Skip to content


Tips dan Trik Lolos PMW Tahun 2012

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Alhamdulillah akhirnya tulisan saya yang kedua mengenai Enterpreneur dirilis jua, terimakasih kepada teman-teman yang masih menunggu tulisan-tulisan saya berikutnya, he… memangnya beasiswa yang selalu dinanti setiap waktu pencairannya, sahabat yang cerah masa depannya, AMIN, wah yang kencang mengucapkan AMIN sepertinya penuh dengan harapan, lol (Loud of Laugh), tulisan sekarang membongkar Gurita Cikeas, hush nanti Bapak SBY langsung berpidato lagi, he…bukan dong, tulisan ini membongkar resep sederhana untuk bagaimana memasak dan membumbui proposal Business Plan agar lolos seleksi, khususnya seleksi Program Mahasiswa Wirausaha (PMW), tentunya tulisan ini berdasarkan pengalaman penulis dan wejangan-wejangan dari dosen-dosen pembimbing yang menuntun penulis hingga proposal wirausaha penulis didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) Tahun Anggaran 2011, tentunya juga berkat izin dari Allah SWT, kenapa PMW? Sederhananya karena PMW merupakan lomba yang sebentar lagi akan digulirkan, sedangkan lomba PKM-K sudah tidak relevan untuk dibahas, disamping lomba tersebut sudah ditutup untuk tahun anggaran sekarang dan sudah ada pengumuman kelompok siapa saja yang lolos didanai dari pihak DIKTI,

 

Sangat mencengangkan jika melihat data bahwa jumlah usulan proposal Business Plan PMW dari FISIP jenjang S1 berjumlah 54 Proposal, sedangkan jumlah keseluruhan proposal yang masuk dari semua Fakultas di UNPAD berjumlah 143 (sumber: surat sosialisasi PMW Unpad Angkatan III Tahun Anggaran 2011), Yee Fisip menyumbang 38 % untuk usulan proposal PMW tahun anggaran 2011, sehingga setelah saya urutkan ternyata FISIP menduduki peringkat pertama untuk pengajuan proposal, disusul oleh FTIP yang hanya mengajukan 22 usulan proposal PMW. Tahukah anda bahwa banyaknya proposal PMW dari FISIP berasal dari Jurusan mana yang paling banyak menyumbang? Taaraam… rahasia dong, saya tidak menyebut bahwa jurusan tersebut bernama Administrasi Bisnis, he… Tahukah anda kenapa jurusan yang tidak saya sebut tadi menyumbang banyak usulan proposal PMW? Ternyata mereka didukung penuh oleh dosennya, ada salah satu mata kuliah yang mensyaratkan untuk membuat Business Plan PMW sebagai Ujian Tengah Semester (UTS). saluut… ini nurusan ingin menyaingi Fakultas Ekonomi Israel ya, he… Namun jangan bangga dulu, karena belum tentu semuanya lolos didanai oleh DIKTI, lantas berapa jumlah proposal Business Plan yang didanai oleh DIKTI tahun anggaran 2011 dari FISIP? Taraaaamm… Cuma 13 kelompok, but better than TIP yang hanya lolos 10 proposal PMW, semoga dengan tulisan ini jumlah proposal PMW dari FISIP semakin bertambah, karena pada dasarnya dari pihak DIKTI sudah menganggarkan sekian milliard untuk dana PMW di UNPAD, sehingga pihak UNPAD membagi uang tersebut untuk proposal yang masuk criteria lolos seleksi, jadi tidak ada jaminan bahwa dana tersebut dibagi rata untuk masing-masing Fakultas, prinsipnya hokum rimba saja, Fakultas mana yang kuat maka paling banyak mendapatkan dana PMW. Semoga dengan tulisan ini jumlah mahasiswa di Fakultas saya akan meningkat pada tahun anggaran 2012.

 

Apa itu PMW, mangga di searh saja definisi dan segala tetek bengek nya pada Om Google dengan keyword Pedoman Program Mahasiswa Wirausaha, karena saya suka yang simple maka akan saya gambarkan bahwa PMW adalah program dari DIKTI yang memberikan bantuan modal usaha kepada mahasiswa, setelah mengikuti berbagai macam seleksi, antara lain seleksi proposal dan presentasi proposal. That’s All. Untuk anggaran 2011 hanya 73 kelompok PMW yang lolos didanai dari DIKTI, masing-masing kelompok menerima anggaran dana yang bervariasi, mulai dari Rp. 2juta hingga maksimal Rp. 10juta tergantung beraoa banyak modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha, tidak usah lama-lama lagi intermezzo nya, karena saya paham pembaca sudah tidak sabar lagi menyimak resep agar lolos PMW, berikut saya paparkan:

  1. Hunting Informasi

Perlu sahabat ketahui bahwa PMW digulirkan pada tahun anggaran 2009, sehingga sampai sekarang program ini sudah berjalan III angkatan, ada sebuah rumor pada tahun 2011 bahwa program tersebut akan dihentikan oleh pihak DIKTI, bahkan pihak UNPAD pun menyambut baik akan adanya penghapusan dana PMW, tapi Alhamdulillah akhirnya tahun 2011 program tersebut masih bergulir, saya tidak menjamin bahwa program tersebut tetap ada pada tahun sekarang, jadi ya sudah selesai saja tulisan saya, dengan demikian saya akhiri tulisan saya karena tahun sekarang belum pasti, Hus tidak demikian, he, sahabat jangan sedih dulu, saudara perlu optimis bahwa program tersebut sangat positif dan berdampak baik, maka saya yakin program tersebut akan tetap digulirkan, sampai sekarang saya menulis belum ada pengumuman bahwa PMW sudah dibuka, ketika saya ingin mengikuti lomba PMW tahun 2011, hampir setiap hari saya update informasi dari Om Google mengenai lomba PMW, pun dengan Mading Informasi di Sub Bagian Akdemik (SBA) tidak luput dari jajahan mata saya, istilahnya tiada hari tanpa melihat mading, he… Alhamdulillah akhirnya suatu hari saya membaca pengumuman informasi lomba PMW di mading SBA, apa keuntungannya hunting informasi? Jarak antara informasi PMW didengungkan, dengan dead line waktu dikumpulkannya proposal ke pihak SBA sangat minim, hanya sekitar dua minggu, jadi semakin anda mengetahui informasil lebih awal, maka semakin banyak waktu yang anda miliki untuk menyusun strategi dan menyusun tim yang solid. Namun bagaimana seandainya jika saudara terlambat mengetahui informasi tersebut? Jangan khawatir karena pada dasarnya seorang yang memiliki jiwa Enterpreneur akan menganggap hal tersebut sebagai tantangan, bukanlah menganggap ha tersebut sebagai masalah dan menjadikannya alas an untuk tidak mengikuti lomba tersebut. Jangan sungkan untuk bertanya ke pihak SBA bahwa kapan ada lomba PMW?

 

2. Hunting isi pedoman PMW

Perbedaan antara memulai usaha dengan membuat Business Plan adalah, jika memulai usaha sudah saja jalankan tanpa banyak pertimbangan, analisis usahanya pun cukup dengan sederhana saja,tanpa perhitungan yang begitu matang, tetapi jika menyusun sebuah Business Plan maka anada harus benar-benar membuatnya dengan matang, karena para reviewer hanya akan meloloskan proposal anda jika proposal tersebut matang, bukan setengah matang seperti omelette he, untuk lolos dalams sebuah program, maka mutlak syaratnya harus memahami benar pedomannya, seperti berapa jumlah anggota yang diperbolehkan ikut, berapa dana maksimal yang boleh diajukan dalam proposal, berapa jumlah halaman maksimal, karena fatal akibatnya jika kita menyalahi sedikit saja peraturan yang ada, maka tamat sudah riwayat proposal kita, logikanya seorang penilai proposal akan menilai ratusan proposal dari UNPAD, maka langkah yang mudah untuk mendiskualifikasi proposal adalah dengan melihat hal-hal tekhnis terlebih dahulu, pun dengan logika seleksi PKM, jadi tanpa melihat isi proposal seorang penilai dengan sangat mudahnya mendiskualifikasi proposal PMW anda hanya karena berkas biodata tidak ditandatangani oleh anda, ada juga yang didiskualifikasi karena adanya perbedaan jumlah dana yang diajukan pada proposal di lembar pertama dengan lembar yang terakhir, missal kesalahan pengajuan dana di lembar pertama sebesar Rp. 10.000.000,- sedangkan lembar akhir menyatakan Rp. 11.000.000,- sepele bukan? Tapi itulah seleksi yang dijalankan, karena proposal yang masuk begitu banyak, maka sebelum seleksi tahap kedua yaitu membaca isi proposal, maka seleksi pertama adalah bersifat tekhnis penulisan. Maka tugas saudara adalah khatamkan dan bila perlu tanyakan kepada dosen pendamping apa maksud dari penjelasan pada pedoman tersebut.  

 

3.      Hunting Partner

Tim dalam PMW maksimal berjumlah lima orang, berdasarkan pedoman PMW tahun anggaran 2011 menyatakan  bahwa peserta PMW maksimal duduk disemester enam, dan tidak diperbolehkan jika peserta PMW duduk di kursi DPR, haha…Maka besar kemungkinan untuk tahun anggaran 2012 peserta PMW pun maksimal duduk di semester enam, jumlah minimal peserta PMW boleh satu orang, namun idealnya bentuklah tim sesuai dengan kebutuhan, jika anda merasa membangun usaha sendiri ya mangga, namun konsekuensinya adalah tidak ada unsure kerjasama dalam tim, ingat bahwa salah satu tujuan PMW adalah membangun jejaring usaha, jadi alangkah baiknya jika memulai usaha dengan bekerjasama, karena banyak sekali manfaat dari kerjasama usaha, anda akan dilatih masalah kerjasama, komunikasi, menjaga kepercayaan dsb (dan saya bingung), he…tim yang dibentuk haruslah tim yang kuat, tidak mesti banyak, sedikit namun kompak itulah tim yang ideal, partner yang direkrut adalah partner yang bias diajak kerjasama, tidak mesti pintar, yang penting dia mau diajak untuk susah senang bersama, ketika anda ada jadwal ujian maka bias digantikan oleh partner yang lainnya, jadi saling membackup, jangan sampai partner anda menjadi Boomerang bagi anda dikemudian hari anda menjalankan usaha.

 

4. Hunting Dosen

Setelah tim terbentuk maka langkah selanjutnya adalah hunting dosen pendamping, pilihlah dosen pendamping yang sesuai dengan keinginan saudara, baik dari segi kenyamanan maupun segi keahlian dosen, saran saya pilihlah dosen pendamping yang paham mengenai lomba Business Plan, pilihlah dosen pendamping yang sudah terbukti dan teruji berdasarkan Track Record ketika memegang tim untuk ajang perlombaan, salah satu indikatornya adalah dosen tersebut sudah pernah mendampingi dan mengantarkan kelompok PKM-K atau PKM-M tahun kemarin lolos didanai oleh pihak DIKTI, karena berangkat dari asumsi tersebut maka doseb telah memahami mekanisme penulisan yang akan sangat membantu dalam perbaikan isi business plan saudara, pada dasarnya dosen akan menyambut baik jika anda meminta untuk dijadikan sebagai dosen pendamping, dan dosen akan membimbing anda dengan baik, jalinlah komunikasi dengan baik terhadap dosen pendamping, berikan draft usulan Business Plan kepada dosen pendamping dan mintalah untuk dikoreksi, setelah itu segeralah lakukan revisi proposal Business Plan anda.

 

5. Isi Proposal PMW

Untuk lomba PMW tidaklah serumit PKM-K, sebagai contoh jumlah maksimal halamannya pun tidak seketat PKM-K yang mensyaratkan harus maksimal 20 halaman include cover, didalam proposal Business Plan, anda WAJJIB mencantumkan, perhatikan huruf J nya ditasjid, berarti sangat-sangat wajib, hehe..

 

a. Ide Usaha

Ini adalah hal yang pertama dipikirkan oleh peserta lomba, mau bisnis apa ya yang menguntungkan? Salah jika anda bertanya demikian kepada saya, mau bukti? Lihat saja deretan usaha yang terdapat dilingkungan UNPAD, beragam bukan? Dari usaha makanan, jasa fotocopi, jasa print out, aneka jajanan, apakah semuanya laris manis? sederhananya yang ingin saya sampaikan adalah semua jenis usaha adalah menguntungkan, tidak ada yang merugi, semua tergantung pada tangan seorang pebisnis yang mengelolanya, he… bisa jadi usaha mie ayam yang laris manis di lingkungan kampus akan segera bangkrut jika dikelola oleh orang yang tidak bisa meracik bumbu mie ayam, bisa jadi usaha print out yang dahulunya bangkrut menjadi laris manis ketika yang mengelola mengedepankan kualitas pelayanan dan kualitas kecepatan, bukan begitu? jadi susunlah ide usaha apapun sepanjang anda menikmatinya baik karena hobi atau anda menguasainya, Insya Allah akan menguntungkan

 

b. Inovatif

Terkadang ada orang yang bertanya, saya mau membuka usaha namun sudah banyak pendahulu sebelum saya, jadi khawatir tidak dapat bersaing, hal ini dapat di anticipate melalui inovasi, ini adalah syarat mutlak lolos tidaknya suatu jenis usaha, hal ini yang selalu dipertanyakan oleh penguji, poleslah ide usaha anda dengan inovasi, bisa jadi usaha menjual bala-bala kemudian dengan sedikit inovasi maka dibuatlah bala-bala rasa cokelat, atau rasa keju, jangan ketawa dan merasa aneh membacanya, hal itulah yang menyebabkan bahwa bisnis kita berbeda dengan bisnis pada umumnya yang sudah ada saat ini, berfikirlah kreatif, dan inovatif, berfikirlah out of the box, sehingga usaha anda unik dan menarik penguji untuk meloloskan ide usaha, tapi tentunya anda sudah mencoba dan mempraktekannya, bahwa rasa tersebut enak dikonsumsi. Cantumkanlah ide inovatif anda pada judul proposal PMW anda yang akan mengundang rasa penasaran penguji untuk membaca proposal anda, minimal buat penguji penasaran terlebih dahulu, paling tidak proposal anda tidak gugur pada tahap pertama. Inovatif bukan berarti produk yang harus berbeda, pelayanan juga bisa dijadikan inovatif seperti pelayanan usaha laundry yang selesai dalam waktu satu hari, jasa antar jemput dengan sepeda, dan lain-lain.

 

c. Aplikatif

Artinya usaha yang anda tawarkan harus mungkin dijalankan, jangan mencoba untuk menawarkan jenis usaha yang susah untuk diterapkan, sebagai contoh anda membuat usaha dealer resmi kendaraan bermotor yang membutuhkan dana begitu besar, realistis saja bahwa usaha yang anda jalankan berkisar pada modal usaha sebesar Rp. 10.000.000,- tidak seperti PMW angkatan pertama yang digulirkan, modal usaha yang diberikan pihak DIKTI bisa mencapai Rp. 30.000.000,- jangan harap hal tersebut bisa kembali diterapkan pada tahun anggaran sekarang, karena dewasa ini pihak penyelenggara menanamkan semangat pemerataan modal usaha kepada kelompok PMW, jadi maksimal modal usaha berkisar Rp. 10.000.000,- contoh yang lain anda jangan menawarkan usaha membuat warung mie ayam pangsit dan bakso, sedangkan anda sendiri tidak bisa membuatnya, jangan memberikan alas an bahwa yang memasak adalah orang lain, kemudian anda berfikir bahwa anda akan merekrut pegawai untuk memasak dan anda hanya duduk sebagai kasir atau manajer, bukan itu spirit dari PMW, maka jelas anda akan gagal pada tahap presentasi nanti jika berfikir demikian. Ingat satu hal bahwa usaha yang dijalankan berlokasi di daerah Bandung dan Sumedang.

 

d.      Profitable

Usaha yang anda tawarkan haruslah menguntungkan, konyol juga jika ada tim penguji memberikan bantuan dana, sedang rencana usaha anda akan bangkrut, hal tersebut hanya terjadi pada kasus skandal Bank Century saja, dimana mau bangkrut tetap  diberikan dana segar, menguntungkan disini artinya usaha anda benar-benar memiliki masa depan yang cerah, akan tetap survive walaupun berubahnya musim, kondisi dan lain-lain. Ingat cantumkan pula unsure benefit (manfaat) kepada pihak lain, sehingga usaha anda tidak melulu mengejar keuntungan, paling tidak usaha anda ramah lingkungan tidak membuat keributan, tidak merugikan masyarakat seperti membuka usaha game online, yang cenderung having fun saja, hindari jenis usaha demikian

 

e.Target Pasar Jelas

Siapa sasaran yang akan mengonsumsi jasa atau usaha yang anda dirikan? Target pasar harus jelas dan sangat memungkinkan untuk mengonsumsi jasa atau usaha yang anda tawarkan, contoh usaha pangkas rambut target pasarnya adalah mahasiswa, dimana usaha pangkas rambut didirikan di lingkungan kampus, jumlah pesaing relative sedikit, jadi usaha ini tidak akan mati sepanjang ada mahasiswa yang kuliah di kampus UNPAD, terlebih di wilayah X terdapat universitas lain yang membuat target pasar semakin meluas.

 

f. Proses

Ceritakanlah mekanisme awal bisnis anda dari penyediaan input, proses hingga output, ceritakan pula proses dari pembuatan hingga barang sampai di tangan konsumen, kalau poin ini anda sudah tentu menguasai dengan baik. Intinya poin ini mengenai mekanisme barang atau jasa dibuat.

 

g. Balik Modal

Hitunglah perkiraan kapan balik modal akan didapatkan, walaupun pada fakta dilapangan mengatakan bahwa rezeki tidak tentu, namun jika posisi saya sebagai investor yang membaca Business Plan anda maka penting bagi saya untuk mengetahui kapan balik modal yang didapatkan dari usaha yang anda tawarkan, hitunglah dengan analisis usaha seperti Break Event Point, mangga search saja di Om Google bagaimana cara menghitung pendapatan perbulan, keuntungan perbulan, dan titik impas (Break Event Point), lho saya kan bukan dari jurusan administrasi bisnis? Sekali lagi ini adlah tantangan, walaupun latar belakang anda adalah antropologi misalnya, jangan berkecil hati, inilah perbedaan antara pebisnis sejati yang selalu optimis menyikapi sebuah tantangan, dan orang yang mengadu nasib, dimana mencoba untuk berspekulasi mengajukan proposal PMW, dimana menganggap tantangan adalah penghambat dan dijadikan alasan untuk mundur. Bila perlu buat juga perhitungan Return of Investment dll, tapi menurut saya BEP saja sudah cukup, dan hal tersebut tidak begitu menyulitkan, sepanjang anda mau berusaha maka tidak menutup kemungkinan anda dapat menguasainya, toh mau tidak mau anda akan berhubungan dengan hal semacam ini jika nanti terjun di dunia bisnis.

 

Cukup sampai disini dulu ya, saya sudah ngantuk eum, nanti dilanjut bagaimana trik membuat power point dan presentasi yang simple dan membuat nyaman penguji, tentunya ini berdasarkan pengalaman dan nasehat dari dosen yang pernah menguji sebagai penguji PKM tingkat nasional, he…grartis akan saya beberkan rahasianya

Oleh : Aris Ramadhan

Dikutip dari note facebook penulis

Posted in Article.

Tagged with , , , , , .


2 Responses

Stay in touch with the conversation, subscribe to the RSS feed for comments on this post.

  1. lily says

    trik membua power point n presentasi nya gmn nih..
    dpt tugas bikin usaha potong rmbut nih
    help

    • ibnunashr says

      hehe.. nanti ya mbak sist, tunggu aja ya



Some HTML is OK

or, reply to this post via trackback.