Skip to content


Sebelah Mata Tak Tertarik

Selembut embun pagi surat wajahnya

tersirat degup kencang jantung menerka

bilamanakah ia kala menyadari itu

sepasang tatap mata sayu berombak harap

 

pergi jalan mengharap lupa

senandung rasa tak pernah damai

kuasa ingin buncah berteriak

tatap orang serasa gila

 

tinggi nian ia disana

menatap tebing penuh terjalnya

duhai engkau sang puja

relakah engkau untuk kudamba

 

namun..

 

jangankan dua mata mau melirik

bahkan saja sebelah mata tak tertarik

memandang kita yang penuh durja

tak dikenal bagai orang penjara

 

kasihan nian orang sebarang ini

datang rantau tanpa hias

pulang kandang bawa asa

pergi kelana lagi dengan doa

 

oh kita hendak merana

dalam dusta hati dan mata

ia tinggal dalam buai semu

risau bersama bayang kaku

 

Jalanan bisu rapuh kedua

muncul ingin untuk berubah

walau hilang atau bagaimana

ku tetap ada di tepi susah

Posted in Article.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.