara yang dihasilkan amatlah langka. panas tapi juga sejuk.

Masyarakat semarang sendiri sering menyebut bahwa semarang terbagi 2 yaitu semarang atas dan semarang bawah. semarang atas adalah wilayah kota semarang yang ada di daerah sekitar gunung atau perbukitan. sedangkan daerah bawah adalah daerah pusat kota yang letaknya di bawah dan dekat dengan laut lepas. selain itu ada juga dua julukan lain. bagian atas itu kotanya orang tua dan bawah kotanya anak muda. kota bagian atas adalah kota suci sedang kota bagian bawah adalah kota maksiat. ada-ada saja.

Tidak lengkap rasanya kalo jalan-jalan tidak menikmati makanan khas setempat. saya bersama kawan-kawan berhasil mencicipi bagaimana gurihnya soto semarang. perpaduan nasi putih dengan kuahnya yang harum menjadikan saya sampai lupa diri. buktinya saya sampai nambah. hehe

Objek wisata di daerah ini terhitung banyak, apalagi yang berkaitan dengan sejarah. ada lawang sewu, ada sam poo kong, atau objek wisata lainnya yang ada di sekitaran simpang lima. saya dan kawan-kawan juga sempat mampir di masjid agung jawa tangah. masjid yang kokoh berdiri ini banyak menyimpan keunikan. selain menaranya yang besar, juga masjid ini memiliki menara lain yang bentuknya seperti payung. sehingga sewaktu-waktu bisa dibuka layaknya payung biasa namun berukuran raksasa.

Dibawah saya tampilkan sedikit gambar perjalanan saya di kota Semarang. silahkan dilihat-lihat.

    

     

Sekian dulu ya laporan perjalanan saya kali ini. wassalam.

 

Posted in Article.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.