Skip to content


Ga Biasa

Pagi tadi ada yang ga biasa. udara diluar dingin banget. kalo saya taksir ada kali sekitar 15 sampe 20 an derajat celcius. ga biasanya juga saya keluar kosan pagi-pagi kecuali emang ada hal yang penting kaya tadi pagi. saya harus kerumah dosen untuk bimbingan tugas praktikum penelitian matakuliah metode penelitian. maka jadilah saya ga tidur lagi selepas subuh ini. meski berat tapi apa mau dikata, mau ga mau ya harus tetep dilakuin juga.

Saya berangkat ke rumah dosen saya naik angkot hijau jurusan gedebage. saya kemudian menyetop angkot yang saya naikin tepat di depan IPDN supaya temen saya naik angkot yang sama dengan saya karena sebelumnya udah janji sama temen saya itu buat barengan kerumah dosen saya tersebut. setelah temen saya naik perjalananpun kembali dilanjutkan.  sampai cibiru kami ganti angkot yang ke arah caheum. nah yang lagi-lagi ada yang ga biasa, jalanan yang kami lewati penuh dengan kendaraan alias macet. kalau dipikir-pikir skala macetnya bisa sama kaya saya waktu mudik lewat pantura. mobil, bus, motor semuanya campur aduk jadi satu, sungguh sangat rieut kalo kata orang sunda. saya perhatiin makin lama makin ga jelas suasananya. satu persatu penumpang mulai gusar (entah karena bosan atau mungkin sudah panas duduk lama dalam kemacetan) sekaligus geser (geser disini diartikan bahwa penumpang udah banyak yang bergeser keluar angkot karena mungkin udah ga tahan macetnya). pokoknya suasana jadi serba panik. kalo ditambahin suara musik dari game resident evil mungkin udah jadi sangat thriller. belum lagi suasana panas kota bandung yang mulai menyengat diiringi suara raungan motor yang jalannya seperti kumpulan kecoa yang menyerbu makanan. bener-bener ga teratur.

Akhirnya, setelah hampir 1 jam lebih 1800 detik angkot yang saya tumpangi sampai tujuan. saya dan temen saya tadi ibarat merasakan kemerdekaan untuk yang kedua kalinya. bener-bener bebas mungkin sebebas bebasnya ariel bebas dari penjara. cerita dilanjutkan dengan bimbingan di rumah dosen saya. lagi-lagi diluar kebiasaan, dosen saya yang biasanya super sibuk dan kalo ngasih bimbingan selalu ga lebih lama dari satu scene sebuah tayangan gosip kali ini malah punya waktu luang. kata temen saya, waktu bimbingan kita tadi sampai 30 menitan. wah rekor yang lagi-lagi dipecahkan untuk hari ini.

Ketidakbiasaan terus berlanjut hingga saya dan temen saya yang satu lagi memutuskan pulang naik damri. kami naik damri yang ada di kampus dipati ukur. jumlah penumpangnya juga tidak seperti biasanya, bisa dibilang sedikit. kursi yang ditempati oleh penumpang hanya setengah lebih sedikit dari jumlah keseluruhan kursi yang ada.

Begitu sampai lagi di Jatinangor, saya segera bergegas ke masjid ibnu sina untuk melaksanakan solat jumat. dan subhanallah, cuacanya begitu panas. selain itu tenggorokan saya terasa kering, kalo bukan bulan puasa mungkin saya sudah beli es teh manis atau es potong yang sering nongrong di depan kampus, saking panasnya. beruntung waktu saya sampai masjid solat belum dimulai, ya lumayanlah masih bisa mendengarkan cermah pak ustad. jadi ga mentok banget pahala saya cuma solatnya doank.

Kadang saya ga sadari bahwa selama ini ada banyak kejadian yang sebenarnya diluar kebiasaan. namun saya sendiri baru sadar kalo saya mau menuliskannya. sepanjang saya tidak merenung dan memikirkan atau ingin menuliskannya kadang hal itu ga saya sadari. terlepas dari semua ini, mungkin ada satu hikmah bahwasanya kadang hal yang kita anggap sepele sebenarnya itu adalah satu hal yang penting buat kita, dan kadang juga kita selalu berfokus pada hal-hal yang kita anggap besar padahal sebenarnya hal itu bukanlah hal yang besar. so kesimpulannya marilah kita mulai membiasakan diri untuk melakukan segalanya, apapun itu, besar atau kecil,selama hal itu positif lakukanalah dengan baik tak peduli walau hanya sekedar menyingkirkan batu dari jalan ataupun memberikan sebagian uang receh kita pada seorang pengemis di jalanan.

Posted in Article.


0 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.